cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
ANALISIS PEMBELAJARAN KELUARGA BERENCANA MAHASISWA PRODI DIII KEBIDANAN Noor Azizah; Ana Zumrotun Nisak; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.807

Abstract

Learning or support is basically an activity that is organized so that students learn. Adult learning methods that make learning a learning center or Student Center Learning (SCL). Process standards relating to the learning process, planning the learning process, implementing the learning process and learning burden on students.Descriptive qualitative research methods The subjects of this study are students and lecturers. The informant taking technique used was purposive sampling. Snowball sampling technique. Data collection methods in this study, interviews, observation and study documentation. Analysis of the data of this study uses an interactive model through data reduction, displaying data, concluding and gathering conclusions.Results: Planning the learning process of the family planning course, which is making a semester learning plan. This RPS contains course descriptions, learning achievements, subjects, instructional methods, structured assignments and discussions. RPS is prepared in accordance with the development of science and technology. The theory learning process using the Student Center Learning (SCL) method of lecturers as facilitators and motivators in family learning planning methods used are cooperative learning and Problem Based Learning (PBL). Laboratory learning uses role play and demonstration models. Assessment on learning theory is midterm, final semester examination and structured assessment assignment. Learning laboratory assessment list.It takes a combination of learning methods and laboratories so that students are not bored and are more interactive so that learning outcomes are more optimal.
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN SELF EFFICACY DAN PENGETAHUAN TENTANG IMS, HIV DAN AIDS PADA SISWA SMA Erike Yunicha Viridula; Siswi Wulandari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1461

Abstract

HIV and Sexually Transmitted Infections (STIs) are still a major concern worldwide as the number of HIV and Sexually Transmitted Infections (STIs) in adolescent age groups continues to rise. The purpose of the study is to find out the effectiveness of health promotion in improving self efficacy and knowledge about STIs, HIV and AIDS of High School Plus students Hidayatut Thullab Semen Kediri Regency. The research method used is quasi-experimental. The sample in this study was the entire 2nd grade at SMA Plus Hidayatut Thullab Semen Kediri Regency totaling 74 students, divided into 2 groups, namely groups with leaflet methods (37 people) and groups with video methods (37 people). Variables in the study are independent variables (effectiveness of health promotion in the form of leaflet methods and video methods) and dependent variables (self efficacy and knowledge of STIs, HIV and AIDS). Research measuring instruments use checklists and are analyzed with independent sample t test tests. The results showed there were significant differences in self-efficacy and knowledge between the groups given the video compared to leaflets. In self efficacy about STIs get a p value of 0.017, self efficacy about HIV and AIDS gets a p value of 0.030, yearists about STIs get a p value of 0.010 and knowledge about HIV and AIDS get a p value of 0.001. The health promotion organizing team needs to implement effective methods and attract students' interest in following the materials provided.
INGKAT PENDIDIKAN, USIA DAN LAMA KERJA DENGAN KONSISTENSI PEMAKAIAN KONDOM WANITA PENJAJA SEKS DI PATI Sri Karyati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  menganalisa  hubungan  tingkat  pendidikan,  usia  dan  lamanya  menjadi WPS  dengan  konsistensi  pemakaian  kondom  di  Kabupaten  Pati.  Desain cross  sectional  study digunakan  pada  penelitian  ini  dengan  populasi  WPS  di sebuah  lokalisasi  di  Pati  sebanyak  76  orang (total  sampling).  Data  dianalisa  dengan  chi  square.  Ditemukan  hubungan  signifikan  antara  usia (p=0,001)  dan  lama  menjadi  WPS  (p=0,007)  dengan  konsistensi  pemakaian  kondom.  Pendidikan kesehatan  reproduksi  perempuan  seharusnya  mentargetkan  WPS  agar  konsisten  menggunakan kondom.
ANALISIS SEBARAN DAN DETERMINAN STUNTING PADA BALITA BERDASARKAN POLA ASUH (STATUS IMUNISASI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF) Nilatul Izah; EVi Zulfiana; Nora Rahmanindar
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i1.764

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai indeks tinggi badan menurut umur kurang dari minus dua standar deviasi atau dibawah rata – rata standar yang ada (ACC/SCN, 2000). Stunting pada anak merupakan indikator utama untuk menilai kualitas modal sumber daya manusia dimasa medatang. Gangguan pertumbuhan yang diderita anak pada awal kehidupan, pada hal ini stunting, dapat menyebabkan kersakan yang permanen. Keberhasilan perbaikan ekonomi yang berkelanjutan dapat dinilai dengan berkurangnya kejadian stunting pada anak – anak usia dibawah 5 tahun (UNSCN, 2008). Banyak faktor yang berpengaruh terhadap kejadian stunting, pola asuh pada balita turut berkontribusi terhadap kejadian stunting dimana salahsatu dari pola asuh yaitu status pemberian imunisasi pada balita dan pemberian ASI eksklusif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan analisis sebaran dan determinan stunting berdasarkan pola asuh (status imunisasi dan pemberian ASI eksklusif) pada balita usia 6 – 59 bulan. Penelitian merupakan jenis kuantitatif dengan desain casecontrol. Sampel penelitian diambil secara consecutive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelompok kasus dan kontrol yang dipilih dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Kelompok kasus yang terdiri dari ibu balita usia 6 – 59 bulan yang mengalami stunting dan kelompok kontrol yang terdiri dari ibu balita usia 6 – 59 bulan yang tidak mengalami stunting (normal). Hasil penelitian menunjukkan status imunisasi tidak berpengaruh terhadap  kejadian stunting, pemberian ASI eksklusif berpengaruh terhadap kejadian stunting
HUBUNGAN JUMLAH ANGGOTA KELUARGA, PENDIDIKAN IBU, PENGAMBIL KEPUTUSAN DENGAN PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR 39 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM IKS DI DESA MANGUNANLOR Muhammad Purnomo; Noor Azizah; Tutik Alawiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1307

Abstract

AbstrakPermenkes Nomor: 39 tahun 2016 dilaksanakan dengan 3 (tiga) pilar utama, yaitu: penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penerapan paradigma sehat dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan upaya promotif dan preventif, serta pemberdayaan masyarakat. Penguatan pelayanan kesehatan dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada tercapainya keluarga - keluarga sehat yang terbagi menjadi 12 indikator keluarga sehat.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan jumlah anggota keluarga, pendidikan ibu, pengambil keputusan dalam keluarga dengan  kesehatan keluarga di desa Mangunan LorMetode Penelitian: penelitian analitik korelasi mencari hubungan antara dua variable dengan pendekatan cross sectional waktu pengukuran atau observasi data variable independent dan dependent hanya satu kali dengan jumlah populasi 569 KK dengan saple 85 KK menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05Hasil: Keluarga kecil 45 (53%), Keluarga sedang 20 (23,5%) dan besar 20 (23,5%). Pendidikan ibu: Dasar 50 (58,8%), Menengah 27 (31,8%), Tinggi 8 (9,4%). Pengambil Keputusan Keluarga Suami 35 (41,2%), istri 5 (5,9%), suami dan istri dominan suami 20 (23,5%), suami dan istri dominan istri 7 (8,2%), suami dan istri seimbang 18 (21,2%). Indeks Keluarga Sehat 5 (5,9%), Pra Sehat 60 (70,6%), Indeks Keluarga Tidak Sehat 20 (23,5%). Terdapat hubungan yang signifikan jumlah anggota keluarga dengan Kesehatan Keluarga nilai p=0,000, nilai (r=0,711). Terdapat hubungan yang signifikan pendidikan ibu dengan Kesehatan Keluarga, nilai p=0,000 dan nilai (r=0,434). Terdapat hubungan signifikan pengambil keputusan dalam keluarga dengan Kesehatan Keluarga nilai p=0,000 dan (r=0,459).
PENGETAHUAN IBU – IBU NIFAS TENTANG DIIT POST PARTUM DENGAN KONSUMSI SUMBER PROTEIN HEWANI DI BPS SUMIATI DESA GRIBIG TAHUN 2012 Ika Agustina; Noor Hidayah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas merupakan masa yang rawan bagi ibu, sekitar 60 persen kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50 persen dari kematian pada masa nifas terjadi pada 24 jam pertama persalinan, diantaranya disebabkan oleh adanya komplikasi masa nifas paling banyak perdarahan pasca bersalin Faktor–faktor yang mempengaruhi terjadinya komplikasi selama nifas diantaranya anemia, Kejadian anemia pada ibu nifas dipengaruhi banyak faktor yaitu kurang gizi (malnutrisi) atau kurang makanan, kurang zat besi dalam diet, malabsorbsi, kehilangan darah yang banyak (persalinan yang lalu dan haid), penyakit- penyakit kronik (tbc, paru-paru, cacing usus, malaria) . hasil survey awal 8 orang (80%) diantaranya tidak mengkonsumsi sumber protein hewani selama masa nifas dan 2 orang (20%) mengkonsumsi sumner protein hewani selama masa nifas. Dan 10 ibu nifas (100%) tersebut ternyata tidak mengetahui manfaat sumber protein hewani. Penelitian ini dilakukan bulan Januari – Maret 2011, tempat Penelitian di BPS Sumiati Gribig,Subyek Penelitian pengetahuan ibu – ibu nifas tentang diit protein hewani, alasan yang mendasari hasil survey awal yang telah dijelaskan dalam pendahuluan  Sumber data ibu-ibu dalam masa nifas yang proses persalinannya di BPS Sumiati, Penelitian inii menggunakan prosedur total sampling yakni dengan mengambil obyek penelitian ibu – ibu yang melahirkan bulan Desember, Januari dan  Februari di BPS Sumiati, peneliti melakukan kunjungan rumah untuk mendapatkan data dengan kuesioner/angket. Adapun analisis data menggunakan analisis kuantitatif dengan bantuan program SPSS 13,5 , karena skala variabel nominal-nominal maka untuk menilai hubungan digunakan Chi Square. Hasil penelitian ini  Ada hubungan antara tingkat pengetahuan Ibu nifas dengan Konsumsi sumber protein hewani pada ibu nifas namun kekuatannya lemah karena kofiesien kontingensi 0,404 kurang dari 0,5.
PENGARUH MASSAGE PADA MASA NIFAS TERHADAP NYERI AFTERPAIN: Literatur REVIEW Khairunisya Khairunisya
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2346

Abstract

AbstrakAfterpains adalah keluhan yang sering terjadi setelah persalinan normal melalui vagina. Perawatan non-farmakologis menjadi prioritas utama untuk mengurangi rasa nyeri setelahnya seperti pijat post partum. Banyak jenis pijat yang dilakukan pada ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kajian penelitian terkni tentang intervensi massage pada masa nifas terhadap afterpain.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan model Flow Diagram Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis (PRISMA).  Penelitian ini menggunakan kata kunci “afterpain”, “massage”, “Postpartum” dalam Bahasa Inggris, sedangkan kata “kram nifas”, “pijat” “nyeri” untuk Bahasa Inggris. Peneliti menggunakan tiga data based yaitu google scholar, PUBMED, dan scopus. Kriteria yang ditetapkan yaitu: terbit lima tahun terakhir (2019-2024), desain eksperimental, sesuai kata kunci, free full text.  Data kemudian disintesis dan dilihat eligibilasnya dengan menggunakan alat Joanna Briggs Institute (JBI) pada desain eksperimental studi.Hasil penelitian didapatkan sebanyak 14 artikel yang memenuhi kriteria pada pembahasan review tentang pijat untuk mengurangi nyeri pasca persalinan (afterpain) pada ibu post partum. Dari 14 artikel terdapat 8 artikel intervensi massage Effleurage, 3 artikel fundal massage, 1 artikel hoku point massage, 1 artikel back massage dan 1 artikel pijat refleksi kaki. Dari 14 artikel didapatkan semua intervensi baik pada effleuarage, fundal massagedan, pijat refleksi kaki dan pijat hoku point menunjukkan hasil bermakna terhadap penurunan nyeri afterpain. Pijat dapat menjadi alternative bagi ibu untuk menurunkan masalah afterpain pada ibu nifas dan meningkatkan kenyamanan.Kata Kunci: Afterpain, Massage, Post partum.  AbstractAfterpains are complaints that often occur after normal vaginal delivery. Non-pharmacological treatments are a top priority to reduce pain afterwards, such as post partum massage. Many types of massage are performed on postpartum mothers. This study aims to review the latest research studies regarding massage interventions during the postpartum period for afterpain.The method used in this research is a literature review with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis (PRISMA) Flow Diagram model. This research uses the keywords "afterpain", "massage", "postpartum" in English, while the words "postpartum cramps", "massage" "pain" are for English. Researchers used three data bases, namely Google Scholar, PUBMED, and Scopus. The criteria set are: published in the last five years (2019-2024), experimental design, according to keywords, free full text. The data was then synthesized and reviewed for eligibility using the Joanna Briggs Institute (JBI) tool in the experimental design of the study.The research results showed that there were 14 articles that met the criteria for discussing a review of massage to reduce postpartum pain (afterpain) in postpartum mothers. Of the 14 articles, there are 8 Effleurage massage intervention articles, 3 fundal massage articles, 1 hoku point massage article, 1 back massage article and 1 foot reflexology article. From 14 articles, it was found that all interventions including Effleurage, fundus massage and foot reflexology massage and hoku point massage showed significant results in reducing after-pain pain. Massage can be an alternative for mothers to reduce afterpain problems in postpartum mothers and increase comfort.Keywords: Afterpain, Massage, Post partum
HUBUNGAN FOKUS PADA PEKERJAAN DENGAN ETOS KERJA PERAWAT DI RSUD DR. R. SOETIJONO BLORA Tri Suwarto; yulisetyaningrum yulisetyaningrum; Hendro Mulyanto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.644

Abstract

Etos kerja sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah fokus kerja. Fokus kerap kali menjadi sebuah titik temu antara serius atau tidaknya pegawai dalam bekerja. Begitu juga dengan kinerja perawat dalam memberikan pelayanan. Kinerja perawat dinilai karena berkaitan dengan kepuasan pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat. Fokus kerja sendiri antara perawat satu dengan yang lain sudah pasti tidak sama. Faktor dari dalam individu dan dari lingkungan mempengaruhi hal tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan fokus pada pekerjaan dengan etos kerja perawat di RSUD dr. R. Soetijono Blora. Penelitian ini termasuk correlation dengan menggunakan pendekatan waktu penelitian Cross Sectional. Populasi sebanyak 156 orang dan sampel 61 orang. Analisa data yang digunakan dalam penelitian meliputi analisa univariat dan bivariat. Analisa bivariat menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fokus kerja responden efektif sebanyak 39 orang (63,9%) dan fokus kerja responden tidak efektif sebanyak 22 orang (36,1%), sebagian besar etos kerja responden cukup sebanyak 27 orang (44,3%) dan paling rendah etos kerja responden kurang sebanyak 13 orang (21,3%). Ada hubungan antara fokus kerja dengan etos kerja perawat di RSUD dr. R Soetijono Blora dengan nilai p value sebesar 0.000 (0.05) dan koefisien korelasi 0.543 dengan kekuatan hubungan sedang. Kesimpulan Ada hubungan fokus pada pekerjaan dengan etos kerja perawat di RSUD dr. R Soetijono Blora
PENDIDIKAN KESEHATAN MEMPENGARUHI TINGKAT HARGA DIRI PENDERITA SKABIES DI PONDOK PESANTREN Nutrisia Nu'im Haiya; Iwan Ardian; Alisiwatin Nasiroh; Intan Rismatul Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1120

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kulit menjadi penyakit dengan prevalensi yang tinggi di Dunia dan Indonesia, salah satu penyakit kulit yang paling banyak diderita adalah penyakit skabies, penyakit skabies banyak menyerang Negara tropis seperti Indonesia dan tempat dengan penduduk padat seperti pondok pesantren, oleh karenanya santri berisiko tinggi untuk terkena skabies, hal ini karena pengetahuan santri terkait personal hygine yang masih rendah, salah satu dampak skabies adalah gatal – gatal dan ruam kulit yang dapat menurunkan harga diri santri oleh karenanya butuh dilakukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan yaitu dengan meningkatkan harga diri santri, fenomena ini yang melatar belakangi penelitian ini. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dalam mempengaruhi harga diri penderita skabies di pondok pesantren. Metode: Penelitian berdesain Quasi Experimen Design : pre test and post test non equivalen control group dengan jumlah sampel 122 responden dengan masing – masing kelompok baik intervensi atau kontrol 61 responden, purposive sampling menjadi cara pengambilan sampel, data dianalisa dengan uji t. Hasil: Berdasakan uji t menunjukan bahwa pendidikan kesehatan secara signifikan dapat mempengaruhi harga diri penderita skabies dengan nilai  p  0,000. Kesimpulan : Pendidikan kesehatan secara signifikan dapat meningkatkan harga diri santri. 
Bedside Sebagai Suatu Inovasi Metode Bimbingan Klinik Dalam kebidanan dan keperawatan Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian oleh Malini dan Huriani (2006) menunjukkan metode pengajaran klinik konvensional kurang dapat meningkatkan kompetensi klinik para calon bidan dan perawat. Untuk itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang mampu memantau perkembangan pencapaian tujuan pembelajaran yaitu bedside . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan bedside  mampu meningkatkan pencapaian kompetensi peserta didik, meningkatkan kepercayaan diri, harga diri dan kesadaran diri peserta didik? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain semi ekperimental dimana mahasiswa mengalami pembelajaran menggunakan metode pembelajaran klinik konvensional dan dengan metode bedside . Penelitian dilakukan selama 2 siklus (2 bulan) praktek profesi Kebidanan dan keperawatan.. Sampel penelitian adalah 24 orang mahasiswa peserta dan 4 orang pembimbing klinik serta 4 orang mentor. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). Penglahan data dilakukan mengikuti langkah-langkah pengolahan data hasil FGD oleh Krueger Casey (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bedside  mampu meningkatkan pencapaian kompetensi klinik, kepercayaan diri, harga diri dan kesadaran diri peserta didik. Peneliti merekomendasikan metode bedside  diaplikasikan sebagai metode bimbingan klinik kebidanan dan keperawatan yang telah dilakukan persiapan yang matang.

Page 6 of 53 | Total Record : 530


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue