cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
Pendampingan Audit Maternal Perinatal Kabupaten Lampung Timur Sukohar, Asep; Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutarto, Sutarto; Wijaya, Sofyan Musabiq; Suharyani, Suharyani; Suryawinata, Arli; Mediansyah, Aulian
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2664

Abstract

Latar Belakang: Kematian maternal dan neonatal hingga saat ini masih menjadi masalah utama kesehatan di dunia. Di Indonesia, dari lima juta kelahiran yang terjadi setiap tahunnya diperkirakan 20.000 ibu meninggal. Berdasarkan hasil survei AKI melalui SUPAS 2015 tercatat 305 per 100.000 kelahiran hidup. AKN di Indonesia pada tahun 2012 yaitu 19 per 1.000 kelahiran hidup. Pada tahun 2017 kasus kematian neonatal di Provinsi Lampung total kejadian 505 dan kasus tertinggi berada di Lampung Timur (17,4%). Kematian maternal dan neonatal merupakan kejadian kematian yang secara umum dapat dicegah melalui berbagai program kesehatan. Salah satu program yang diterapkan yaitu audit terhadap kematian ibu dan perinatal (AMP). Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN) sampai saat ini masih tergolong tinggi yang mengindikasikan bahwa upaya pemerintah belum berhasil.Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kegiatan Audit Maternal Perinatal (AMP) di Kabupaten Lampung Timur.Metode: Kegiatan dilakukan di Lampung Timur, Provinsi Lampung pada bulan Mei – September 2019 melalui kegiatan ceramah, focus discussion group, pelatihan pengisian form dan software MDN dan penguatan tim AMP kabupaten Lampung Timur.Hasil: Hasil kegiatan AMP berupa pendampingan dan rekomendasi manajemen kesehatan maternal dan perinatal. Adapun data yang kami miliki di Provinsi Lampung adalah kesenjangan tahun 2015 AKI 118 per 100.000 KH (AKI Nasional 70 per 100.000 KH) dan AKB 62 per 1.000 KH (AKB nasional 25 per 1.000 KH) serta pengisian form Otopsi Verbal Maternal (OVM), Otopsi Verbal Perinatal (OVP), Rekam Medik Maternal (RMM) ataupun Rekam Medik Perinatal (RMP).Kesimpulan: Perlu diadakan bimbingan kembali kepada para petugas pelaksana AMP di Kabupaten Lampung Timur dan perlu adanya komitmen dari Pemerintah Kabupaten untuk menunjang kegiatan AMP melalui kerjasama lintas sektor dan peningkatan kompetensi pelaksana AMP.Kata kunci: Audit Maternal Perinatal, Kabupaten Lampung Timur
Cover JPM JPM, Admin
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2788

Abstract

Cover JPM
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dan Deteksi Dini Penyakit Neuropati Perifer pada Komunitas Agrikultur di Desa Karanganyar Kabupaten Lampung Selatan Rahmayani, Fidha; Mayasari, Diana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2792

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dengan petani merupakan kelompok kerja terbesar meski ada kecenderungan semakin menurun setiap tahunnya. Salah satu cara yang dilakukan oleh masyarakat agrikultur di sektor pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan hasil produksinya adalah dengan menggunakan pestisida. Penggunaan pestisida di sektor pertanian di Indonesia semakin meningkat. Penggunaan pestisida yang tidak tepat dapat memberikan akibat samping gangguan kesehatan dan keracunan. Salah satu risiko kesehatan akibat penggunaan pestisida adalah neuropati perifer. Deteksi dini neuropati perifer akibat paparan kronik pestisida golongan organofosfat sangat diperlukan mengingat efek jangka panjang yang buruk pada populasi petani. Beberapa alat ukur dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis neuropati perifer. The Douleur Neuropathiqueen 4 Questions (DN4) adalah alat diagnostik yang sering digunakan untuk menentukan adanya neuropati perifer dan nyeri neuropatik, dengan menggunakan gabungan antara wawancara dengan pemeriksaan fisik. Dari hasil pemeriksaan didapatkan persentase masyarakat yang memiliki tanda nyeri dan neuropati perifer sejumlah 80%. Pengabdian ditutup dengan memberikan edukasi terkait hasil pemeriksaan kepada masyarakat dan tanya jawab untuk evaluasi penyuluhan.Kata kunci : komunitas agrikultur desa Karanganyar, neuropati perifer
Pojok Tumbuh Kembang Anak HIV : Pengukuran Berat Badan, Tinggi Badan, Konsultasi Gizi, Imunisasi dan Edukasi HIV di Poli VCT Rumah Sakit Abdul Moeloek Perdani, Roro Rukmi Windi; Purnama, Dara Marissa Widya; Berawi, Khairun Nisa; Fiana, Dewi Nur; Larasati, TA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2793

Abstract

Infeksi HIV merupakan salah satu masalah utama dan merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian pada ibu dan anak. Anak dengan HIV-AIDS di Provinsi Lampng saat ini menjalani terapi rutin di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung. Terdapat 24 anak usia 1-14 tahun berjenis kelamin laki-laki dan 18 anak berjenis kelamin perempuan. Semua anak dengan HIV-AIDS mendapatkan layanan kesehatan yang dilakukan di poli VCT (voluntary consulting test) yang dilakukan rutin setiap minggunya. Anak- anak yang terinfeksi HIV dengan mendapatkan pengobatan teratur sejak dini dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai dengan usianya sehingga meningkatkan kualitas hidup anak. Permasalahan yang dihadapai adalah keterjangkauan layanan kesehatan yang berasal dari luar Bandar Lampung dan layanan yang diberikan saat ini terbatas berupa konsultasi singkat. Kurangnya pemahaman orang tua akan pentingnya mengkonsumsi obat dan memperhatikan tumbuh kembang anak dengan infeksi HIV. Salah satu strategi solusi yang ditawarkan adalah dengan membentuk pojok tumbuh kembang anak HIV. Target luaran dari program pengabdian ini adalah terbentukan pojok tumbuh kembang, serta dapat terpantauanya kesehatan anak dengan infeksi HIV melalui buku panduan atau kartu pemantauan kesehatan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah membentuk pojok tumbuh kembang berupa tempat konsultasi dan pemantauan tumbuh kembang, status gizi, imunisasi dan edukasi HIV. Dari kegiatan yang dilakukan terdapat 10 anak dengan infeksi HIV yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan konsultasi yang berbeda-beda serta terdapat 1 anak yang mendapatkan imunisasi.Kata kunci : HIV, kualitas hidup, tumbuh kembang
Pelatihan “SHASIBU” bagi Kader Posyandu dalam Upaya Meningkatkan Cakupan Peserta Keluarga Berencana Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Gedongtataan Angraini, Dian Isti; Sari, Merry Indah; Carolia, Novita; Imantika, Efriyan; Apriliana, Ety; Warganegara, Efrida; Carolia, Imelda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2794

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang relatif tinggi dapat diatasi dengan program Keluarga Berencana (KB). Ledakan penduduk akan menyebabkan tidak tersedianya sumber daya makanan dan energi yang cukup sehingga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan hidup.. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih kader posyandu dalam melakukan KIE mengenai KB dan kontrasepsi. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Gedongtataan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi, pembagian leaflet dan modul pelatihan, dan simulasi dengan metode role play. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2019 pada pukul 08.00 sampai dengan selesai. Tempat kegiatan pengabdian ini adalah di ruang aula Puskesmas Gedongtataan. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman setelah diadakan pelatihan yaitu peserta pelatihan yang memiliki tingkat pemahaman baik naik dari 3,33% menjadi 90%. Dari keseluruhan peserta masih terdapat peserta yang cukup paham sebesar 10% . Kesimpulan: peningkatan peran kader kesehatan dalam melakukan KIE mengenai kontrasepsi pada pasangan usia subur dapat meningkatkan cakupan peserta aktif program KB.Kata Kunci: cakupan KB aktif, kader
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Petani untuk Meningkatkan Self Reliance to Health di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Suharmanto, Suharmanto; Ramdini, Dwi Aulia; Rahmawati, Selvi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2796

Abstract

Tingginya pekerja sektor pertanian, berbanding lurus dengan tingginya penggunaan pestisida. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketidaktepatan penggunaan pestisida. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat kelompok petani untuk meningkatkan self reliance to health di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat kelompok petani ini adalah penyuluhan dan pelatihan yang dilanjutkan dengan diskusi. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Selain kegiatan penyuluhan, akan dilakukan juga pelatihan pengelolaan pestisida yang tepat, sebagai upaya mencegah keracunan akibat penggunaan pestisida. Tim pengabdian masyarakat yang dilibatkan adalah tenaga ahli di bidang kedokteran, yaitu tenaga ahli bidang kesehatan masyarakat, dokter umum dan ahli kimia lingkungan. Hasil kegiatan mendapatkan adanya perbedaan nilai rata-rata pada pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum dan sesudah kegiatan. Penyuluhan terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan tentang pencegahan keracunan pestisida pada petani. Bagi Puskesmas diharapkan dapat memberikan program yang dapat meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan keracunan pestisida melalui penyuluhan kesehatan, diskusi kesehatan, seminar ataupun kegiatan ilmiah kesehatan lainnya.Kata kunci: pemberdayaan, petani, self reliance to health
Peningkatan Pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada Siswa SDN 9 Teluk Pandan Pesawaran Suharmanto, Suharmanto; Utami, Nurul; Setiorini, Anggi; Rahmawati, Selvi; Rudiyanto, Waluyo; Berawi, Khairun Nisa; Sangging, Putu Ristyaning Ayu; Oktarlina, Rasmi Zakiah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2797

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga seseorang dapat meningkatkan status kesehatannya. Dampak dari kurang dilaksanakan PHBS diantaranya yaitu suasana belajar yang tidak mendukung karena lingkungan sekolah yang kotor, menurunnya semangat dan prestasi belajar dan mengajar di sekolah, menurunkan citra sekolah di masyarakat umum. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta keterampilan cuci tangan pakai sabun. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dan praktik cuci tangan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta terampil mempraktikkan cara cuci tangan di SDN 9 Teluk Pandan. Oleh karena itu, penyuluhan yang kontinu diperlukan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara berkelanjutan. Penyuluhan dapat dilakukan sebulan sekali menggunakan media poster, leafleat ataupun flipchart.Kata kunci: cuci tangan pakai sabun, pengetahuan, perilaku hidup bersih dan sehat, siswa
Edukasi Online tentang Keterampilan Perawatan Mandiri pada Pasien Tuberculosis Paru di Masa Pandemi Covid-19 Saftarina, Fitria; Fitri, Hilda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2798

Abstract

World Health Organization (WHO) mencatat pada tahun 2018, sekitar 10,4 juta orang terinfeksi TB Paru (CI 8,8 juta – 12, juta) dan sekitar 1,5 juta kematian akibat TB. Indonesia menempati urutan kedua setelah India untuk insiden kasus TB Paru. Jumlah kasus baru TB di Indonesia sebanyak 420.994 kasus pada tahun 2017 dan angka ini meningkat menjadi 569.899 kasus yang sudah ternotifikasi pada tahun 2020. Jumlah penderita TB baru pada tahun 2019 di Provinsi Lampung sebanyak 3.077 orang. Peran Keluarga sebagai pelaku rawat pada pasien TB paru sangat menentukan tingkat kesembuhan pasien. Sejak Maret 2020, WHO menetapkan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) sebagai pandemi, diperkirakan pada tahun 2025, kasus TB paru akan bertambah menjadi 6,3 juta dan kematian akibat TB paru sebanyak 1,4 juta jiwa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang Perawatan Diri Pasien TB Paru pada pelaku rawat di masa pandemi covid-19. Pengabdian dilaksanakan melalui edukasi online tentang Pengendalian Penyakit TB Paru di Masa Pandemi Covid-19 dan Dukungan Keluarga pada Pasien TB Paru, serta pemberian flyer edukasi. Kegiatan diikuti oleh 54 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi online dapat meningkatkan pengetahuan pada pelaku rawat pasien TB paru. Keberlanjutan kegiatan ini, diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk kesembuhan pasien TB Paru dan mencegah terjadinya putus obat.Kata kunci: Covid-19, Edukasi, Pelaku Rawat, Perawatan Diri, TB Paru
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kanker Serviks di Kelurahan Marga Agung Lampung Selatan Muhartono, Muhartono; W, Sofyan Musyabiq; Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2799

Abstract

Insiden kejadian kanker serviks 90% terjadi pada negara berkembang. Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penderita kanker serviks nomor enam terbanyak di Asia serta diperkirakan insiden penyakit ini adalah sekitar 17 per 100.000 penduduk. Kurangya penyuluhan dan terbatasnya informasi mengenai kanker serviks menyebabkan pengetahuan masyarakat menjadi rendah. Kondisi ini menyebabkan hampir tidak ada wanita beresiko tinggi yang melakukan deteksi, dan pencegahan kanker serviks. Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan peningkatan insiden dan mortalitas kanker serviks di wilayah tersebut di masa depan. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat mengenai kanker serviks. Kegiatan ini dilakukan beberapa tahapan. Kegiatan diawali dengan penyusunan rencana dan proposal kegiatan pengabdian, kemudian mengurus surat yang ditujukan kepada mitra dan perizinan dari kelurahan Marga Agung. Setelah itu dilakukan penyuluhan. Kegiatan berikutnya adalah penyampaian informasi /penyuluhan oleh kader, pelaporan kasus, kemudian evaluasi kegiatan, dan tahapan terakhir memberikan feed back serta penyusunan laporan. Hasil pengabdian menjelaskan bahwa peserta dapat menjawab semua pertanyaan dengan benar serta monitoring dengan cara membuat jejaring komunikasi. Pengabdian ini diharapkan dapat memberi kontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, terutama menurunkan angka kejadian kanker serviks merupakan kanker dengan penderita terbanyak pada wanita di Indonesia.Kata Kunci: Kanker serviks, Pemberdyaan Kader, Promosi Kesehatan
Peningkatan Kognitif, Afektif dan Psikomotor Melalui Promosi Kesehatan tentang Bijak Menggunakan Antibiotik pada Masyarakat di Desa Umbul Natar Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana; Ramdini, Dwi Aulia; Suharmanto, Suharmanto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2800

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan masalah global yang hingga kini masih terus dihadapi. Tingkat resistensi antibiotik terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu penyebabnya adalah upaya pengobatan sendiri dengan antibiotik tanpa resep yang sangat umum dijumpai di negara maju dan berkembang. Promosi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kognitif, afektif dan psikomotor masyarakat Desa Umbul Natar dalam penggunaan antibiotik yang dapat menjadi upaya mencegah terjadinya resistensi antibiotik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, yang dilanjutkan dengan diskusi. Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 20 orang kepala keluarga di Desa Umbul Natar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Hasil promosi kesehatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman yang cukup signifikan yaitu sebesar 35 % pada kategori tingkat pemahaman “baik” mengenai materi penyuluhan. Selain itu, terjadi diskusi interaktif yang mengeksplorasi lebih dalam tentang penggunaan antibiotik dengan tepat. Dengan adanya penggunaan antibiotik secara bijak, maka diharapkan dapat menurunkan resiko terjadinya resistensi antibiotik dan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Umbul Natar.Kata kunci: afektif, kognitif, psikomotor, resistensi antibiotik

Page 8 of 34 | Total Record : 332