cover
Contact Name
M. Ridho Ilahi
Contact Email
jurnal.fajar@apps.uinjkt.ac.id
Phone
+6285214961183
Journal Mail Official
jurnal.fajar@apps.uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 95, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Fajar: Media Komunikasi dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 14116103     EISSN : 28289978     DOI : https://doi.org/10.15408/jf
Fajar: Media Komunikasi dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement . This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. Focus Fajar aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Engagement to publish the original articles. The scope of Fajar are Society Development and Engagement. This journal contains research-based community service results such as PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, and other methodologies.
Articles 34 Documents
Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Pelatihan Wirausahawan Baru di Daerah Ujung Harapan Bahagia Babelan Bekasi Kusnawan, Aep; Nurazijah, Nurazijah
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2020)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v20i2.20603

Abstract

Generasi muda sebagai angkatan kerja dengan populasi terbesar di Daerah Ujung Harapan Bekasi Indonesia. Semangat mereka berwira usaha telah tumbuh, namun umumnya tidak memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup tentang itu. Akibatnya sering terjadi mengalami kegagalan berwirausaha. Pelatihan ini dilaksanakan untuk melatih para wirausahawan baru tersebut tentang cara memulai wirausaha dengan baik dan benar, meningkatkan kemampuan wirausaha mereka serta menggali faktor-faktor yang menjadi menghambat dan mendukung dalam kewirausahaan. Pelatihan ini menggunakan metode Demonstrasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan yang dilaksanakan sangat menarik perhatian peserta, kemudian membangkitkan semangat wirausaha mereka untuk lebih baik, karena adanya pelatihan ini para peserta sedikit demi sedikit paham dimana letak penyebab terhambatnya kewirausahaan mereka. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang diadakan ini cukup berhasil. Kata Kunci: Generasi Muda, Pelatihan, Wirausaha
Pemberdayaan dan Advokasi Masyarakat Untuk Pemenuhan Hak-hak Pencatatan Sipil Di Kecamatan Cipayung Kota Depok Sopyan, Yayan; Rambe, Mara Sutan; Hidayatulloh, Hidayatulloh
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2020)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v20i2.20606

Abstract

One of the legal problems that occur in the community in Cipayung District, Depok City is the administration of marriage registration. Unregistered marriages or unregistered marriages occur due to several factors. First, the economic weakness of the community. Sirri married couples generally do not have sufficient funds to take care of marriage registration at the KUA. Second, still tied to the previous marriage. There are several women who marry sirri because she has not been officially divorced through the Religious Courts with her previous husband. Difficulty in accessing and lack of understanding of the legal process in the Religious Courts causes them to choose the easy way by marrying other men in a sirri way. Third, the need for continuing life for children. This happened to some women who had left their first husbands without being officially divorced in the Religious Courts. Finally they volunteered to be married sirri by another man on the grounds of the need for daily living. Keywords: Empowerment, Advocacy, Civil Registration Rights. Abstrak:Salah satu problematika hukum yang terjadi pada masyarakat di Kecamatan Cipayung Kota Depok adalah administrasi pencatatan perkawinan. Perkawinan tidak tercatat atau nikah sirri banyak terjadi yang disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, kelemahan ekonomi masyarakat. Pasangan nikah sirri umumnya tidak memiliki biaya yang cukup untuk mengurus pencatatan perkawinan di KUA. Kedua, masih terikat dengan perkawinan sebelumnya. Ada beberapa perempuan yang menikah sirri disebabkan ia belum resmi bercerai melalui Pengadilan Agama dengan suami sebelumnya. Kesulitan mengakses dan ketidakpahaman akan proses beracara di Pengadilan Agama menyebabkan mereka memilih jalan mudah dengan menikah kembali dengan laki-laki lain secara sirri. Ketiga, kebutuhan melanjutkan kehidupan bagi anak-anak. Hal ini terjadi bagi beberapa perempuan yang ditinggal suami pertamanya tanpa resmi bercerai di Pengadilan Agama. Akhirnya mereka merelakan diri dinikahi sirri oleh laki-laki lain dengan alasan kebutuhan akan nafkah sehari-hari. Kata Kunci: Pemberdayaan, Advokasi, Hak-hak Pencatatan Sipil.
KKN DR: Solusi Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Kandedes, Iin; Irwansyah, Muhammad
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i1.20607

Abstract

Ada empat isu yang diangkat dalam pelaksanaan KKN-DR tahun 2020, yaitu pencegahan Covid-19, pemberdayaan masyarakat, inovasi pembelajaran, dan sosial keagamaan. Mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih dua isu yang sesuai diterapkan dilokasi tempat tinggalnya. Dengan adanya pemilihan isu ini, mahasiswa diharapkan dapat fokus pada isu yang dipilih dan dapat membantu perkembangan daerahnya. Dari hasil kegiatan KKN DR yang kami lakukan, terdapat sejumlah keberhasilan yang telah diraih yaitu : a). Melakukan kegiatan pendampingan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada siswa dan juga guru; b). terlibat langsung  dalam proses pembangunan jalan utama di desa Uko Kalimantan Timur; c).melaksanakan berbagai program mengenai pencegahan covid-19 dengan berbagai bentuk mulai dari edukasi tatap muka secara langsung, edukasi melalui poster, menyebarkan stiker dan pamflet, menyelanggarakan webinar tentang sosialisasi pencegahan Covid-19, melakukan program penyemprotan disinfektan di lingkungan warga dan tempat ibadah, hingga pembagian masker dan handsanitizer secara gratis; d). Membantu masyarakat yang terkena dampak covid-19 dengan melakukan penggalangan dana untuk bantuan sembako kepada masyarakat dan melakukan pemberdayaan UMKN; e). Selain itu peserta KKN juga melaksanakan beberapa program sosial keagamaan yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang  berlaku.
Pelaksanaan Pembinaan Mental Spiritual Di Panti Sosial DKI Jakarta Kamarusdiana, Kamarusdiana; Maarif, Syamsul; Ivalaili, Ivalaili
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i1.20608

Abstract

This study aims to find out the pattern of spiritual mental development in social homes and what factors encourage and inhibit spiritual mental development in social homes by focusing on the pattern of coaching, impact, as well as the driving factors and inhibitions. The approach used is a case study with an evaluative research pattern, as well as analysis of research objects in several social homes for the elderly and children in DKI Jakarta. Data collection using observation methods, interviews, documentation, and library studies. The results of the study found that the spiritual mental development of orphanage residents is carried out through religious practices such as prayers, quran reading in addition to lectures, religious questions and answers, in addition there are spiritual mental coaching programs that are ceremonial such as maulid Nabi, Isra Miraj and Eid al-Adha and Eid al-Fitr prayers. The implementation of spiritual mental development in the orphanage environment has been supported by adequate infrastructure, only the teaching curriculum has not been properly systemized.
Edukasi Covid-19 Pada Anak Usia Dini Sebagai Pembiasaan Pola Hidup Baru Di Kelurahan Kutajaya Vitalaya, Nanda Alivia Rizqy
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i1.20609

Abstract

Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyarankan setiap individu untuk menerapkan social distancing guna menghadapi pandemi COVID-19 (Adrian, 2020). Pada awal diterapkannya Belajar Dari Rumah dan pembatasan untuk berada di luar lingkungan rumah, anak-anak dan orang tua menghabiskan waktu bersamanya didalam rumah. Kebijakan diam di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19 menjadi kesempatan untuk kumpul bersama keluarga, tetapi ada beberapa tantangan yang dihadapi orangtua dalam mendampingi anak (Tabi’in, 2020). Tantangan itu mulai dari kebosanan yang mungkin dirasakan anak usia dini. Anak-anak merasa bosan karena hanya beraktivitas di dalam rumah dan diperbolehkan keluar rumah jika ada hal yang mendesak saja. Orang tua juga mengeluhkan mengenai anak-anaknya yang sering bermain gadget. Akibatnya, secara perlahan orang tua memperbolehkan anak-anaknya untuk bermain diluar rumah. Permasalahan yang muncul setelah anak diperbolehkan untuk bermain diluar adalah kurangnya kesadaran anak-anak akan bahaya covid-19 dan penerapan protokol kesehatan ketika berada diluar rumah. Oleh karena itu, pada penelitian ini peneliti bertujuan untuk menerapakan edukasi covid-19 pada anak usia dini sebagai pembiasaan pola hidup baru di Kelurahan Kutajaya.
Revolusi Akhlak Perspektif Dakwah dan Pendidikan Rozak, Abd; Humaeroh, Siti
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i2.20706

Abstract

Ujian hidup di setiap zaman berbeda beda. Bentuk dan tantangannya pun tidak sama. Setiap anak bangsa seharusnya dipersiapkan agar mampu hadapi hidup dengan penuh tanggung jawab. Berjalan sesuai nilai nilai kemanusiaan. Banyak cara yang dapat dilakukan agar setiap individu anak bangsa memiliki akhlak baik. Hal yang perlu dibekali dan ditanamkan pada anak bangsa adalah akhlak yang kuat. Dengan akhlak yang baik, setiap individu. Tulisan ini ingin menawarkan pembinaan akhlak melalui pendidikan islam. Tidak dipungkiri dewasa ini banyak alternatif pembinaan akhlak yang ditawarkan oleh para ahli. Baik dari negeri timur maupun barat. Meski demikian, tidak ada yang mengingkari bahwa pendidikan islam adalah cara terbaik dalam membina akhlak manusia. Bagaimana tidak, awal Islam datang pada masyarakat yang sangat buruk akhlaknya. Seiring datangnya ajaran islam, mebaiklah akhlak dan perilaku masyarakat pada saat itu.
URGENSI PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN BENCANA TERHADAP KONDISI PSIKOSOSIAL KORBAN TANAH LONGSOR DI SUMEDANG JAWA BARAT liani, hikmah; ikrimah, Nida; Melianingsih, Rimadina; Rayhani, Syahin
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 22 No. 1 (2022): Jurnal Fajar
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v22i1.21328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi dari peran pekerja sosial dalam Penanggulangan Bencana Terhadap Kondisi Psikososial Korban Tanah Longsor di Sumedang Jawa Barat. Kondisi psikososial dari korban yang terkena bencana pasti mengalami gangguan. Oleh karena itu, peran pekerja sosial turut andil dalam menjalankan peran untuk mengatasi hal tersebut sehingga diharapkan korban dapat meminimalisir gangguan kondisi psikososial nya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan menelaah dan mengekplorasi beberapa jurnal, buku, dan dokumen serta sumber data atau informasi lainnya (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) yang dianggap relevan dengan kajian yang akan dibahas. Hasil penelitian menggambarkan bahwa upaya penanggulangan bencana terdiri dari 3 tahap yaitu tahap pra bencana, tanggap darurat, dan tahap pasca bencana. Dari ketiga tahap tersebut, diditahap pasca bencana peran pekerja sosial menjadi sangat penting bagi pemulihan kondisi psikososial korban. Peran pekerja sosial dibutuhkan dalam bentuk pemberian motivasi, terapi psikososial, pelayanan konseling, psiko edukasi, trauma healing, serta penguatan-penguatan sosio psikologis lainnya yang dapat memulihkan kondisi psikososial korban akibat bencana yang telah terjadi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, menunjukkan betapa pentingnya berbagai macam peran yang dijalankan oleh seorang pekerja sosial terhadap upaya pengembalian kondisi psikososial korban tanah longsor.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA NARKOTIKA DI KALANGAN REMAJA KELURAHAN PANGKALAN JATI BARU KECAMATAN CINERE DEPOK JAWA BARAT Suyanto, Heru; Harefa, Beni; Supardi, Supardi; Lagustiani, Sri Humana; Iskandar, Rudi
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 22 No. 1 (2022): Jurnal Fajar
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v22i1.21725

Abstract

Remaja yang terlibat dalam produksi, distribusi dan penyalahgunaan narkotika merupakantindak pidana dan telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Namunperlunya pengetahuan masyarakat akan bahaya narkotika di kalangan remaja, sangatberpengaruh dalam upaya pencegahan terjadinya tindak pidana narkotika. Pengabdiankepada masyarakat yang dilaksanakan bertujuan agar masyarakat khususnya di KelurahanPangkalan Jati Baru Kecamatan Cinere Kota Depok memahami bahaya narkotika sertapengaturan hukumnya. Adapun aturan perUndang-Undang yang digunakan dalam perkaranarkotika yang melibatkan anak dan remaja yakni Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014Tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang SistemPeradilan Pidana Anak dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
Strategi Pengolahan Sampah dalam Masyarakat melalui Implementasi Zero Waste Lifestyle sebagai Perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia Juaningsih, Imas Novita; Consuello, Yoshua
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i2.21767

Abstract

Abstrak Pembahasan mengenai masalah sampah yang tak pernah kian habis di perbincangkan membutuhkan penanganan secara holistik dari hulu hingga ke hilir. Hal ini dikarenakan sampah erat kaitannya dengan setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Pada dasarnya manusia memiliki hak atas mendapat lingkungan yang bersih dan sehat dan memiliki kewajiban secara bersama-sama tanpa terkecuali untuk menjaga lingkungan sesuai dengan amanat Konstitusi. Namun, yang menjadi persoalan mendasar adalah masih bergantungnya masyarakat kepada pemerintah untuk menjaga lingkungan secara mandiri. Padahal, dalam menekan angka penumpukan sampah dibutuhkan kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah untuk menciptakan sebuah tatanan kehidupan baru yakni, Zero Waste Lifestyle yang berorientasi pada nilai kebersamaan sebagai ciri khas dari bangsa Indonesia itu sendiri.Kata Kunci : Zero Waste Lifestyle, Pengelolaan Sampah, Hak Asasi ManusiaAbstractDiscussions on the issue of waste that never run out need to be handled holistically from upstream to downstream. This is because waste is closely related to every activity carried out by humans. Basically, humans have the right to get a clean and healthy environment and have obligations together without exception to protect the environment in accordance with the mandate of the Constitution. However, the fundamental problem is that the community still relies on the government to protect the environment independently. In fact, in reducing the amount of waste accumulation, collaboration between the community and the government is needed to create a new order of life, namely, the Zero Waste Lifestyle which is oriented to the value of togetherness as a characteristic of the Indonesian nation itself.Keywords: Zero Waste Lifestyle, Waste Management, Human Rights
Masyarakat Mandiri Berbasis IPTEK Melalui Kreasi Makanan Glass Chip Di Kabupaten Serang Yuli W, Yuliana; Sulastri, Sulastri; Satino, Satino; Fahrozi, Muhammad Helmi
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i2.22333

Abstract

Abstract:Science and Technology-Based Independent Society Through Food Creation Glass Chip (Glass Chips) in Serang Regency is a form of implementation of community independence and welfare, so this scientific writing is one of the synergies of education, research, and service in universities. Science and Technology-Based Independent Society Through Glass Chip Food Creations in Serang Regency can improve the quality and ability of the community in the creative industry so that they can have a strong competitive power. This study describes and analyzes the data until a further study material is found in this study. Therefore, this research was conducted using a qualitative research method in which the process is in the form of a cycle. This study describes and analyzes the data until a further study material is found in this study. Therefore, this research was conducted using a qualitative research method in which the process is in the form of a cycle. The researcher is the first instrument and the data analysis is done inductively qualitatively, through descriptive-analytic studies and case-qualitative studies. Keywords: Independent Society, Glass Chip, Science and Technology Abstrak:Masyarakat Mandiri Berbasis IPTEK Melalui Kreasi Makanan Glass Chip (Keripik Kaca) di Kabupaten Serang merupakan salah satu bentuk implementasi kemandirian dan kesejahteraan masyarakat maka dengan adanya tulisan ilmiah ini merupakan salah satu sinergitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian di perguruan tinggi. Masyarakat Mandiri Berbasis IPTEK Melalui Kreasi Makanan Glass Chip (Keripik Kaca) di Kabupaten Serang  dapat meningkatkan kualitas serta kemampuan pada masyarakat pada bidang industri kreatif sehingga dapat memiliki daya bersaing yang kuat. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis data hingga ditemukannya suatu bahan kajian lebih lanjut dalam penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif yang mana prosesnya berbentuk siklus. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis data hingga ditemukannya suatu bahan kajian lebih lanjut dalam penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif yang mana prosesnya berbentuk siklus. Peneliti ialah instrumen pertama dan analisis data dilakukan secara induktif kualitatif, melalui studi deskriptif-analitik dan studi kasus-kualitatif. Kata Kunci : Masyarakat Mandiri, Glass Chip (Keripik kaca), IPTEK

Page 2 of 4 | Total Record : 34