cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
Pemberdayaan Remaja Islam Masjid (Risma) sebagai Agen Literasi Obat Herbal dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Wardhana, Muhammad Fitra; Suharmanto, Suharmanto; Hadibrata, Exsa; Ulya, Ridho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3024

Abstract

Daya tahan tubuh yang kuat sangat penting untuk mencegah dari Corona Virus Diseases 19 (Covid-19). Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh, seperti membuat ramuan atau minuman dari tanaman obat. Pemanfaatan TOGA di Indonesia masih rendah, yaitu 5%, sedangkan target nasional adalah 15%. Tujuan pengabdian kepada remaja masjid ini adalah memberdayakan remaja masjid sebagai agen literasi obat herbal sebagai upaya pencegahan Covid- 19 di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan Juni 2022. Sasaran kegiatan ini adalah remaja sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah terbentuknya agen literasi obat herbal yang akan menjadi penyampai informasi mengenai manfaat obat herbal dalam pencegahan penyakit Covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pembentukan agen literasi obat herbal dan pemberian materi tentang manfaat obat herbal dalam pencegahanpenyakit. Tahap pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tim pengabdian remaja masjid yang dilibatkanadalah tenaga ahli di bidang kesehatan remaja masjid, kedokteran, dan farmasi yang masing-masing sudah berpengalamandi bidangnya. Penyuluhan ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang obat herbal sebesar 76%.Kata kunci: agen literasi, obat herbal, pemberdayaan, remaja masjid
Edukasi Risiko Pedikulosis dan Pencegahannya pada Siswi Pesantren dalam Upaya Mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Untuk Mencegah Penyakit Menular pada Wahana Pendidikan Mutiara, Hanna; Kurniawan, Betta; Apriliana, Ety; Utami, Nurul
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3025

Abstract

Pembangunan kesehatan dapat diwujudkan melalui upaya promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif. Dalam meningkatkan kualitas pendidikan, salah satu wahana pendidikan yang tersedia adalah sistem sekolah dengan asrama yang akan membantu siswa untuk menjalani pendidikan yang berkesinambungan dan terintegrasi langsung dalam kehidupan keseharianya. Akan tetapi, pada suatu tempat dimana terdapat banyak orang tinggal bersama dapat menjadi salah satu risiko penularan penyakit parasit kosmopolit, yakni penyakit yang disebabkan infestasi parasit tungau, tersering adalah Pediculosis capitis. Pediculosis capitis adalah infeksi kulit atau rambut kepala yang disebabkan oleh Pediculus humanus var capitis. Penyakit pedikolusis kapitis dahulu seringkali dihubungkan dengan kemiskinan atau status sosial ekonomi rendah dan lingkungan yang kumuh, namun kini telah merebak menjadi penyakit kosmopolit yang dapatmenyerang semua tingkat sosial. Terdapat banyak faktor yang menunjang perkembangan penyakit ini, antara lain tingkat pengetahuan, personal hygiene buruk, kepadatan tempat tinggal, dan karakteristik individu. Pencegahan penyakit ini terutama dapat dilakukan melalui aplikasi personal higiene yang baik. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan salah satu upaya untuk mencegah penyakit menular pada wahana pendidikan melalui intervensi berupa edukasi risiko pedikulosis dan pencegahannya pada siswi pesantren sehingga terwujud perilaku hidup bersih dan sehat dan mencegah terjadinyapenyakit menular ini pada wahana pendidikan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan pelajar pesantren (santriwati) pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Diharapkan kegiatan ini sinergis dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia mendatang.Kata kunci: Pedikulosis kapitis, penyakit menular, edukasi risiko, personal hygiene, wahana pendidikan.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Penggunaan Obat Rasional pada Masa Pandemi Covid-19 dengan Metode CBIA (Community Based Interactive Approach) di Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan Oktarlina, Rasmi Zakiah; Ramdini, Dwi Aulia; Adjeng, Andi Nafisah Tendri; Zunando, Mirza; Silalahi, Pius Ave Rafael; Humaira, Nayarani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3026

Abstract

Penggunaan obat bebas secara tidak tepat, tanpa informasi yang akurat dan memadai dapat menyebabkan masalah kesehatan baru. Luasnya informasi mengenai obat dan kemudahan memperolehnya menyebabkan masyarakat melakukan pengobatan sendiri (swamedikasi) khususnya di tengah pandemi covid-19 saat ini. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mencanangkanGerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat). Gema Cermat dicanangkan sebagai upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat melalui rangkaian kegiatan dalam rangkamewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakatdalam menggunakan obat secara tepat dan benar. Meningkatkan wawasan pengetahuan dan keterampilan masyarakatsehingga mampu menjelaskan penggunaan obat secara rasional dan pengelolaan serta pengobatan untuk diri sendiri dan orang sekitar. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhanlangsung kepada masyarakat dan juga dengan metode Community Based Interactive Approach (CBIA) dan hasil evaluasi dianalisis menggunakan uji statistik paired t-test. Terdapat pengaruh metode CBIA terhadap pengetahuan masyarakat di Desa Cipadang tentang penggunaan obat rasional. Perbedaan tingkat pengetahuan ini diambil dari nilai selisih pre-test dan post-test yang memperoleh nilai p< 0,05yaitu 0,000.Kata kunci: CBIA, COVID-19, obat bebas, obat rasional, swamedikasi.
Peningkatan Kualitas Hidup Melalui Focus Group Discussion Manajemen Penyakit Kronis Saat Pandemi Covid-19 Di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Suharmanto, Suharmanto; Hadibrata, Exsa; Wardhana, Muhammad Fitra; Ulya, Ridho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3027

Abstract

Penyakit kronis dapat menurunkan kualitas hidup seseorang. Kualitas hidup terkait kesehatan dapat ditingkatkan dengan pemberian informasi tentang kesehatan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat agrikultur melalui focus group discussion dan edukasi mengenai manajemen penyakit kronis saat pandemi Covid-19. Menurunnya kualitas hidup dan kurangnya pemahaman tentang manajemen penyakit kronis dapat diatasi dengan pemberian informasi tentang bagaimana mengelola penyakit kronis. Sebelum diberikan informasi, akan diidentifikasi pengetahuan masyarakat tentang manajemenpenyakit kronis melalui Focus Group Discussion dan pre-post test serta edukasi yang nantinya dapat meningkatkan pemahaman tentang manajemen penyakit kronis dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan Mei 2022. Sasaran kegiatan ini adalah kepala keluarga sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kognitif, afektif dan psikomotor tentang manajemen penyakit kronis dan perbaikan kualitas hidup masyarakat. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion dan edukasi mengenai manajemen penyakit kronis. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tim pengabdian masyarakat yangdilibatkan adalah tenaga ahli di bidang kesehatan masyarakat, kedokteran dan farmasi yang masing-masing sudah berpengalaman dibidangnya. Hasil pengabdian didapatkan bahwa peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang manajemen penyakit kronis sebesar 75%. Sehingga diharapkan untuk rutin melakukan edukasi tentang pencegahan penyakit kronis agar dapat meningkatkan status kesehatan dan kualitas hidup masyarakat yang mengalami penyakit kronis.Kata kunci: kualitas hidup, manajemen penyakit kronis, FGD, edukasi
Pencegahan Hiperlipidemia dengan Tanaman Obat Indonesia: Sebuah Langkah Awal Penurunan Prevalensi Penyakit Kardiovaskular Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; R, Dwi Aulia; P, Citra Yuliyanda; R, P Neysha Romantika; Pawarti, Nungky; H, Siti Nur
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3028

Abstract

Penyakit kardiovaskular adalah salah satu penyakit yang mematikan di seluruh belahan dunia. Hiperlipidemia ternyata merupakan salah satu faktor risiko utama dari penyakit ini. Berdasarkan fenomena yang terjadi di desa Umbul Natar Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan, didapatkan informasi bahwa masyarakat masih kurang paham mengenai bahaya hiperlipidemia dan komplikasinya yang ternyata dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular dan berujung kepada kematian. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Umbul Natar dikarenakan kurangnya informasi kesehatan yang mereka terima. Solusi untuk permasalahan tersebut yaitu dengan adanya promosi kesehatanyang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, sikap, dan tindakan masyarakat terhadap kondisi hiperlipidemia. Diharapkan dengan adanya pemahaman yang mendalam tentang bahaya hiperlipidemia dan komplikasinya dapat menurunkan angka kejadian hiperlipidemia yang kemudian dapat memperkecil prevalensi penyakit kardiovaskular dan secara tidak langsung dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di masa pandemi COVID-19.Edukasi kesehatan diarahkan pada penggunaan Tanaman Obat Indonesia dalam pencegahan hiperlipidemia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, yang dilanjutkan dengan diskusi. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah 33 orang kepala keluarga. Evaluasi indikator keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Tim pengabdian masyarakat terdiri dari tenaga ahli di bidang farmasi yaitu apoteker farmasi bahan alam dan apoteker farmasi klinik. Hasil promosi kesehatan menunjukkan peningkatan tingkat pemahaman sebesar 32% sehingga keseluruhan peserta memiliki pemahaman baik. Selain itu, terjadi diskusi interaktif yang mengeksplorasi lebih dalamtentangpencegaha hiperlipidemia dengan tanaman obat Indonesia. Promosi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat desa Umbul Natar akan pentingnya pencegahan hiperlipidemia dengan tanaman obat Indonesia.Kata kunci: Penyakit kardiovaskular, hiperlipidemia, Tanaman Obat Indonesia
Edukasi Pencegahan Stunting pada Pasangan Usia Subur dari Keluarga Berisiko Stunting di Desa Negara Ratu Kecamatan Natar Lampung Selatan Larasati, T.A; Nusadewiarti, Azelia; Fardiansyah, Ahmad Irzal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3029

Abstract

Indonesia menempati posisi ke-5 tertinggi balita stunting setelah India. Lampung Selatan ditetapkan sebagai “kabupaten/kota prioritas intervensi penurunan stunting tahun 2020” oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengedukasi pasangan usia subur (PUS) dari keluarga berisiko stunting untuk dapat melakukan pencegahan stunting, khususnya pencegahan yang dapat dilakukan dalam keluarga di Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar Lampung Selatan. Pencegahan dalam keluarga yang dimaksud adalah pencegahan infeksi dan peningkatan asupan gizi bayi balita, terutama dengan makanan berprotein tinggi dan sayuran, seperti telur dan daunkelor. Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang peserta ini dilaksanakan dengan 2 metode, yaitu ceramah-tanya jawab dan pelatihan keterampilan dalam kelompok-kelompok kecil tentang zat gizi makanan menggunakan food model. Evaluasi peningkatan pengetahuan dengan pretest dan posttest menggunakan 20 pertanyaan pilihan ganda dan diuji dengan dependent t test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan secara signifikan, p<0,05. Kegiatan ini juga melatih peserta membuat makanan murah berbahan dasar telur untuk lauk pendamping nasi. Praktik keterampilan dilakukan peserta di rumah masing-masing menggunakan bahan makanan yang telah dibagikan.Kata kunci: edukasi, keluarga berisiko, PUS, stunting
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Sekitar Sekolah dalam Rangka Implementasi PHBS Untuk Mencegah Timbulnya Penyakit Suwandi, Jhons Fatriyadi; Apriliana, Ety; Kurniawan, Betta; Mutiara, Hanna; Kartika, Juspeni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3030

Abstract

Sampai saat ini masalah kesehatan khususnya yang disebabkan oleh perilaku manusia yang tidak sehat masih menempati urutan teratas. Penyakit menular seperti demam berdarah, lebih sering terjadi karena perilaku masyarakat kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungannya, sehingga menjadi tempat perkembangbiakan dan sumber penularan penyakit. Usaha Pencegahan penyakit tersebut harus banyak melibatkan masyarakat, karena erat kaitannya dengan kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat tersebut. Pada saat bersamaan penyakit tidak menular juga sudah mulai meningkat danmenggeser posisi penyakit menular di masyarakat. Berdasarkan analisis situasi yang telah disampaikan, maka permasalahan yang dapat diindentifikasi adalah tingginya angka kejadian beberapa penyakit menular dan tidak menular, implementasi PHBS harus selalu ditingkatkan dalam upaya mencegah timbulnya penyakit, tatanan sekolah sering tidak menjadi fokus upaya promotif dan preventif dan tingkat pengetahuan, sikap dan prilaku masyarakat tidak semua sudah baik. Untuk menyelesaikan permasalahan mitra tersebut, maka disusun tujuan kegiatan pengabdian yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya di sekitar sekolah tentang penyakit menular dan tidak menular serta cara pencegahannya. Untuk menjawab tujuan pengabdian tersebut maka metode yang digunakan adalah penyuluhan yang dilakukan oleh narasumber sesuai dengan bidangnya dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Setelah kegiatan penyuluhan dan diskusi selesai serta hasil pre dan post test, para pengabdi yakin bahwa para khalayak sasaran memahmi konsep dasar tentang DBD, cara penanggulangan dirumah, cara pencegahan termasuk pengelolaan TPA serta pada materipenyakit tidak menular memahami definisi penyakit tidak menular (DM da hipertensi), mekanisme timbulnya penyakit, tatalaksana yang harus dilakukan, cara mencegah agar tidak terkena dan jika terkena cara mencegah agar tidak bertambah parah, serta pentingnya makan obat secara teratur dan rutin untuk mengendalikan penyakit tersebut.Kata kunci : penyakit menular, penyakit tidak menular, PHBS, Sekolah
Penyuluhan dan Pelatihan Tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Penyakit Toskoplasmosis Pada Karyawan Rumah Potong Hewan (RPH) ZBeef di Kota Bandar Lampung Kurniawan, Betta; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Mutiara, Hanna; Susianti, Susianti; Sutyarso, Sutyarso
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3031

Abstract

Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama pemilik dan pekerja Rumah Potong Hewan (RPH) tentang bahaya, cara penularan, cara pengobatan dan pencegahan penyakit toksoplasmosis serta melakukan pencegahan dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Metode: Penyuluhan tentang bahaya, cara penularan, cara pengobatan dan pencegahan penyakit toksoplasmosis, serta pelatihan penggunaan APD. Hasil: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti oleh 34 orang peserta. Setelah dievaluasi terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai penyakit toksoplasmosis. Saran: Kegiatan penyuluhan kesehatan ini perlu diadakan secara berkelanjutan agar pengetahuan dan perilaku pekerja peternakan ayam semakin meningkat serta perlu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mencegah transmisi penyakit toksoplasmosis di antara pekerja.Kata kunci : rumah potong hewan, alat pelindung diri, toksoplasmosis
Penyuluhan dan Diskusi Penyakit Tuberkulosis serta Metode Pemantauan Minum Obat bagi Ibu Rumah Tangga di Bandar Lampung Wibowo, Adityo
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3032

Abstract

Tujuan: kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga mengenai penyakit Tuberkulosis, pencegahan penularan dan pengetahuan tentang pemantauan minum obat bagi pasien. Metode: Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan secara daring terhadap ibu rumah tangga di Bandar Lampung mengenai penyakit Tuberkulosis dan metode pemantauan minum obat dilanjutkan dengan diskusi serta sesi tanya jawab. Hasil: Pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan dapat meluruskan stigma yang beredar pada kelompok ibu rumah tangga mengenai Tuberkulosis. Kesimpulan: Perlu dilakukan penyuluhan dan diskusi berkala pada kelompok ibu rumah tangga sebagai pemegang peranan penting dalam menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.Kata kunci: Tuberkulosis, pengetahuan, ibu rumah tangga
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Lanjut Usia Mengenai Vaksinasi Di Puskesmas Simpur Kota Bandar Lampung Darwis, Iswandi; Hadibrata, Exsa; Rahmayani, Fidha; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3033

Abstract

Latar belakang. Coronavirus Disease 2019 merupakan kondisi pandemi global dengan angka kematiannya cukup tinggi di seluruh dunia. Indonesia berada di peringkat ke-18 dengan total infeksi terbanyak di dunia. Usia lanjut lebih dari 60 tahun merupakan kelompok yang rentan terkena infeksi Covid-19 dan apabila terkena, angka kematian cukup tinggi. Vaksinasi merupakan suatu tindakan untuk meningkatkan imunitas sehingga dapat menurunkan penularan Covid-19. Pengetahuan mengenai vaksinasi di masyarakat masih tergolong rendah terutama lansia. Oleh karena itu, perlu diadakan penyuluhan Kesehatan mengenai vaksinasi yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai vaksinasi kepada lansia mengenai Covid-19. Tujuan pengabdian adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama lansia mengenai vaksinasi dan manfaat nya untuk meningkatkan kekebalan tubuh Hasil  kegiatan. Berdasarkan hasil pengisian kuisioner sebelum dilakukan edukasi, diketahui bahwa seluruh (100%) masyarakat yang mengikuti kegiatan ini belum pernah mendapat penyuluhan kesehatan mengenai vaksinasi pada lansia. Sebelum dilakukan edukasi, lansia belum memahami pentingnya vaksinasi. Setelah dilakukan edukasi lansia memahmi vaksinasi dan ingin mengikuti program tersebut.Kesimpulan. Vasinasi Covid-19 pada lansia penting digalakkan untuk menurunkan kejadian Covid-19 pada lansia dan menurunkan angka mortalitas.Kata kunci. Vaksinasi, Lansia, Covid-19