cover
Contact Name
Deden Agustira
Contact Email
deden.agustira@uskm.ac.id
Phone
+6281911432125
Journal Mail Official
jurnaldedikasi15@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lingkar Luar Bayuning, Perum Quanta 2 Blok B4 No. 5 Kuningan, Jawa Barat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31100821     DOI : -
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Yayasan Dekhalisha Global Prestise sebagai wadah publikasi artikel kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan isu-isu sosial yang relevan, seperti pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas hidup, inovasi pendidikan, pemberdayaan komunitas, pembangunan berkelanjutan, dan solusi berbasis riset terapan. Jurnal ini bertujuan untuk mendiseminasikan hasi; pengabdian dan praktik baik (best practice) yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa, praktisi pendidikan, serta pemerhati sosial yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, sosial, dan ekonomi kreatif. Jurnal pengabdian kepada masyarakat terbit secara berkala dan terbuka (open access) untuk memperluas jangkauan pengetahuan dan pemberdayaan berbasis ilmu pengetahuan di tingkat lokal, nasional, dan global. Jurnal ini menggunakan sistem manajemen jurnal elektronik berbasis Open Journal System (OJS) untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan akses terhadap seluruh artikel yang diterbitkan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Pelatihan Penyusunan Action Plan untuk Meningkatkan Kemampuan Guru Mendesain Perencanaan Pembelajaran di Kurikulum Merdeka Tania Pratiwi, Rani; Suryani, Yeyen; Nuryatin, Atin; Asyraf Dwi Ananda, Hadziq; Aulia Hikmah, Siska; Agustira, Deden; Rusti, Titi
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas yang dapat mencerminkan sikap profesional guru adalah melaksanakan kewajibannya dalam membuat perencanaan pembelajaran. Pentingnya menyusun perencanaan pembelajaran adalah untuk mengarahkan guru dalam merancang sebuah pembelajaran yang disenangi siswa. Rancangan pembelajaran tersebut sangat memungkinkan dilakukan variasi oleh guru. Sebagai bentuk perencanaan kegiatan pembelajaran dalam Lesson Study adalah menyusun action plan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mendesain perencanaan pembelajaran pada implementasi kurikulum merdeka melalui penyusunan action plan dalam rangkaian kegiatan Lesson Study. Kegiatan pengabdian ini berbentuk Pelatihan, yaitu proses terencana untuk memodifikasi sikap atau perilaku pengetahuan, keterampilan melalui pengalaman belajar. Tujuannya adalah untuk mencapai kinerja yang efektif dalam setiap kegiatan atau berbagai kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 08 Mei 2024 di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan. Kegiatan dihadiri oleh kepala sekolah dan perwakilan guru dari SMPN 1 Maleber, SMPN 2 Cimahi, dan SMPN 4 Ciawigebang sejumlah 21 Guru. Sekolah-sekolah tersebut merupakan sekolah penggerak angkatan 3 jenjang SMP di Kabupaten Kuningan. Action plan yang dibuat oleh peserta sudah sesuai dan dapat diimplementasikan di sekolahnya masing-masing. Dalam action plan sudah jelas dicantumkan tanggal pelaksanaan lesson study. Dan ini merupakan keberlanjutan kegiatan pangabdian ini menjadi kegiatan penelitian.
Pelatihan Literasi Berbasis Aktivitas untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis pada Siswa SMPN 2 Kadugede Tania Pratiwi, Rani; Nuryatin, Atin; Agustina, Dela; Rahma Fazrin, Karelina; Agustira, Deden; Suryani, Yeyen; Maryati, Meri; Ade Rohmawati, Nyai
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pelatihan literasi berbasis aktivitas di SMPN 2 Kadugede, Kabupaten Kuningan. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan ide secara tertulis dan kurang termotivasi dalam kegiatan menulis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan pemaparan materi strategi menulis kreatif, praktik menulis kontekstual tentang hobi dan pengalaman membaca, presentasi karya siswa, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Kegiatan dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna di mana siswa tidak hanya menerima materi tetapi juga berperan aktif mengembangkan keterampilan literasi melalui aktivitas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa mengekspresikan ide dengan percaya diri, menyusun kalimat yang koheren dan runtut, serta meningkatnya kesadaran tentang pentingnya membaca sebagai fondasi literasi. Sesi refleksi mengungkapkan antusiasme tinggi dari siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan, dengan 87% siswa menyatakan termotivasi untuk terus berlatih menulis. Program ini membuktikan bahwa pelatihan literasi berbasis aktivitas efektif menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna, serta dapat menjadi strategi alternatif untuk penguatan keterampilan literasi di sekolah menengah pertama.
Cerdas Ekonomi Sejak Dini: Pengembangan Model Ekonomi Kontekstual Berbasis Kehidupan Keluarga Nuryatin, Atin; Pratiwi, Rani Tania; Mulyati, Sri; Rismayanti, Tesha; Tri Puspita Sari, Agnesia
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi ekonomi anak-anak usia sekolah dasar di Desa Bayuning melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan dan aplikatif. Berangkat dari rendahnya pemahaman anak-anak terhadap konsep dasar ekonomi dalam kehidupan sehari-hari, program ini dirancang dalam bentuk kegiatan sosialisasi, pelatihan, penggunaan media teknologi edukatif, pendampingan intensif, dan evaluasi berkelanjutan. Seluruh kegiatan dilaksanakan di Taman Pelangi, sebuah ruang publik yang strategis untuk mendekatkan edukasi dengan kehidupan anak secara langsung dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dikembangkan mampu meningkatkan pemahaman anak tentang nilai uang, konsep kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya menabung dan berbagi. Peningkatan ini ditunjukkan melalui pengamatan aktivitas, penugasan kreatif, dan hasil evaluasi pemahaman. Selain memberikan pemahaman ekonomi dasar, program ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan karakter disiplin dan tanggung jawab sosial pada anak. Dengan melibatkan pendekatan partisipatif dan berbasis konteks lokal, program ini memberikan solusi inovatif dan berkelanjutan dalam membangun fondasi literasi ekonomi sejak dini.
Workshop Penerapan Lesson Study untuk Mengembangkan Budaya Refleksi pada Implementasi Kurikulum Merdeka Suryani, Yeyen; Jumatini, Entin; Djuniardi, Dede; Muhammad Solahudien, Maulana; Wastam
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workshop Penerapan Lesson Study untuk mengembangkan budaya refleksi pada implementasi Kurikulum Merdeka bertujuan untuk mendorong praktik Lesson Study sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai upaya untuk memberikan kebebasan kepada sekolah dalam mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa. Urgensinya terletak pada kebutuhan untuk mengadaptasi pendekatan pembelajaran yang efektif dan relevan dengan konteks pendidikan saat ini. Budaya refleksi adalah kunci dalam meningkatkan praktik pembelajaran yang berkualitas. Melalui Lesson Study, para guru dapat berkolaborasi, merencanakan, mengamati, dan merefleksikan praktik pengajaran mereka secara berkala. Tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pendidik dalam menerapkan Lesson Study sebagai pendekatan yang sistematis untuk pengembangan profesionalisme guru dan peningkatan hasil belajar siswa. Workshop ini juga bertujuan memperkuat budaya kolaborasi dan refleksi di antara para guru, sehingga mereka dapat secara efektif menerapkan Kurikulum Merdeka. Luaran yang ditargetkan dari workshop ini adalah peningkatan keterampilan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran melalui Lesson Study. Adapun hasil Workshop ini yaitu telah berhasil memberikan pemahaman yang lebih baik kepada guru tentang pentingnya penerapan Lesson Study untuk membangun budaya refleksi dalam pembelajaran, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka.
Membangun Budaya Tertib Administrasi Melalui Kolaborasi Guru-Kepala Sekolah Di K3TK dan KKG Sumberjaya Dedeh Komalasari; Hidayanti, Maria; Lita; Wulandari, Ayu
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan administerasi ya ng tidak efektif dan dokumentasi yang tidak struktur serta kurangnya informasi mengenai detail tugas Guru dan Kepala Sekolah yang tumpeng tindih menjadikan terhambatnya layanan kualitas pendidikan. Untuk itu perlu diadakan pembinaan akan kesadaran tumbuhnya budaya tertib administerasi. Perlu adanya perencanaan serta pelaksanaa yang tepat sasaran dalam hal menumbuhkan budaya tersebut yang mengutamakan juga refleksi dan evaluasi setelah proses pelaksanaanya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan praktik administrasi di kalangan peserta. Kolaborasi aktif antara kepala sekolah dan guru berhasil menciptakan sistem kerja administrasi yang lebih teratur, dengan dukungan digitalisasi sederhana dan pembagian peran yang jelas. Forum K3TK dan KKG terbukti efektif sebagai ruang berbagi praktik baik dan penguatan profesionalisme. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa budaya tertib administrasi dapat tumbuh melalui proses kolaboratif, didukung oleh kepemimpinan yang partisipatif dan forum profesional yang aktif. Budaya ini bukan sekadar kewajiban administratif, dan administerasi bukan menjadi  beban bagi guru dan kepala sekolah namun melainkan pendukung bagian penting dari upaya peningkatan kualitas  mutu pendidikan.
Model Edukasi Literasi Lingkungan Berbasis Komunitas: Analisis Reflektif Kegiatan Pengabdian Masyarakat Agustira, Deden; Sumantri, Hendra; Nurhasanah, Alfi
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan warga Perum Quanta 2 Kuningan melalui model edukasi berbasis komunitas yang sepenuhnya berlandaskan pendekatan kualitatif deskriptif. Program dirancang kolaboratif dan partisipatif, memfasilitasi warga untuk menggali isu, mendiskusikan solusi, serta mempraktikkan aksi ramah lingkungan sehari-hari. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan analisis dokumen komunitas selama Maret-April 2025. Analisis tematik menghasilkan lima tema utama: (1) menumbuhkan kesadaran ekologis, (2) edukasi sebagai penggerak: penguatan ikatan sosial aksi lingkungan, (3) tingkat partisipasi, (4) adaptasi sebagai proses, dan (5) tantangan berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa literasi lingkungan berkembang bukan hanya pada ranah pengetahuan, tetapi juga pada sikap dan tindakan kolektif. Model edukasi berbasis komunitas ini terbukti efektif dalam memicu perubahan bermakna yang berpotensi diadaptasi pada pemukiman lain dengan karakteristik yang sama.
Pemberdayaan UMKM Desa Dayu Melalui Pendampingan Digital Marketing Ibrahim Al Abror, Muhammad; Nur Halizah, Siti; Ilham Aris Effendi, Mochamad; Nori, Aisyah; Zuhri, Syaroffudin; Rindiani, Sima; Ziana Zain, Aida; Natina, Rukma; Dewi Anggraini, Novita; Lutfia Azaria, Dhia; Putri Fauzia, Ananda; Rochma Kamaliya, Alya; Atnayudho Wisanggeni, Yusuf; Koiriyah, Siti; Maharani, Syabilla; Cantrika Putri, Milda; Fahmi, M.
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian desa, namun seringkali menghadapi kendala dalam aspek pemasaran dan jangkauan pasar yang terbatas. Program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 61 UIN Syekh Wasil Kediri di Desa Dayu, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, bertujuan memberdayakan pelaku UMKM melalui pendampingan digital marketing berbasis media sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan observasi, wawancara, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 12 pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan, minuman, dan barang. Materi yang disampaikan meliputi strategi pemasaran digital melalui platform media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, WhatsApp Business, dan marketplace. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep digital marketing sebesar 85%, dengan 75% peserta menyatakan siap menerapkan strategi pemasaran digital dalam usaha mereka. Pasca kegiatan, beberapa pelaku UMKM telah mulai aktif memanfaatkan media sosial untuk promosi produk dan mengalami peningkatan interaksi dengan konsumen. Program ini membuktikan bahwa pendampingan digital marketing dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM pedesaan di era digital.
Peningkatan Aksesibilitas dan Identitas Rumah Warga Melalui Program Pemasangan Nomor Rumah oleh Mahasiswa KKN di Desa Toto Projo Kecamatan Way Bungur Bimbo, Syhan Rafif Fathana; Kurniasari, Sefia; Salsabila, Salsabila; Wahyu Rayhan, Muhammad; Andriyansyah, Soni; Sabrina, Shela; Aprilia, Shila; Ayyu Khofiffa, Salsabilla; Latifah Cahya Ningtias, Septiara; Nuryanto, Nuryanto; Jurniasari, Selin
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The house numbering program implemented by Community Service (KKN) students in Toto Projo Village, Way Bungur District, East Lampung Regency, aimed to improve accessibility, orderliness, and residential identity. Preliminary observations revealed that the majority of houses in the village lacked clear numbering systems, creating difficulties in population data collection, emergency services, social assistance distribution, and geographic navigation. The implementation method employed a participatory approach involving village government, village officials, and community members through stages of coordination, data collection, house number design, production, installation, and evaluation. Data were collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation. Program results demonstrated that house numbering installation provided positive impacts in facilitating public service access, enhancing village administrative efficiency, and strengthening residential identity. Evaluation through interviews revealed high levels of resident satisfaction with the program, with particular appreciation for improved navigation and environmental orderliness. This program can serve as a sustainable community service model and be replicated in other villages with support from local government and integration of digital mapping technology to enhance spatial and demographic data management effectiveness.
Menguatkan Identitas: Rebranding Sebagai Jalan UMKM Desa Naik Kelas Kusumowardhono, Broto Seno Kusumowardhono; Lussy Sulistiyowati, Eka; Niswatul Khasanah, Dwi; Ardevano, Kavindo; Salsa Arifana, Nabila; Faiz Hidayatulloh, Muhammad
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Village-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a pivotal role in sustaining local economies while simultaneously preserving the continuity of cultural wisdom and identity. Nevertheless, in an era of global competition and digital transformation, numerous village MSMEs encounter substantial constraints in establishing a strong business image and expanding their market reach. This article examines rebranding strategies as an endeavour to consolidate business identity while concurrently enhancing the competitiveness of village MSMEs. Rebranding is not merely construed as the replacement of logos or packaging, but rather as a comprehensive process of reasserting the values, narratives, and local distinctiveness that differentiate these products from competitors. Through a literature review and descriptive qualitative approach, this article delineates the strategic steps of rebranding, encompassing market analysis, visual identity reinforcement, product storytelling, and the utilisation of digital technology. The community service activities were implemented through socialisation programmes, brand design training, and guided digital content creation for MSME practitioners in partner villages. Rebranding has been demonstrated to yield significant positive outcomes, including an enhanced professional image, expanded market access, and a heightened sense of community pride toward locally produced goods. Accordingly, rebranding constitutes a critical instrument in facilitating the upward trajectory of village MSMEs as integral components of the national creative economy ecosystem.
Penyusunan Bahan Ajar Sastra Berbasis Cerita Rakyat Kabupaten Tasikmalaya Cunandar, Dadang; Indanus, Muhamad; Setia Permana, Yulia
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Tasikmalaya memiliki kekayaan cerita rakyat yang sarat nilai-nilai luhur seperti penghormatan terhadap orang tua, etos kerja, dan kearifan lokal. Namun, pemanfaatan cerita rakyat sebagai media pembelajaran sastra dan budaya lokal di sekolah-sekolah masih terbatas karena minimnya bahan ajar yang kontekstual dan kurangnya kompetensi guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan literasi budaya dan karakter siswa secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar sastra berbasis cerita rakyat lokal dan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan bahan ajar, pelatihan guru, dan pendampingan implementasi pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop pengembangan bahan ajar, pelatihan pedagogis, dan praktik pembelajaran terbimbing di sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, peningkatan capaian pembelajaran sastra, serta penguatan kesadaran guru terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya lokal. Bahan ajar yang dikembangkan terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya dan literasi sastra. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengintegrasian kearifan lokal dalam pembelajaran sastra dan memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya daerah di Indonesia.

Page 1 of 2 | Total Record : 15