cover
Contact Name
Ike Dian Puspta Sari
Contact Email
ikedianps@gmail.com
Phone
+6281330211770
Journal Mail Official
jurnalparadigma.budiutomo@gmail.com
Editorial Address
https://ejurnal.uibu.ac.id/index.php/paradigma/EditorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
ISSN : 26571803     EISSN : 26571803     DOI : https://doi.org/10.33503/paradigma
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya is a reputable scientific journal that has been recognized by SINTA with a ranking of 5. Published two times a year (January-June and July-December), the journal accommodates a variety of scientific articles that explore contemporary issues in philosophy, science, technology, and socio-culture. With its broad scope, Paradigma has become an important reference for researchers, academics, and practitioners interested in the intersections of various disciplines. Equipped with PISSN: 08523185 and EISSN: 2657-1803, the journal ensures the quality and accessibility of its publications. Paradigma accepts articles in the form of original research, literature reviews, and critical essays that fall within interdisciplinary scope: philosophy, science, technology, socio-culture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 355 Documents
Pengaruh Digital Payment terhadap Perilaku Konsumtif pada Pengguna E-wallet OVO, GoPay, dan DANA Silfita Nabilla Putri; Siti Nurfadilla; Qhory Maghfirah Walidayni; Nabil Muzzafar; Neffi Sulkais
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3750

Abstract

Peralihan menuju metode transaksi nontunai yang efisien dan instan di kalangan masyarakat Indonesia dipicu secara signifikan oleh penetrasi dompet digital seperti DANA, GoPay, dan OVO. Kendati menawarkan efektivitas, simplisitas teknologi ini justru rentan memicu tindakan belanja yang berlebihan, terutama bagi kelompok mahasiswa yang mendominasi aktivitas penggunaan platform tersebut. Studi ini dirancang untuk membedah dampak dari pemanfaatan instrumen pembayaran elektronik terhadap aksi konsumerisme para pemilik akun e-wallet. Melalui penerapan metodologi kuantitatif berjenis survei deskriptif, penjaringan data dilakukan lewat penyebaran angket daring berbasis skala Likert kepada 53 partisipan yang aktif bertransaksi digital. Data yang terkumpul selanjutnya diuji menggunakan instrumen validitas, reliabilitas, normalitas, serta formula regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil olah data, terbukti bahwa mekanisme pembayaran digital memberikan stimulasi positif dan berdaya pengaruh kuat terhadap lonjakan perilaku konsumtif, sementara porsi selebihnya dipicu oleh variabel eksternal seperti regulasi diri serta tingkat pemahaman finansial. Kebaruan informasi ini memperkaya khazanah riset perilaku pasar dalam ranah bisnis dan manajemen melalui penegasan bahwa modernisasi sistem finansial menjadi salah satu pemicu utama konsumerisme, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai acuan edukasi keuangan yang adaptif terhadap era digitalisasi.
Language, Identity, and Fandom: A Sociolinguistic Study of Manchester United Supporters Trisnian Ifianti; Enis Fitriani
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3752

Abstract

Language is essential in shaping and articulating social identity within fan communities. Football fans, notably, utilise unique linguistic methods to express allegiance, unity, and affiliation with a particular community. This research examines the manner in which Manchester United fans formulate their linguistic identity using language employed in digital communications. Utilising a qualitative sociolinguistic framework, the research examines remarks, hashtags, slogans, nicknames, and football-related terminology gathered from social media channels like X (formerly Twitter), Reddit, and Facebook. The examination is directed by Bucholtz and Hall's (2005) model of identity formation, Tajfel and Turner's (1979) Social Identity Theory, and Labov's sociolinguistic viewpoint on linguistic variety. The results are anticipated to reveal that Manchester United fans forge a communal linguistic identity via club-specific terminology, inclusive pronouns, evaluative language, humour, competitive dialogue, and symbolic representations. These linguistic tools enhance communal unity while differentiating adherents from opposing fan factions. The research enhances sociolinguistic inquiry into language, identity, and digital fandom by demonstrating how football fans utilise language as a symbolic tool for shaping collective identity.
An Investigation into Non-English Educational Background Lecturers' Competence in Teaching English for Biology Eko Sulistiono; Indrawati Pusparini; Tities Hijratur Rahmah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3753

Abstract

This research employed a qualitative method. The study was conducted at Insan Budi University. The instruments used to collect data for the research included a questionnaire, interview, and documentation of the language teaching process inside or outside the classroom at the Biology Education Study Program. The researcher employed a qualitative approach, specifically a descriptive qualitative research method, in this study. The research objects are non-English educational background lecturers and biology education students of Insan Budi Utomo University Malang for the 2022–2023 academic year.The research results were as follows: 1) the lecturer with a non-English educational background develops English skills through autodidacts such as reading international journals and learning from material or English content. 2) the strategies applied by the lecturer with a non-English educational background in developing her competencies (pedagogical) in teaching “English for Biology” by reading the international journal to increase knowledge of biology education, participating in national workshops and conferences to increase professional and pedagogical competence, and the lecturer discusses and sharing with another lecturer from English Department to increase personal and social competence. 3) the perceptions of students towards the competencies of the lecturer with a non-English educational background in teaching. The students were very fond of the way the lecturer taught English.The study concludes that English proficiency and a strong set of competencies are crucial for lecturers with non-English backgrounds teaching English. Students' English language skills can improve with effective teaching and motivation.
Evaluasi Strategi Perluasan Agribisnis Peternakan Ayam Petelur Di Kecamatan Paiton Probolinggo Jawa Timur Hidayati, Permata Ika
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3770

Abstract

Agribisnis ayam petelur adalah salah satu sektor yang berbasis pada usaha pertanian atau bidang lain yang mendukungnya. Aktivitas di sektor agribisnis ayam petelur mencakup salah satu atau seluruh rantai produksi, pengolahan, dan pemasaran, termasuk peternakan unggas. Studi ini bertujuan untuk mengetahui profil peternak ayam petelur, faktor internal strategis (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan tantangan) yang memengaruhi peternakan unggas, serta perluasan strategi alternatif dan strategi mana yang menjadi prioritas yang layak. Responden dipilih menggunakan metode pengambilan sampel acak proporsional dari peternak ayam petelur di Kabupaten Probolinggo. Faktor internal dan eksternal dievaluasi dengan matriks IFE dan matriks EFE. Strategi alternatif didefinisikan dengan matriks IE dan matriks SWOT, dan untuk penentuan prioritas strategis ditentukan dengan matriks QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang menjadi kekuatan utama dalam perluasan peternakan unggas adalah usaha turun-temurun dan ketersediaan sarana transportasi. Secara eksternal, faktor utama adalah ketersediaan peluang pasar dan distribusi yang terbatas serta pertumbuhan populasi. Faktor tantangan utama adalah fluktuasi harga dan penyakit ayam. Strategi utama (strategi besar) untuk perluasan agribisnis ayam petelur peternakan unggas adalah penetrasi pasar dan perluasan produk. Strategi penetrasi pasar adalah strategi yang digunakan untuk meningkatkan pangsa pasar produk atau jasa melalui upaya pemasaran yang lebih besar. Strategi perluasan produk adalah strategi yang bertujuan untuk membuat perusahaan yang bermitra meningkatkan penjualan dengan memperbaiki atau memodifikasi produk yang ada saat ini. Strategi alternatif adalah meningkatkan pangsa pasar untuk mencapai posisi pemimpin pasar melalui kebijakan pemerintah daerah dan perusahaan terkait, pengendalian dan pengawasan hama atau penyakit peternakan ayam petelur agar berkelanjutan, jaminan modal dan optimalisasi petugas lapangan, serta optimalisasi modal kerja dan peningkatan kemampuan dalam perluasan agribisnis ayam petelur yang efisien. Prioritas strategis perluasan agribisnis ayam petelur peternakan unggas adalah strategi untuk mencapai peningkatan pangsa pasar dan posisi pemimpin pasar melalui kebijakan pemerintah daerah dan perusahaan terkait.
Interferensi Dialek Bahasa Dayak Bakati Dan Dayak Ahe Kalimantan Barat Di Desa Tiang Tanjung Dusun Pandan Kabupaten Landak (Kajian Sosiolinguistik) FARIDA; NURWAKHID MULIYONO; LULY ZAHROTUL LUTFIYAH
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language is a means and infrastructure used as a means of everyday communication. Language also plays an important rolefor people to be able to interact with each other. This research aims to obtain information regarding the development and how the process of Dayak Bakati and Dayak Ahe language interference occurs in West Kalimantan Barat in Tiang Tanjung Village, Pandan Hamlet, Landak Regency and to obtain information regarding developments in the use of the Dayak Bakati and Dayak Ahe languages. The formulation of the problem in this research is what is the process of interference in the Dayak Bakati and Dayak Ahe languages in Tiang Tanjung Village, Pandan Hamlet, Landak Regency and what is the influence of interference in the use of the Dayak Bakati and Dayak Ahe languages? This research method uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques were carriedout using interviews, observation and documentation. Based on the research that has been carried out, it can be concluded that there is interference between the dialects of the Dayak Bakati and Dayak Ahe languages in the village of Tiang Tanjung, Dusun Pandan, Landak Regency as a bilingualism community due to language interferencedue to elaboration in the area which has resulted in interference with the Dayak Bakati and Dayak Ahe languages and until now These two languages are the languages used by the Dayak people.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 1 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 5 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 4 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 5 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 4 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 2 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 1 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 4 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 3 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, danSosial Budaya Vol. 28 No. 2 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 1 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 1 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 26 No. 2 (2020): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2019): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya More Issue