cover
Contact Name
Safwandi
Contact Email
jurnalmeuseuraya@gmail.com
Phone
+6282262760142
Journal Mail Official
jurnalmeuseuraya@gmail.com
Editorial Address
Kampus IAIN Langsa, Jln. Meurandeh, Kota Langsa, Kode Pos: 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Seuraya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29873002     DOI : https://doi.org/10.32505/jurnal%20seuraya.v3i1
SEURAYA Journal of Community Service is an online scientific journal that serves as a platform for publishing articles related to community service activities. This journal provides an avenue for academics, including lecturers and students, as well as other contributors involved in community service. The published articles are the results of real activities that have been carried out and presented in the form of scientific papers. With a multidisciplinary scope, this journal accepts submissions from various fields such as religion, humanities, science and technology, and environmental studies, which are expected to be linked to the fields of economics and business.
Articles 41 Documents
Sustainable Livelihoods through Natural and Environmental Resource Empowerment: A Case Study of Afdeling II Bukit Village, Birem Bayeun, East Aceh, Indonesia Alfian Muhammad; Muhammad Amin; Safwan Kamal; Fakhrizal Mustafa; Anis Kurlillah; Nanda Safarida; Shelly Midesia; Iksal Maulana; Danang Al Qadri; Fathia Mahirah; Fadilla Zulkarnaini; Nur Suciarni; Faisal Yahya
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/seuraya.v3i2.13027

Abstract

This community service program was conducted in Afdeling II Bukit Village, Birem Bayeun District, East Aceh Regency, aiming to empower the community through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The main issue identified was the underutilization of natural and environmental resources as productive economic assets. The activities were carried out through several stages, including local asset mapping, training on processing palm fronds into value-added products, training on utilizing family medicinal plants into herbal drinks, Focus Group Discussions (FGDs), and continuous mentoring. The implementation emphasized community participation, collaboration with village authorities, and the application of simple digital technologies to enhance product marketing. The results showed an increase in community skills in managing local resources, the formation of asset-based business groups, and greater awareness of economic independence based on local potential. In conclusion, the ABCD approach proved effective in fostering rural economic self-reliance through the strengthening of local assets and continuous mentoring integrated with digital innovation.
Efektifitas Distribusi Pangan Siap Saji sebagai Media Trauma Healing di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang Riza Pahlevi
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/seuraya.v3i2.13860

Abstract

Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, tidak hanya menghancurkan infrastruktur tetapi juga memicu tekanan psikologis serta krisis pangan bergizi. Pada masa transisi pascabencana, pemenuhan nutrisi sering kali terabaikan, padahal asupan gizi yang tepat merupakan fondasi utama pemulihan fisik dan mental dari fase post-traumatic stress. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memulihkan energi fisik sekaligus memberikan dukungan psikososial melalui distribusi pangan bergizi seimbang. Kegiatan terdiri dari empat tahapan: identifikasi dan koordinasi, persiapan dan pengolahan pangan, distribusi langsung, serta evaluasi melalui observasi partisipatif dan dialog humanis. Menu yang dipilih adalah bubur kacang hijau, ayam goreng (kentucky), dan donat, yang dirancang berdasarkan pertimbangan nutrisi dan psikologis. Distribusi bubur kacang hijau terbukti efektif sebagai sumber energi dan pemulihan sistem saraf melalui kandungan vitamin B kompleks. Sementara itu, penyajian ayam goreng dan donat berfungsi sebagai "food therapy" yang menciptakan sense of normalcy dan kegembiraan, terutama bagi anak-anak. Sinergi antara pemenuhan gizi dan interaksi sosial yang humanis menjadi kunci dalam mempercepat proses bangkitnya optimisme warga terdampak.
Kewirausahaan dan Social Enterprise sebagai Upaya Pemberdayaan Pelajar: Pelatihan Training KE-5 MELBORN PELAJAR Affandi Affandi
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/seuraya.v3i2.13762

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada kaum muda yang memiliki potensi besar untuk memulai usaha baru dan mengembangkannya di masa depan, sehingga menciptakan efek pengganda yang signifikan dalam penciptaan lapangan kerja baru. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh anggota Melborn Pelajar yang mengikuti Kegiatan Pelatihan Melborn Pelajar ke-5 dengan tema “Generasi Hebat, Generasi Akademik, Sosial, dan Organisasi Islam,” yang diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus 2019, di Aula MAN Meulaboh I. Metode pengabdian masyarakat berupa ceramah dan forum diskusi kelompok. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan usaha sosial telah menunjukkan dampak positif terhadap pengetahuan, pemahaman, dan motivasi peserta untuk berwirausaha. Hal ini ditemukan dalam konteks organisasi Melborn Pelajar, yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar universitas sebagai peserta pelatihan. Komunitas belajar dengan visi dan misi bersama telah terbukti menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran kewirausahaan. Kegiatan ini mendorong peserta untuk memulai dan mengembangkan usaha kewirausahaan serta mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang kesadaran sosial dan prinsip mutualisme. Pelatihan tersebut juga berhasil meningkatkan kepekaan sosial terhadap isu-isu komunitas dan mendorong solusi yang kreatif, inovatif, dan dapat diterapkan untuk tantangan sosial-ekonomi.
EDUKASI LITERASI KEUANGAN DAN PENGELOLAAN DANA BEASISWA KIP KULIAH BAGI MAHASISWA IAIN LANGSA UNTUK MENCEGAH PERILAKU KONSUMTIF Zikriatul Ulya; Muarif Setiawan; Khairatun Hisan; Ilham Juliyannur; Rafiza Zuliani; Zulhilmi; Wahyuni; Nasruddin; Aulia Husniati; Husni
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The management of Indonesia Smart Card for Higher Education (KIP Kuliah) scholarship funds is an essential factor in supporting students' academic success. However, some KIP Kuliah recipients at IAIN Langsa have not yet managed their scholarship funds optimally, resulting in spending that is not fully aligned with priority needs and increasing the risk of consumptive behavior. This activity aimed to enhance students' understanding of financial management through budget planning, appropriate fund allocation, and the establishment of spending priorities. A descriptive qualitative approach was employed using observation, structured interviews, and documentation involving one Academic Affairs staff member and eight KIP Kuliah scholarship recipients selected through purposive sampling. The collected data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings revealed that 62.5% of the students had prepared a budget plan before utilizing their scholarship funds, while 37.5% had not yet developed a systematic financial plan. Most of the scholarship funds were allocated to academic and living expenses, including meals, transportation, books, photocopying, and internet access. Nevertheless, some students still tended to use part of the funds for consumptive purposes that were not aligned with the objectives of the scholarship program. The activity contributed to increasing students' awareness of the importance of financial literacy, budgeting, and responsible scholarship fund management. Continuous financial literacy assistance provided by higher education institutions is expected to strengthen students' financial independence and optimize the utilization of KIP Kuliah scholarship funds to support their academic achievement.
PENDATAAN KELUARGA KORBAN BANJIR BANDANG UNTUK MENDUKUNG PENYALURAN BANTUAN DI DESA MEUNASAH BARO Muhammad Yusra; Fitri Maghfirah; Sri Mulyati; Defry Hamdhana; Nur Afni Yunita
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir bandang merupakan bencana hidrometeorologi yang berdampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Permasalahan utama yang sering muncul pascabencana adalah ketidaktepatan penyaluran bantuan akibat keterbatasan data korban yang akurat dan terverifikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendataan keluarga korban banjir bandang di Desa Meunasah Baro sebagai dasar pendukung penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan secara langsung, wawancara dengan kepala keluarga, observasi kondisi rumah, serta penyusunan basis data sederhana berbasis kebutuhan korban. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya data keluarga terdampak yang memuat tingkat kerusakan dan kebutuhan prioritas, sehingga membantu pemerintah desa dan pemangku kepentingan dalam menyalurkan bantuan secara lebih efektif dan adil.
GERAKAN 1000 WAKAF AL-QUR’AN: MENGABDI DAN MEMBANGUN KEMBALI SEMANGAT DESA LANDUHPASCA BANJIR BANDANG ACEH TAMIANG Muhammad Roni; Agus Priyono; Muhammad Wahyuda; Muhammad Faisal Zein; Khatibul Umam; M. Anzaikhan
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir bandang yang melanda Desa Landuh, Aceh Tamiang, tidak hanya mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan kerugian materiil, tetapi juga berdampak signifikan terhadap sarana keagamaan masyarakat, termasuk rusak dan hanyutnya mushaf Al-Qur’an. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memulihkan semangat spiritual masyarakat melalui program "Gerakan 1000 Wakaf Al-Qur’an" yang merupakan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan Partisipatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan, mulai dari asesmen kebutuhan, penggalangan dana, distribusi, hingga pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 1.000 eksemplar Al-Qur’an berhasil didistribusikan ke 15 titik prioritas, termasuk masjid, mushala, dan rumah warga. Program pendampingan "Mengaji Bahagia" berhasil menjangkau 120 anak dan 50 orang dewasa, yang secara signifikan meningkatkan frekuensi kegiatan keagamaan di desa tersebut. Kesimpulannya, wakaf Al-Qur’an terbukti efektif tidak hanya sebagai pemulihan sarana ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penguatan psikologis dan sosial pascabencana.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI WIRAUSAHA BAKSO IKAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH HASIL PERIKANAN LOKAL DI TRIPA MAKMUR NAGAN RAYA Okta Rabiana Risma; Yenny Ertika; Nabila Hilmy Zhafira
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pengembangan keterampilan wirausaha berbasis potensi lokal, khususnya dalam pengolahan ikan menjadi bakso ikan. Sasaran kegiatan adalah ibu rumah tangga Gampong Drien Tujoh Kecamatan Tripa Makmur Nagan Raya yang belum memiliki keterampilan pengolahan hasil perikanan secara optimal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait manfaat ikan, teknik pengolahan, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam proses produksi serta meningkatnya motivasi untuk memulai usaha mandiri. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Empowering Fish Cracker MSMEs through E-Branding and a Marketplace-Based Digital Catalog System to Improve Business Performance in Kuala Langsa Alfian; Miftahul Zannah Sihombing; Ayu Prihatina; Cut tinur Jannah; Putri Nurfadhilla; Juli Dwina Puspita Sari; Nanda Safarida; Zefri Maulana; Safwandi; Safwan Kamal; Muhammad Amin; Khalda Hayatul Fazri Muna; Faisal Yahya; Dicky Armanda
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation has become a key factor in enhancing the competitiveness of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). However, many MSMEs in coastal areas still face challenges in strengthening their brand identity, presenting product information, and utilizing digital marketing channels. Similar challenges were identified among fish cracker MSMEs in Kuala Langsa, Langsa City, which still rely on conventional marketing practices, lack strong branding, and have not fully leveraged product catalogs and marketplaces. This community service program aimed to improve the understanding and readiness of MSME stakeholders to adapt to digital transformation by strengthening e-branding, introducing a digital catalog system, and enhancing literacy regarding the use of marketplaces. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving problem identification, action planning, socialization, mentoring, and reflection. Data were collected through observation, interviews, and documentation and analyzed using a qualitative descriptive approach. The results indicate an improvement in participants’ understanding of brand identity, the systematic presentation of product information, and the use of digital media as a marketing support tool. Furthermore, MSME actors demonstrated greater openness toward adopting technology for business development. This program provides an initial foundation for fish cracker MSMEs in Kuala Langsa to improve their readiness to adopt digital marketing gradually and sustainably in order to support more adaptive and competitive business development.
Perempuan dan Politik Aceh: Penguatan Literasi Politik untuk Mendorong Representasi dan Kepemimpinan Perempuan Ernita Dewi; Suraiya Suraiya; Nuraini A. Mannan
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Ideally, the enhancement of women's political representation in Aceh should be supported by adequate political literacy, a sound understanding of the historical legacy of female leadership, and an Islamic perspective that emphasizes competence as the primary foundation of leadership. However, in reality, many women still have limited political literacy, are influenced by patriarchal norms, and possess insufficient knowledge of the history of women's leadership in Islam and Aceh. This community service program aimed to strengthen the political literacy of members of the Women's Syarikat Islam of Banda Aceh through political education based on the historical legacy of female leadership in Aceh. The program employed a participatory approach combined with a Problem-Based Approach (PBA), consisting of needs assessment, educational sessions, participatory discussions, and reflective evaluation. The educational materials covered women in Islamic history, the leadership of the Acehnese Sultanahs, Acehnese scholars' perspectives on women's leadership, and contemporary challenges to women's political representation. The results demonstrated improved participants' understanding of the legitimacy of women's leadership, enhanced knowledge of Aceh's political history, a more contextual understanding of Islamic perspectives on female leadership, and increased awareness of the importance of competence, integrity, and leadership capacity in promoting women's political representation and leadership in Aceh.
Penguatan Literasi Hukum Masyarakat: Perlindungan Korban Cyberbullying Berbasis Hukum Positif dan Hukum Pidana Islam Zaima Thifal Naika Br. Gultom; Aminah Aminah; Muhammad Alwin Abdillah; Rasyidin Rasyidin
SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): SEURAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aimed to enhance community legal literacy regarding the legal protection of cyberbullying victims based on Indonesian positive law and the perspective of Islamic criminal law, while identifying the need for legal assistance for victims in Kampung Durian, Rantau District, Aceh Tamiang Regency, Indonesia. The program employed a participatory educational approach through legal awareness seminars, interactive discussions, legal consultation, and evaluation involving 35 participants, including community members, village officials, community leaders, and parents. Program evaluation was conducted using a descriptive approach based on observation, legal consultation, and a comparison of participants’ knowledge before and after the intervention. The findings indicate a substantial improvement in participants’ understanding of cyberbullying, victims’ rights, reporting mechanisms, and the importance of preserving digital evidence for legal proceedings. The program also revealed limited public awareness of legal protection procedures and identified a cyberbullying case that resulted in psychological distress, social exclusion, disruption of the victim’s right to education, and the need for legal assistance. This community service contributes to strengthening community legal awareness by integrating Indonesian positive law with the Islamic legal principle of ḥifẓ al-'irḍ within maqāṣid al-sharīʿah as a normative foundation for protecting the dignity and rights of cyberbullying victims.