cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
Penyuluhan tentang Kualitas Tidur pada Kehamilan terhadap Hipertensi di Kecamatan Punggur, Lampung Tengah Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2534

Abstract

Hipertensi menjadi penyebab kematian ibu di Indonesia yang mencakup 25% dari seluruh penyebab kematian ibu. Gangguan tidur menjadi salah satu faktor yang diduga dapat menyebabkan hipertensi dalam kehamilan. Ibu hamil sebesar 25% mengeluh mengalami gangguan tidur dan meningkat sampai 75% pada trimester ketiga. Kualitas tidur mempengaruhi sistem kardiovaskular, neuroendokrin, metabolisme, dan imunitas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan mengenai kualitas tidur terhadap hipertensi pada kehamilan, pemberian materi dan penayangan video mengenai pola tidur yang baik pada ibu hamil dan pengisian kuesioner. Setelah dilakuakan penyuluhan, terjadi peningkatan pada lebih dari 90% peserta, yang artinya kegiatan edukasi/penyuluhan ini dianggap berhasil meningkatkan pengetahuan peserta. Acara berjalan tertib, kondusif, dan lancar. Materi yang diberikan dapat diterima dengan sangat baik oleh peserta. Partisipasi dan sambutan aktif para peserta juga sangat baik. Program ini terbukti meningkatkan pengetahuan peserta tentang cara meningkatkan kualitas tidur pada ibu hamil, hubungan antara tidur dan kejadian hipertensi pada ibu hami, bahaya kualitas tidur yang buruk bagi ibu hamil. Selanjutnya perlu diadakan lebih banyak kegiatan serupa tentang materi yang sama bagi daerah lain dengan permasalahan tertentu.Keywords: Kualitas tidur, hipertensi, kehamilan
Edukasi Gizi Jajanan Sehat Menggunakan Metode Role Play pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 6 Metro Barat Wijaya, Sofyan Musyabiq; Perdani, Roro Rukmini Windi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2535

Abstract

Isu pokok dalam masalah gizi yang dimaksudkan adalah masalah status gizi yang optimal. Hal ini dikarenakan beberpa faktor langsung yaitu kurangnya asupan yang adekuat dan penyakit. Untuk memenuhi kebutuhan energi dan protein anak sekolah, Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dibutuhkan bagi anak yang tidak atau kurang sarapan dan tidak membawa bekal. Kontribusi zat gizi PJAS terhadap pemenuhan kecukupan gizi harian sebaiknya berkisar antara 15-20%. SD Negeri 6 Metro Barat yang menjadi mitra dalam kegiatan ini terletak di Kelurahan Ganjar Agung 14/2, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro Lampung. Lokasi berjarak kurang lebih 38 km dari Unila. Lokasi tersebut cukup strategis di depan jalan arteri kota Metro. Hal ini dapat dengan mudah menarik pedagang jajanan untuk anak-anak di sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan kemandirian siswa dalam memilih jajanan di sekolah. Metode yang akan dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan, dan bermain peran (Role Play).Hasil pengabdian berupa peningkatan pemahaman siswa dalam memilih jajan sehat melalui nilai yang didapatkan dari kegiatan Role Play.Kata Kunci: Anak Sekolah, Jajanan Sehat, Role Play
‘Metabolic Syndrome Criteria’ Berdasarkan Panel III AHA sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Metabolik pada Wanita Menopause Imantika, Efriyan; Angraini, Dian Isti; Sari, Merry Indah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2536

Abstract

Menopause merupakan masa dimana terhentinya siklus menstruai pada wanita secara permanen yang terjadi secara alami. Di Indonesia, diperkirakan terdapat 30.3 juta wanita menopause pada tahun 2020. Penelitian terkini menyatakan bahwa terhentinya aktivitas folikular ovarium menyebabkan penurunan produksi estrogen secara signifikan pada wanita menopause dan berhubungan dengan peningkatan risiko terjadinya penyakit metabolik. Estrogen memiliki reseptor hampir diseluruh organ tubuh wanita yang artinya Estrogen berperan dalam seluruh proses metabolism sel didalam tubuh meskipun mekanismenya belum jelas. Transisi ke masa menopause selalu diikuti dengan obesitas sentral berupa peningkatan lemak intra abdominal. Sel lemak inilah yang memproduksi subsatnsi yang dikenal sebagai adipokines yang menimbulkan respon inflamasi, resistensi insulin, peningkatan oxidative stress, koagulasi dan memicu terbentuknya atherosklerosis.. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan edukasi mengenai risiko penyakit metabolik serta upaya penapisan (screening) melalui pemeriksaan kesehatan adanya risiko penyakit metabolik menggunakan kriteria yang dikeluarkan oleh Panel III AHA (American Heart Association) pada wanita menopause. Diharapkan risiko tersebut dapat diturunkan atau segera mendapatkan penanganan jika sudah terdiagnosis salah satu penyakit metabolic. Metode yang akan dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan Kriteria Penyakit Metabolik Panel III AHA. Wanita menopause yang mengikuti kegiatan pengabdian di Desa Bandarkagungan Raya dan Desa Tanjung Iman Kabupaten Lampung Utara yang sebanyak 54 orang. Peserta yang besrisiko tinggi menderita sindrom metabolik sebanyak 25 orang (46.3 %). Setelah mendapatkan penyuluhan mengenai perubahan sistem reproduksi dan risiko terjadinya sindrom metabolik pada wanita menopause, pemahaman masyarakat Desa Bandarkagungan Raya dan Desa Tanjung Iman Kabupaten Lampung Utara mengalami peningkatan.Kata Kunci : Penyakit Metabolik, Metabolik Sindrom, Wanita menopause
Screening Pertumbuhan Anak, Edukasi tentang Stunting serta Pelatihan Pemantauan Pertumbuhan Anak pada Orang Tua Siswa Sekolah Dasar Negeri di Provinsi Lampung dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Anak Indonesia Mutiara, Hanna; Apriliana, Ety; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Utami, Nurul
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2538

Abstract

Stunting merupakan kategori status gizi berdasarkan indeks tinggi badanmenurut umuryang menggambarkan kondisi gagal pertumbuhan anak. Stuntingmerupakan refleksimasalah gizi kronis. Pada tahun 2015 sebanyak 23,2%anak balita mengalami stunting. Prevalensinya diIndonesia pada tahun 2013 sebanyak 37,2%. Pada tahun 2017, Indonesia menempati urutan ketigatertinggi di regional Asia Tenggara.Di Indonesia, Provinsi Lampung berada pada urutan ke enamdengan prevalensi 42,6%. Stunting memiliki dampak yang cukup serius, dapat berlanjut, dan mempengaruhi aspek perekonomian. Terdapat banyak faktor risiko terjadinya stunting, beberapa diantaranya dapat dicegah sejak dini. Deteksi dini risiko terjadinya stunting tidak sulit dilakukan, namun belum menjadi prioritas. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan identifikasi dini risiko stunting pada anak serta mencegah terjadinya stunting melalui peningkatan pengetahuan serta pelatihan pemantauan pertumbuhan anak pada orang tua. Telah dilakukan pemeriksaan status gizi pada 82% siswa SDN 6 Jatimulyo, Lampung Selatan. Pada umumnya (71,23%) siswa berada dalam status gizi normal dan berperawakan normal (78,08%). Akan tetapi, masih didapatkan 13,7% berstatus kurus, 2,74% sangat kurus, 20,55% pendek dan 1,37% sangat pendek. Tentu hal ini tidak dapat diabaikan dan perlu dilakukan pemantauan selanjutnya. Cakupan keikutsertaan orang tua atau wali siswa dalam kegiatan edukasi dan pelatihan pemantauan pertumbuhan anak masih rendah (47,19%). Hal ini menggambarkan masih diperlukan peningkatan motivasi dan strategi lain untuk meningkatkan pemahaman dan awareness orang tua dan wali terhadap pertumbuhan anak.
Pemberdayaan Kader Desa Untuk Meningkatkan Jumlah Kunjungan Rutin Pasien Hipertensi dan Diabetes Mellitus di Puskesmas Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara Darwis, Iswandi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2539

Abstract

Hipertensi dan DM merupakan penyakit kronik yang memerlukan pengobatan teratur.Penyebab penderita hipertensi dan DM tidak melakukan pengobatan secara teratur diantaranya adalah rendahnya pengetahuan masyarakat.Kader masyarakat desa memegang peranan penting sebagai ujung tombak terlaksananya program Indonesia sehat berbasis keluarga.Oleh karena itu diperlukan kegiatan untukmeningkatkan pengetahuan kader desa untuk mengoptimalkan jumlah kunjungan rutin pasien hipertensi dan DM di Puskesmas Madukoro Kecamatan Kotabuli Utara Kabupaten Lampung Utara.Kegiatan edukasi ini dilakukan dengan metode seminar untuk masyarakat awam yang berlangsung di Puskesmas Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara.Sebelumnya dilakukan pretest dan diakhiri dengan postest. Pemberian seminar awam dilakukan selama 1 jam dengan 30 menit waktu untuk sesi Tanya jawab. Hasil nilai pretest dan postest dilakukan analisis data. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat 29 Maret 2019 yang dihadiri oleh 50 orang kader masyarakat.Pemberian edukasi kepada masyarakat mengenai penyakit hipertensi dan DM dilakukan selama 1 jam sesi penjelasan dan 30 menit sesi tanya jawab. Selama edukasi, masyarakat aktif menanyakan perihal penyakit hipertensi dan DM. Terdapat peningkatan pengetahuan kader masyarakat desa setelah diberikan edukasi mengenai penyakit hipertensi dan DM. Kader masyarakat desa diharapkan menjadi ujung tombak pelaksanaan program Indonesia sehat berbasis keluarga. Masyarakat kurang menyadari bahwa dirinya menderita penyakit hipertensi dan DM sehingga pemberian edukasi mengenai gejala dan komplikasi penyakit hipertensi dan DM kepada masyarakat perlu ditingkatkan.Peran serta kader masyarakat dapat menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis keluarga sehingga kader masyarakat perlu diberikan pembinaan dan peningkatan pengetahuan mengenai penyakit.Kata kunci: Diabetes Mellitus, Hipertensi, Pemberdayaan kader
Pendidikan Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dan Bahaya Seks Bebas di SMPN 25 Pesawaran, Lampung Sari, Ratna Dewi Puspita; Utami, Nurul; Prabowo, Arif Yudho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2540

Abstract

Masa remaja adalah transisi yang ditandai oleh adanya perubahan fisik, emosi dan psikis. Masa remaja juga merupakan masa pematangan organ reproduksi manusia dan sering disebut masa peralihan. Pada masa remaja terjadi perubahan tingkah laku seksualitas ke arah yang negatif karena keingintahuan terhadap masalah seksual. Ironisnya, berdasarkan hasil survey Synovate Research tahun 2004 menunjukkan sekitar 65% informasi tentang seks mereka dapatkan dari kawan dan juga 35% sisanya dari film porno sedangkan remaja yang mendapatkan informasi seks dari orangtuanya hanya 5%. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan pendidikan kesehatan kepada masyarakat terutama remaja. Dilakukan penyuluhan mengenai pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada remaja. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan materi seputar organ-organ penting reproduksi pada wanita serta bahayanya sex bebas. Setelah dilakukan kegiatan, evaluasi dilakukan guna mengetahui sejauh mana pengetahuan tentang materi penyuluhan yang dilakukan ditangkap oleh peserta.Khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswi SMPN 25 Pesawaran. Dilaksanakan pada hari Jum’at, 14 September 2018 pada pukul 09.00 WIB sampai selesai di Aula Laboratorium SMPN 25 Pesawaran dan dihadiri oleh 71 siswi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan mengenai organ reproduksi pada wanita serta bahayanya sex bebas, menayangkan video animasi tentang organ-organ reproduksi wanita, pembagian leaflet dan pengisian kuesioner.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta sebelum dilakukan penyuluhan masih kurang dan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang kesehatan reproduksi remaja dan bahaya sex bebas.Kata Kunci: pendidikan kesehatan , kesehatan reproduksi remaja, bahaya seks bebas
Kader Prolanis dan Skrining Hipertensi - Diabetes Militus di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Sutarto, Sutarto; Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Indriyani, Reni; Utama, Winda Trijayanthi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2541

Abstract

Beberapa masalah gangguan penyakit dan menurunnya kekebalan tubuh, menimbulkan berbagai penyakit, antara lain Hipertensi - Diabetes Melitus (DM). Tim pengabdian Fakultas Kedokteran Unila bekerja sama dengan desa Marga Agung, melakukan kegiatan terintegrasi, untuk pembentukan kader pengelolaan penyakit kronis (prolanis) dan skrining hipertensi dan DM. Kegiatan ini mengutamakan pada kemandirian warga. Rumusan pada pengabdian ini bagaimana cara membentuk masyarakat desa Marga Agung yang tersangka Hipertensi dan DM secara mandiri dalam melakukan pengelolaan penyakit hipertensi dan diabetes melitus. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan kader prolanis desa dan skrining warga ,Kegiatan berupa merencanakan kegiatan pembentukan kader prolanis, dan skrining hipertensi dan diabetes militus.Kegiatan pelatihan kader prolanis dengan hasil tren peningkatan nilai pengetahuan kader prolanis yang dilatih naik sangat tinggi dari minus 67% menjadi 64%. Hal ini terjelaskan bahwa nilai pengetahun pada rentang 0-40 dari 10 orang kader menjadi hanya 2 orang dan sebaliknya rentang nilai 61-100 dari 2 orang kader menjadi 9 orang kader. Kemudian dilakukan skrining didapatkan warga dengan gangguan Hipertensi dan Diabetes Melitus 29 orang.Kata Kunci : hipertensi, diabete militus, prolanis
Pelatihan Juru Pemantau Batuk (Jumantuk) Sebagai Upaya Peningkatan Case Notification Rate(CNR) Tuberkulosis Paru Di Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Saftarina, Fitria; Muhartono, Muhartono; Sukohar, Asep; Karima, Nisa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2654

Abstract

Latar Belakang: Menurut laporan WHO, pada tahun 2017 tercatat sekitar 10,4 juta orang terinfeksi TB dan sekitar 1,8 juta kematian akibat TB dan jumlah kasus TB baru terbesar terjadi di Asia dengan 45% kasus baru, diikuti Afrika dengan 25% kasus baru. Case Notification Rate (CNR) dan Treatment Success Rate (TSR) merupakan indikator untuk menggambarkan keberhasilan program pengendalian TB. Untuk Kabupaten Pesawaran angka CNR sebesar 61,21 per 100.000 penduduk. Hal ini menunjukkan bahwa angka CNR Pesawaran berada dibawah CNR nasional Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader Puskemas sebagai agen Jumantuk untuk mendeteksi kasus baru TB di lingkungannya. Metode: Pelatihan kader puskesmas sebagai Juru Pemantau Batuk (Jumantuk) dan sosialisasi one message for one patient. Hasil: Pengabdian ini diharapkan mampu membantu peningkatan Case Notification Rate (CNR) Tuberkulosis Paru Manfaat: Kader Puskesmas keterampilan untuk menemukan kasus baru TB Paru; Pengelola Program Pengendalian Penyakit Menular (P2M) dapat meningkatkan CNR TB Paru; Fakultas Kedokteran Universitas Lampung sebagai wujud implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian MasyarakatKata kunci: Pelatihan Jumantuk, Case Notification Rate (CNR), Tuberkulosis ParuKorespondensi: dr. Fitria Saftarina, MSc ǀ Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung
Pemberdayaan Masyarakat dalam Deteksi Kanker Payudara di Kecamatan Metro Selatan Muhartono, Muhartono; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Sukohar, Asep
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2662

Abstract

Setiap tahun terjadi peningkatan insidensi kedua jenis kanker ini. Data penderita kanker yang dirawat dan berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hi. Abdul Moeloek pada tahun 2014, diketahui terdapat 2.119 kasus kanker payudara. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan wanita tentang kanker payudara adalah dengan melakukan upaya pendidikan kesehatan pada masyarakat.Tujuan kegiata ini meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat mengenai kanker payudara. Kegiatan diawali dengan penyusunan rencana dan proposal kegiatan pengabdian, kemudian mengurus surat yang ditujukan kepada mitra dan perizinan dari kecamatan Metro Selatan. Setelah itu dilakukan penyuluhan diikuti demo sadari. Kegiatan berikutnya adalah penyampaian informasi /penyuluhan oleh kader, pelaporan kasus, diaagnosis, kemudian evaluasi kegiatan, dan tahapan terakhir memberikan feed back serta penyusunan laporan. Hasil pengabdian ini meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat di Metro Selatan akan bahaya kanker payudara. Peningkatan kesadaran dan kewaspadaan akan bahaya kanker tersebut ditandai dengan peningkatan kemampuan peserta dalam melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sehingga meningkatkan partisipasi masyarakat di wilayah tersebut untuk aktif dalam mencegah kanker payudara. Sampai saat ini belum ada masyarakat Metro Selatan yang memeriksakan kesehatan terkait kanker payudara di Klinik Utama Rawat Inap Althea dan Klinik Pratama Griya Medika. Kegiatan pengabdian inimeningkatkan kesadaran dan ketrampilan dalam Pemeriksaan Payudara Sendiri.Kata Kunci: Kanker payudara, Pemberdayaan Kader, Promosi Kesehatan Sadari
Promosi Gizi dan Kesehatan Bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusi, dan Ibu Balita dalam Rangka Pencegahan Stunting di Tanggamus Provinsi Lampung Sukohar, Asep; Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutarto, Sutarto; Wijaya, Sofyan Musabiq; Trijayanthi, Winda; Suharyani, Suharyani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2663

Abstract

Keberhasilan pembangunan kesehatan salah satu faktor penentunya adalah status gizi. Upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan baik individu, keluarga, kelompok maupun masyarakat untuk hidup sehat maka diperlukan peningkatan promosi gizi dan kesehatan bagi ibu hamil dan ibu balita. Kegiatan ini dalam rangka pencegahan stunting di Kabupaten Tanggamus yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Fakultas Kedokteran UniversitasLampung. Berbagai upaya promosi kesehatan yang telah dilakukan sehingga mendapatkan hasil yang optimal melalui promosi gizi dan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu dalam hal keberhasilan pembangunan kesehatan nasional melalui peningkatan status gizi, melalui peningkatan pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat di tatanan rumah tangga, menu gizi seimbang dalam mencegah kejadian Stunting di dalam keluarga.Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan ini adalah ceramah, focus group discussion, penyuluhan porsi piringku, praktik ketrampilan dan lomba penyajian makanan produk lokal untuk perbaikan gizi ibu hamil dan balita. Hasil kegiatan promosi gizi dan kesehatan bagi ibu hamil dan ibu balita dalam rangka pencegahan stunting di KabupatenTanggamus. dapat membantu dalam hal keberhasilan pembangunan kesehatan nasional melalui peningkatan status gizi.Kata kunci : Promosi Gizi, stunting, ibu balita

Page 7 of 34 | Total Record : 332