cover
Contact Name
Lukmanul Hakim
Contact Email
lukmanizm@gmail.com
Phone
+6285717079887
Journal Mail Official
lukmanizm@gmail.com
Editorial Address
Permata Tangerang, Jl. Pandawa II No.97, Tangerang Regency, Banten 15562
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
INTIFA: Journal of Education and Language
Published by CV. Minhaj Pustaka
ISSN : -     EISSN : 30321832     DOI : https://doi.org/10.62083/intifa
Core Subject : Education, Social,
INTIFA: Journal of Education and Language is a peer-reviewed scientific journal that aims to promote and disseminate high-quality research and scholarly work in the fields of education and language studies. The journal serves as an academic platform for researchers, educators, scholars, and practitioners to share insights, innovations, and findings that contribute to the advancement of knowledge and practice in both disciplines. The primary aim of INTIFA is to foster intellectual discussion and the exchange of ideas among experts in education and language, encouraging interdisciplinary collaboration that bridges theory and practice. Through its publications, the journal seeks to enhance understanding of the complex relationship between education and language as foundations for human development, communication, and cultural exchange. Scope: The scope of the journal includes, but is not limited to, the following areas: Education Educational philosophy, policy, and management Curriculum development and instructional innovation Teaching and learning strategies Educational technology and e-learning Teacher training and professional development Educational assessment and evaluation Inclusive and multicultural education Character and moral education Educational psychology and student behavior Language and Linguistics Applied linguistics and language pedagogy Second and foreign language acquisition Language teaching methodologies Translation and interpretation studies Discourse analysis, pragmatics, and semantics Sociolinguistics and psycholinguistics Language testing and evaluation Literature and literary studies Language, culture, and identity INTIFA: Journal of Education and Language welcomes submissions of empirical research, conceptual papers, and comprehensive literature reviews that address current issues, innovations, and challenges in education and language from global and local perspectives.
Articles 90 Documents
Analisis Kemahiran Menulis dalam Buku Ajar Bahasa Arab 2 Kelas 8 Madrasyah Tsanawiyah Kurikulum KMA 183 Berdasarkan Perspektif ACTFL Mustaghfirin; Hikmah
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 1 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/5gdgcx09

Abstract

Penelitian ini membahas Analisis Kemahiran Menulis  Dalam Buku Ajar Bahasa Arab 2 Kelas 8 Madrasyah Tsanawiyah Kurikulum KMA 183 Berdasarkan Perspektif ACTFL Analisa ini nantinya akan memberikan sebuah kesimpulan bahwasannya kompetensi menulis kebahasaaraban buku ajar tersebut menunjukan keseseuaian tingkat dalam standar kompetensi yang ada dalam ACTFL. Setiap keterampilan, pedoman ACTFL ini mengidentifikasi lima tingkat utama kemahiran: Istimewa (Distinguished), Unggul (Superior), Mahir (Advanced), Madya (Intermediate), dan Pemula (Novice). Selanjutnya mulai tingkat Mahir (Advanced), Madya (Intermediate), dan Pemula (Novice). ini masing-masing dibagi lagi menjadi sublevel Tinggi (High), Menengah (Mid), dan Rendah (Low). Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan metode analisi konten atau isi. Analisis konten merupakan teknik yang berorientasi kualitatif, ukuran kebakuan diterapkan pada satuan-satuan tertentu biasanya dipakai untuk menentukan karakter dokumen-dokumen atau membandingkannya. Data yang didapat akan dianalisa penulis dengan melihat peta konsep dan tujuan pembelajaran buku ajar tersebut. Tujuan utama penulisan penelitian ini adalah melengkapi penelitian yang sudah ada terkait Analisa Analisis Kemahiran Menulis  Dalam Buku Ajar Bahasa Arab 2 Kelas 8 Madrasyah Tsanawiyah Kurikulum KMA 183 Berdasarkan Perspektif ACTFL, khususnya dalam menganalisa kemahiran menulis. ABSTRAK Penelitian ini membahas Analisis Kemahiran Menulis  Dalam Buku Ajar Bahasa Arab 2 Kelas 8 Madrasyah Tsanawiyah Kurikulum KMA 183 Berdasarkan Perspektif ACTFL Analisa ini nantinya akan memberikan sebuah kesimpulan bahwasannya kompetensi menulis kebahasaaraban buku ajar tersebut menunjukan keseseuaian tingkat dalam standar kompetensi yang ada dalam ACTFL. Setiap keterampilan, pedoman ACTFL ini mengidentifikasi lima tingkat utama kemahiran: Istimewa (Distinguished), Unggul (Superior), Mahir (Advanced), Madya (Intermediate), dan Pemula (Novice). Selanjutnya mulai tingkat Mahir (Advanced), Madya (Intermediate), dan Pemula (Novice). ini masing-masing dibagi lagi menjadi sublevel Tinggi (High), Menengah (Mid), dan Rendah (Low). Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan metode analisi konten atau isi. Analisis konten merupakan teknik yang berorientasi kualitatif, ukuran kebakuan diterapkan pada satuan-satuan tertentu biasanya dipakai untuk menentukan karakter dokumen-dokumen atau membandingkannya. Data yang didapat akan dianalisa penulis dengan melihat peta konsep dan tujuan pembelajaran buku ajar tersebut. Tujuan utama penulisan penelitian ini adalah melengkapi penelitian yang sudah ada terkait Analisa Analisis Kemahiran Menulis  Dalam Buku Ajar Bahasa Arab 2 Kelas 8 Madrasyah Tsanawiyah Kurikulum KMA 183 Berdasarkan Perspektif ACTFL, khususnya dalam menganalisa kemahiran menulis.
Metode Shamitah (The Silent Way Method) dalam Pembelajaran Bahasa Arab Aathifah Al Farros; Masrun
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 1 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/7jg41m70

Abstract

The shamitah method (The Silent Way Method) or better known as the silent teacher method was coined in 1972 by Caleb Gategno, a linguist who applied the principles of cognitivism and philosophy in his teaching. He introduced this method through his book "Teaching Foreign Languages ​​in School: A Silent Way". It is called the silent teacher method because the teacher is more silent than talking during the learning process. This method asks the teacher not to say anything for about 90% of the time allocated for teaching. This method has been widely used in learning foreign languages ​​in the world, including Arabic. The relationship of this method to learning Arabic will initially feel like the process is complex, especially for 'mubtadi' or basic students. This method cannot stand alone without the support of other methods to support the learning process so that it can cover the shortcomings of this shamitah method. This method has its own characteristics, in this method students are expected to be able to discover for themselves what they have captured and repeat it independently during the learning process. Maharah qiroah and maharah Istima' in this case are really needed to support the ongoing implementation of this shamitah method. ABSTRAK Metode shamitah (The Silent Way Method) atau yang lebih dikenal dengan nama metode guru diam ini dicetuskan pada tahun 1972 oleh Caleb Gategno yakni seorang ahli bahasa yang menerapkan prinsip kognitivisme dan ilmu filsafat dalam pengajarannya. Ia memperkenalkan metode ini melalui bukunya “Teaching Foreign Languages in School: A Silent Way”. Dinamakan metode guru diam karena guru lebih banyak diamnya daripada berbicara saat proses belajar berlangsung. Metode ini meminta guru untuk tidak mengatakan apapun sekitar 90% dari alokasi waktu yang dipakainya untuk mengajar. Metode ini telah banyak dipakai dalam pembelajaran bahasa Asing di dunia, termasuk bahasa Arab. Kaitan metode ini pada pembelajaran bahasa Arab awalnya akan merasa prosesnya seakan kompleks, terutama bagi pelajar mubtadi’ atau dasar. Metode ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan metode lain sebagai pendukung proses pembelajaran sehingga dapat menutupi kekurangan yang ada pada metode shamitah ini. Metode ini memiliki ciri khasnya tersendiri, pada metode ini pelajar diharapkan mampu menemukan sendiri apa yang telah tangkap dan dia ulangi secara mandiri selama pembelajaran berlangsung. Maharah qiroah dan maharah Istima’ dalam hal ini sangat dibutuhkan untuk mendukung berlangsungnya penerapan metode shamitah ini.
Evaluasi Maharah Istima'  di Kelas VII Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Islami Taufik, Dasrizal; Hikmah; Asmal May
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 2 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/1vsyvr40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi yang dilakukan dalam Mahrah Istima’ di Kelas VII Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Islami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan observasi awal, wawancara dengan informan, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini bahwa evaluasi Mahrah Istima’ dapat berjalan dengan baik. Dimana guru di Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Islami mengevaluasi dari hasil sebelumnya dengan beberapa metode yang digunakan dalam menyimak Bahasa Arab yaitu dengan memberikan respon atau tanggapan dari isi wacana yang didengar, mengidentifikasi bunyi huruf, memahami kalimat dan membedakan huruf yang mirip. 
Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Membaca Di Mts Darul Fatah Husnah, Qomariyatul
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 2 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/9wpa6677

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine the development of an instrument for evaluating the reading skills  of class VIII MTs PP students.  Darul Fatah.  This research method is descriptive qualitative.  This research describes the development of a listening skills evaluation instrument.  The research results show that to measure reading skills apart from looking at it from the communication side, reading skills can also be measured through learning evaluations with instruments or various tests.  Reading is not just looking at a collection of letters that have formed words, groups of words, sentences, paragraphs and discourse, but more than that, reading is an activity of understanding and interpreting meaningful symbols/signs/writing so that the message conveyed by the author can be received by the reade. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan instrumen evaluasi keterampilan membaca siswa kelas VIII MTs PP. Darul Fatah. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggambarkan pengembangan instrumen evaluasi keterampilan menyimak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengukur keterampilan menmbaca selain dilihat dari sisi komunikasinya, keterampilan membaca juga dapat diukur melalui evaluasi pembelajaran dengan instrumen  atau macam-macam tes. membaca bukan hanya sekedar melihat kumpulan huruf yang telah membentuk kata, kelompok kata, kalimat, paragraf, dan wacana saja, tetapi lebih dari itu bahwa membaca merupakan kegiatan memahami dan menginterpretasikan lambang/tanda/tulisan yang bermakna sehingga pesan yang disampaikan penulis dapat diterima oleh pembaca.
Analisis Instrumen Evaluasi Pada Soal Tarkib dan Mufrodat Kelas VIII Buku Kementrian Agama 2020 Muhammad Reizkie Fachrul
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 2 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/2pt6wm17

Abstract

ABSTRACTThis article is a descriptive study that aims to reveal the relationship between evaluation instruments on the tarkib and mufrodat questions of the Ministry of Religion's 2020 Arabic language textbooks with the book Al-Ikhtibaarat Al-Lughawiyyah by Muh Ali Al-Khouli. The object of this research is an evaluation instrument in the form of an essay test (description) contained in the Arabic language textbook in chapter 3 (Al-Hiwayah). The analysis technique used is an observation procedure, namely (1) identifying the research object, (2) explaining the various types of data that have been collected, and (3) discussing the research data. Identifying research objects was carried out by identifying various questions in textbooks with references or guidelines for preparing tarkib and mufrodat evaluation instruments using the book Al Ikhtibaraat Al Lughawiyah by Muhammad Ali Khouli. The results of data collection in this research were analyzed using descriptive analysis with percentage data. In the tarkib evaluation there are five types of question instructions with a total of 30 questions, which is in line with the types of questions in the book Al-Ikhtibaarat Al-Lughawiyyah by Muh Ali Al-Khouli with 19 questions. Meanwhile, in the mufradat evaluation there are three types of question orders with a total of 17 questions, which is in line with the types of questions in the book Al-Ikhtibaarat Al-Lughawiyyah by Muh Ali Al-Khouli with 5 questions.ABSTRAKPenelitian deskriptif ini bertujuan mengungkapkan keterkaitan instrumen evaluasi pada soal tarkib dan mufrodat yang terdapat pada buku teks bahasa Arab Kementrian Agama tahun 2020 dengan buku Al-Ikhtibaarat Al-Lughawiyyah Karya Muh Ali Al- Khouli. Objek penelitian ini adalah instrumen evaluasi berbentuk tes esai maupun objektif yang terdapat pada buku teks bahasa arab kelas VIII kementerian agamam 2020 dalam bab 3 (Al- Hiwayah). Teknik analisis yang digunakan adalah prosedur observasi yaitu (1) mengidentifikasi objek penelitian, (2) menjelaskan berbagai jenis data yang telah dikumpulkan, dan (3) membahas data hasil penelitian. Pengidentifikasian objek penelitian dilakukan dengan cara mengidentifikasi macam-macam soal yang ada dalam buku teks dengan rujukan atau pedoman penyusunan instrument evaluasi tarkib dan mufrodat menggunakan buku Al Ikhtibaraat Al Lughawiyah karya Muhammad Ali Khouli. Hasil pengumpulan data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pada evaluasi tarkib ada lima jenis perintah soal dengan jumlah soal sebanyak 30 soal, yang senada dengan jenis soal dalam buku Al-Ikhtibaarat Al-Lughawiyyah Karya Muh Ali Al- Khouli sebanyak 19 soal. Sedangkan pada evaluasi mufradat terdapat tiga jenis perintah soal dengan banyak soal sebanyak 17 soal, yang senada dengan dengan jenis soal dalam buku Al-Ikhtibaarat Al-Lughawiyyah Karya Muh Ali Al- Khouli sebanyak 5 soal.
Pengembangan Metode Role Play Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Utari, Ririn Fradina; May, Asmal; Hikmah, Hikmah
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 2 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/63p2qp28

Abstract

This research aims to develop and test the effectiveness of the role play method in enhancing the Arabic speaking skills of junior high school students. The study utilized the classroom action research method conducted in two cycles with students from class. Research instruments in the form of observation sheets and oral tests were employed to measure students' speaking abilities. Data were analyzed descriptively and quantitatively. The research findings indicate that the implementation of the role play method effectively enhances students' speaking abilities. The average score for the oral test in cycle II (75) was higher than that in cycle I (65). Observations also displayed an increase in students' participation and confidence in speaking. This study concludes that the role play method can serve as an effective alternative in learning to enhance the Arabic speaking abilities of students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas metode role play dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus pada siswa kelas .Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan tes lisan digunakan untuk mengukur kemampuan berbicara siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role play efektif meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Nilai rata-rata tes lisan pada siklus II (75) lebih tinggi daripada siklus I (65). Observasi juga menunjukkan peningkatan keaktifan dan keberanian siswa dalam berbicara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode role play dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab siswa
Analisis Butir Soal Ujian Akhir Semester Ganjil Madrasah Aliyah Walisongo Tapung Kampar Rahmat Basuki; Asmal May; Hikmah
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 2 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v1i2.61

Abstract

The focus of this research is to analyze the odd semester final exam questions in the Arabic language subject for class X-IPS students at MA Walisongo Tapung Kampar for the 2022/2023 academic year. The goal is for Arabic language teachers to be able to create good measuring tools to measure students' level of understanding. The research uses a quantitative approach with a data collection model obtained from student answer sheet documents. The data obtained were analyzed using the Ms program. Excel and explained descriptively based on the level of validity, reliability and difficulty of each multiple choice question item. The research results show: (1) The results of the validity test found that from question numbers 1-15, 9 questions were included in the valid question category (60%) and 6 questions were included in the invalid question category (40%). (2) The results of the reliability test using the RK20 formula showed that the level of reliability of the multiple choice question test was 0.6, this shows that it is included in the medium category. (3) The results of the analysis of the level of difficulty show that between questions 1 to 15 there are 10 questions (33.33%) which are included in the "Easy" question category, 1 question item (6.67%) is included in the "Medium" question category. and 4 questions (26.67%) were included in the "Difficult" question category.
Problematika Manajemen Pendidikan Islam: Studi Kasus di Sekolah SMA Plus Islamic Village Tangerang Ulfah, Ulfah
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 2 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v1i2.67

Abstract

Education is the process of preparing students' future in achieving life goals effectively and efficiently. Islamic education, in this case, guides students in their personal development, both physically and spiritually, towards the formation of the main personality of students in the future which is based on Islamic laws. Islamic education as a value, namely the discovery of Islamic values in the education system. The problems and challenges that exist in Islamic Religious Education, both in learning and in its application, are multidimensional. Everything must have problems and challenges that must be faced and solutions found, especially in education. There are many problems in education that still need to be resolved. The author wants to study specifically the problems and challenges in Islamic Religious Education. There has been a lot of research on the problems of Islamic Religious Education, but it is still focused only on educators and school management. In fact, the problem of Islamic Religious Education does not only exist within an educational institution but is a problem for all elements of society, including the family. In this study the author wants to discuss and examine the problems of Islamic Religious Education in terms of the scope of education, namely school, family and society. This research uses qualitative methods, based on literature study.
Manajemen Peserta Didik di Lembaga Pendidikan Islam Asep Nasrullah
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 3 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v1i3.69

Abstract

Manajemen pendidikan adalah sebuah proses yang diterapkan dalam pengembangan pendidikan. Dalam pengertian manajemen merupakan seni dan ilmu untuk mengelola sumber daya pendidikan Islam dalam mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien. Berbicara masalah manajemen tentunya tidak bisa lepas dengan empat komponen yang ada yaitu (POAC) planning, organizing, actuating dan controlling. Pandangan para ahli menyimpulkan bahwa Konsep manajemen pendidikan Islam menurut perspektif (pandangan) al-Qur'an adalah sebagai berikut yaitu fleksibel, efektif, effisien, terbuka, cooperative dan partisipatif. Tujuan manajemen peserta didik adalah agar segenap instrumen dan sarana yang ada dalam suatu organisasi tersebut dapat digunakan sebaik mungkin sehingga peserta didik dapat mencapai tujuan pembalajaran yang sudah ditetapkan dengan nilai yang baik, guna mencapai tujuan lembaga pendidikan Islam yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Karena fungsi penting manajemen peserta didik dalam skala besar adalah dengan memperhatikan secara khusus pengembangan lembaga pendidikan khususnya pendidikan Islam. Demi mencapai keberhasilan di lembaga pendidikan Islam maka terdapat banyak komponen yang saling menunjang yang harus dipenuhi antara lain, kebijakan pendidikan, dukungan anggaran, manajemen kurikulum, fasilitas, SDM, pendidikan dan daya serap masyarakat terhadap output pendidikan. Terkait dengan judul tulisan ini, maka fokus pembahasan akan menitikberatkan kepada dua unsur pokok yang berpengaruh terhadap lembaga pendidikan Islam yakni Manajemen peserta didik di lembaga pendidikan Islam.
Analisis Implementasi Manajemen Sumber Daya (Biaya dan Sarana Prasarana) di SDIT Bunayya Silangit, Rania Khairunnisa
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 2 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/zm9tde49

Abstract

This research aims to determine the implementation of resource management (costs and infrastructure) at SDIT Bunayya schools. The focus of the research is to identify cost components, evaluate the condition of facilities and infrastructure, and measure the impact of both on the quality of education. Data was obtained through observation and interviews. Based on the discussion above, it can be concluded that the implementation of resource management (costs and infrastructure) involves several important aspects, namely planning, allocation, management and evaluation in order to improve the quality of schools both in terms of facilities and also the workforce at the school. That good implementation of school resources, especially costs and infrastructure in schools, will have an impact on the quality of education provided and the welfare of all school members. With careful planning and good management, schools can create a conducive learning environment and support students' academic and personal development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen sumber daya (biaya dan sarana prasarana) di sekolah SDIT Bunayya. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi komponen biaya, mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana, serta mengukur dampak keduanya terhadap kualitas pendidikan. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi manajemen sumber daya (biaya dan sarana prasarana) melibatkan beberapa aspek penting yaitu perencanaan, pengalokasian, pengelolaan, dan evaluasi agar dapat meningkatkan kualitas sekolah baik dari segi fasilitas dan juga tenaga kerja yang berada disekolah. Bahwa implementasi yang baik dari sumber daya sekolah terutama dari biaya dan sarana prasarana di sekolah, akan berdampak pada kualitas Pendidikan yang diberikan dan kesejahteraan seluruh anggota sekolah. Dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang baik, sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan akademik serta personal siswa