cover
Contact Name
Ike Dian Puspta Sari
Contact Email
ikedianps@gmail.com
Phone
+6281330211770
Journal Mail Official
jurnalparadigma.budiutomo@gmail.com
Editorial Address
https://ejurnal.uibu.ac.id/index.php/paradigma/EditorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
ISSN : 26571803     EISSN : 26571803     DOI : https://doi.org/10.33503/paradigma
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya is a reputable scientific journal that has been recognized by SINTA with a ranking of 5. Published two times a year (January-June and July-December), the journal accommodates a variety of scientific articles that explore contemporary issues in philosophy, science, technology, and socio-culture. With its broad scope, Paradigma has become an important reference for researchers, academics, and practitioners interested in the intersections of various disciplines. Equipped with PISSN: 08523185 and EISSN: 2657-1803, the journal ensures the quality and accessibility of its publications. Paradigma accepts articles in the form of original research, literature reviews, and critical essays that fall within interdisciplinary scope: philosophy, science, technology, socio-culture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 355 Documents
Guru Honorer dan Stagnasi Mutu Pendidikan Indonesia dalam Perspektif Sejarah (1900-2026) Kurniawan; Siti Fatimah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3506

Abstract

The honorary teacher crisis in Indonesia has been ongoing for decades without a fundamental solution. This article aims to analyze the historical-structural roots of the honorary teacher problem and its correlation with the stagnation of national education quality. This research employs historical methods with a qualitative approach through four stages: heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The theoretical frameworks used are Fernand Braudel's longue durée, Pierre Bourdieu's social reproduction, and Paulo Freire's critical pedagogy. The results show that the honorary teacher crisis is not merely a technical failure in implementing Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, but an accumulation of three layers of structural inheritance: discriminatory dualism from the colonial era, the "black pedagogy" of the New Order that suppressed teacher professional initiative, and governance fragmentation due to post-reform decentralization. Based on 2025 Ministry of Education data, there are 2.6 million honorary teachers (56% of all teachers) with incentives of only Rp400,000 per month in 2026, while Indonesia's 2022 PISA scores (359 reading, 366 mathematics) are the lowest in history. This study concludes that resolving the teacher crisis requires fundamental restructuring of teacher governance, not merely piecemeal policy adjustments. The contribution of this research is to provide a comprehensive historical-structural analysis of the honorary teacher problem in Indonesia.
Generasi Alpha dan Transformasi Pendidikan : Implikasi Terhadap Pengembangan Komptensi abad ke-21 Livia, Nike; Siti Fatimah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3509

Abstract

Generesi Alpha merupakan generasi yang lahir pada erea digitalisasi dan tumbuh dalam lingkungan yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Karakteristik Generasi Alpha yang akrab dengan teknologi menuntut adanya transformasi pendidikan yang menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan dan tantangan abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik Generasi Alpha dengan transformasi pendidikan serta implikasinya terhadap pengembangan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kajian berbagai buku, jurnal nasional, dan jurnal internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan berimplikasi pada perubahan paradigma pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran, serta penguatan peran guru sebagai fasilitator. Selain itu, transformasi pendidikan memberikan kontribusi terhadap pengembangan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, literasi digital, kemampuan pemecahan masalah, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Meskipun demikian, terdapat berbagai tantangan dalam implementasinya, seperti kesenjangan kompetensi digital guru, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif dan inovatif guna mempersiapkan Generasi Alpha sebagai sumber daya manusia yang unggul dan mampu menghadapi tuntutan era Society 5.0.
Program Gizi atau Bencana Gizi ? Tinjauan Kritis atas Keracunan Massal Siswa pada Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia Siti Morizana Hardayanti; Siti Fatimah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3512

Abstract

The free nutritious Meal Program (MBG), initiated by the Indonesian government in 2025, was originally conceived with the noble aspiration of improving nutritional status among school-aged children across the country. However, field realities have revealed a picture starkly divergent from the program’s foundational objectives. Throughout 2025 and into early 2026, no fewer than 33,626 students across 31 provinces were reported to have suffered food poisoning following the consumption of meals distributed under this initiative. This phenomenon raises fundamental questions regarding the adequacy of food safety governance, within a program funded by a national budget amounting to hundreds of trillions of rupiah. This study aims to critically examine the contributing factors underlying mass food poisoning incidents among students in the MBG program, with particular emphasis on the deficiencies in sanitation and hygiene oversight within the Nutrition Fulfillment Service Units (SPPG), the absence of operational certification, and non compliance with food distribution chain standards. A qualitative research approach was employed, utilizing case study methodology and in-depth interviews conducted with key stakeholders, including SPPG kitchen managers, community health center personnel, education departement officials, and parents of affected students. Data analysis was carried out through source triangulation techniques to ensure the validity and credibility of findings. The results indicate that repeated mass poisonings are not isolated incidents, but rather reflect systemic failures in the planning, oversight, and accountability of the MBG program as a whole. The absence of standard operating procedures, weak coordination between institutions, and minimal human resource capacity at the SPPG level are the root causes of the problem, which have so far escaped policy attention. This study recommends comprehensive reform of the MBG program’s food safety oversight mechanisms, including the implementation of a system, strengthening the role of regional health departements as independent supervisors, and establishing a transparent and accountable incident reporting mechanism.
Mitos Sekolah Favorit: Dekonstruksi Sejarah Ketimpangan Pendidikan Dari Hindia Belanda Hingga Era Zonasi Tridani, Annisa Fathin; Siti Fatimah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3513

Abstract

Fenomena sekolah favorit merupakan persoalan yang terus berulang setiap tahun dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Indonesia, meskipun istilah tersebut tidak pernah diberi label resmi oleh pemerintah. Artikel ini bertujuan menelusuri akar historis ketimpangan pendidikan yang melatarbelakangi fenomena sekolah favorit serta mengevaluasi efektivitas kebijakan zonasi dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis dan studi kepustakaan (library research), melalui penelusuran sumber primer dan sekunder berupa regulasi, data statistik, dan literatur sejarah pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah favorit dalam pendidikan kontemporer merupakan manifestasi modern dari struktur pendidikan hierarkis yang dibangun sejak era kolonial Belanda, yang saat itu menerapkan dualisme dan diskriminasi struktural berdasarkan ras dan status sosial. Parameter diskriminasi telah berubah dari ras dan status kelahiran menjadi kemampuan finansial dan prestasi akademik, namun efek segregasinya tetap serupa. Kebijakan sistem zonasi yang diterapkan sejak 2017 merupakan upaya paling serius untuk membongkar warisan struktural tersebut, tetapi implementasinya masih menghadapi tantangan berupa ketidaksiapan infrastruktur, resistensi masyarakat kelas menengah atas, dan mentalitas kolektif yang telah mengakar selama puluhan tahun. Kajian ini merekomendasikan kebijakan afirmatif berbasis peningkatan kualitas, penguatan peran sekolah swasta, dan kampanye perubahan persepsi publik secara berkelanjutan.
PTN-BH dan Keadilan Akses Pendidikan Tinggi di Indonesia: Analisis Kebijakan Pendidikan dalam Perspektif Keadilan Sosial Zahira, Rizela; Siti Fatimah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3516

Abstract

Penelitian ini membahas kebijakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dan implikasinya terhadap keadilan akses pendidikan tinggi di Indonesia dalam perspektif keadilan sosial. PTN-BH merupakan bentuk otonomi perguruan tinggi yang memberikan kewenangan luas dalam pengelolaan akademik dan keuangan. Namun, kebijakan ini memunculkan perdebatan terkait meningkatnya biaya pendidikan dan potensi ketimpangan akses bagi mahasiswa dari kelompok ekonomi rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis berbagai literatur ilmiah dan kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PTN-BH memiliki dampak ganda, yaitu peningkatan kualitas dan kemandirian perguruan tinggi, tetapi juga berpotensi memperlebar kesenjangan akses pendidikan tinggi. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara otonomi institusi dan tanggung jawab negara dalam menjamin keadilan pendidikan.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pemilihan Capres dan Cawapres Pasca Pemilu 2024 di Universitas PGRI Jombang Muslimin; Ananda Kholisotul Qolbiah; Najmuddin Maya'ba
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3534

Abstract

Students, as part of a critical and educated group of young voters, often have political views that can influence election results. active participation of students in elections can improve the quality of democracy and strengthen the legitimacy of elected governments. The purpose of this research is To describe the perceptions of students as election committees towards the election of presidential and vice presidential candidates for the 2024 elections at PGRI University Jombang. The research method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques using interviews and documentation. The data analysis technique in this study is the data reduction stage, data presentation and conclusions. The results of this study are (Students are vulnerable to the influence of information circulating and the influence of money politics
The Role of Financial Statements in Management Decision-Making at PT. Pasific Tuna Mandiri Juliedi Manuel Pelenewen
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3606

Abstract

Financial statements are a critical source of information that supports management in planning, controlling, and evaluating corporate activities. Accurate and timely financial data enables management to make effective decisions to achieve organizational objectives. This study aims to analyze the role of financial statements in management decision-making at PT. Pasific Tuna Mandiri. The research employs a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving management and the company's finance department. The collected data were analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that financial statements play a vital role in supporting management decision-making. They are utilized to assess the company’s financial health, control operational costs, prepare budgets, evaluate performance, and formulate strategic business policies. Additionally, financial statements assist management in identifying business opportunities and potential risks that may impact corporate sustainability. The availability of relevant, accurate, and timely financial information allows management to make more effective and efficient choices. Consequently, financial statements serve not only as a reporting tool but also as a strategic instrument that drives organizational performance and business development at PT. Pasific Tuna Mandiri.
Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Oepoi Appolonaris Tomas Berkanis; Erna Febriyanti; Zarah Eunike Riwu Lay
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3607

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is a chronic metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin function. One non-pharmacological management effort to control blood glucose levels is Prolanis Gymnastics. This study aimed to determine the effect of Prolanis Gymnastics on reducing random blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus at the Oepoi Public Health Center. This study employed a quantitative, quasi-experimental design with a pre-test post-test control group approach. This research was conducted from March 15 to April 11, 2026. The sample consisted of 40 respondents who met the inclusion criteria: 1. Type 2 DM patients registered at the Oepoi Community Health Center; 2. Patients still able to perform light to moderate physical activity, particularly Prolanis exercises (not in a worsening condition such as pressure ulcers); 3. Willingness to participate in the study by signing an informed consent. The sample consisted of 40 respondents,divided equally between intervention and control groups (20 respondents each), selected through a total sampling technique. Blood glucose levels were measured before and after the intervention using a glucometer. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk test, Paired Sample t-Test, and Mann-Whitney U Test. The mean blood glucose level in the intervention group decreased from 168.85 ± 11.79 mg/dL to 153.75 ± 10.40 mg/dL, with a mean reduction of 15.10 mg/dL (p < 0.001). In the control group, the mean blood glucose level decreased from 182.35 ± 14.60 mg/dL to 179.60 ± 14.63 mg/dL (p < 0.001). The Mann-Whitney U Test showed a significant difference in blood glucose levels between the intervention and control groups (Z = -4.895; p < 0.001).Prolanis Gymnastics significantly reduces blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus and serves as an effective non-pharmacological intervention in primary health care.
Upaya Peningkatan Pendidikan Formal Anak Dari Keluarga Pra-sejahtera Jihaan Kaamiliaa; Stevany Afrizal; Subhan Widiansyah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3734

Abstract

Pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan masa depan seseorang. Namun, keluarga pra-sejahtera masih menghadapi kendala dalam meningkatkan pendidikan formal anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis upaya orangtua dalam meningkatkan pendidikan formal anak kemudian menggunakan modal sosial untuk mendukung keberlanjutannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan berjumlah 10 orang yang dipilih menggunakan purposive sampling, terdiri dari orangtua sebagai informan kunci, serta anak dan masyarakat menjadi informan pendukung. Hasil penelitian menemukan bahwa orangtua melakukan berbagai upaya seperti pengelolaan keuangan keluarga, mencari pekerjaan tambahan, memanfaatkan bantuan pemerintah dan keluarga, serta memberikan dukungan kepada anak. Temuan ini sejalan dengan teori modal sosial James Coleman yang memiliki kewajiban dan harapan orangtua terhadap pendidikan anak, pemanfaatan saluran informasi mengenai bantuan pendidikan, dan norma yang mendorong anak agar tetap bersekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperbanyak kajian modal sosial dalam konteks keluarga pra-sejahtera
Perubahan Ruang dan Identitas Arsitektur: Refleksi Filosofis Ginting, Salmina Wati
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3749

Abstract

Perubahan ruang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan arsitektur, namun implikasinya terhadap identitas arsitektur masih jarang dibahas secara filosofis. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara perubahan ruang dan identitas arsitektur melalui perspektif filsafat arsitektur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap karya-karya mengenai filsafat identitas, filsafat arsitektur, fenomenologi ruang, serta arsitektur tradisional Melayu. Analisis dilakukan melalui identifikasi konsep, analisis komparatif, dan sintesis konseptual untuk menjelaskan hubungan antara organisasi ruang, pengalaman berhuni, makna budaya, dan identitas arsitektur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang merupakan atribut fundamental identitas arsitektur karena organisasi spasial membentuk pengalaman berhuni yang menghasilkan makna budaya. Oleh karena itu, perubahan ruang tidak secara otomatis mengubah identitas arsitektur, tetapi berpotensi mentransformasikannya ketika perubahan organisasi ruang mengubah pengalaman berhuni dan makna budaya yang menopang identitas tersebut. Rumah Melayu digunakan sebagai refleksi konseptual untuk menunjukkan bahwa keberlanjutan identitas tidak hanya ditentukan oleh bertahannya bentuk fisik, tetapi juga oleh keberlanjutan hubungan spasial yang membentuk pengalaman berhuni. Artikel ini menawarkan perspektif konseptual yang menempatkan organisasi ruang sebagai penghubung antara dimensi fisik dan sosial-budaya dalam memahami transformasi identitas arsitektur.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 1 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 5 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 4 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 5 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 4 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 2 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 1 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 4 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 3 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, danSosial Budaya Vol. 28 No. 2 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 1 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 1 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 26 No. 2 (2020): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2019): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya More Issue