cover
Contact Name
Heri Fadli Wahyudi
Contact Email
fadliwahyudi37@gmail.com
Phone
+6282338134113
Journal Mail Official
reflektikaunia@gmail.com
Editorial Address
Kampus Pusat Universitas Al-Amien Prenduan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Jl. Raya Prenduan-Sumenep, Pragaan Laok, Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur Kode Pos 69465
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Reflektika
ISSN : 23376821     EISSN : 25804006     DOI : 10.28944
Reflektika is a journal which is highly dedicated as public space to deeply explore and widely socialize various creative and brilliance academic ideas, concepts, and research findings from the researchers, academicians, and practitioners who are concerning to develop and promote the religious thoughts, and philosophies. Nevertheless, the ideas which are promoting by this journal not just limited to the concept per se, but also expected to the contextualization into the daily religious life, such as, inter-religious dialogue, Islamic movement, living Quran, living Hadith, and other issues which are socially, culturally, and politically correlate to the Islamic and Muslim community development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 178 Documents
PENDIDIKAN TAUHID DALAM KISAH NABI IBRAHIM PERSPEKTIF M. QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH Darmawan, Moh. Lutfi
Reflektika Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v15i1.600

Abstract

Pendidikan Tauhid adalah seluruh kegiatan umat manusia dibidang pendidikan yang menempatkan Allah sebagai sumbernya, karena Dia adalah Tuhan Rabb Al Alamin. Selain itu, Tauhid juga berguna bagi kesehatan mental dan kebahagiaan hidup. Karena Tauhid itu sendiri memupuk dan mengembangkan fungsi-fungsi jiwa dan memelihara keseimbangannya serta menjamin ketentraman batin. Maka tulisan ini mencoba memberikan penjelasan pendidikan tauhid yang dibangun M. Quraish Shihab tehadap ayat-ayat yang disitir sebagai ayat pendidikan tauhid dan metodenya dalam al-Qur’an. M.Quraish Shihab merupakan seorang mufassir nusantara yang menafsirkan al-Qur’an secara lengkap 30 Juz dengan menggunakan bahasa Indonesia. Di samping seorang mufassir, Quraish Shihab juga aktif menulis dan mengembangkan keilmuannya dengan menghasilkan berbagai macam karya tulis yang bisa dinikmati masyarakat baik dalam bidang fiqih, sastra, agama, tafsir dan karya lainnya. Maka dalam pembahasan ini bertujuan untuk melihat bagaimana penafsiran Quraish Shihab terhadap ayat-ayat pendidikan tauhid dalam Tafsir Misbah dengan fokus penelitian 1) Pendidikan Tauhid dalam Kisah Nabi Ibrahim  2) Metode Pendidikan Tauhid Dalam Kisah Nabi Ibrahim. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pustaka (library research method) dengan memakai pendekatan analisis deskriptif, hanya meneliti salah satu tafsir yaitu Tafsir Misbah  buah karya M. Quraish Shihab. Penelitian ini menghasilkan beberapa poin penting tentang pendidikan tauhid dalam kisah Nabi Ibrahim menurut Quraish Shihab dalam Tafsir Misbah. Pendidikan tauhid dalam kisah Nabi Ibrahim menurut Quraish Shihab: a). Pendidikan  Tauhid Kepada Anak b). Pendidikan Tauhid Kepada Kaum Nabi Ibrahim. Metode pendidikan tauhid dalan kisah Nabi Ibrahim : a) Metode Ilmiah  b) Metode Hiwar Jadali c) Metode  Keteladanan d) Metode Rasional
ANALISIS MARKETING MIX SYARIAH PADA PRODUK GRIYA HASANAH DALAM PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA KCP DIPONEGORO SUMENEP Rahman, Holilur; Annisa, Annisa; Zahrah, Alfian Rihtuz; Lisniati, Lisniati
Reflektika Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v15i2.948

Abstract

It is hoped that the mager policy of three Islamic banks in Indonesia will provide a choice of new financial institutions for Islamic-based communities while at the same time increasing the national economy. The purpose of this study is to determine the implementation of sharia marketing mix at Bank Syariah Indonesia KCP Diponegoro. This research uses a qualitative descriptive method by applying a case study approach that aims to obtain information directly from informants. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Based on the results of this study, it shows that the application of marketing strategies using a marketing mix (marketing mix), the products offered are very varied according to the needs of society for the present and future, while from very cheap and flexible prices to make transactions. For an easily accessible location, then promotions using personal selling, brochures and others. However, the impact of implementing sharia marketing mix on griya hasanah products is not good, because recently the product that has been favored is Pre-Retirement Blessings
PUISI DALAM PERSPEKTIF HADIS NABI (Kajian Hadis Kontradiksi) Muiz, Abdul
Reflektika Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v11i2.31

Abstract

Perkembangan puisi dari zaman ke zaman terus berkembang sejak zaman Jahiliyah sampai sekarang dengan corak dan macamnya, bukan hanya di negeri Arab saja tapi diseluruh negara di dunia ini mengenal akan puisi dengan berbagai macam ragam dan bahasa. Di indonesia misalnnya, ada puisi perjuangan, puisi sejarah, puisi pendidikan, puisi romantis, bahkan tentang pusi percintaan yang marak dilantunkan dalam lagu- lagu, baik lagu-lagu pop, dangdut, keroncong, kasidah, nashid-nashid islami ataupun lainnya. Kalaulah tentang musik sudah banyak dibahas tentang hukumnya, adapun puisi yang masih ada kaitannya belum banyak penulis temukan pembahasannya, maka dalam hal ini penulis mencoba mengkaji tentang puisi menurut pandangan hadis Nabi. Dari hadis-hadis tentang puisi yang penulis dapatkan dapat disimpulkan, bahwa teks hadis yang makna zahirnya bertentangan bisa dikompromikan dengan metode al-jam’u wa al-taufīq sehingga penulis katakan bahwa puisi dilarang jika mengandung hal-hal berikut : menyalahi aturan-aturan syariat, merendahkan martabat manusia secara umum dan kaum muslimin secara khusus, puisi yang sangat menyibukkan melebihi kesibukan dalam membaca al-Qur’an dan beribadah kepada Allāh. Adapun puisi dibolehkan adalah sebagai berikut : disusun dengan tidak mengenyampingkan ibadah kepada Allah, dengan tujuan untuk menyadarkan manusia dari keterpurukan mereka, membangkitkan semangat kaum muslimin dan melemahkan semangat kaum kafir, sesuai dengan al-Qur’an dan Sunnah
KONSTRUKSI INTEGRASI AL-QUR’AN-TAREKAT- SAINS DALAM KURIKULUM PESANTREN AL-QUR’AN Fauzi, Moh; Sulistiyono, Sulistiyono; Kuswandi, Iwan
Reflektika Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v18i2.1320

Abstract

This study wants to cover of the implementation the character education in one of Tahfidh al-Qur’an Islamic Boarding School. It is located in Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA) Pondok pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep. The research focus is about how the construction of Al-Qur'an-Tarekat-Science Integration and its implementation in Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Al-Amien Prenduan? This research method uses a qualitative approach, with a case study type. The data analysis used qualitative analysis, with the research location at the Al-Amien Prenduan Islamic boarding school, Sumenep, Madura, East Java. The conclusion is that the founding of this study is construction of Al-Qur'an-Tarekat-Science Integration and its implementation in Ma’had Tahfidh Al-Qur’an conducted for 24 hours, because the education that is designed based on the student curriculum for 24 hours, by combining the kepondokan (boarding school) program, school and tahfidh al-Qur’an program. In its implantation could be found religious and smart character, it is conducted on the implementation midnight prayer (Tahajjud) and group prayer (Shalat Jama’ah) and the culture of reading salawat Fatih. Meanwhile the honest character, is designed of the implementation examination either writing, oral, or memorizing the holy Qur’an. The tolerance character and friendship thought the life in student room. And discipline character thought student organization, RTMA. 
MENAKAR NASIB AYAH RASULULLAH SAW.(Studi Terhadap Pendapat Yusuf al-Qaradlâwî dalam Kitabnya “Kayf Nata’âmal Ma’a al-sunnah” Tentang Validitas dan Makna Hadis Shahih Muslim “Sesungguhnya Ayahku dan Ayahmu di Neraka”) Sholeh, Moh. Jufriyadi
Reflektika Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v10i2.139

Abstract

Kitab Shahîh Muslim merupakan salah satu kitab hadis yang dinilai para ulama dari banyak kalangan sebagai salah satu kitab yang memiliki otentisitas dan validitas tidak diragukan lagi. Akan tetapi dalam perjalanannya, ada sebagian ulama yang meragukan, bahkan menolak sebagian hadis yang ada di Shahîh Muslim tersebut. Di antara hadis yang mendapat gugatan atau penolakan yaitu hadis yang dinarasikan oleh Anas ra.: bahwasannya ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, dimanakah )tempat( ayahku (yang telah meninggal sekarang berada( ?”. Beliau menjawab : “Di neraka”. Ketika orang tersebut hendak beranjak, maka beliau memanggilnya lalu berkata : “Sesungguhnya ayahku dan ayahmu di neraka”. Yûsuf al- Qaradlâwî merupakan salah seorang dari sederetan ulama’ yang ikut meragukan validitas hadis ini dalam kitabnya “Kayf Nata’âmal Ma’a al-Sunnah”. Di dalam kitab ini, al-Qaradlâwî meragukan validitas hadis Shahîh Muslim tersebut dengan pertanyaan, apa dosa yang telah diperbuat oleh Abdullah bin Abd al- Muthallib sehingga harus masuk  neraka, sedangkan ia termasuk ahli fatrah, yaitu orang-orang yang selamat (dari siksa neraka)?. Dengan alasan tersebut, al-Qaradlâwî akhirnya lebih mengambil sikap tawaqquf. Ia tidak berani menerima hadis tersebut dan juga tidak berani menolaknya. Padahal hadis tersebut merupakan hadis sahih, baik sanad maupun matan-nya. Sedangkan ypaman Nabi. Penggunaan kata “ayahku” dalam hadis tersebut dengan makna paman merupakan ungkapan majaz. Makna majaz ini diambil setelah tidak mungkin memberikan makna hakiki, karena ayah kandung  Rasul meninggal di masa fatrah yang tidak ada seorang utusan pun yang datang kepadanya, ia tidak mungkin masuk neraka.ang dimaksud ayah Rasul yang divonis masuk neraka adalah Abû Thâlib,
STRATEGI PENGEMBANGAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ALAMIN PADA KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA Sirait, Azyana Alda; Febrian, Agil; Halimah, Siti
Reflektika Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v19i2.1871

Abstract

AbstractIn facing the challenges of globalization, madrasah has an important role in shaping students' religious character. Character education based on the concept of Rahmatan Lil Alamin emphasizes tolerance, compassion, justice, and kindness. This study aims to identify effective strategies in developing the Rahmatan Lil Alamin learner profile in madrasah. After the data were analyzed, the results showed that the Rahmatan Lil Alamin profile emphasizes the formation of students' characters who are religious, responsible, and beneficial to society. Implementation is done through intracurricular, co-curricular, and extracurricular activities with holistic, contextual, student-centered, and inclusive principles. Madrasahs work together with the community to create a supportive environment. The results of the study are expected to make a significant contribution to character education in madrasahs, strengthening their role in forming a generation with religious character and rahmatan lil alamin.
IMPLEMENTASI MODEL KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM Wahyudi, Kacung
Reflektika Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v16i2.532

Abstract

This article attempts to examine in detail about the leadership model of Islamic education. This research is a literature study that takes its main source from the literature relevant to the theme. The results of the analysis state that there are several models of Islamic leadership, including: autocratic, democratic, pseudo-democratic, laissez faire, militaristic, charismatic, populist and administrative. Each model has characteristics to distinguish and determine the leadership model used by a leader. However, in certain situations and conditions, leaders do not always apply one of the models of Islamic education leadership in achieving the goals of Islamic education to the fullest. Therefore, it is also necessary to observe approaches in leadership, namely the nature, behavior and situational or contingency approaches. This leadership approach also has a significant role in the success of achieving the goals of Islamic education.
KAJIAN STRATEGI PEMASARAN ISLAM: STUDI TABUNGAN iB HIJRAH HAJI PADA BANK MUAMALAT KCP. SUMENEP mujibno, mujibno; Octira, Mila; Ghoni, Abd.
Reflektika Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v16i2.901

Abstract

Bank Muamalat KCP Sumenep is the first sub-branch office to be pioneered on Madura Island, the sharia marketing strategy has become the basis for its growth, it has been proven that there are many products, both savings, deposits and financing, with a total number of customers reaching 7,000 to date. The iB Hijrah Hajj Savings is one of the idol products for customers who wish to perform Hajj. The researcher describes the Islamic marketing strategy used by Bank Muamalat KCP Sumenep in increasing the number of customers of the iB hijrah haji savings product, and describes the obstacles that occur in marketing the iB hijrah haji savings product. This study uses a qualitative descriptive method. Sources of data obtained from primary data and secondary data with observation techniques, interviews and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing, using data triangulation. The results of this study explain that the Islamic marketing strategy in increasing the number of customers of the iB Hijrah Haji Savings Product of Bank Muamalat KCP Sumenep uses a promotion strategy and marketing mix with the performance of Siddiq and Amanah traits taught by Rasulullah. Optimization of segmenting, targeting and positioning becomes a driving force in every product. The obstacles faced were the high level of competition, the co-19 pandemic, and the lack of technological knowledge from customers. Therefore, the existence of an Islamic marketing strategy spurred a sense of enthusiasm on the part of the Muamalat KCP bank. Sumenp to continue to provide the latest innovations so that the products they have remain the choice of customers.
PENDIDIKAN SOSIAL DALAM AL-QUR’AN Sulastri, Sulastri; Nasution, Neysa Vania; Al-Farabi, Mohammad
Reflektika Vol 18, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v18i1.806

Abstract

Nilai-nilai pendidikan sosial dewasa ini tidak lagi mencerminkan indahnya nilai yang telah diajarkan Al-Qur’an, hal ini dapat dilihat dari banyaknya tindakan-tindakan yang melanggar nilai-nilai sosial contoh yang paling nyata adalah mengejek atau memperolok orang lain dan masih banyak contoh lainnya dan mirisnya hal seperti ini dianggap menjadi suatu hal yang biasa saja bahkan menjadi tren kekinian di media sosial. Melihat begitu gentingnya masalah yang terkait tentang pendidikan sosial ini, penulis merasa penelitian tentang pendidikan sosial akan membahas sedemikian rupa mengenai topik ini dengan memfokuskan pendidikan sosial yang tentunya berlandaskan Al-Qur’an. Artinya permasalahan yang akan penulis bahas mencakup pendidikan sosial dalam Al-Qur’an dengan mencantumkan beberapa ayat Al-Qur’an terkait dengan pembahasan ini begitu pula penafsiran dari ayat tersebut dengan harapan untuk memperbaiki sistem kehidupan sosial kita berdasarkan apa yang telah termaktub di Al-Qur’an, namun karena keterbatasan penulis dalam mengkaji ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pendidikan sosial maka ayat yang akan penulis bahas adalah QS. Al-Hujarat ayat 11-13 dan QS. Ali Imran ayat 112. Dengan menggunakan metodologi penelitian berbasis kepustakaan (library research) penulis mendapatkan hasil penelitian bahwasanya nilai pendidikan sosial yang terkandung dalam Al-Qur’an khususnya kedua surah tersebut bahwa dalam kehidupan bersosial seseorang dianjurkan untuk memiliki sikap toleransi, tidak mengolok-olok dan mengejek orang lain, tidak berburuk sangka dan tidak mencari kesalahan-kesalahan orang lain serta menjaga hubungan kepada Allah dan sesama manusia, dengan demikian nilai-nilai inilah yang nantinya diterapkan dalam pelaksanaan pendidikan sosial.
KOMPOLAN JAILANIAN DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI RELIGIUS PADA MASYARAKAT Afifah, Muru’atul; Wasilah, Rodifatul; Hanun, Bisyarotul; Suhartatik, Idha
Reflektika Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v19i1.1639

Abstract

AbstractMadurese society is still very thick with religious values, one of which is through kompolan which can be a forum in increasing religious values in society, especially in Pragaan Laok village, Pragaan District, Sumenep Regency.  Kompolan jailanian which is a routine meeting every week in this village, is packed with readings of the book of manaqib sheikh Abdul Qadir jailani, religious tausiyah and arisan so that this village can sacrifice every year with an arisan system between members of the community. The focus of this research is how the implementation of kompolan jailanian in improving religious values in the community and its impact on the community of Pragaan Laok village. The research method used is Qualitative descriptive analysis with interview, observation, and documentation methods. The implementation of kompolan jailanian in improving religious values in the community is held every Friday night after isya', and the cultivation of religious values in three forms. Namely in the form of lectures, savings for qurban on Eid al-Adha and reading the book of manaqib Sheikh Abdul Qodir Jailani. And the implications of the existence of Kompolan jailanian for the community include: peace of mind, the desire to always get closer to Allah, a sense of kinship is increasingly intertwined, and the bond of friendship is maintained.

Page 8 of 18 | Total Record : 178