cover
Contact Name
Ristiani
Contact Email
ferdi@bbg.ac.id
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
ferdi@bbg.ac.id
Editorial Address
Jl. Bunga Ncole Raya Komp.Medan Permai No.100, Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara 20136, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20136
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30479584     DOI : 10.62710
Core Subject : Health,
JKKN: Jurnal Kebidanan & Kesehatan Nusantara adalah jurnal online dalam bidang kebidanan yang dikelola oleh Prodi Kebidanan Langsa Poltekkes Kemenkes Aceh dengan nomor ISSN (Online): , ISSN (Print) : . Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). FJK memuat berbagai artikel sebagai hasil penelitian (original research), tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kebidanan. JKKN menerima manuskrip dari hasil penelitian bidang keilmuan kebidanan, yang meliputi: kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, bayi dan balita, masa remaja, Keluarga Berencana (KB), klimakterium, komunitas kebidanan, pendidikan kebidanan dan terapi komplementer dalam kebidanan.
Arjuna Subject : -
Articles 66 Documents
PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDEO DAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA : LITERATUR REVIEW Maesaroh, Erlina; Realita, Friska
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rxd39p73

Abstract

Pernikahan dini pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan sosial yang berdampak pada kesehatan reproduksi, kesejahteraan mental, dan perkembangan sosial remaja. Pengetahuan yang terbatas serta kurangnya akses terhadap informasi kesehatan yang akurat menyebabkan remaja lebih rentan terhadap pernikahan usia dini. Media pendidikan kesehatan seperti video dan booklet sering digunakan dalam program edukasi remaja, namun efektivitas keduanya dalam mencegah pernikahan dini masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media video dan booklet dalam pencegahan pernikahan dini pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menelusuri artikel ilmiah pada basis data PubMed dan Google Scholar. Sebanyak sepuluh artikel yang dapat diakses secara penuh, diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris pada periode tahun 2021 hingga 2026, dipilih berdasarkan kesesuaiannya dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi pendidikan menggunakan media video mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan pernikahan dini. Selain itu, media booklet juga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja terhadap dampak pernikahan dini. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan media edukasi berbasis multimedia dapat menurunkan keinginan remaja untuk menikah pada usia muda. Secara umum, media video berperan lebih besar dalam memengaruhi sikap dan meningkatkan kesadaran remaja, sedangkan booklet memperkuat pemahaman kognitif melalui informasi tertulis. Kombinasi penggunaan media video dan booklet dapat menjadi strategi edukasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan pernikahan dini pada remaja.
PENGARUH PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TERHADAP MINAT PENGGUNAAN METODE AMENORE LAKTASI (MAL): LITERATURE RIVIEW Pratiwi, Nur Rahma Galuh; Sutrisminah, Emi
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fxrrv981

Abstract

Pengetahuan pasangan usia subur (PUS) merupakan faktor penting dalam pemilihan metode kontrasepsi pascapersalinan, termasuk Metode Amenore Laktasi (MAL). Rendahnya pemanfaatan MAL di Indonesia sering dikaitkan dengan keterbatasan pemahaman mengenai mekanisme kerja dan syarat efektivitas metode tersebut; World Health Organization  (WHO, 2025) Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan PUS dengan minat penggunaan MAL sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penelitian ini menggunakan metode literature review naratif dengan penelusuran artikel melalui basis data Google Scholar dan PubMed pada periode 2021–2026. Sebanyak 11 artikel penelitian original dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang baik berhubungan dengan sikap positif dan meningkatnya minat penggunaan MAL. Namun, sebagian besar penelitian juga menemukan adanya kesenjangan antara pengetahuan umum dan pemahaman teknis mengenai tiga syarat utama efektivitas MAL, sehingga praktik penggunaan metode ini masih rendah. Oleh karena itu, edukasi dan konseling kesehatan reproduksi yang berkelanjutan sangat diperlukan.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI PMB NORA MELISA MARPAUNG, S.Keb, Bd Hilda Delita; Lasria Yolivia Aruan; Eka Falentina Tarigan; Nurmalina Hutahaean
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jve4gg87

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi usia 0–6 bulan, namun tidak semua ibu post partum mengalami kelancaran produksi ASI pada hari-hari awal setelah persalinan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di PMB Nora Melisa Marpaung, S.Keb., Bd Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest and posttest without control group. Sampel berjumlah 20 ibu post partum hari ke-2 sampai ke-3 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Produksi ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan gelas ukur. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Rank Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi ASI sebelum intervensi sebesar 12,75 ml dan meningkat menjadi 27,75 ml setelah dilakukan pijat oksitosin. Hasil uji statistik diperoleh nilai Z sebesar -3,844 dengan p value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI. Dengan demikian, pijat oksitosin dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi efektif untuk membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.
ART THERAPY (MELUKIS) DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN KONTROL HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA Maulid, Fika; Zulheri; Putra, Henki Adisa; Desrina
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pxryyw67

Abstract

Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gejala utama pada pasien skizofrenia yang dapat menimbulkan distres psikologis signifikan, seperti kecemasan, depresi, isolasi sosial, serta berkontribusi terhadap rendahnya kepatuhan pengobatan dan proses rehabilitasi. Kondisi ini ditandai dengan persepsi mendengar suara atau stimulus auditori tanpa adanya rangsangan nyata dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kemampuan kontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia sebelum dan sesudah diberikan terapi seni melukis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua orang subjek. Intervensi dilakukan dalam rentang waktu 4–10 Agustus 2025. Pengukuran kemampuan kontrol halusinasi dilakukan sebelum dan setelah pemberian terapi seni melukis. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor halusinasi pada kedua subjek, yaitu dari 16 menjadi 3 pada subjek I dan dari 12 menjadi 3 pada subjek II. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi seni melukis berpotensi efektif dalam meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi seni melukis dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang mendukung pengendalian halusinasi pada pasien skizofrenia. Oleh karena itu, disarankan bagi institusi pelayanan kesehatan untuk mempertimbangkan penerapan terapi seni melukis sebagai bagian dari asuhan keperawatan dalam mengurangi tanda dan gejala halusinasi pendengaran.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI PERNAPASAN TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Muliana; Ummu Aiman
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/kvntc249

Abstract

Rasa nyeri pada persalinan terjadi karena aktivitas besar di dalam tubuh guna untuk mengeluarkan bayi. Persalinan diartikan sebagai peregangan pelebaran mulut rahim. Apabila nyeri tidak diatasi dengan baik masalah lain yang ditimbulkan yakni menyebabkan terjadinya hipoksia pada janin dan terhadap ibu akan mengalami persalinan yang lama dan menjadi impuls nyeri semakin meningkat, sehingga dapat meningkatnya angka morbiditas janin dan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi pernapasan terhadap intensitas nyeri, lama persalinan dan robekan jalan lahir di PMB Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 14 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan teknik relaksasi napas dalam rata-rata tingkat nyeri adalah 6,93, sedangkan setelah relaksasi napas dalam rata-rata 4,07 dengan ρ value 0,000, artinya ada pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk selalu meningkatkan pengetahuan dengan menggali informasi tentang relaksasi napas dalam dan bersedia dilakukan relaksasi napas dalam sehingga dapat menurunkan nyeri saat persalinan.
PENGARUH EKSTRAK DAUN DUKU (LANSIUM DOMESTICUM) TERHADAP KEMATIAN LARVA AEDES AEGYPTI Eliza; Yuni Nindia; Nirwana
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/p07wkf23

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Salah satu upaya pengendalian vektor dilakukan pada fase larva dengan menggunakan larvasida alami yang tentunya lebih ramah lingkungan. Daun duku (Lansium domesticum) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, terpenoid, steroid, dan fenolik yang berpotensi sebagai larvasida. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui pemgaruh ekstrak etanol daun duku terhadap kematian larva Aedes aegypti. Ekstrak daun duku dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji larvasida dilakukan terhadap larva instar III yang dibagi dalam enam perlakuan yaitu konsentrasi 1%, 5%, 10%, 15%, 20% dan kontrol  dengan empat kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kematian larva meningkat seiring peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu 35,00% pada konsentrasi 1%: 46,25% pada konsentrasi 5%; 58,75% pada konsentrasi 10%, 70,00% pada konsentrasu 15%, dan kematian paling besar yaitu 82,50% pada konsentrasi 20%. Uji ANOVA menunjukkan bahwa ada pengaruh ekstrak daun duku terhadap kematian larva Aedes aegypti (p < 0,005). Berdasarkan uji lanjut LSD menunjukan bahwa konsentrasi 20% merupakan yang paling efektif terhadap kematian larva Aedes aegypti. Dapat disimpulka bahw, ekstrak etanol daun duku terbukti efektif sebagai larvasida nabati dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pengendalian vektor Aedes aegypti yang lebih aman dan ramah lingkungan.