cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi
ISSN : 23026383     EISSN : 25021648     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi & Aplikasi (JPPFA) is interested in comparative studies that lead to new insights and challenge of orthodox theories; that have potential for policy impact; and that apply to broad range of settings, including industrial democracies as well as low and middle income countries, countries in political transition and countries recovering from armed conflict and social unrest. JPPFA also considers papers that look at education and development through the policies and practices of official development assistance and commercial education trade. JPPFA engages these approaches to deepen the understanding of the relationship between education policy and development.
Arjuna Subject : -
Articles 219 Documents
DAMPAK PERGESERAN PERAN DAN FUNGSI KELUARGA PADA PERILAKU MENYIMPANG REMAJA Nunung Sri Rochaniningsih
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v2i1.2618

Abstract

Salah satu masalah sosial yang dikategorikan dalam perilaku menyimpang adalah pergaulan bebas. Pergaulan bebas dikalangan remaja telah mencapai titik yang mengkhawatirkan. Dari hasil penelitian di beberapa kota besar menyatakan bahwa sebagian besar remaja telah melakukan hubungan seks pranikah. Maraknya perilaku menyimpang di kalangan remaja terjadi karena tidak berfungsinya sistem sosial di dalam keluarga dan ketidakharmonisan hubungan anak dengan orang tua. Beberapa peran dan fungsi dalam keluarga telah mengalami pergeseran seiring perkembangan zaman. Hal ini menyebabkan remaja mencari fungsi tersebut di luar lingkungan keluarga. Oleh karena itu perlu diupayakan bagaimana cara untuk membangun kembali peran dan fungsi tersebut dalam keluarga. Kata kunci: perilaku meyimpang, pergaulan bebas, peran dan fungsi keluarga, pergeseran peran dan fungsi keluarga
EVALUASI IMPLEMENTASI PARADIGMA BARU PENDIDIKAN PASCAREFORMASI PADA JENJANG SD DI KOTA SALATIGA Wasitohadi Wasitohadi; F.X. Sudarsono; Zamroni Zamroni
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v2i2.2659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak paradigma baru pendidikan terhadap sistem dan praksis pendidikan SD di Salatiga, difokuskan pada implementasi paradigma baru pendidikan dan rasionalnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian evaluasi kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari informan-informan kunci serta berbagai dokumen terkait melalui studi dokumen, observasi, wawancara, dan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan induktif, sedangkan data kuantitatif digunakan sebagai suplement dan complement yang bersifat mendukung atau memperjelas data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma baru pendidikan berdampak terhadap sistem dan praksis pendidikan SD. Sistem pendidikan yang dibuat telah mengalami perubahan sesuai dengan paradigma baru pendidikan. Namun, karena pola pikir (mindset) stakeholders belum berubah, maka praksis pendidikan pada ketiga aspek yang menjadi fokus penelitian (peran kepala sekolah, peningkatan profesionalitas guru, dan proses pembelajaran) belum sepenuhnya sesuai seperti yang diharapkan dalam kebijakan. Optimalisasi peran kepala sekolah dan peningkatan profesionalitas guru menjadi prioritas untuk dilakukan. Kata kunci: paradigma baru pendidikan, sistem pendidikan, praksis pendidikan, peran kepala sekolah, peningkatan profesionalitas guru, proses pembelajaran.
PENDAYAGUNAAN MODAL SOSIAL DALAM PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT: STUDI PADA PROGRAM PENDIDIKAN DESA VOKASI Entoh Tohani; Sumarno Sumarno; Yoyon Suryono
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2015): Desember
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v3i2.7534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pendayagunaan modal sosial dalam pendidikan kewirausahaan masyarakat dalam upaya memberdayakan masyarakat. Sebagaimana diketahui, keberhasilan penyelenggaraan pendidikan kewirausahaan ditentukan oleh keberfungsian modal sosial yang didayagunakan oleh kelompok sasaran. Modal sosial dipandang sebagai sesuatu yang produktif untuk keberhasilan pengelolan usaha wirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus (case study). Unit analisis yang dikaji adalah pendidikan kewirausahaan masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk program pendidikan desa vokasi yang terdiri dari satu PKuM rintisan dan dua PKuM imbas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendayagunaan modal sosial yang mencakup pemanfaatan nilai, norma, dan komitmen positif, pengembangan kepercayaan, pengembangan jejaring wirausaha, dan pengelolaan informasi dan komunikasi dalam upaya menyukseskan usaha wirausaha dilakukan oleh para pelaku wirausaha atau kelompok sasaran dengan tingkat kualitas pendayagunaan yang berbeda-beda. Pendayagunaan modal sosial ini menghasilkan manfaat bagi kelompok sasaran yang mencakup peningkatan jejaring usaha, pengetahuan dan keterampilan, legalitas dan pendanaan. Oleh karenanya, modal sosial sebagai salah satu penentu keberhasilan penyelenggaraan pendidikan kewirausahaan dan/atau pemberdayaan masyarakat perlu dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan dan akuntabel.
KEMITRAAN PENDIDDIKAN DI ERA OTONOMI DAERAH Fatchurrohman Fatchurrohman; Suyata Suyata; Sodiq Azis Kuntoro
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 4, No 2 (2016): Desember
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v4i2.10723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami orientasi pemikiran, implementasi dan dampak kemitraan pendidikan. Jenis penelitian ini adalah studi kasus di SMA Negeri 1, SMK Negeri 2, MAN dan lembaga sosial di kota Salatiga dengan pendekatan interpretif.  Data penelitian digali melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui analisis holistic, embedded, analysis of theme, within case, dan cross case analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menghadapi banyak keterbatasan, sementara lembaga sosial memiliki banyak sumber daya untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Sekolah memiliki variasi orientasi pemikiran dan implementasi kemitraan pendidikan, yaitu akademik-profesional, akademik-vokasional, dan akademik-spiritual. Implementasi kemitraan pendidikan didukung oleh modal sosial. Penghambat kemitraan pendidikan berasal dari orang tua, sekolah, dan lembaga sosial. Pada era Otonomi Daerah partisipasi partai politik mendominasi dalam pengambilan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan. Kemitraan pendidikan memiliki dampak signifikan terhadap mutu lulusan, budaya sekolah, dan orang tua.Kata kunci: kemitraan, sekolah, orang tua, lembaga sosial kemasyarakatan EDUCATIONAL PARTNERSHIP IN THE ERA OF REGIONAL AUTONOMYAbstractThis research is aimed at understanding the mind orientation, implementation, and impact of educational partnership in the era of regional autonomy. The research was a case study in Senior High School, Vocational High School, Madrasah Aliyah Negeri, and social institution in Salatiga municipality employing interpretive approach. Data were obtained through interview, observation, and documentation. Data analysis was conducted through holistic analysis, embedded analysis, analysis of theme, analysis within case, and cross case analysis. The result of the research shows that school encounters many limitedness, while social institution has many resources to overcome the limitedness. School has variation of mind orientation and implementation of educational partnership, namely academic-professional, academic-vocational, and academic-spiritual minded. The implementation of educational partnership is supported by social capital. The obstructive factors of educational partnership can be derived from parents, school, and social institutions. In the era of regional autonomy, the participation of political parties dominates the decision and implementation of educational policy. Educational partnership has a significant impact on the quality of the graduates, school culture, and the parents.Keywords: partnership, school, parents, social institution
National education ideology as the orientation of the school culture development policy at SMA N 1 and SMA N 3 Yogyakarta Lusila Andriani Purwastuti; Shodiq A Kuntoro; Dwi Siswoyo
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2017): June
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v5i1.14755

Abstract

This study aimed at describing the national education ideology as the orientation of the school culture development policy at SMA N 1 and SMAN 3 Yogyakarta. This research employed the qualitative approach through ethnography method. The subjects of the research were the school community. The object was the implementation of Pancasila on the development of the school culture. The data were collected through interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using ethnography analysis as suggested by Spradley and they were validated by data triangulation and member checks. The results show that the national education ideology as the orientation of the school culture development is understood: (1) as an open ideology; (2) implemented on the basis value; instrumental values; the value of practices in the school culture; (3) The school culture in SMA N 1 and SMA N 3 is the implementation and contextualization of the values of Pancasila, along with the uniqueness of SMA N 1 with its “Teladan” icon which represents the religious morality and intellectual, as well as at SMA N 3 with its “Padmanaba” icon representing noble behavior. (4)  Both schools have developed the school culture, namely: religious morality, social-culture, intellectual, and environment/management/leadership.
PERAN SENI MUSIK DALAM PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Desyandri Desyandri
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v2i1.2613

Abstract

Indonesia merupakan negara yang multikultural, memiliki beragam kebudayaan daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, tersebar di beribu-ribu pulau dengan beragam kultur. Tatanan tersebut mengalami perubahan dengan adanya globalisasi dan pengembangan Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS). Hal ini berdampak pada ketidaksetaraan, dan ketidakadilan dalam dunia pendidikan. Pendidikan secara umum merupakan pemberian pengetahuan, pengalaman dan keterampilan kepada peserta didik sehingga dapat membentuk perilaku positif dan dapat membangun karakter mulia dalam upaya membentuk peradaban bangsa dengan memperhatikan nilai-nilai keragaman budaya. Pendidikan seni musik memberikan pengetahuan, pengalaman, dan kompetensi melalui 5 komponen dasar, yakni: ekspresi, apresiasi, kreasi, harmoni, dan keindahan yang diintegrasikan dengan pendidikan multikultural. Artikel ini menggambarkan peran seni musik dalam pendidikan multikultural yang dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian dalam membangun masyarakat belajar yang multikultur di sekolah.Kata kunci: globalisasi, seni musik, multikultur, transformasi, pendidikan
Moveable book untuk menanamkan karakter peduli lingkungan dan minat membaca siswa Adil Hidayatuloh; Muhammad Nur Wangid
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 8, No 1 (2020): June
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v8i1.29340

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan movable book berbasis pendidikan karakter yang layak dan efektif untuk menanamkan karakter peduli lingkungan dan meningkatkan minat membaca siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Validasi produk yang dikembangkan dilakukan oleh ahli bahan ajar, ahli materi, respon siswa, dan guru. Teknik analisis data menggunakan uji statistik dan uji manova. Hasil penelitian berupa movable book berbasis pendidikan karakter dinyatakan valid digunakan berdasarkan validasi ahli dan dan uji coba pada siswa.  Kevalidan pada espek bahan ajar memperoleh skor 79 dengan katagori “sangat baik”, aspek materi memperoleh skor 39 dengan kategori “sangat baik”, respon guru memperoleh skor 36 dengan kategori “sangat baik”, dan respon siswa memeperoleh skor 160 dengan kategori “baik”. Movable book yang dikembangkan efektif meningkatkan karakter penduli lingkungan dan minat membaca siswa. Hasil dari uji coba MANOVA pada data uji coba operasional menunjukan taraf signifikansi 0,002 yang berarti 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan karakter peduli lingkungan dan minat membaca siswa kelas II SD.AbstractThis study aims to develop a movable book based on character education that is feasible and effective to inculcate the characters of environmental care and increase students' reading interest. This research is development research that uses a model from Borg Gall. The data collection is through observation, interviews, and questionnaires. The validation of the developed product is carried out by teaching material experts, material experts, student responses, and teachers. The data analysis used statistical tests and MANOVA test. The result of the study in the form of a movable book based on character education, which is valid based on expert validation and trials on students. The validity of the teaching material specs scored 79 with the "very good" category, the material aspect gave a score of 39, in the "very good" category, the teacher gave a score of 36, in the "very good" category, and the students gave a score of 160, in the "good" category. The developed movable book is effective in improving the students’ character of environmental care and reading interest. The results of MANOVA trials on operational trial data show a significance level of 0.002 which means 0.05. The results show that there are significant differences in the environmental care character and reading interest of grade II students.
Kebijakan sekolah dalam membangun budaya tanggap bencana Ebni Sholikhah; Siti Irene Astuti Dwiningrum; Dyah Respati Suryo Sumunar
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 7, No 2 (2019): December
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v7i2.27023

Abstract

Indonesia adalah negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tingi. Di DIY jumlah bencana mengalami kenaikan signifikan dari tahun 2017-2018. Namun demikian, sekolah beberapa sekolah belum mengimplementasikan siaga bencana dan bahkan ada yang tidak memiliki kebijakan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan sekolah untuk mewujudkan budaya siaga bencana di SMK Muhammadiyan Pakem dan SMAN 1 Pundong. Data dikumpulkan melalui FGD dan dianalisis menggunakan model interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa SMK Muhammadiyah Pakem adalah Sekolah Siaga Bencana yang memiliki kebijakan lebih komprehensif daripada SMAN 1 Pundong ditinjau dari sosialisasi, simulasi, kerjasama, pengintegrasian kesiapsiagaan bencana dalam program pembelajaran, serta ketersediaan fasilitas siaga bencana. Lancarnya implementasi kebijakan siaga bencana didukung oleh guru yang berberan sebagai leading implementor karena menjadi penggerak kultur siaga bencana. Beberapa kendala juga ditemui dari kedua sekolah seperti siswa yang kurang serius ketika simulasi bencana dan terbatasnya pendanaan untuk menyiapkan fasilitas tahan bencana.AbstractIndonesia is a country with a high level of disaster vulnerability. In DIY the number of disasters has increased significantly from 2017-2018. However, some schools have not implemented disaster preparedness and the others do not have their own policies. This study aims to analyze school policies to create a culture of disaster preparedness at Muhammadiyan Pakem Vocational High School and Pundong 1 High School. Data was collected through FGDs and analyzed using interactive models. The results show that Muhammadiyah Vocational School Pakem is a Disaster Preparedness School that has a more comprehensive policy than SMAN 1 Pundong in terms of socialization, simulation, cooperation, integration of disaster preparedness in learning programs, and the availability of disaster preparedness facilities. The smooth implementation of disaster preparedness policies is supported by teachers who play the role of leading implementors because they are the drivers of disaster preparedness culture. Some obstacles were also encountered from the two schools such as students who were less serious when simulating a disaster and limited funding to prepare disaster-resistant facilities.
Efektivitas penggunaan media pembelajaran audio-visual berbasis e-learning pada pembelajaran akutansi Siswanto Siswanto; Rizqi Ilyasa Aghni; Merinda Noorma Novida Siregar‬; Dian Normalitasari Purnama
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 8, No 2 (2020): December
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v8i2.40016

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman pembelajaran akuntansi. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Akuntansi FE UNY pada mata kuliah kurikulum dan pembelajaran akuntansi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis Kuasi Esperimen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif dengan teknik analisis data menggunakan uji normalitas menggunakan chi square, uji homogenitas menggunakan uji-F, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan (1) Penggunaan media audio visual dinilai tidak efektif untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada pembelajaran akuntansi; (2) Penggunaan media pembelajaran yang berbasis audio visual menunjukkan kenaikan nilai jika dibandingkan antara pre-test dengan post tes. (3) Akses media pembelajaran audio visual yang diakses melalui e-learning  cenderung membutuhkan fasilitas sinyal internet dan kuota internet cukup baik dan besar membuat mahasiswa enggan dalam memaksimalkan keseluruhan media pembelajaran audio – visual yang telah disediakan untuk menunjang kegiatan.AbstractThis study aims to determine the effectiveness of using instructional media in increasing understanding of accounting learning. This research was conducted in the Accounting Education Study Program, FE UNY, in the curriculum and accounting courses of study. This research is experimental research with a quasi-experimental type. The data analysis technique used in this research is descriptive data analysis with data analysis techniques using the normality test using the chi-square test, homogeneity test using the F-test, and hypothesis testing using the t-test. The results showed (1) the use of audio-visual media was considered ineffective to improve student achievement in accounting learning; (2) The use of audio-visual-based learning media shows an increase in value when compared between pre-test and post-test. (3) Access to audio-visual learning media accessed through e-learning tends to require internet signal facilities and the internet quota is quite good and large, making students reluctant to maximize the overall audio-visual learning media that has been provided to support activities 
Persepsi mahasiswa calon guru terhadap penggunaan Phet Colorado untuk memfasilitasi kemampuan representasi visual Depi Oktasari; Dian Aulia; Jumadi Jumadi; Zera Nadiah Ferty; Ismet Ismet; Sardianto Markos Siahaan
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 7, No 2 (2019): December
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v7i2.26312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presepsi mahasiswa calon guru fisika terhadap penggunaan PhET Colorado dalam memfasilitasi kemampuan representasi visual mereka dalam pembalajaran fisika. Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian merupakan mahasiswa magister pendidikan fisika Universitas Negeri Yogyakarta semester pertama tahun ajaran 2017/2018. Hasil penelitian dari 20 responden  menunjukkan bahwa 50% responden sangat tertarik menggunakan  PhET Colorado, dengan persepsi mahasiswa terhadap kemampuan representasi visual menggunakan PhET Colorado sebesar 85%, penggunaan PhET Colorado dianggap siswa mampu memfasilitasi kemampuan representasi visual mereka dalam pembelajaran fisika.  AbstractThe demands of 21st century skills highlighted the importance of cooperation between teachers and students to achieve the expected skill. Pedagogical knowledge of teachers in teaching and technology into things that need to be developed. Pedagogic ability of teachers in the use of technology can be a potential to develop students' abilities argument. This study aims to develop students' ability argumentation through pedagogical knowledge of teachers in using technology. The technology used is the result of the development of student worksheets 3D PageFlipp Impulse and Momentum material. The purpose of this study to look at the ability of students through the application of scientific argumentation (Technological Pedagogic Knowledge) TPK teachers in the classroom. This research is descriptive research. The data collection capability student argumentation performed by administering a written test. The subjects were students of class X at SMAN 1 Yogyakarta Prambanan. Rate scientific argumentation ability of students refers to Toulmin Argumentation Pattern (TAP). The results showed that the complexity of argumentation ability of students still at low level . These results suggest that the ability of the student arguments need to be improved.