cover
Contact Name
Widhi Kurniawan
Contact Email
kurniawan.widhi@uho.ac.id
Phone
+62 813-1023-6923
Journal Mail Official
jipho@uho.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Kampus Hijau Bumi Tridharma Jl. H.E.A. Mokodompit, Anduonohu, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia 93232.
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25481908     DOI : https://doi.org/10.56625
Fokus JIPHO mempublikasikan hasil penelitian original dan artikel tentang peternakan tropis seperti sapi, kambing, kerbau, babi, domba, kelinci, kuda, ayam, itik, angsa, puyuh, dan aneka ternak lainnya. Ruang lingkup Ruang lingkup JIPHO meliputi pemuliaan dan genetika, reproduksi, fisiologi, nutrisi, teknologi pakan, hijauan pakan, produksi ternak, bioteknologi, tingkah laku, kesehatan, sistem peternakan, sosial ekonomi, kebijakan, dan teknologi hasil ternak.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2024):" : 15 Documents clear
Sifat Fisik Naget Ayam dengan Subtitusi Labu Kuning (Cucurbita moschata) dengan Level yang Berbeda I Nengah Riko; Andi Murlina Tasse; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.44011

Abstract

Daging sering diolah untuk meningkatkan nilai ekonomis, masa simpan dan selera konsumsi masyarakat melalui penganekaragaman produk seperti naget. Naget merupakan produk olahan ayam yang dicetak, dimasak dan dibekukan, dibuat dari campuran daging ayam giling yang diberi bahan pelapis dengan atau tanpa penambahan bahan makanan yang di izinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi subtitusi labu kuning (Cucurbita moschata) dengan level yang berbeda terhadap sifat fisik naget ayam. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari Pada Bulan Maret 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah 100 % daging ayam (P0), 95% daging ayam dan 5% labu kuning (P1), 90% daging ayam dan 10% labu kuning (P2) serta 85% daging ayam dan 15% labu kuning (P3). Variabel penelitian uji fisik meliputi susut masak dan rendemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji fisik, naget ayam berpengaruh nyata terhadap susut masak dan rendemen. Dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik adalah naget ayam dengan subtitusi labu kuning sebesar 5% (P1).
Aktivitas Antibakteri Kefir dengan Media Susu yang Berbeda terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Asma Bio Kimestri; Arbyin Pratiwi; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Purnaning Dhian Isnaeni
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47738

Abstract

Susu kefir merupakan suatu produk fermentasi susu dengan penambahan kefir grains. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktibitas antibakteri kefir dengan media susu yang berbeda terhadap Escherichia coli dan Stahphylococcus aureus. Media susu yang digunakan susu UHT, Susu bubuk fullcream, dan susu bubuk skim dengan penambahan kefir masing 10% (b/v). Uji yang dilakukan dengan methode uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan bakteri Escherichia coli (gram negatif) dan Stahphylococcus aureus (gram positif ). Analisis menggunakakan RAL dengan 3 perlakuan 5 ulangan. Hasil yang diperoleh dari uji aktivitas antibakteri mengunakan media susu yang berbeda terhadap bakteri Escherichia coli Media susu UHT memilki zona hambat 8,78 mm, susu bubuk fullcream zona hambat 8,53 mm, dan susu bubuk skim 6,88 mm. Aktivitas antibakteri media susu berbeda terhadap bakteri Stahphylococcus aureus media susu UHT memilki zona hambat 8,15 mm, susu bubuk fullcream zona hambat 8,02 mm, dan susu bubuk skim 5,63 mm. aktivitas antibakteri yang ada pada susu UHT dan susu bubuk fullcream lebih besar daya hambatnya terhadapa bakteri Escherichia coli dan Stahphylococcus aureus dibandingkan demgan susu bubuk skim karena media mempengaruhi fermentasi kefir. Kata kunci: Susu UHT, Susu bubuk Fullcream, Susu bubuk Skim, kefir, Aktivitas antibakteri
Evaluasi Performa Dan Income Over Feed Cost Ayam Kampung Unggul Baliknak Umur6-9 Minggu Yang Diberi Substitusi Maggot Segar Tajudin Tajudin; Marselinus Warisanto Jebatu; Ery Yusnita Arvianti; Sumarno Sumarno
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47507

Abstract

ABSTRAK Maggot segar mengandung protein 27,08% dan lemak 39,20% sehingga sangat cocok untuk dijadikan sumber protein hewani untuk ternak unggas, khususnya ayam kampung unggul baliknak, akan tetapi penerapannya harus di teliti ilmiah untuk mengetahui komposisi yang bagus untuk pakan unggas. Perlu dibuat penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi konsumsi pakan dan income over feed cost (IOFC) ayam kampung unggul baliknak. Metode menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 4 perlakuan dan 5 kelompok sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Perlakuan yang terapkan yaitu P0 pakan komersial 88% + bekatul 12% + 0% maggot segar; P1 pakan komersial 73% + bekatul 17% + 10% maggot segar; P2 pakan komersial 59% + bekatul 21% + 20% maggot segar; P3 pakan komersial 45% + bekatul 25% + 30% maggot segar. Selanjutnya data ditabulasi dan dianalisis menggunakan Analisis of Varians (ANOVA) 5%. Apabila hasil berbeda nyata (P
Penanganan Kasus Bloat Pada Satwa Anoa di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Purnaning Dhian Isnaeni; Asma Bio Kimestri; Dedem Sutopo; Arbyin Pratiwi; Restu Libriani; Andi Amriyana Dea; Putu Sutarya; Lombanu Lombanu
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47739

Abstract

Penelitian ini mendokumentasikan sekaligus memberikan informasi terkait kasus bloat atau kembung rumen pada satwa liar anoa serta upaya penanganan yang dilakukan. Anoa, spesies mamalia terancam punah yang endemik di Indonesia, menghadapi tekanan yang signifikan dari perubahan habitat dan perburuan ilegal. Berdasarkan tingkat keparahan, kasus bloat dengan keparahan yang berat yang beresiko terjadi kematian pada satwa anoa. Kasus studi ini menggarisbawahi pentingnya pemantauan kesehatan dan perawatan medis dalam upaya pelestarian spesies ini. Kata Kunci: Anoa, Bloat, Trokarisasi
Keragaman Sifat Kualitatif Ayam Kampung Di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Saufi Saputri; Astriana Napirah; Muh Rusdin
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.43461

Abstract

Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman sifat kualitatif ayam kampung di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Bahan penelitian ini adalah ayam kampung jantan dan betina umur 6 bulan sampai 24 bulan yang terdiri dari 100 ekor ayam kampung jantan dan 100 ekor ayam kampung betina yang diambil secara rondom sampling. Data sifat kualitatif ditabulasi dan dianalisis secara deskripsif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keragaman sifat kualitatif bulu berwarna sebanyak 51%, tidak berwarna 49%. Pola bulu didominasi oleh tipe colombian yaitu sebesar 37% pada jantan dan hitam pada betina yaitu sebesar 33%. Corak bulu didominasi oleh lurik baik pada jantan maupun pada betina yaitu masing-masing sebesar 61% pada jantan dan 78% pada betina. Kerlip bulu pada jantan didominasi oleh kerlip bulu keemasan yaitu sebesar 59% dan corak bulu keperakan dominan pada ayam kampung betina yaitu sebesar 52%. Warna shank didomonasi oleh warna putih/kuning baik pada jantan maupun betina yaitu 68% pada jantan dan 59% pada betina. Bentuk jengger didominasi oleh bentuk jengger kapri yaitu sebesar 38% pada jantan dan 35% pada betina. Kata Kunci : Ayam Kampung, Sifat Kualitatif, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi.
Penggunaan Daun Sirih Sebagai Desinfektan Terhadap Daya Hidup Embrio, Daya Tetas dan Mortalitas Embrio Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) Herwin Herwin; Rahim Aka; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.46648

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya hidup embrio, daya tetas dan mortalitas embrio ayam KUB menggunakan jus daun sirih sebagai bahan desinfektan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan dan setiap ulangan terdiri atas 8 butir telur. Perlakuan yang dicobakan adalah P0 tanpa pencelupan daun sirih, P1 pencelupan telur pada 5% ekstrak daun sirih, P2 pencelupan telur pada 10% ekstrak daun sirih, P3 pencelupan telur pada 15% ekstrak daun sirih. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah daya hidup embrio, daya tetas dan mortalitas embrio. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji Duncan’s multiple range test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase daya hidup embrio pada penelitian ini berturut-turut 68,00% (P0), 71,20% (P1), 81,60% (P2), dan 79,20% (P3). Rataan presentase mortalitas pada masing-masing perlakuan adalah 34,80% (P0), 37,60% (P1), 34,40% (P2), dan 24,20% (P3). Rataan presentase daya tetas adalah 65,20% (P0), 62,40 (P1), 66.20 (P2), dan 76,00% (P3). Perlakuan pencelupan menggunakan jus daun sirih berpengaruh nyata terhadap daya hidup embrio dan daya tetas, tetapi tidak berpengaruh nyata pada mortalitas embrio. Penggunaan 15% jus daun sirih sebagai desinfektan telur tetas menujukan daya hidup embrio dan daya tetas yang optimum dan dapat meningkatkan daya hidup dan mortalitas embrio. Kata Kunci: ayam KUB, daya hidup embrio, daya tetas, mortalitas embrio. Abstract: This study aims to evaluate embryo viability, hatchability and mortality of KUB chicken embryos using betel leaf juice as a disinfectant. The design used in this study was a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 5 replicates and each replicate consisted of 8 eggs. The treatments were P0 without betel leaf immersion, P1 egg immersion in 5% betel leaf extract, P2 egg immersion in 10% betel leaf extract, P3 egg immersion in 15% betel leaf extract. The variables measured in this study were embryo viability, hatchability and embryo mortality. The data obtained were tabulated and analyzed using analysis of variance and Duncan's multiple range test (DMRT). The results showed that the percentage of embryo viability in this study was 68.00% (P0), 71.20% (P1), 81.60% (P2), and 79.20% (P3), respectively. The average percentage of mortality in each treatment was 34.80% (P0), 37.60% (P1), 34.40% (P2), and 24.20% (P3). The average percentage of hatchability was 65.20% (P0), 62.40 (P1), 66.20 (P2), and 76.00% (P3). The immersion treatment using betel leaf juice has a significant effect on embryo survival and hatchability, but has no significant effect on embryo mortality. The use of 15% betel leaf juice as a disinfectant of hatching eggs showed optimum embryo viability and hatchability and could increase embryo viability and mortality. Keywords: KUB chicken, embryo viability, hatchability, embryo mortality.
Karakterisasi Bakteri pada Mesin Pencabut Bulu sebagai Potensial Kontaminasi Daging Ayam di TPA Pasar Tradisional Kota Kendari Desy Lenawati; Fitrianingsih Fitrianingsih; Yamin Yaddi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.46152

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi bakteri dari mesin pencabutan bulu ayam di TPA pasar tradisional Kota Kendari. Metode penelitian menggunakan metode dekriptif. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 yang dikoleksi 5 pasar tradisional Kota Kendari. Sampel diambil dengan cara swab pada mesin pencabut bulu ayam. Isolasi dan identifikasi menggunakan media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Konfirmasi bakteri menggunakan uji pewarnaan Gram untuk mengetahui bakteri Gram negatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa di lokasi pengambilan sampel mesin pencabut bulu ayam pada pasar tradisional Kota kendari terdapat bakteri Gram negatif yaitu bakteri Escherichia coli, Salmonella sp. dan Pseudomonas sp.
Pengaruh Waktu Pemotongan Terhadap Produksi Bahan Segar Dan Bahan Kering Serta Kapasitas Tampung Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum) Yang Diberi Pupuk Kompos Berbeda Romeni Napitupulu; Juli Mutiara Sihombing
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47417

Abstract

Abstrak. Hijauan adalah bahan makanan utama bagi ternak yang tidak dapat diganti selain menambahkan konsentrat, keperluan rumput hijauan ini bisa sampai 95% dari total keseluruhan bahan pakan. Demi mencukupi kebutuhan hijauan tersebut kebanyakan peternak biasanya mengambil rumput dari lahan terabaikan seperti tepi sungai, pematang jalan atau pinggiran sawah. Selain itu, dengan melepas ternaknya di areal padang rumput dan kebun - kebun yang sanggup menjadi sumber hijauan pakan ternak. Ciri khas pakan hijau yang berasal dari tipe lahan seperti itu didapati dengan pasang surut yang besar baik dari segi kuantitas maupun kualitas.Tujuan dari penelitian ini untuk memahami pengaruh penggunaan pupuk kompos yang berbeda dan waktu pemotongan yang berbeda terhadap produksi segar, produksi kering dan kapasitas tampung Rumput Gajah . Penelitian ini memakai Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama Pengaruh Penggunaan pupuk kompos yang berbeda sebagai media tanam simbol (P). Faktor kedua waktu pemotongan dengan simbol (W). Parameter yang dikaji dalam penelitian ini adalah produksi segar, produksi kering, dan kapasitas tampung rumput gajah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk kompos dan waktu pemotongan yang berbeda tidak menunjukkan hasil yang signifikan pada produksi segar dan kapasitas tampung rumput gajah. Tetapi pada Produksi kering memperoleh hasil yang nyata pada waktu pemanen yang berbeda. Kata Kunci :Kompos, Kapasitas Tampung, Rumput Gajah
Ekstraksi dan Karakterisasi Kolagen Larut Asam dan Pepsin Kulit Kambing Kacang Sebagai Agen Antihipertensi Arbyin Pratiwi; Asma Bio Kimestri; Putu Nara Kusuma Prasanjaya
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan mengkarakterisasi kolagen larut asam (KLA-SH) dan larut pepsin (KLP-SH) dari kulit kambing kacang. Metode ekstraksi yang digunakan melibatkan penggunaan asam asetat 0,5 M atau pepsin 0,1% sebagai agen ekstraksi, diikuti dengan karakterisasi komposisi dan struktur kolagen yang diekstraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KLP-SH dalam berat kering adalah 13,56 %. Analisis spektrum FTIR menunjukkan bahwa proses ekstraksi kolagen dengan menggunakan asam asetat dan pepsin mampu mempertahankan struktur triple helix kolagen yang khas. Selain itu, Terdapat empat sinyal yang memiliki nilai pergeseran, nilai tersebut menunjukkan pada nilai aromatic, amida, fenol dan alkena serta alkil alhida. analisis SDS-PAGE mengidentifikasi profil protein dari KLA-SH dan KLP-SH sebagai kolagen tipe I, terdiri dari kolagen tipe I yang mengandung struktur identik α1, α2 dan β. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstraksi kolagen dari kolagen kulit kambing kacang menggunakan metode asam asetat atau pepsin menghasilkan kolagen dengan karakteristik yang sesuai dengan kolagen tipe I, yang memiliki potensi untuk agen antihipertensi.
Produksi Telur Ayam Kampung Unggul Balitnak yang diberi Ragi Tape sebagai Probiotik dengan Level berbeda Muhammad Arjun Gunawan; Muh Amrullah Pagala; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47665

Abstract

Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) adalah ayam hasil seleksi ayam kampung asli Indonesia. Ayam KUB dikembangbiakkan sejak lama, dengan melakukan strategi pemuliaan melalui seleksi untuk mengurangi sifat mengeram dan meningkatkkan produksi telur. Ayam KUB saat ini umumnya dipelihara dengan tujuan sebagai penghasil telur tetas, telur konsumsi dan produksi daging. Penelitian ini bertujuan memberikan informasi tentang Produksi Telur Ayam Kampung Unggul Balitnak yang diberi Ragi Tape sebagai Probiotik dengan level Berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap satuan percobaan diisi dengan 1 ekor ayam yang berusia 12 bulan. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA (Analis varian) untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Variabel yang dievaluasi pada penelitian ini adalah Konsumsi pakan, produki telur ayam, bobot telur dan konversi pakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ragi tape sebagai probiotik dalam pakan pada taraf 0,1%, 0,15% dan 0,2% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, produksi telur, bobot telur dan konversi pakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 15