cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
Penyuluhan Kesehatan tentang Peningkatan Pengetahuan Masyarakat RT. 002 Lk. II Kelurahan Karang Maritim Kecamatan Panjang Bandar Lampung Mengenai Hepatitis A Himayani, Rani; Ismunandar, Helmi; Muhartono, Muhartono; Kurniati, Intanri
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2024

Abstract

Hepatitis virus akut merupakan infeksi sistemik yang dominan menyerang hati. Hampir semua kasus hepatitis virus akut disebabkan oleh salah satu dari lima jenis virus, yaitu: virus hepatitis A, virus hepatitis B, virus hepatitis C, virus hepatitis D, dan virus hepatitis E. Indonesia merupakan daerah endemis sedang–tinggi untuk penyakit hepatitis A. Untuk mencegah transmisi dan tindakan terapi dini yang lebih efektif maka diperlukan adanya upaya peningkatan pengetahuan mengenai hepatitis A. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dengan ceramah dan diskusi. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang peserta yang tinggal di Kelurahan Karang Maritim Kecamatan Panjang. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan yang didapatkan dari nilai pre test dan post test yaitu 40% menjadi 100%. Simpulan, terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengetahuan Hepatitis A di Panjang Bandar Lampung.Kata kunci:Hepatitis, pengetahuan, penyuluhan.
Sosialisasi Bahaya Kanker Kulit (Melanoma Maligna) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat di Kecamatan Kemiling Bandar Lampung Muhartono, Muhartono; Hanriko, Rizki
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2025

Abstract

Melanoma maligna dalah kelainan kulit yang berasal dari degradasi sel pigmen kulit ke arah keganasan. Melanoma maligna merupakan tumor ganas yang paling banyak menimbulkan kematian karena sifatnya yang cepat bermetastase. Salah satu penyebab utama kanker paru adalah paparan sinar ultra violet. Mengingat bahayanya tumor jenis ini dan banyaknya faktor risiko penyakit ini, maka perlu dilakukan upaya promotif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Sosialisasi akan lebih menarik minat masyarakat bila dilakukan pemeriksaan kesehatan juga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan masyarakat di Kecamatan Kemiling Bandar Lampung tentang penyakit kanker kulit, khususnya melanoma maligna. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi menggunakan leaflet dan penyuluhan kepada masyarakat, serta pemeriksaan kesehatan gratis untuk menarik minat masyarakat. Hasil nya dievaluasi menggunakan instrument pre-test dan post-test dan diuji menggunakan uji t berpasangan. Hasil pre-test menunjukan sebagian besar masyarakat yang mengikuti penyuluhan cukup paham mengenai kanker kulit dengan nilai rata-rata 57,14. Setelah dilakukan penyuluhan diketahui ada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kanker kulit yang ditunjukan dengan nilai rata-rata post-test 79,05. Hasil uji t berpasangan menunjukan peningkatan pemahaman ini bermakna secara statistik (p value < 0,000). Kesimpulan: kegiatan penyuluhan yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit kanker kulit, khususnya melanoma maligna di Kecamatan Kemiling.Kata kunci: Melanoma maligna, pemeriksaan kesehatan, sosialisasi.
Penyuluhan Kesehatan tentang Bahaya Penyakit Diabetes Mellitus kepada Ibu-ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Susantiningsih, Tiwuk; Kurniawaty, Evi; Mustofa, Syazili
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2026

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan kelainan metabolik dengan etiologi multifaktorial. Penyakit ini ditandai oleh hiperglikemia kronis dan mempengaruhi metabolisme karbohidrat, protein serta lemak. Patofisiologi DM berpusat pada gangguan sekresi insulin dan/atau gangguan kerja insulin. Penyandang DM akan ditemukan dengan berbagai gejala seperti poliuria, polidipsia dan polifagia dengan penurunan berat badan. Komplikasi yang sering dari penyakit ini adalah makroangiopati dan mikroangiopati seperti stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan bahkan amputasi dan kematian. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya penyakit diabetes ini. Oleh karena itu perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam pendeteksian dini penyakit ini melalui peningkatan pengetahuan tentang bahaya penyakit diabetes mellitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif dan penayangan video sedangkan untuk penerapan perilaku dilakukan dengan latihan atau simulasi. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta yang merupakan ibu ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda. kuisioner yang sama diberikan kembali kepada peserta. Setelah dievaluasi terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta penyuluhan mengenai bahaya penyakit Diabetes Mellitus dapat dilihat dari nilai kenaikan postest. Selain itu hasil jawaban kuisioner yaitu sebanyak 35 orang pada pretest mendapatkan nilai kurang dari 70, maka pada pemeriksaan jawaban posttest, terjadi peningkatan menjadi 50 orang mendapatkan nilai lebih dari 70. Dari hasil pengamatan di lapangan, jelas bahwa kegiatan penyuluhan tentang bahaya Penyakit Diabetes Mellitus ini perlu diadakan secara berkelanjutan agar pengetahuan masyarakat mengenai penyakit ini terutama ibu-ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda dapat meningkat.Keywords: Diabetes mellitus, peningkatan pengetahuan, penyuluhan.
Penguatan Pengendalian Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue Tingkat Sekolah Dasar di Sekolah Dasar Negeri 02 Rajabasa Kota Bandar Lampung Sutarto, Sutarto; Wardani, Dyah Wulan S.R; Oktarlina, Rasmi Zakiah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2028

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini secara umum ikut serta dalam pengendalian penyakit DBD melalui pemberdayaan guru dan siswa-siswi untuk menekan populasi nyamuk Aedes aegypti di tingkat rumah tangga. Sedangkan secara khusus memunyai tujuan meningkatkan pengetahuannya guru dan siswa siswi tentang penyakit DBD, penularan dan pengendaliannya, memantau populasi nyamuk di rumah dan tetangga sekitar rumah siswa dan memasang perangkap nyamuk Aedes aegypti di rumah dan tetangga sekitar rumah siswa. Metode yang dipakai dalam memberdayakan guru dan siswa adalah partisipasi aktif setelah dilakukan pembekalan teori dan praktik secara instensif masing-masing 1(satu) hari dengan lokasi pengabdian di SDN No. 2 Rajabasa Kecamatan Rajabasa. Sedangkan hasil yang diharapkan adalah peningkatan pengetahuan dan kesadaran Guru dan siswa-siswi dalam bidang pengendalian penyakit DBD, menciptakan kader-kader perubahan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dari sejak dini. Peningkatan perilaku sehat dan kesadaran pada orang tua siswa dalam pengendalian penyakit DBD dan membantu lintas sector terkait dalam pengendalian penyakit DBD di tingkat kelurahan dan puskesmas. Hasil penilaian atas pengetahuan peserta melalui pretes dan prostes sebelum dan sesudah penyuuhan. Setelah mendapatkan penyuluhan mengenai penyakit DBD dan krateristik nyamuk penularnya, dilakukan penilaian melalui postes, dengan hasil menunjukkan terjadi peningkatan yang baik sekali, yaitu pengetahuan “kurang baik” semula pada pretest 60% menjadi hanya 4%, pengetahuan “baik” dari 24% menajdi 54% dan “baik sekali” dari 16% menjadi 42%.Kata Kunci: DBD, guru, pemberdayaan, siswa.
Cover JPM JPM, Admin
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2524

Abstract

Cover JPM
Peningkatan Pengetahuan dan Partisipasi Aktif dalam Gerakan Cegah dan Berantas Skabieske pada Anak-Anak Pondok Pesantren Annida Kecamatan Jatimulyo, Lampung Selatan Wulan, Anggraini Janar; Kurniati, Intanri; Jausal, Anisa Nuraisa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2529

Abstract

Skabies atau yang dikenal dengan nama kudisan merupakan suatu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh parasit Sarcoptes scabei. Penyakit ini sejak tahun 2017 oleh World Health Organization (WHO) dimasukkan dalam kelompok Neglected Tropical Diseases atau NTDs. Jumlah penderita skabies di Indonesia menunjukkan angka yang berbeda di setiap daerah. Jumlah kasus baru penyakit skabies di propinsi Lampung tahun 2011 berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung berjumlah 1135 orang dan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 2941 orang pada tahun 2012. Pondok pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan Islam yang identik dengan kepadatan penduduk yang tinggi.Beberapa faktor diketahui berperan sebagai faktor resiko terjadinya skabies. Faktor tersebut antara lain usia muda (5-14 tahun), jumlah penghuni rumah yang padat lebih dari 5 orang, penggunaan barang pribadi secara bersama termasuk tempat tidur, personal higiene dan sanitasi lingkungan yang buruk.Hampir seluruh penelitian mengenai skabies merekomendasikan perlunya tindakan untuk meningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit skabies terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan remaja yang tinggal secara berkelompok, salah satunya adalah warga pondok pesantren.Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah anak-anak pondok pesantren Annida yang berusia 12-13 tahun, yaitu para santri baru, dan dibatasi untuk 50-75 santri.Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi aktif para anak-anak pondok pesantren dalam “ Gerakan Cegah Dan Berantas Skabies”.Metode yang diterapkan pada kegiatan ini mencakup: 1) evaluasiawal; 2) penyuluhan; 3) evaluasi proses; 4) evaluasi akhir,dengan materipenyuluhanmengenaiscabies dantineamulaidarietiologi, gejala, kondisi lingkungan maupun perilaku seperti apa yang menyebabkanS. scabieidan jamur untuk hidup dan berkembang biak serta pencegahannya. Pada kegiatan pengabdian ini juga dilakukan demonstrasi cuci tangan WHO. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan para santri di Pondok Pesantren Annida Lampung Selatan tentang skabies. Oleh karena itu, penyuluhan yang kontinu diperlukan untuk peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan.Kata kunci: peningkatan pengetahuan, pondok pesantren, skabies
Upaya Pencegahan Dermatitis Kontak Akibat Kerja pada Pengrajin Batik di Bandar Lampung Anggraini, Dwi Indria; Yusran, Muhammad; Rahmayani, Fidha; Tjiptaningrum, Agustyas; Sibero, Hendra Tarigan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2530

Abstract

Dermatitis kontak akibat kerja (DKAK) adalah peradangan kulit yang diakibatkan oleh lingkungan kerja. DKAK merupakansalahsatumasalahkesehatan yang sering terjadi pada pekerja di dunia, termasuk Indonesia. Beberapa penelitian melaporkan DKAK pada pengrajin batik cukup tinggi. Di Bandar Lampung dilaporkan kejadian DKAK pada pengrajin batik di Bandar Lampung sebesar 53,3%. Terdapat beberapa faktor eksogen dan endogen yang mempengaruhi kejadian DKAK. Pengetahuan pengrajin batik terhadap faktor-faktor tersebut masih kurang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengrajin batik tradisional Lampung mengenai DKAK dan upaya pencegahan timbulnya DKAK. Kegiatan dilakukan di Batik Siger, Jalan Bayam No.38 Kemiling, Bandar Lampung pada tanggal 19 Oktober 2019. Khalayak sasaran yang mengikuti kegiatan adalah pengrajin batik tradisional, pengeloladan pemilik Batik Siger berjumlah 25 orang. Program dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: pemberian materi kepada khalayak sasaran mengenai penyebab, tanda dan gejala klinis, cara pemeriksaan, penatalaksanaan, dan upaya pencegahan dan pengobatan DKAK; pemberian poster dan leaflet mengenai DKAK; pelatihan perawatan diri dan penggunaan APD pada khalayak sasaran; Focus group discussion (FGD). Hasil kegiatan ini menunjukkan rerata skor pengetahun sebelum dilakukan penyuluhan adalah 56,8 meningkat menjadi 93,2 sesudah penyuluhan. Seluruh peserta (100%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah dilakukan intervensi. Terjadi peningkatan kemampuan perawatan diri menggunakan pelembap dan APD pada 100% pengrajin batik setelah dilakukan pelatihan. Simpulan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan perawatan diri pengrajin batik tradisional.Kata Kunci: dermatitis kontak akibat kerja, pengrajin batik tradisional Lampung
Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Penyuluhan, Pemeriksaan, Pengobatan Hipertensi dan Pemberian Tensimeter Bagi Warga di Desa Karang Endah Lampung Tengah Nasution, Syahrul Hamidi; Rodiani, Rodiani; Islamy, Nurul; Prabowo, Arif Yudho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2531

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab utama kematian secara global. Hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular yang paling umum ditemukan dalam praktik kedokteran primer. Komplikasi hipertensi dapat mengenai berbagai organ target seperti jantung, otak, ginjal, mata, dan arteri perifer. Penatalaksanaan hipertensi dilakukan sebagai upaya pengurangan resiko naiknya tekanan darah dan pengobatannya. Dalam penatalaksanaan hipertensi upaya yang dilakukan berupa upaya nonfarmakologis (memodifikasi gaya hidup melalui pendidikan kesehatan) dan farmokologis (obat-obatan). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini berupa penyuluhan, pemeriksaan, pengobatan hipertensi dan pemberian tensimeter bagi warga desa. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan materi seputar hipertensi dan bahayanya. Penilaian untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu dilakukan pre-test dan post-test. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2019 di Desa Karang Endah, Lampung Tengah. Kegiatan penyuluhan pengabdian ini diikuti oleh 41 orang peserta dari masyarakat kelurahan Karang Endah, Lampung Tengah. Hasil dari kegiatan pengabdian ini didapatkan bahwa saat pre-test sekitar >70% masyarakat belum mengetahui tentang hipertensi dan bahayanya. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan, terjadi peningkatan secara signifikan tingkat pengetahuan masyarakat.Kata Kunci : hipertensi, penyakit tidak menular, penyuluhan kesehatan.
Pelatihan Kader Posyandu Dalam Deteksi Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi (Risti) Di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Angraini, Dian Isti; Apriliana, Ety; Imantika, Efriyan; Mayasari, Diana; Wijaya, Sofyan Musyabiq
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2532

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu adalah kehamilan berisiko tinggi yang tidak terdeteksi.Antenatal Care (ANC) sangat penting karena selain untuk memeriksakan keadaan ibu dan janin juga untuk medeteksi apabila terdapat risiko-risiko yang mungkin timbul dalam kehamilan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih kader posyandu dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi, pemutaran video, pembagian leaflet, dan simulasi penggunaan kartu skor poedji rochdjati (KSPR). Pemberian materi dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi disertai dengan pembagian leflet dan pemutaran video pada sesi terakhir. Simulasi penggunaan KSPR dengan memberikan skenario kasus sebagai pemicu dan kemudian peserta mengisi langsung KSPR. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2017 pada pukul 08.00 sampai dengan selesai. Tempat kegiatanpengabdian ini adalah di ruang aula Puskesmas Karang Anyar kabupaten Lampung Selatan. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman setelah diadakan pelatihan yaitu peserta pelatihan yang memiliki tingkat pemahaman baik naik dari 0%menjadi90%. Dari keseluruhan peserta masih terdapat peserta yang cukup paham sebesar10%. Kesimpulan: peningkatan peran kader kesehatan dalam upaya deteksi dini dan rujukan kasus kesehatan ibu dan anak terutama pada kasus rujukan persalinan dalam rangka kesiapan dan kesiagaan komplikasi bagi ibu dan bayi baru lahir diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan anak.Kata Kunci: kader, kehamilan resiko tinggi
Penyuluhan Penggunaan Spill kit untuk Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Pesawaran AS, Putu Ristyaning; Karima, Nisa; Vi, Nur Ayu; TP, Giska
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2533

Abstract

Penyakit Infeksi terkait pelayanan kesehatan atau Healtcare Associated Infections(HAIs) merupakan suatu masalah kesehatan di berbagai negara didunia, termasuk Indonesia. Angka kejadian HAIs menurut data dari WHO, 9% di UK tahun 2006, di Italy tahun 2005 6,7%, di Perancis tahun 2006 6,7-7,4%. Sementara, angka kejadian HAIs di Indonesia diambilkan dari 10 RSU Pendidikan yang mengadakan surveilan aktif didapatkan angka 6–16% dengan rerata 9,8%. Penggunaan Spill kit merupakan salah satu cara yang paling sederhana dan efektif untuk mencegah terjadinya HAIs di lingkungan rumah sakit. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan pegawai dan tenaga kesehatan akan pentingnya penggunaan alat Spill kit untuk pencegahan dan pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dengan menggunakan teknik penyuluhan menggunakan alat peraga. Peserta yang ikut adalah pegawai dan tenaga medis di RSUD Pesawaran. Evaluasi menggunakan metode predan posttest. Terdapat peningkatan rerata nilai test yang dilakukan terhadap peserta yang semula pada pretest adalah rerata nilainya 41,25 menjadi 58,75 pada saat post test dengan pertanyaan yang sama. Kesimpulan kegiatan ini adalah penyuluhan Spill kit meningkatkan pengetahuan pegawai dan tenaga medis di RSUD Pesawaran.Kata kunci: HAIs, Spill kit, Peningkatan pengetahuan

Page 6 of 34 | Total Record : 332