cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
PENGENDALIAN KECEMASAN MENGGUNAKAN INHALASI AROMATERAPI JASMINE PADA WANITA INFERTIL DENGAN HYSTEROSALPINGOGRAPHY Heriyanti Widyaningsih; Wahyu Yusianto; Retno Pujianingrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1564

Abstract

AbstrakHysterosalpingography (HSG) memiliki faktor yang menyebabkan kecemasan hingga rasa nyeri yang berlebihan pada wanita infertile yang akan melalukan pemeriksaan tersebut. Wanita infertile yang akan dilaksanakan HSG mengungkapkan seperti sulit tidur, berdebar-debar, rasa takut, merasa tegang, tidak nafsu makan, mual dan diare. Penelitian quasi eksperimen dengan sampel penelitian sebanyak 32 wanita dengan diagnose medis infertile yang melakukan pemeriksaan Hysterosalpingography (HSG) di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus pada rentang waktu bulan Agustus -November 2022. Sampel diambil dengan teknik simple random. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner karakteristik responden dan Visual Analog Scale-A (VAS-A) untuk menilai tingkat kecemasan. Sampel terbagi menjadi 2 kelompok yaitu perlakuan aromaterapi jasmine dan control menggunakan aromaterapi teh. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata kecemasan sebelum dan setelah diberikan aromaterapi jasmine dan teh pada kelompok perlakuan nilai p value 0,015 dan kontrol dengan nilai p value 0,000. Berdasarkan data terdapat selisih rata – rata tingkat kecemasan pada responden, 16 responden yang diberikan aromaterapi jasmine mengalami perbedaan rata rata sesudah dan sebelum sebesar 18,8 dibandingkan dengan 16 responden kelompok kontrol aromaterapi teh sebesar 37,5 . Hasil Independent T Test menunjukkan tidak ada pengaruh diberikan aromaterapi jasmine pada kelompok perlakuan (p: 0,116) dan teh untuk kelompok kontrol (p : 0,237) terhadap rata-rata kecemasan sebelum dan setelah. Penggunaan inhalasi aromaterapi jasmine pada semua wanita infertile dengan Hysterosalpingography dapat mengurangi kecemasan. Pemberian aromaterapi jasmine dan the dapat menjadi sebagai salah satu cara untuk mengurangi kecemasan pada wanita sebelum menjalani pemeriksaan HSG.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI PADA KEJADIAN PRE EKLAMSIA DI RSU PKU MUHAMMADIYAH GUBUG TAHUN 2014 Sri Karyati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia belum memenuhi tujuan pencapaian MDG’s meskipun sudah  mengalami penurunan. Bahkan AKI di Indonesia merupakan yang  tertinggi  di  ASEAN.  Pre  eklamsi  merupakan  penyebab  kematian  ibu  langsung  yang  mulai menggantikan posisi perdarahan sebagai penyebab terbanyak.Tujuan untuk mengetahui berbagai factor yang mempengeruhi derajat pre-eklamsi di Ruang Annisa RSU PKU Muhammadiyah Gubug. MetodePenelitian  ini  menggunakan  jenis  penelitian  analitik  korelasi  dengan  desain  retrospektif. Sampel  yang  digunakan  total  sampel  dengan  populasi  semua  pasien  pre-eklamsi  di  RSU  PKU Muhammadiyah  Gubug  pada  bulan  Januari-Desember  2013  sebanyak  53  pasien.  Analisis  data menggunakan uji chi square. Hasil  dari  penelitian  ini  menunjukan  bahwa  p  value  usia  dengan  kejadian  tingkat  pre  eklamsia 0,583, paritas dengan kejadian pre eklamsia 0,850, pekerjaan dengan kejadian pre eklamsia 0,916, pendidikan  dengan  kejadian  pre  eklamsia  0,603,  IMT  dengan  kejadian  pre  eklamsia  0,045,  dan kadar Hb dengan kejadian pre eklamsia 0,075.Kesimpulan  penelitian  ini  tidak  ada  hubungan  yang  bermakna  antara  usia,  paritas,  pekerjaan, pendidikan,  dan  kadar  Hb  dengan  kejadian  tingkat  pre  eklamsia.  Terdapat  hubungan  bermakna antara indeks masa tubuh dengan kejadian tingkat pre eklamsia.
ONLINE SUPPORT GROUP UNTUK CAREGIVERS KELUARGA Sri Rahayu; Teti Rahmawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i1.774

Abstract

AbstrakSebutan “Caregivers” di Indonesia masih asing dibanding dengan negara lain. Mereka juga belum mendapat perhatian sepenuhnya dari masyarakat. Padahal, 85% pemberi perawatan kepada pasien adalah caregivers keluarga. Sehingga dapat digarisbawahi bahwa peran caregivers keluarga dalam merawat pasien dengan penyakit kronis adalah sangat penting. Tidak dapat dipungkiri, kemungkinan mereka mengalami berbagai permasalahan, stress, cemas, khawatir, dan terbebani akan kondisi pasien dengan penyakit kronis. Maka dari itu perlu adanya sebuah wadah yang dapat menampung permasalahan yang mereka hadapi, seperti pembuatan group baik secara ketemu langsung atau online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan caregivers keluarga dari pasien dengan penyakit kronis tentang online support group (OSG).  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah responden sejumlah 97 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (56,7%) caregivers keluarga menyatakan pentingnya support group, (57,7%) memilih untuk bertemu langsung dibanding online group, (70,1%) bersedia untuk tergabung dalam OSG, dan (80,5%) memilih WhatsApp sebagai media yang sering digunakan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa temuan pada penelitian ini sangatlah menarik karena selain ingin ketemu langsung, caregivers keluarga lebih cenderung ingin terlibat dalam OSG.Kata Kunci : Caregivers, Keluarga, Online Support Group AbstractThe term "Caregivers" in Indonesia is not as popular as another country. They also have not received attention from society. An 85% of people giving care to the patients are family caregivers. It can be underlined that the role of family caregivers in caring for patients with chronic diseases is vital in the health care system. It is not a public secret that they may face various problems, stress, anxiety, worry, and burdened with the condition of patients with chronic illness. At this level, they need such kind of forum to accommodate their problems. For example, create groups either face to face or online. The purpose of this study was to identify the needs of family caregivers of patients with chronic diseases regarding online support groups (OSG). The research method used is a descriptive method with a cross-sectional study approach with a total of 97 samples. The results showed that (56.7%) family caregivers expressed the importance of support groups, (57.7%) chose to meet directly compared to online groups, (70.1%) were willing to enter online support groups, and (80.5%) chose WhatsApp as the most media frequently used. It can be concluded that the findings in this study are very attractive because apart from the face to face group, family caregivers prefer to join OSG. Keywords: Caregivers, Family, Online Support Group
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KONDISI PSIKOLOGIS PADA PASIEN PASCA COVID-19 DI JATI KUDUS Heny Siswanti; Anny Rosiana Masithoh; Nafi'un Niam
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1192

Abstract

Latar Belakang: Kondisi psikologis adalah suatu kondisi kejiwaan atau mental dan tingkah laku manusia. Meski dapat sembuh, pasien pasca Covid-19 masih merasakan dampak virus corona yang mempengaruhi kondisi psikologis. Ada banyak dampak pada kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19. Pasien pasca Covid-19 perlu koping yang baik untuk mengatasi kondisi psikologisnya akibat  dampak dari virus corona.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisi hubungan antara mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa jati Wetan Kudus.Metode:  Penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pasca covid-19 di Desa Jati Wetan Kudus yang berjumlah 45 responden. Pemilihan sampel dengan menggunakan metode slovin sehingga dari seluruh jumlah pasien pasca Covid-19 yang ada, di dapatkan sebanyak 40 responden yang dijadikan sampel. Uji korelasi menggunakan uji spearman-rank.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa Jati Wetan Kudus, dengan p-value sebesar 0,007 (α = 0,05).Kesimpulan:  Ada hubungan mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa Jati Wetan KudusKata Kunci: Mekanisme koping, Kondisi psikologis.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KUSTA DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECACATAN PADA PENDERITAKUSTA DI KABUPATEN KUDUS Wiyarni Wiyarni; indanah indanah; Tri Suwarto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan penderita untuk memutuskan mata rantai penularan, menyembuhkan penyakit penderita dan mencegah terjadinya cacat atau mencegah bertambahnya cacat yang sudah ada sebelum pengobatan. Selain kepatuhan minum obat, faktor yang berpengaruh terhadap kecacatan pada penderita kusta adalah peran keluarga untuk melakukan upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat kusta dan dukungan keluarga dengan kecacatan pada penderita kusta di Kabupaten Kudus.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian korelasional  dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita kusta di Kabupaten Kudus sejumlah 77 orang. Tehnik sampling yang digunakan ini adalah tehnik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji hipotesis penelitian dengan menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian diperoleh sebagian besar penderita kusta tidak patuh dalam minum obat yaitu sebanyak 48 orang (62,3%), sebagian besar keluarga tidak mendukung penderita kusta yaitu sebanyak 47 orang (61%), sebagian besar penderita kusta mengalami kecacatan tingkat 1 yaitu sebanyak 43 orang (55,8%). Nilai p value adalah 0,003 da 0,004 ( 0,05). Dapat disimpulkan ada hubungan kepatuhan minum obat kusta dengan kecacatan pada penderita kusta di kabupaten Kudus, ada hubungan dukungan keluarga dengan kecacatan pada penderita kusta di kabupaten kudus tahun 2013 (p value 0,004 0,05).Diharapkan tenaga kesehatan memeprtimbangkan dalam pengambilan tindakan terhadap upaya peningkatan kepatuhan minum obat dan keefektifan pelatihan perawatan diri terhadap peningkatan dukungan anggota keluarga penderita kusta.
PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KOTA SURAKARTA Wijayanti Wijayanti; Gunarmi Gunarmi; Weni Hastuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2480

Abstract

Frekuensi stunting pada penduduk di Indonesia saat ini sebesar 20,1% . Pemerintah mengambil kebijakan melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, untuk mengatasi permasalahan stunting. BKKBN mengembangkan RAN PASTI sebagai program strategi untuk mengurangi stunting sebesar 14% pada tahun 2024. Tujuan penelitian untuk mengkaji implementasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kota Surakarta. Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan eksplorasi metode. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Informan dalam penelitian adalah pihak yang memiliki otoritas terhadap masalah stunting, seperti DPK3AP2KB, BAPPEDA, PLKB, Dinas Kesehatan, TPK dan keluarga risiko stunting. Teknik analisa dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Program pencegahan dan penanganan stunting di Kota Surakarta adalah dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat, memberikan intervensi percepatan stunting, peningkatan kebutuhan gizi. Strategi Pemerintah Kota Surakarta dalam program pencegahan dan penanganan stunting adalah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang stunting, memberikan peningkatan gizi, melengkapi sarana dan prasarana, dukungan SDM untuk membantu mempercepat penurunan stunting, melakukan sinergitas dan koordinasi dengan lembaga lain, melakukan upaya yang kreatif dan inovatif yang mendukung program stunting di wilayah serta melakukan pemantauan program penanganan stunting. Faktor penghambat dalam pelaksanaan program pencegahan dan percepatan penurunan Stunting di Kota Surakarta adalah rendahnya kesadaran masyarakat, adanya pandangan agama tertentu yang berdampak terhadap penaganan stunting, ekonomi dan pola asuh. Program pencegahan dan penanganan stunting dapat dikatakan berhasil berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan. Diperlukan upaya penanganan stunting secara lebih massif lagi guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya stunting.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DENGAN KEJADIAN FIBROADENOMA MAMMAE (FAM) DI KLINIK DR. HANDY SS, SP. B KUDUS Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto; Kiki Afonita
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.736

Abstract

Latar Belakang: Seorang wanita dikatakan masuk kedalam golongan Wanita Usia Subur (WUS) karena organ reproduksinya berfungsi dengan baik antara umur 20-45 tahun.Sikap WUS dapat mempengaruhi perilaku dalam melakukan deteksi dini FAM (Fibroadenoma Mammae).FAM dapat disebabkan dari riwayat keluarga, terlalu sering memakan makanan fast food, merokok dan minuman alkohol, dan lain-lain.sikap dan perilaku WUS dan remaja sekarang yang sembarangan dalam mengkonsumsi makanan akan memperbesar kemungkinan terserang FAM.Tujuan: mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) Dengan Kejadian Fibroadenoma Mammae (FAM) di klinik dr. Handy SS, Sp. B Kudus.Metodologi:Rancangan studi korelasi (Correlation study). Sampel diambil dengan teknik total sampling dan jumlah responden sebanyak 30 responden.Hasil Penelitian : Sebagian besar responden didiagnosa FAM sebanyak 26 responden (86,7%). Sebagian besar pengetahuan responden tentang FAM adalah tidak baik sebanyak 26 responden (86.7%).Sebagian besar sikap responden tentang FAM adalah negatif sebanyak 21 responden (70.0%).Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan kejadian FAM dengan p-value sebesar 0.020. Ada hubungan sikap dengan kejadian FAM dengan p-value sebesar 0.035
KOMBINASI BIRTH BALL DAN LATIHAN PERNAFASAN DENGAN PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA I Apri Sulistianingsih; Yossy Wijayanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1243

Abstract

Nyeri persalinan adalah salah satu nyeri terberat yang mungkin dialami primigravida selama kehamilan. Kegagalan untuk mengatasi nyeri persalinan dan kecemasan dapat menyebabkan persalinan abnormal. Meskipun banyak pendekatan nonfarmakologis komplementer untuk mengatasi nyeri persalinan, membutuhkan alat yang lebih banyak dan mahal serta pendekatan terbaik tidak ditetapkan. Kombinasi Latihan pernafasan dan metode birthball merupakan kombinasi yang sederhana dan dapat dilakukan bagi semua ibu bersalin normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kombinasi Birth Ball dan latihan pernafasan dengan penurunan nyeri Persalinan Kala I di PMB Pringsewu. Penelitian ini menggunakan desain quasy experimenti  dengan pendekatan pre-post test non equivalent control group.Jumlah Sampel pada penelitiani ini sebanyak 166 orang ( 83 setiap kelompok). Analisis data menggunakan T Test. tidak adanya perbedaan skor nyeri yang signifikan secara statistik antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum intervensi (p value =0,157) dengan rata-rata skor nyeri yaitu 7,65±0,80; 7,42±0,73 . Namun, perbedaan yang sangat signifikan secara statistik ditemukan antara kedua kelompok pada jam ke-1 karena kelompok intervensi memiliki skor nyeri yang lebih rendah disbanding kelompok kontrol(6,92±0,85;7,80±0,69). Perbedaan signifikan yang sangat tinggi antara kedua kelompok setelah jam ke-2 (p value=0,000). karena kelompok intervensi memiliki skor nyeri rata-rata yang lebih rendah daripada kelompok kontrol. Pada jam ke-2 masing-masing (8,67±0,52 ; 6,70±0,79). Pengaruh Kombinasi Birth Ball dan latihan pernafasan dengan penurunan nyeri Persalinan Kala I di PMB Pringsewu.
KECEMASAN, STATUS GIZI IBU TERHADAP TAKSIRAN BERAT JANIN PADA IBUHAMIL TRIMESTER III DI BPM NY YAYUK KALBARIYANTO KUDUS Noor Hidayah; Nurya Khusna; Noor Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Indikator hasil taksiran berat janin memuat antara lain beberapa ukuran yaitu mortalitas, morbiditas dan status gizi. Saat ini di Indonesia angka kematian atau mortalitas 40 per 1000 kelahiran hidup. Angka kesakitan bayi hampir sama dengan angka kematian bayi dan balitaTujuan : Untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan taksiran Berat Janin (TBJ) pada ibu hamil trimester III di BPM Ny. Yayuk Kalbariyanto dan Untuk mengetahui hubungan status gizi dengan taksiran Berat Janin (TBJ) pada ibu hamil trimester III di BPM Ny. Yayuk KalbariyantoMetode : Jenis penelitian korelasi deskriptif. Metode pendekatan menggunakan cross sectional, sampel yang digunakan sebanyak 32 responden dari 129 pasien. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi dan kuesioner. Analisan menggunakan univariat dan bivariat. Uji hubungan penelitian ini menggunakan Contingensi CoefisienHasil Penelitian : penelitian tentang hubungan kecemasan dan status gizi dengan taksiran Berat Janin (TBJ) pada ibu hamil trimester III di BPM Ny. Yayuk Kalbariyanto menghasilkan nilai (r) 0,685 dan nilao (r) 0,685 menunjukkan korelasi yang kuat dan nilai p kedua variable sebesar 0,000 (0.05)Kesimpulan : Kedua variaber terdapat hubungan yang signifikan antara kecemsan dan status gizi ibu hamil dengan taksiran berat janin.  
PENGARUH KEGEL EXERCISE TERHADAP TINGKAT RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN PRIMIPARA Nor Asiyah; Irawati Irawati; Dyan Maya Nurwulan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1675

Abstract

Abstrak Persalinan beresiko mengalami komplikasi baik terhadap ibu maupun janin. Komplikasi persalinan yang sering dialami ibu bersalin yaitu laserasi perineum. Perineum yang kaku dapat menghambat persalinan kala dua dan menyebabkan kerusakan-kerusakan jalan lahir yang luas. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah ruptur perineum yaitu dengan tindakan Kegel exercise. Kegel exercise salah satu senam untuk menguatkan otot dasar panggul menjelang persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegel exercise terhadap tingkat ruptur perineum pada ibu bersalin primipara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kegel exercise terhadap tingkat ruptur perineum pada ibu bersalin primipara. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen (Eksperimen semu). menggunakan rancangan Quasy Experiment Design, post-test with only control group dengan sampel penelitian adalah ibu bersalin yang memenuhi kriteria tertentu. Responden sebanyak 36, Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi SOP Kegel Exercise dan penilaian tingkat rupture perineum. analisis data dilakukan dengan uji Mann Whitney. Berdasarkan hasil uji statistik untuk pengaruh Kegel Exercise terhadap tingkat ruptur perineum pada ibu bersalin primipara diperoleh yaitu senam kegel 18 responden (50%) dan tidak senam kegal 18 responden (50%). Tingkat rupture perineum paling banyak derajat 1 dan derajat 2 masing-masing sebanyak 13 responden (36.1%).  nilai p value 0,0001 (p0,05). Ada pengaruh Kegel Exercise terhadap tingkat rupture perineum  pada ibu bersalin primipara.

Page 10 of 53 | Total Record : 530


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue