cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 546 Documents
Perbandingan Waktu Mobilisasi 6 Jam Dan 8 Jam Paska Operasi Terhadap Kecepatan Pemulihan Paska Bedah Mayor Eka Ifayatun Nafiah; Diana Tri Lestari; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i1.3462

Abstract

Bedah mayor merupakan prosedur invasif berisiko tinggi yang memerlukan pemulihan optimal. Mobilisasi dini penting untuk mencegah komplikasi seperti trombosis vena dalam, infeksi pernapasan, konstipasi, dan keterlambatan pemulihan organ. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan mobilisasi 6 jam dan 8 jam pasca operasi terhadap kecepatan pemulihan pasien bedah mayor di RST TK II dr. Soedjono. Penelitian menggunakan metode kuantitatif kuasi-eksperimental dengan rancangan posttest only with control design. Teknik sampel menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling, dengan sampel berjumlah 28 pasien yang dibagi menjadi dua kelompok: 14 pasien mobilisasi 6 jam dan 14 pasien mobilisasi 8 jam. Data dikumpulkan melalui lembar observasi kecepatan pemulihan nyeri dan kembalinya fungsi gastrointestinal,dan jam digital,data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, independent t-test, atau Mann-Whitney. Hasil menunjukkan mobilisasi 6 jam  memberikan pemulihan lebih baik dengan rerata nyeri lebih rendah dan fungsi gastrointestinal sedikit lebih tinggi. Terdapat perbedaan signifikan pada tingkat nyeri (p 0,05), namun tidak terdapat perbedaan signifikan pada fungsi gastrointestinal (p 0,05). Kesimpulan, mobilisasi 6 jam lebih efektif dibanding mobilisasi 8 jam dalam kecepatan pemulihan tingkat nyeri,sedangkan untuk pemulihan fungsi gastrointestinal tidak ada perbedaan yang signifikan.
INOVASI TEKNOLOGI DALAM MONITORING PERTUMBUHAN ANAK UNTUK DETEKSI DINI STUNTING: SYSTEMATIC REVIEW Kristinawati Kristinawati; Nur Sri Atik; Nor Tri Astuti Wahyuningsih; Endang Susilowati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 2 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i2.3655

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan penguatan deteksi dini melalui pemantauan pertumbuhan anak secara berkelanjutan. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan pemantauan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi berbasis teknologi digital dalam pemantauan pertumbuhan anak dan mengidentifikasi sejauh mana teknologi tersebut mendukung deteksi dini stunting. Penelitian ini merupakan systematic review berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. Literatur ditelusuri melalui PubMed, ScienceDirect dan citation searching sebagai metode pelengkap (supplementary search) untuk publikasi tahun 2016–2026. Kriteria inklusi mencakup penelitian intervensi pada anak usia 0–59 bulan dan atau pengasuh yang menggunakan teknologi digital untuk pemantauan pertumbuhan atau deteksi risiko stunting. Seleksi dilakukan secara independen dan kualitas metodologis dinilai menggunakan instrumen risiko bias sesuai desain penelitian. Hasil disintesis secara naratif berdasarkan karakteristik teknologi dan domain luaran. Dari 765 rekaman, enam studi memenuhi kriteria inklusi, berasal dari Indonesia, Rwanda, Kenya, dan Thailand, dengan desain yang didominasi quasi-experimental. Teknologi digital menunjukkan manfaat terutama dalam meningkatkan keteraturan pemantauan, kelengkapan pencatatan, keterlibatan pengasuh, dan pemahaman informasi pertumbuhan. Bukti terhadap status pertumbuhan masih terbatas dan belum konsisten. Heterogenitas desain, intervensi, ukuran sampel, dan risiko bias membatasi kekuatan bukti. Teknologi digital berpotensi memperkuat pemantauan pertumbuhan dan mendukung deteksi dini stunting, tetapi belum dapat diposisikan sebagai intervensi tunggal untuk menurunkan stunting. Penelitian selanjutnya perlu menggunakan desain yang lebih kuat dan tindak lanjut yang lebih panjang.
ANSIETAS DAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN DEMENSIA DI PANTI WREDA Silfina Salsa Bela; Muhamad Jauhar; Umi Faridah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 2 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i2.3708

Abstract

Lansia dengan demensia berisiko mengalami penurunan kualitas hidup yang berkaitan dengan kondisi psikososial, salah satunya ansietas. Pengkajian ansietas diperlukan untuk mendukung penyusunan asuhan keperawatan yang sesuai dengan kondisi lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat ansietas dengan kualitas hidup lansia dengan demensia di Panti Wreda Margo Mukti Rembang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian terdiri atas 30 lansia dengan demensia yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale dan Quality of Life Instrument for Persons with Dementia. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat ansietas dengan kualitas hidup lansia dengan demensia (p = 0,001). Lansia dengan tingkat ansietas sedang sebagian besar memiliki kualitas hidup tinggi, sedangkan lansia dengan tingkat ansietas berat sebagian besar memiliki kualitas hidup sedang. Terdapat hubungan antara tingkat ansietas dengan kualitas hidup lansia dengan demensia. Pengkajian ansietas secara rutin dan pemberian asuhan keperawatan yang sesuai diperlukan untuk mendukung kualitas hidup lansia dengan demensia di panti wreda.
STRATEGI COPING DAN REGULASI EMOSI DENGAN STRES AKADEMIK MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR Salsabila Aurelia Azzahra; Edy Soesanto; Fitriana Kartikasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 2 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i2.3716

Abstract

Strategi Koping dan Regulasi Emosi dalam Hubungannya dengan Stres Akademik di Kalangan Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir. Stres akademik di kalangan mahasiswa keperawatan tingkat akhir dapat memengaruhi kesejahteraan dan prestasi akademik mereka, serta tetap menjadi masalah kesehatan utama di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menganalisis hubungan antara strategi koping dan regulasi emosi dengan stres akademik di kalangan mahasiswa keperawatan tingkat akhir. Desain korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional digunakan, melibatkan 201 responden yang direkrut melalui pengambilan sampel total. Data dikumpulkan menggunakan DASS-21, Brief COPE, dan Kuesioner Regulasi Emosi (ERQ), serta dianalisis menggunakan koefisien Rho Spearman dan regresi linier berganda. Strategi koping (p=0,004; r=-0,200) dan regulasi emosi (p=0,000; r=-0,276) keduanya berkorelasi signifikan dengan stres akademik, dan secara bersama-sama berkontribusi sebesar 6,1% terhadap stres akademik, dengan regulasi emosi sebagai faktor yang paling dominan. Disarankan untuk memperkuat regulasi emosi guna membantu mengurangi stres akademik di kalangan mahasiswa keperawatan tingkat akhir.
PENGUATAN REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Iffana Alayya Novida; Fitriana Kartikasari; Muhammad Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 2 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i2.3709

Abstract

Kepuasan kerja perawat merupakan faktor penting yang memengaruhi mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Rendahnya   kepuasan kerja dapat menurunkan kinerja, motivasi kerja, dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Salah satu faktor yang memengaruhi kepuasan kerja perawat adalah pemberian reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan reward dan punishment dengan kepuasan kerja perawat rawat inap di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 171 perawat pelaksana, dengan sampel sebanyak 120 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner reward, punishment, dan Job Satisfaction Survey yang diisi langsung oleh responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman rho dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memperoleh reward kategori cukup, punishment kategori baik, dan kepuasan kerja kategori sedang. Terdapat hubungan antara reward dengan kepuasan kerja perawat dengan kekuatan hubungan kuat dan arah positif, serta terdapat hubungan punishment dengan kepuasan kerja perawat dengan kekuatan cukup kuat dan arah positif. Maka dapat disimpulkan H0 ditolak, semakin baik reward dan punishment yang diberikan, maka semakin tinggi kepuasan kerja perawat. Hasil ini menjadi dasar bagi manajemen rumah sakit untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem reward serta penerapan punishment yang edukatif untuk meningkatkan kepuasan kerja dan mutu pelayanan keperawatan.
PREDIKTOR HAMBATAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA KLIEN HIPERTENSI DI WILAYAH PEDESAAN Muhamad Jauhar; Edi Wibowo Suwandi; Novi Tiara
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 2 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i2.3569

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang mengancam dan menjadi faktor risiko utama komplikasi serius seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, bahkan kematian. Sebanyak 33% usia dewasa di dunia dan 30,8% di Indonesia diprediksi memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan kelompok lain. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat dan pola makan buruk. Beberapa hambatan dialami oleh klien dalam pengobatan hipertensi sehingga drop out pengobatan. Tujuan penelitian yaitu menganalisis prediktor hambatan (pengetahuan, stress, kepercayaan kesehatan, dan efek samping obat) kepatuhan pengobatan hipertensi. Metode penelitian menggunakan desain analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen yaitu pengetahuan, stress, kepercayaan kesehatan, dan efek samping obat. Variabel dependen yaitu kepatuhan pengobatan. Penelitian ini dilakukan di wilayah pedesaan sebagai lokus hipertensi di Kabupaten Kudus pada tahun 2025. Sampel sebanyak 108 klien hipertensi melalui teknik simple random sampling. Kriteria inklusi yaitu klien terdiagnosis hipertensi (TD 120/80 mmHg), berusia 18 tahun, dan mampu membaca dan menulis. Kriteria eksklusi yaitu memiliki komplikasi dan tidak menyelesaikan penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hill-Bone Compliance to High Blood Pressure Therapy Scale (HK-LS), Perceived Stress Scale (PSS-10), kuesioner Health Belief Model (HBM), kuesioner skala naranjo efek samping obat. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor stress (p=0,039) dan efek samping obat (p=0,032) berhubungan dengan kepatuhan pengobatan, namun pengetahuan (p=0,092) dan keyakinan kesehatan (p=0,145) tidak berhubungan. Perlu adanya pengembangan intervensi inovasi untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan melalui manajemen stress dan efek samping pengobatan di fasilitas pelayanan Kesehatan wilayah pedesaan.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 2 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue