cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PELATIHAN PENGGUNAAN LAPTOP DAN ATAU HP YANG EFEKTIF UNTUK ORANG TUA PENDAMPING SISWA Wahjudi, Rudy Setya; Sulaiman, Susan
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i2.30772

Abstract

Various educational techniques and continuous practices are indispensable for success in education, since the quality of education serves to build the character of the student to become a moral and virtuous human being based on faith in a good personality. In today's learning, the use of existing technologies requires creativity and sufficient ability whereas in reality the use of existing media or technology cannot be maximized by some educators, as a result of which the use of such media or technology in learning has not been obtained to the maximum. Computers as a technology and interactive learning medium of teachers with students, are able to make students more active, creative, learning to be fun, not boring, and increase students' interest in learning, so its existence is needed to better support the formation of active, insightful and up-to-date individuals. Parents who accompanying students in the process of studying at home are also obliged to understand and follow the development of information technology. As a solution to the problem, a Training on the Use of a Laptop or HP was conducted for the student’s accompanying parents, which includes how to operate a laptop or HP, how to access the Internet and use application programs. Implementation is carried out online using teamlink. The evaluation was conducted through the Satisfaction Questionnaire in which 92.5% of the participants were satisfied and rated the satisfaction scale  ≥4 from a scale of 1 to 5 while 92.5% of participants were satisfied by rating a satisfaction scale of ≥4 on the performance of the instructor and as many as 90% of the participants on the performance of the assistant. The before and after training tests gave results that the skill in using laptops and mobile phones of the participants increase by an average of 80%. ABSTRAK Berbagai teknik mendidik maupun praktek yang berlangsung terus menerus sangat diperlukan untuk keberhasilan dalam pendidikan, karena mutu pendidikan berfungsi untuk membentuk watak anak didik agar menjadi manusia berakhlak dan berbudi luhur yang didasarkan pada iman dalam kepribadian yang baik.. Dalam pembelajaran dewasa ini, pemanfaatan teknologi yang ada memerlukan  kreativitas dan kemampuan yang memadai sedangkan  pada kenyataanya penggunaan media ataupun teknologi yang ada belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh sebagian pendidik,, akibatnya penggunaan dari media atau teknologi tersebut dalam pembelajaran belum dapat diperoleh secara maksimal. Komputer sebagai teknologi dan media pembelajaran interaktif guru dengan siswa, mampu menjadikan siswa lebih aktif, kreatif, belajar menjadi menyenangkan, tidak membosankan, dan meningkatkan minat belajar siswa, sehingga diperlukan keberadaanya untuk lebih menunjang dalam pembentukan individu yang aktif, berwawasan dan mengikuti perkembangan jaman. Orang tua murid sebagai pendamping siswa dalam proses belajar di rumah juga wajib memahami dan mengikuti perkembangan teknologi informasi. Sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi, dilakukan  Pelatihan Penggunaan Laptop atau HP untuk orang tua pendamping siswa yang memuat cara mengoperasionalkan laptop atau HP, cara akses internet dan menggunakan program aplikasi. Pelaksanaan dilakukan secara daring menggunakan teamlink. Evaluasi dilakukan melalui Kuesioner Kepuasan di mana 92,5% peserta merasa puas dan memberi nilai skala kepuasan  dari skala satu hingga 5.  Penilaian skala kepuasan   diberikan oleh  92,5%  peserta terhadap kinerja instruktur  dan 90% peserta terhadap kinerja asisten. Tes sebelum dan sesudah pelatihan memberikan hasil para peserta mendapatkan peningkatan ketrampilan dalam penggunaan laptop dan HP rata-rata 80%.
PERAN HUBUNGAN BAIK ANTARA PELATIH DAN ATLET DALAM MENGHADAPI SITUASI PERUBAHAN DAN TANTANGAN Suyasa, P. Tommy Y. S.; Nurbani, Anna; Indarji, M Kharis Agung
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31882

Abstract

A good relationship between coach and athlete is an important factor for athletes in achieving success in sports. The quality of good relationships between coaches and athletes is complex, dynamic and multidimensional based on various aspects such as communication, trust, motivation, feedback, goal setting, and satisfaction. The success of a coach-athlete relationship depends on how effectively they work together to achieve a common goal. To improve good relationships between coaches and athletes, training activities are needed to discuss, understand and apply the characteristics of the quality of good relationships. The quality of good relationships between coaches and athletes is associated with the changing situations that are often faced such as: (a) changes in rules, (b) match schedules that come suddenly, (c) changes in player positions related to the situation/conditions during the match, changes in roles. These various changes cannot be avoided. The attitude needed is not to worry about changes that continue to occur, but to always be ready to improve the skills needed in these changing situations. A sign of success in dealing with changing situations is an attitude of satisfaction with oneself, with colleagues, with the coach, and with the situation in general. Participants in this workshop activity were approximately 30 young Indonesian basketball players along with several coaches and management. It is hoped that this activity can have a positive impact in improving relationships between coaches and basketball athletes, as well as helping in developing skills and satisfaction of athletes in the 18 year age group. ABSTRAK Hubungan baik antara pelatih dan atlet (Coach-Athlete Relationship) merupakan faktor penting bagi atlet dalam mencapai kesuksesan dalam olahraga. Demikian pula dalam olahraga basket, hubungan baik antara pelatih dan atlet, sangat diperlukan. Kualitas hubungan baik antara pelatih dan atlet bersifat kompleks, dinamis, dan multidimensi. Kualitas hubungan ini didasarkan pada berbagai aspek seperti komunikasi, kepercayaan, motivasi, umpan balik, penetapan tujuan, dan kepuasan. Keberhasilan dari hubungan pelatih-atlet bergantung pada seberapa efektif mereka bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Untuk meningkatkan hubungan baik antara pelatih dan atlet, dibutuhkan suatu kegiatan pelatihan untuk membahas, mendiskusikan, memahami, dan mengaplikasikan ciri-ciri kualitas hubungan baik antara pelatih dan atlet. Kualitas hubungan baik antara pelatih dan atlet dikaitkan dengan situasi perubahan yang sering kali dihadapi. Situasi perubahan yang dimaksud mencakup: (a) perubahan aturan, (b) jadwal pertanding yang datang tiba-tiba, (c) pergantian posisi pemain terkait situasi/kondisi saat pertandingan, perubahan tugas/peran. Berbagai perubahan tersebut, tidak bisa dihindari. Sikap yang diperlukan adalah, tidak khawatir terhadap perubahan yang terus terjadi, tetapi selalu siap untuk meningkatkan/mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan pada situasi yang berubah tersebut. Tanda dari keberhasilan dalam menghadapi perubahan situasi adalah sikap puas baik terhadap diri sendiri, terhadap rekan, terhadap pelatih, dan terhadap situasi pada umumnya. Partisipan dalam kegiatan workshop ini kurang lebih 30 orang pemain basket Indonesia muda basketball beserta beberapa pelatih dan pihak manajemen. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan hubungan antara pelatih dan atlet basket, serta membantu dalam pengembangan keterampilan serta kepuasan para atlet kelompok umur (K.U) 18 tahun dalam berlatih dan berkompetisi
STRATEGI FINANSIAL UNGGUL MEMPERSIAPKAN MITRA UNTUK SUKSES DALAM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KEUANGAN Ekadjaja, Agustin; Pratama, Go Cecilia Claudia; Agrata, Madelyn
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31883

Abstract

Preschool educational institutions face financial challenges such as fluctuations in student enrollment, reliance on parental trust, and changes in educational policies. To address these, effective financial strategies are required, including revenue management, cost control, cash flow management, budgeting, debt management, and regulatory compliance. Community service activities through direct interactins meetings and discussions on technology and accounting help preschools develop responsive financial strategies and maintain service quality. As a result, ongoing training recommendations for management and core teachers enhance their understanding of technology and accounting, strengthen financial stability, and better achieve educational goals ABSTRAK Lembaga pendidikan pra-sekolah menghadapi tantangan finansial seperti fluktuasi penerimaan siswa, ketergantungan pada kepercayaan orang tua, dan perubahan kebijakan pendidikan. Untuk mengatasinya, diperlukan strategi finansial efektif yang mencakup manajemen pendapatan, pengendalian biaya, manajemen arus kas, perencanaan anggaran, manajemen utang, dan kepatuhan regulasi. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pertemuan interaksi langsung dan diskusi tentang teknologi dan akuntansi membantu pra-sekolah mengembangkan strategi finansial yang responsif dan mempertahankan kualitas layanan. Hasilnya, rekomendasi pelatihan berkelanjutan bagi manajemen dan guru inti meningkatkan pemahaman teknologi dan akuntansi, memperkuat stabilitas keuangan, dan mencapai tujuan pendidikan dengan lebih baik.
PERHITUNGAN PPH 21 MENGGUNAKAN TARIF EFEKTIF RATA-RATA (TER) SESUAI PP NOMOR 58 TAHUN 2023 Santioso, Linda; Salim, Aldian; Marcello
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31901

Abstract

The government, through the Director General of Taxes, applies the latest regulations to the calculation of income tax article 21 (PPh 21). Two calculation techniques are applied to PPh 21, namely in the January-November period using the monthly or daily average effective rate (TER) scheme and in the December period using the progressive tax rate article 17. The calculation of PPh 21 which starts in January 2024 is very different from previous PPh 21 calculations. In the average effective rate method, taxpayers only need to take into account the total income earned as well as the classification of groups and rates each month. The groups here are guided by taxpayer status and non-taxable income (PTKP) which are classified into 3, namely TER A (PTKP TK/0, TK/1, K/0), TER B (PTKP TK/2, TK/3, K/1,K2), TER C (PTKP K/3). The monthly and daily TER amounts are in the attachment to PP 58 of 2023. With the increase in the UMP in 2024, it is already above Non-Taxable Income (PTKP), meaning you have to pay income tax article 21 on wages, allowances, THR and other income. Problems: The new regulations will be implemented starting January 2024 throughout Indonesia using ebupot PPh 21/26. With ebupot 21/26, each company is directly connected to the DJP server, this makes company leaders worried considering the limited capabilities of company staff and the calculation of PPh 21 using this ebupot has never been done or carried out. The solution to avoid problems in the tax sector is that companies must implement applicable regulations, by learning how to correctly calculate or deduct the income of all their employees in accordance with applicable tax regulations. The methods used include counseling, training and mentoring, starting from calculating gross income, inputting or importing proof of deductions, creating billing and validation to reporting PPh 21/26. ABSTRAK Pemerintah melalui Dirjen Pajak memperlakukan peraturan terbaru terhadap perhitungan pajak penghasilan pasal 21 (PPh 21). Dua Teknik perhitungan yang diterapkan terhadap PPh 21 yaitu pada masa Januari-November menggunakan skema tarif efektif rata-rata(TER) bulanan atau harian dan pada masa Desember menggunakan tarif pajak progresif pasal 17. Perhitungan PPh 21 yang dimulai pada masa Januari 2024 sangat berbeda dengan perhitungan PPh 21 sebelumnya. Pada metode tarif efektif rata-rata, wajib pajak cukup memperhitungkan total pendapatan yang diperoleh serta klasifikasi golongan dan tarif saja pada setiap bulannya. Adapun golongan disini berpedoman dari status wajib pajak dan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dimana digolongkan menjadi 3 yaitu TER A (PTKP TK/0,TK/1,K/0), TER B (PTKP TK/2,TK/3,K/1,K2), TER C (PTKP K/3). Besaran TER bulanan dan harian terdapat pada lampiran PP 58 Tahun 2023. Dengan meningkatnya UMP tahun 2024 sudah diatas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) artinya harus membayar Pajak penghasilan pasal 21 atas upah, tunjangan, THR dan pendapatan lainnya. Permasalahan Peraturan yang baru diterapkan mulai Januari 2024 di seluruh Indonesia dengan menggunakan ebupot PPh 21/26. Dengan ebupot 21/26 setiap Perusahaan langsung terhubung ke server dari DJP, hal ini membuat pimpinan perusahaan kuatir mengingat keterbatasan kemampuan dari staf Perusahaan dan perhitungan PPh 21 menggunakan ebupot ini belum pernah dikerjakan atau dijalankan. Solusi supaya tidak kena masalah di bidang perpajakan maka perusahaan harus melaksanakan peraturan yang berlaku, dengan belajar bagaimana menghitung atau memotong dengan benar atas penghasilan seluruh karyawannya sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Metode yang dipakai melalui penyuluhan,pelatihan dan pendampingan mulai dari menghitung penghasilan bruto, menginput atau mengimpor bukti potong, pembuatan billing dan validasi hingga pelaporan PPh 21/26.
PELATIHAN DESIGN THINKING UNTUK MENGENALKAN TAHAPAN DESAIN PRODUK INDUSTRI PADA SISWA SMA Ahmad; JP, Rafeal; A, Kenneth; D.R, Adelia
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31902

Abstract

This activity aims to provide an understanding of entrepreneurship and product design by providing examples around you to use as business ideas. Delivery of activities is carried out face to face in the room provided by the partner. Activities are carried out in the form of lectures with design examples. The participants were very enthusiastic about listening to the lecture materials presented. Several main aspects, such as the benefits of the PKM material provided, were considered very good by the participants. The results of the questionnaire also stated that participants felt this activity was delivered well. 92% of the students rated the PKM Team's explanation as very good, while in terms of the benefits of the training, 82% of the participants rated it as good. For understanding how to capture consumer needs, understanding the design process, and understanding entrepreneurship, respectively, they were rated very good at 96%, 82%, and 86%. ABSTRAK Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang kewirausahaan dan desain produk dengan memberi contoh-contoh di sekitar untuk dijadikan ide usaha. Penyampaian kegiatan dilakukan dengan tatap muka di ruangan yang disediakan oleh mitra. Kegiatan dilakukan dalam bentuk ceramah dengan contoh-contoh desain. Para peserta sangat antusias mendengarkan ceramah materi-materi yang disampaikan. Beberapa aspek-aspek yang utama seperti manfaat materi PKM yang diberikan dinilai sangat baik oleh peserta. Hasil kuesioner juga menyatakan bahwa kegiatan ini dirasakan peserta disampaikan dengan baik. penjelasan Tim PKM 92% dinilai sangat baik oleh siswa, sedangkan dari aspek manfaat pelatihan 82% peserta menilai baik. Untuk pemahaman tentang bagaimana menangkap kebutuhan konsumen, memahami proses desain, serta memahami kewirausahaan masing-masing dinilai sangat baik 96%, 82%, dan 86%.
STRATEGI UMKM MENGHADAPI PERUBAHAN PERILAKU KONSUMEN DI ERA DIGITAL Natsir, Khairina; Bangun, Nurainun
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31904

Abstract

To face the challenges of today's digital era, marketing strategies must be changed. Changes in consumer behavior are the main component that influences changes in marketing strategy. As today's customers access information more frequently via the internet and social media, organizations must change the way they understand customer preferences and desires. The aim of this community service activity is to increase public awareness about the phenomenon of changes in marketing strategies that occur in facing challenges in the digital era. The activity method is training. Due to changes in consumer behavior, industrial problems, and the pace of technological progress, it is hoped that this activity will help MSMEs create innovative and creative marketing strategies. In today's era of computers and the internet, managing change has become crucial to dealing with difficulties and taking advantage of opportunities. Business owners are also advised by team to use technology to help their management processes. By using innovative, data-driven marketing strategies, businesses can succeed in today's tight digital marketplace. Future business success depends not only on mastery of technology, but also on the ability to innovate, adapt and understand market dynamics. MSMEs must be able to manage change effectively and take advantage of new possibilities. Community service activities were carried out on March 30 2024 in Kelapa Dua Village, Tangerang, and the participating partners were MSMEs who work in the culinary, creative and fashion industries. Mitra has experienced a decline in customers since the pandemic due to customer preferences for shopping online, which is easier, cheaper and more efficient. ABSTRAK Untuk menghadapi tantangan di era digital saat ini, strategi pemasaran harus diubah. Perubahan dalam perilaku konsumen adalah komponen utama yang mempengaruhi perubahan strategi pemasaran. Karena pelanggan saat ini lebih sering mengakses informasi melalui internet dan media sosial, organisasi harus mengubah cara mereka memahami preferensi dan keinginan pelanggan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang fenomena perubahan strategi pemasaran yang terjadi dalam menghadapi tantangan di era digital. Metode kegiatan berbentuk pelatihan. Karena perubahan perilaku konsumen, masalah industri, dan laju kemajuan teknologi, kegiatan ini diharapkan akan membantu para pelaku UMKM menciptakan strategi pemasaran yang inovatif dan kreatif. Di era komputer dan internet saat ini, mengelola perubahan menjadi sangat penting untuk menangani kesulitan dan memanfaatkan peluang. Pemilik bisnis juga disarankan oleh tim pkm untuk menggunakan teknologi untuk membantu proses manajemen mereka. Dengan menggunakan strategi pemasaran inovatif dan berbasis data, bisnis dapat berhasil di pasar digital yang sangat ketat saat ini. Kesuksesan bisnis di masa depan tidak hanya bergantung pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan untuk berinovasi, beradaptasi, dan memahami dinamika pasar. UMKM harus dapat mengelola perubahan secara efektif dan memanfaatkan berbagai kemungkinan baru. Kegiatan pengabdian masyarakat terlaksana pada tanggal 30 Maret 2024 di Kelurahan Kelapa Dua, Tangerang, dan mitra peserta adalah pelaku UMKM yang bekerja di industri kuliner, kreatif, dan fashion. Mitra mengalami penurunan pelanggan sejak pandemi karena preferensi pelanggan untuk berbelanja secara online, yang lebih mudah, lebih murah, dan lebih efisien.
MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA PADA SISWA SMA HARAPAN JAYA MELALUI PELATIHAN COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS Yanti; Callista, Lauren; Dintia, Cecillia
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31921

Abstract

This training participants were attended by class XII students of SMA Harapan Jaya which is located at Jalan Daan Mogot Km.13 Cengkareng Timur, West Jakarta, with a total of 17 students. The training was held on Friday, March 1 2024 at 10.00-12.00 a.m using explanation and discussion method. The school contributes in providing training participants, facilities and infrastructure needed for the training activities. Participants were quite enthusiastic and had good interactions in participating in the training. There are significant differences in results in the pre-test and post-test. Before the training was given, students did not understand the cost-volume-profit analysis. However, after being given an explanation and retested with a post-test, they were able to understand and work on the questions given with satisfactory results. Based on the answers to the questionnaire distributed, as many as 82.23% of respondents stated that they were satisfied with the training provided. The advice given by respondents was that they wanted to receive similar training again, either on the same topic or on a different topic. This PKM activity has several limitations. First, the students who took part in this training only came from class XII Science. Second, the time given is limited. Suggestions for future training are twofold. First, provide training on the same topic to class XII IPS students. Second, extend the training time. There are two outputs that will be produced: scientific publications in ISSN journals and HKI ABSTRAK Mitra PKM adalah SMA Harapan Jaya yang beralamat di Jalan Daan Mogot Km.13 Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Peserta pelatihan dihadiri oleh peserta didik kelas XII dengan jumlah peserta 17 siswa. Pelatihan dilaksanakan pada hari Jumat, 01 Maret 2024 pukul 10.00-12.00 pagi menggunakan metode ceramah dan diskusi secara onsite. Pihak sekolah berkontribusi dalam hal penyediaan peserta pelatihan, sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam kegiatan PKM. Peserta cukup antusias dan mempunyai interaksi yang baik dalam mengikuti pelatihan. Ada perbedaan hasil yang signifikan dalam pre-test dan post-test. Sebelum pelatihan diberikan, peserta didik belum mengerti tentang sistem akuntansi pesanan. Namun, setelah diberikan penjelasan dan diuji ulang dengan post-test, mereka dapat memahami dan mengerjakan soal yang diberikan dengan hasil yang memuaskan. Berdasarkan jawaban atas kuesioner yang disebarkan, sebanyak 82,23% responden menyatakan puas dengan pelatihan yang diberikan. Saran yang diberikan responden adalah mereka ingin mendapatkan kembali pelatihan-pelatihan yang sejenis baik dengan topik yang sama maupun dengan topik yang berbeda. Kegiatan PKM ini mempunyai beberapa keterbatasan. Pertama, peserta didik yang mengikuti pelatihan ini hanya berasal dari kelas XII IPA. Kedua, waktu yang diberikan terbatas. Saran untuk pelatihan mendatang ada dua. Pertama, memberikan pelatihan dengan topik yang sama kepada peserta didik kelas XII IPS. Kedua, mengusulkan agar Mitra dapat menyediakan pelatihan dalam dua sesi pelajaran sehingga pemaparan materi dapat lebih mendalam. Ada dua luaran yang akan dihasilkan, yaitu: luaran wajib berupa Publikasi ilmiah pada jurnal ber ISSN dan luaran tambahan berupa HKI. berupa karya yang dapat dicatatkan sebagai HKI.
PENETAPAN TATA LETAK UNTUK MEMPERLANCAR ARUS BARANG PADA TOKO SAM MART DI JAKARTA BARAT Ruslim, Herman; Yukianti, Chaira Rizka; Laurent, Margaret
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31922

Abstract

Layout is one of the things that needs to be considered in order to increase the number of consumers in a business. Through this layout it is hoped that it will make it easier to search for goods. When goods are easy to find, it is hoped that sales of goods will increase. This activity will focus on the layout of the Sam Mart Store. This shop is a shop that sells various kinds of daily necessities (food) products. The layout of the Sam Mart Store is still classified as not neat/organized so repairs or improvements are needed to the layout. This layout is also carried out by grouping goods based on their function and type for the goods they sell. This PKM program takes the form of arranging the layout of goods in this shop business, where this business experiences difficulties when picking up goods and the flow of people in and out is also hampered. The aim of this community service activity is to provide input to this business to reorganize its layout. A good layout will facilitate the flow of goods and people and you will not experience difficulties when looking for certain items. Tarumanagara University as an entrepreneurial campus helps provide funds to carry out these community service activities. ABSTRAK Tata letak merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam rangka meningkatkan jumlah konsumen pada sebuah usaha, melalui tata letak ini diharapkan memudahkan dalam pencarian barang. Ketika barang mudah ditemukan diharapkan dapat meningkat penjualan barang. Kegiatan ini akan difokuskan pada tata letak di Toko Sam Mart. Toko ini merupakan toko yang menjual beraneka macam produk kebutuhan sehari-hari (pangan). Tata letak pada Toko Sam Mart masih tergolong tidak rapi/teratur sehingga diperlukan perbaikan atau pembenahan pada tata letak tersebut. Tata letak ini juga dilakukan melalui pengelompokkan barang berdasarkan fungsi dan jenisnya untuk barang yang dijualnya. Program PKM ini berupa penataan tata letak barang pada usaha toko ini, dimana usaha ini mengalami kesulitan ketika mengambil barang dan arus keluar masuk orang juga terkendala. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan masukan kepada usaha ini untuk mengatur ulang tata letaknya. Melalui tata letak yang baik akan memperlancar arus barang dan orang sertatidak mengalami kesulitan ketika mencari barang tertentu. Universitas Tarumanagara sebagai kampus entrepreneur yang membantu penyediaan dana demi terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat ini
IMPLEMENTASI KURIKULUM KETERAMPILAN BISNIS DAN MANAJEMEN UNIVERSITAS TARUMANAGARA PADA SISWA SMA KATOLIK 1 RICCI Gozali, Lina; Robin, Christhoper; Anderssen, Kenneth; Priyanto, Rafeal Jovan; Wirja, Riki Rahardja; Rosita, Dewi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31923

Abstract

Community Service, also known as PKM, is a medium for Universitas Tarumanagara to give back towards the local community across Indonesia. In this PKM, the team had chosen the topic of "Business Skills and Management." Business skills, such as negotiation and entrepreneurship, play a crucial role in developing and improving the quality of a business entity on a long-term scale and achieving its targets. A business's primary goal is to increase profit as much as possible by growing sales of products or services. However, there is still a lack of knowledge regarding implementing business skills in Indonesia. Therefore, knowledge, skills, and experiences in business management are essential for the younger generations. The learning method chosen for this PKM is an activity-based game where all participating students engage in activities, such as negotiation games, creativity games, and learning demand forecasts. Students were given one and a half hours to understand the introduction to negotiation skills, a new mindset regarding creativity, and basic mathematics modelling. This PKM resulted in students being more engaged by doing an activity-based learning method. The negotiation games showed the students that choosing the least popular can be a good strategy and ease the negotiation process. The creativity games gave the students a new perspective that everyone can be creative with enough time and desire. The last activity was demand forecasting, which shows the students the benefit of learning mathematics and its real-world application. ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat atau yang dikenal dengan PKM merupakan salah satu wadah Universitas Tarumanagara untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat lokal di seluruh Indonesia. Pada PKM kali ini, tim mengambil topik “Keterampilan dan Manajemen Bisnis”. Keterampilan bisnis, seperti negosiasi dan kewirausahaan, memainkan peran penting dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas suatu badan usaha dalam skala jangka panjang dan mencapai targetnya. Tujuan utama suatu bisnis adalah meningkatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dengan meningkatkan penjualan produk atau jasa. Namun, pengetahuan mengenai penerapan keterampilan bisnis di Indonesia masih kurang. Oleh karena itu, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam manajemen bisnis sangat penting bagi generasi muda. Metode pembelajaran yang dipilih pada PKM ini adalah permainan berbasis aktivitas dimana seluruh siswa peserta melakukan aktivitas seperti permainan negosiasi, permainan kreativitas, dan prakiraan kebutuhan pembelajaran. Siswa diberikan waktu satu setengah jam untuk memahami pengenalan keterampilan negosiasi, pola pikir baru mengenai kreativitas, dan pemodelan matematika dasar. PKM ini menghasilkan siswa lebih terlibat dengan melakukan metode pembelajaran berbasis aktivitas. Permainan negosiasi menunjukkan kepada siswa bahwa memilih yang paling tidak populer dapat menjadi strategi yang baik dan memudahkan proses negosiasi. Permainan kreativitas memberikan siswa perspektif baru bahwa setiap orang dapat berkreasi dengan waktu dan keinginan yang cukup. Kegiatan terakhir adalah peramalan permintaan, yang menunjukkan kepada siswa manfaat pembelajaran matematika dan penerapannya di dunia nyata.
CARA PELAPORAN LAPORAN ARUS KAS SEDERHANA UNTUK PELAKU USAHA Hastuti, Rini Tri; Triyana; Fernando, Ferry
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31924

Abstract

Based on the results of the preliminary survey, we found that the students majoring in Social Sciences class 12 at SMAN 20 TANGERANG, that they only received basic accounting material for financial reports, limited to profit and loss reports, reports on changes in capital, and balance sheets. Therefore, they need to be equipped with additional knowledge about cash flow reports which are one component of financial reports. Based on the problems above, this PKM provides basic accounting training in reporting cash flow reports. This PKM provides material in the form of PPT to be discussed and presented during the training. Apart from the PPT as a reference material in the form of theory, several examples of cash flow reports and how to prepare them are also attached. PPT material will be distributed to students participating in the training before the training is carried out with the hope that participants will read it first to find out the material that will be discussed in the training. The purpose of preparing a cash flow report is to determine the realization of the company's cash receipts and expenditures so that the potential for cash realization in the future can be known. From this survey, we found training topics that suited partner needs. Next, at the implementation stage, we carry out training by preparing training materials in the form of modules which will be distributed during face-to-face training. The training lasted for one day. Finally, at the review stage, we will give quizzes and distribute questionnaires to students to determine their level of understanding of this topic. The output targets to be achieved for this training activity are: Obligatory output in the form of publication in the Serina journal and additional output in the form of HKI. ABSTRAK Berdasarkan hasil survei pendahuluan, kami menemukan pada siswa-siswi jurusan IPS kelas 12 SMAN 20 TANGERANG, bahwa mereka hanya mendapatkan materi akuntansi dasar untuk laporan keuangan sebatas laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan neraca. Oleh sebab itu, mereka perlu dibekali tambahan pengetahuan tentang laporan arus kas yang merupakan satu kesatuan dari komponen laporan keuangan. Berdasarkan permasalahan di atas, PKM ini memberikan pelatihan akuntansi dasar pelaporan laporan arus kas. PKM ini memberikan materi berupa PPT untuk dibahas, dipresentasikan pada saat pelaksanaan pelatihan. Selain PPT sebagai acuan materi yang berupa teori, di lampirkan juga beberapa contoh laporan arus kas dan cara penyusunannya. Materi PPT akan di bagikan kepada siswa peserta pelatihan sebelum pelaksanaan pelatihan dengan harapan agar peserta membaca terlebih dahulu untuk mengetahui materi yang akan di bahas di pelatihan. Tujuan penyusunan laporan arus kas adalah untuk mengetahui realisasi penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan sehingga dapat diketahui potensi realisasi kas di masa yang akan datang. Pada tahap perencanaan, kami datang ke mitra untuk melakukan survei pendahuluan dengan cara wawancara dengan guru-guru dan kepala sekolah. Dari survey ini, kami menemukan topik pelatihan yang cocok dengan kebutuhan mitra. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan, kami melakukan pelatihan dengan menyiapkan materi pelatihan dalam bentuk Modul yang akan dibagi pada saat tatap muka pelatihan. Pelaksanaan pelatihan berlangsung selama saru hari. Terakhir pada tahap review, kami akan memberikan kuis dan membagikan kuesioner kepada siswa-siswi untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka atas topik ini. Target luaran yang akan dicapai atas kegiatan pelatihan ini adalah: Luaran wajib berupa publikasi pada jurnal Serina dan luaran tambahan berupa HKI.