cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PELATIHAN DASAR-DASAR AKUNTANSI DI PANTI ASUHAN ASIH LESTARI Dermawan, Elizabeth Sugiarto; Suzanna; Wibaewa, Axel
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31925

Abstract

The background is because many people say that accounting will be replaced by computers, but the basic understanding still needs to be studied.Likewise, mathematics cannot be replaced by a calculator. In this era of technological development, accounting knowledge still needs to be understood in order to be able to prepare financial reports that are presented correctly.This community service was carried out on the basis of invitation no.002/YPA.AL/SK/I/2024 from the management of the Asih Lestari (AL) Orphanage which required basic accounting training to equip the students in the orphanage. An understanding of accounting is needed to equip orphanage students so that after high school they will try to be independent and have no difficulty in making financial reports for their business. This PKM is expected to provide an understanding of the basics of accounting which can be useful for supporting learning at school and enriching understanding in preparing for independent business in the future. Community service implementation was carried out on Monday, March 11 2024, pk. 09.00-13.00, with tutorials, exercises and evaluation through quizzes and questionnaires. This community service has been carried out so well that most of the orphanage students intend to deepen the basics of accounting. The mandatory output of Community Service is presented in SERINA VIII 2024, while an additional output is created as a module for Intellectual Property Rights (IPR). ABSTRAK Dilatar belakangi karena banyak pihak mengatakan bahwa akuntansi akan digantikan dengan komputer, namun dasar pemahamannya tetap perlu dipelajari. Sama halnya dengan matematika yang tidak dapat digantikan oleh kalkulator. Dalam era perkembangan teknologi, ilmu akuntansi tetap perlu dipahami agar dapat membuat laporan keuangan yang disajikan dengan tepat. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan atas dasar undangan no.002/YPA.AL/SK/I/2024 dari pengelola Panti Asuhan Asih Lestari (AL) yang membutuhkan pelatihan Dasar-Dasar Akuntansi untuk membekali siswa-siswi yang berada dalam panti tersebut. Pemahaman akuntansi diperlukan untuk membekali siswa-siswi panti agar selepas SMA dimana mereka akan berusaha mandiri dan tidak kesulitan dalam membuat laporan keuangan usahanya. PKM ini diharapkan membekali pemahaman dasar-dasar akuntansi yang dapat bermanfaat untuk menunjang pembelajaran di sekolah maupun memperkaya pemahaman dalam mempersiapkan usaha mandiri di masa depan. Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah dilaksanakan pada hari Senin tanggal 11 Maret 2024 pk. 09.00-13.00, dengan cara tutorial, latihan, dan evaluasi melalui kuis serta angket. PKM ini telah terlaksana dengan baik hingga siswa-siswi panti asuhan ini sebagian besar berniat untuk memperdalam dasar-dasar akuntansi. Luaran wajib Penabdian Kepada Masyarakat ini disajikan dalam SERINA VIII 2024, sedangkan luaran tambahan dibuatkan modul untuk Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
PEMBELAJARAN AYAT JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG BAGI SISWA SMA KRISTOFORUS 1 JAKARTA Lukman, Hendro; Sari, Vinnetta Ratna
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31939

Abstract

Adjusting Journal Entries in the process of preparing financial reports is a crucial stage. Adjusting journal entries are needed because in the accounting period there is still the possibility of income or expenses that do not yet show the actual balance. This happens because the accounting recording process regulates the concepts of deferrals and accruals so that the ledger balance recorded based on daily transactions does not show what it should. The process of making Adjusting Journal Entries is carried out after the ledger records are closed at the end of the period, so that Community Service (PKM) activities are carried out after the process of posting them to the General Ledger and creating a Trial Balance. This topic and discussion includes creating an Adjustment journal, calculating the adjusted amount and then entering it on the worksheet. PKM on this topic was given to students at Kristoforus 1 Jakarta High School. From the evaluation results, students can follow the process of making Adjusting Journal Entries and entering them in the working paper for the process of making financial reports. This activity is very good, for students to get more real questions, for partners as a differentiation from other schools, for universities as proof of service to stakeholders and promotion, and for students who take part in this activity to understand the knowledge gained better. went to college and became an Independent Learning activity at the Independent Campus. ABSTRAKAyat Jurnal Penyesuaian dalam proses penyusunan laporan keuangan merupakan tahapan yang krusial. Ayat Jurnal Penyesuaian diperlukan karena dalam periode akuntansi masih terdapat kemungkinan adanya pendapatan atau beban yang belum menunjukkan saldo yang sebenarnya. Hal ini terjadi karena dalam prosen pencatatan akuntansi mengatur konsep deferral dan akrual sehingga saldo buku besar yang dicatatan berdasarkan transaksi sehari-hari menjadi belum menunjukkan yang seharusnya. Proses pembuatan Ayat Jurnal Penyesuaian dilakukan setelah catatan buku besar ditutup pada akhir periode, sehingga kegaiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan setelah proses poating ke Buku Besar dan membuat Neraca Saldo. Topik dan pembahasan ini meliputi pembuatan urnal Penyesuaian, menghitung jumlah yg disesuaikan dan kemudian memasukkannya pada kertas kerja. PKM dengan topik ini diberikan kepada siswa Sekolah Menengah Atas Sekolah SMA Kristoforus 1 Jakarta. Dari hasil evaluasi, siswa dapat mengikuti proses pembuatan Ayat Jurnal Penyesuaian dan memasukan dalam kertas kerja untuk proses pembuatan laporan keuangan. Kegiatan ini sangat baik, bagi siswa untuk mendapatkan soal yang lebih real, untuk mitra sebagai salah satu deferensiasi dari sekolah lain, bagi perguruan tinggi sebagai bukti pelayanan kepada pemangku kepentingan dan promosi, dan bagi mahsiswa yang ikut dalam kegiatan ini menjadi lebih paham ilmu yang diperoleh dikuliah dan menjadi aktivitas Merdeka Belajar Kampus Merdeka
DOSEN UNTAR SEBAGAI PEMBICARA DI KOMINFO TERKAIT RANCANGAN PELATIHAN HUMAS TAHUN 2024 Pribadi, Muhammad Adi; Nada, Naquita; Tan, Audrey Kirsten
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31942

Abstract

Kemnaker Establishes SKKNI number 32, 2022, related to Public Relations or PR. PR work has significant changes in the digital era, where there is so much information, it needs to be managed well in order to maintain the reputation of companies and government institutions. SKKNI 32/2022 replaces SKKNI 629/2014 so that public relations work standards are in line with the development conditions of public relations work. The PR Competency Test needs to be adjusted to SKKNI 32/2022. The PR training material for the Junior PR scheme created in 2022 involves Dr Muhammad Adi Pribadi as an Untar academic, accompanied by Kominfo, as well as PR practitioners and other academics. LSPPRI as the organizer of the PR competency test on behalf of BNSP (National Professional Certification Agency) not only uses the new Public Relations SKKNI, but combines it with other SKKNI because public relations work currently intersects with other professions. The combination of SKKNI in creating competency test materials aims to adapt complex PR work so that it intersects with other professions. The implementation of the new competency test material will begin at the end of February 2024. He explained to Kominfo, PR practitioners and lecturers that the implementation of the competency test which will be carried out at the end of February 2024 is different in terms of the scheme and competency units because the competency test will be carried out using the new Public Relations SKKNI combined with other SKKNI. Dr Muhammad Adi Pribadi explained this to the invitees so that they would understand that the training materials created in 2022 would still use the old SKKNI, so he gave recommendations to create training materials for the Junior PR Officer scheme that were adapted to the new competency test materials. ABSTRAK Kementerian Ketenagakerjaan RI Menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) nomer 32, tahun 2022, terkait dengan Humas (Hubungan Masyarakat) atau PR (Public Relations). Pekerjaan PR mengalami perubahan yang signifikan di era digital, dimana informasi yang begitu banyak, perlu dikelola dengan baik agar dapat menjaga reputasi Perusahaan dan institusi pemerintah. SKKNI 32/2022 menggantikan SKKNI 629/2014 agar standar kerja kehumasan menjadi sesuai dengan kondisi perkembangan pekerjaan humas. Uji Kompetensi PR perlu disesuaikan dengan SKKNI 32/2022. Materi pelatihan PR untuk skema Junior PR yang dibuat pada tahun 2022 melibatkan Dr Muhammad Adi Pribadi sebagai akademisi Untar, yang didampingi Kominfo, serta praktisi PR dan akademisi lainnya. LSPPRI sebagai penyelenggara uji kompetensi PR atas nama BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) tidak hanya menggunakan SKKNI Humas yang baru, Namun mengkombinasikan dengan SKKNI lainnya karena pekerjaan humas saat ini bersinggungan dengan profesi lainnya. Kombinasi SKKNI dalam pembuatan materi uji kompetensi bertujuan untuk menyesuaikan pekerjaan PR yang komplek sehingga bersinggungan dengan profesi lainnya. Penerapan materi uji kompetensi yang baru dimulai akhir februari 2024. Beliau menjelaskan kepada Kominfo, praktisi PR dan para dosen terkait pelaksanaan uji kompetensi yang dilakukan diakhir Februari 2024 berbeda dari sisi skema dan unit kompetensinya karena uji kompetensi yang dilakukan menggunakan SKKNI Humas yang baru yang dikombinasikan dengan SKKNI lainnya. Hal ini dipaparkan oleh Dr Muhammad Adi Pribadi, kepada undangan agar mereka paham bahwa materi pelatihan yang dibuat pada tahun 2022 masih menggunakan SKKNI lama sehingga Ia memberikan rekomendasi untuk membuat materi pelatihan skema Junior PR Officer yang disesuaikan dengan materi uji kompetensi yang baru.
PEMBUATAN APLIKASI WEBSITE MANAJEMEN INVENTORI SPAREPART MOBIL UNTUK TOKO ABM Mulia, Nagatah; Tony
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31943

Abstract

ABM Store is a trading company engaged in selling car spare parts. Currently the ABM shop is located on Jalan Raya Mauk km 9 no 72, substation, Sepatan, Kec. Sepatan, Kab. Tangerang, Banten 15520. For daily sales, the ABM Store has problems controlling inventory. The inventory control system which is still carried out manually causes problems, such as mismatches in stock data in the administration and warehouse sections, data collection on goods collection which is still manual and inventory receipts which are not recorded by the warehouse department. The method used is the Waterfall Model SDLC (Software Development life Cycle) method. The programming language and database that will be used are PHP (Hypertext Preprocessor) and MySQL. Due to the problems in the ABM shop, the author created a web-based inventory control so that it is easy to apply. It is hoped that this application will make it easier for ABM Stores to carry out goods management. Based on the problems described above, in the application the user is divided into 2, namely the owner and admin as the shop manager. Once completed, User Acceptance Testing will be carried out using the black box testing method with the results obtained being that the application that has been created can run well and in accordance with the problem. ABSTRAK Toko ABM adalah perusahaan dagang yang bergerak dibidang penjualan sparepart mobil. Saat ini toko ABM berlokasikan di jalan Raya Mauk km 9 no 72, gardu, Sepatan, Kec. Sepatan, Kab. Tangerang, Banten 15520. Untuk keseharian penjualannya, Toko ABM memiliki permasalahan pada pengontrolan persediaan barang. Sistem pengontrolan persediaan barang yang masih dilakukan secara manual menyebabkan permasalahan, seperti adanya ketidakcocokan data stok barang di bagian administrasi dan bagian gudang, pendataan pengambilan barang yang masih manual serta adanya penerimaan persediaan yang tidak dicatat oleh bagian gudang. Metode yang digunakan adalah metode Waterfall Model SDLC (Software Development life Cycle). Bahasa pemrograman dan database yang akan digunakan adalah PHP (Hypertext Preprocessor) dan MySQL. Atas permasalahan di toko ABM maka penulis membuat sebuah pengontrolan persediaan barang yang berbasis web sehingga mudah untuk diaplikasikan. Aplikasi tersebut diharapkan dapat memudahkan Toko ABM dalam melakukan manajemen pengelolaan barang. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan diatas, pada aplikasi pengguna dibagi menjadi 2 yaitu owner atau pemilik dan admin sebagai pengelola toko. Apabila telah selesai maka akan dilakukan User Acceptance Testing dengan menggunakan metode blackbox testing dengan hasil yang didapat ialah aplikasi yang sudah dibuat dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan permasalahannya.
PENGANTAR AKUNTANSI BAGI SISWA TARSISIUS 1 JAKARTA Lukman, Hendro; Lie, Irene Kim
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31944

Abstract

Accounting is a social science that requires mathematical skills, logic and understanding of rules. Presenting basic accounting principles is the foundation for understanding accounting as a whole. This was conveyed to Tarsisius 1 High School students to gain a comprehensive basic understanding of accounting which includes understanding accounting, accounting processes, accounting for service and trade companies, and design of estimate lists. With a teaching method by providing brief theory, discussion, and discussing cases. The results of this training were quite successful as measured by quiz answers and evaluation results. The implication of this activity is that the school gets added value by providing a comprehensive understanding of the basics of accounting and as a medium for enriching the final exam. ABSTRAK Akuntansi merupakan ilmu sosial yang memerlukan kemampuan matematika, logika dan pemahaman kaidah. Penyampaian prinsip dasar akuntansi merupakan fondasi untuk memahami akuntansi secara menyeluruh. Hal ini disampaikan ke siswa SMA Tarsisius 1 untuk mendapatkan pemahaman dasar akuntansi secara komprehensif yang meliputi pengertian akuntansi, proses akuntansi, akuntansi perusahaan jasa dan perdagangan, dan desain daftar perkiraan. Dengan metode pengjaran dengan memberikan teori secara singkat, diskusi, dan membahas kasus. Hasil pelatihan ini cukup berhasil yang diukur dari jawaban kuis dan hasil evaluasi. Implikasi dari kegiatan ini adalah bagi pihak sekolah mendapat nilai tambah diberikan pemahaman dasar akuntansi secaca komprehesif dan sebagai media pengayaan ujian akhir.
EDUKASI PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI CACING PADA SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR Tirtasari, Silviana; Novendy; Nugroho, Dodo; Tjunaity, Stefany
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31974

Abstract

Worm infections can cause symptoms but are more often asymptomatic in infected individuals. Worm infections are a significant health issue that needs serious attention, especially in tropical areas, because they are not well detected. Primary school children are the largest population affected by worm infections, particularly soil-transmitted helminths (STH). Children aged 6-12 years are in the age group that is most vulnerable and frequently infected by worms. Based on field surveys, partners recommend materials on the prevention of worm infections because this issue has never been addressed at the school in question. Therefore, it is crucial to conduct health service activities related to this issue, with the hope that children will not be infected with worms in the future. The method used in this community service activity is education through direct health education session. The success of the activity is measured by the increase in knowledge by comparing the pre-test and post-test results. This activity was attended by fourth and fifth-grade students. A total of 88 students completed both the pre-test and post-test comprehensively. The average pre-test score before the health education session activity was 48.86 points. The post-test results after the health education session activity showed an average score of 88.26 points, indicating an 80.64% increase in knowledge. From this activity, it can be concluded that there was a significant improvement in the knowledge of fourth and fifth-grade students regarding worm infections. With these results, it is hoped that primary school students will become more aware of worm infections, preventing the occurrence of worm infections in the future. ABSTRAK Penyakit cacing dapat menimbulkan gejala namun lebih sering tanpa gejala pada seseorang yang terinfeksi. Masalah penyakit cacing menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius terutama untuk daerah tropis karena tidak terdeteksi dengan baik. Anak usia sekolah dasar menjadi populasi terbesar dalam infeksi penyakit cacing terutama soil transmitted helminths (STH). Usia 6-12 tahun termasuk pada usia yang rentan dan tersering terinfeksi cacing. Berdasarkan survei lapangan mitra merekomendaikan materi mengenai pencegahan infeksi cacing karena masalah ini belum pernah dilaksanakan di sekolah tersebut. Maka sangat perlu dilakukan kegiatan bakti kesehatan terkait masalah ini, sehingga diharapkan anak-anak tidak terinfeksi dengan penyakit cacing dikemudian hari. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah edukasi dengan melakukan penyuluhan secara langsung. Keberhasilan kegiatan dinilai dengan ada tidaknya peningkatan pengetahuan dengan membandingkan hasil pretes dengan postes. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 4 dan 5. Total sebanyak 88 oarang siswa-siswa yang mengisi pretes dan postes secara lengkap. Rerata nilai pretes dari sebelum kegiatan penyuluhan adalah 48,86 poin. Hasil postes setelah dilakukan penyuluhan adalah 88,26 poin, sehingga terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 80,64%. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang sangat baik pada siswa-siswi kelas 4 dan 5 mengenai penyakit infeksi cacing, Dengan hasil tersebut diharapkan siswa-siswi sekolah dasar dapat semakin mengenali mengenai penyakit infeksi cacing sehingga jangan sampai timbul penyakit cacing dikemudian hari.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT CACINGAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR Irawaty, Enny; Novendy; Hanun, Astrid Kayla; Gabriella, Regina
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31977

Abstract

Intestinal parasitic infections are a widespread global health issue and a leading cause of illness worldwide. School-aged children, particularly, are more vulnerable to contracting worm infections, emphasizing the need to prevent the harmful effects of these parasites. A survey of fecal examinations among elementary school children in Indonesia revealed a 25% prevalence of worm infections. The unequal distribution of health education in Indonesian society has led to a lack of awareness and understanding among the public, especially elementary school children, regarding healthy living practices to prevent these infections. To address this issue, a community service team has initiated a program to enhance knowledge about worms and promote healthy living behaviors through direct counseling. The success of this initiative is gauged by assessing the increase in post-test scores compared to pre-test scores. A total of 88 students from grades 4 and 5 participated in this program, achieving an average pre-test score of 94.70 points and an average post-test score of 97.35 points, indicating a 2.8% improvement in knowledge. While the post-test scores showed only a modest increase, the initiative aims to encourage the continued practice of healthy living behaviors among participants to prevent future illnesses. The team remains hopeful that participants will integrate these habits into their daily lives, reducing the risk of infections in the future. ABSTRAK Infeksi parasit usus merupakan penyakit endemis global dan merupakan penyebab utama angka kesakitan di seluruh dunia. Anak-anak, terutama anak usia sekolah, lebih berisiko tertular penyakit infeksi cacing, sehingga perlu dilakukan upaya untuk mencegah dampak cacingan tersebut. Hasil survei pemeriksaan feses pada anak sekolah dasar di Indonesia, ditemukan prevalensi kecacingan sebesar 25%. Pemerataan tingkat pendidikan kesehatan yang terjadi di masyarakat Indonesia masih belum merata, menyebabkan kurangnya wawasan dan kesadaran masyarakat khususnya anak sekolah dasar untuk menerapkan perilaku hidup sehat. Edukasi terkait kecacingan jarang dilakukan di mitra. Maka tim pengabdian masyarakat bermaksud melakukan program peningkatan pengetahuan kecacingan dengan menerapkan perilaku hidup sehat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara langsung. Keberhasilan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dinilai dengan adanya peningkatan nilai postes dibandingkan nilai pretes. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 88 orang siswa-siswi yang berasal dari kelas 4 dan 5. Rerata nilai pretes dari kegiatan ini adalah 94,70 poin, dan rerata nilai postes adalah 97,35 poin. Hal ini menunjukkan adalah peningkatan pengetahuan sebesar 2,8%. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan tidak menunjukkan adanya pengetahuan yang signifikan karena hanya sebesar 2,8% Nilai tinggi yang diperoleh peserta baik pada pretes dan postes mungkin dapat menunjukkan pengetahuan peserta sudah baik mengenai perilaku hidup bersih dalam mencegah penyakit cacingan. Meskipun dengan nilai tinggi yang diperoleh peserta kegiatan bakti kesehatan, tim tetap berharap peserta tetap menerapkan perilaku hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak akan timbul penyakit di kemudian hari.
PELATIHAN LITERASI KEUANGAN UNTUK MENUMBUHKAN USAHA KREATIF WARGA TANJUNG DUREN UTARA Utama, Louis; Alecia, Brigitta; Putra, Jonathan; Chandra, Toby Benaya
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31980

Abstract

In the current uncertain economic conditions, of course people need information and knowledge about how to manage finances wisely, well and carefully, especially within Indonesian families. Currently, they are quite far behind compared to neighboring countries in the Southeast Asia region regarding the level of knowledge regarding financial literacy. . Since the Covid-19 pandemic, the world economy has not yet recovered, including in Indonesia. The economy is not running well, resulting in increasingly uncertain income which cannot keep up with rising prices. This must be anticipated well, namely carrying out disciplined financial arrangements and management to ensure better long-term goals. The first step you can take is to ensure yourself and your family are able to face the worst situation in the current conditions. One way that can be done is to rearrange several expenditure budget items. In this case, education in the family must be arranged on a priority scale. By understanding financial literacy, it is hoped that families can increase their entrepreneurial spirit to grow new creative businesses to increase family resilience. This activity will involve partners, namely residents of RT 002 RW 02, Tanjung Duren Utara Subdistrict and work partners at Campus 2 of Tarumanagara University. The expected solution is to increase the level of financial literacy in society, increase family financial resilience and improve the creative economy. The method is implemented with partner participation in the form of discussions and training for one day. The output form of this activity is proceedings and intellectual property rights. ABSTRAK Dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu pada saat ini tentunya masyarakat membutuhkan informasi dan pengetahuan mengenai bagaimana mengelola keuangan dengan bijak, baik dan cermat khususnya di dalam keluarga Indonesia sendiri saat ini cukup jauh tertinggal jika disandingkan pada negara tetangga yang terletak pada kawasan Asia Tenggara mengenai pemahaman pengetahuan mengenai literasi keuangan. Sejak terjadinya pandemi covid-19 perekonomian dunia sampat saat ini masih belum pulih termasuk di Indonesia. Perekonomian yang berjalan belum baik mengakibatkan pendapatan semakin tidak menentu yang tidak dapat mengimbangi terjadinya kenaikan harga. Hal ini harus dapat diantisipasi dengan baik yaitu adalah melakukan pengaturan maupun pengelolaan keuangan secara terarah guna memastikan tujuan masa depan yang lebih baik. Langkah yang paling awal yang dapat ditempuh adalah memastikan diri sendiri dan keluarga mampu menghadapi keadaan yang terburuk dalam kondisi yang ada. Adapun alternatif yang dapat ditempuh adalah dengan mengatur ulang beberapa pos anggaran pengeluaran. Dalam hal ini pengelaran dalam keluarga harus diatur dalam skala prioritas. Dengan adanya pemahaman literasi keuangan maka diharapkan keluarga dapat menambah semangat wirausaha untuk menumbuhkan usaha kreatif baru untuk menambah ketahanan keluarga, Kegiatan ini akan melibatkan mitra yaitu warga RT 002 RW 02 Kelurahan Tanjung Duren Utara dan mitra kerja Kampus 2 Universitas Tarumanagara. Solusi yang diharapkan adalah dapat menambah tingkat literasi keuangan masyarakat, menambah ketahanan keuangan keluarga dan meningkatkan ekonomi kreatif. Metode dilaksananakan dengan partisipatif mitra berupa diskusi dan pelatihan selama satu hari. Bentuk luaran dari kegiatan ini adalah prosiding dan Hak kekayaan intelektual.
PROSEDUR PELEPASAN SEBAGAI AHLI WARIS MELALUI PENETAPAN PENGADILAN Kurnia, Ida; Fernandha, Rizqy Dini; Goldwen, Filshella
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31981

Abstract

Not many people know that each heir has the right to choose to accept the inheritance rights or reject them. In the case of refusal or resignation as an heir, it has been guaranteed by law in Article 1057 of the Civil Code. In practice, the resignation as an heir is based on various reasons, the most frequent of which is that the assets are less than the testator's liabilities. Moreover, the heir is no longer part of the Indonesian Citizens, so it is possible to relinquish the inheritance rights attached to the individual through a Court Stipulation. After obtaining a District Court Stipulation related to the relinquishment of inheritance rights, there are legal consequences, namely the release of the individual from the burden of responsibility as an heir and the descendants or children of individuals who relinquish their inheritance rights cannot replace their inheritance position, so the relationship has been cut off. Problems that often occur in Blok Duku Cibubur Village are found that there is a resident who is in debt even though he does not feel indebted to anyone, it turns out that the debt was inherited by one of his parents who has passed away. Based on the problems experienced by the partners, the Extension Team took the initiative to provide legal education counseling to local residents with the aim that if other residents experience these problems, they can act in accordance with applicable legal provisions. ABSTRAK Tak banyak orang tau bahwa setiap ahli waris memiliki hak untuk memilih menerima hak warisan tersebut atau menolaknya. Dalam hal penolakan ataupun pengunduran diri sebagai ahli waris telah dijamin oleh Undang-Undang dalam Pasal 1057 KUHPer. Dalam prakteknya pengunduran diri sebagai ahli waris didasarkan dengan berbagai alasan yang paling sering yaitu harta aktiva lebih sedikit daripada pasiva si pewaris. Terlebih lagi ahli waris bukan lagi bagian dari Warga Negara Indonesia, sehingga dimungkinkan untuk melepaskan hak waris yang melekat pada individu melalui Penetapan Pengadilan. Setelah mendapatkan Penetapan Pengadilan Negeri terkait terlepasnya hak waris, maka terdapat akibat hukum yang ditimbulkan yaitu terbebasnya individu tersebut dari beban tanggung jawab sebagai ahli waris serta keturunan atau anak-anak dari individu yang melepaskan hak warisnya tidak dapat menggantikan kedudukan warisnya, jadi telah terputus hubungan. Permasalahan yang acap kali terjadi di Desa Blok Duku Cibubur ditemukan bahwa terdapat seorang warga yang terlilit hutang padahal ia tidak merasa berhutang kepada siapapun ternyata hutang tersebut diwariskan oleh salah satu orang tua nya yang telah meninggal dunia. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh mitra Tim Penyuluh berinisiatif untuk memberikan penyuluhan edukasi hukum kepada warga sekitar dengan tujuan apabila warga lain mengalami masalah tersebut, maka dapat bertindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
KEWAJIBAN PERPAJAKAN PADA PERUSAHAAN ECOMMERCE DALAM UPAYA MENINGKATKAN TAX COMPLIANCE Daryatno, Andreas Bambang; Prasetio, Joshua; Cahyadi, Said Ashadi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31983

Abstract

E-commerce transactions throughout October 2023 reached IDR 42.2 trillion or grew by 10.69 percent when compared to September 2023. With the growth in the value of e-commerce over time, state revenues from the tax side should increase. Partner problems: PT TGI was only founded in 2023. The company sells bag and suitcase products online using its own website (Plugo). As time goes by, the Company's transactions grow significantly, this can be seen from the growth and increase in sales and starting to make sales via Tokopedia, Shopee, Lazada and Blibli. This makes company leaders worry about what tax obligations must be fulfilled so that the company does not get into trouble from the tax authorities. The solution to overcome partner problems, so that the Company's activities can run well in fulfilling tax obligations, is that the Company's leadership submitted an application through Tarumanagara University's Community Service Program (PKM). The resulting output is that the company can fulfill its tax obligations for e-commerce companies. The method used is through training, counseling and review of the taxation that has been implemented by the Company. The results of this PKM will be presented at a seminar at Serina or Senapenmas held by Tarumanaga University and registered in intellectual property rights (HKI) ABSTRAK Transaksi e-commerce sepanjang Oktober 2023 mencapai Rp42,2 triliun atau tumbuh sebesar 10,69 persen bila dibandingkan dengan September 2023. Dengan bertumbuhnya nilai e-commerce dari waktu ke waktu, sudah seharusnya penerimaan negara dari sisi pajak akan meningkat. Permasalahan mitra: PT TGI baru berdiri tahun 2023. Perusahaan menjual produk tas dan koper secara online menggunakan web sendiri (Plugo). Dengan berjalannya waktu maka transaksi-transaksi Perusahaan bertumbuh secara signifikan, hal ini dapat dilihat dari bertumbuh dan meningkatnya penjualan dan mulai melakukan penjualan via Tokopedia, shopee, Lazada dan Blibli. Hal tersebut membuat pimpinan Perusahaan kuatir akan kewajiban perpajakan apa saja yang harus dipenuhi supaya Perusahaan tidak mendapatkan masalah dari pihak otoritas pajak. Solusi mengatasi permasalahan mitra, supaya aktivitas Perusahaan dapat berjalan dengan baik dalam pemenuhan kewajiban perpajakan maka pimpinan Perusahaan mengajukan permohonan melalui program pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Tarumanagara. Luaran yang dihasilkan yaitu Perusahaan dapat memenuhi kewajiban Perpajakan Pada perusahaan ecommerce. Metode yang dipakai melalui pelatihan, penyuluhan dan review terhadap perpajakan yang sudah diterapkan Perusahaan. Hasil dari PKM ini akan diseminarkan di Serina atau Senapenmas yang di adakan oleh Universitas Tarumanagara dan didaftarkan dalam Hak kekayaan intelektual (HKI).