cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA" : 18 Documents clear
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI DESA BAE KECEMATAN BAE KUDUS Heny Siswanti; Ana Zumrotun Nisak; Shinta Dwi Kurnia
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1697

Abstract

PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI DESA BAE KECEMATAN BAE KUDUS Heny Siswantia,*, Ana Zumrotun Na, b ,Shinta Dwi Kurniab henysiswanti@umkudus.ac.id , anazumotun@umkudus.ac.id .shintadwi@umkudus.ac.id aUniversitas Muhammadiyah Kudus Desa Pelang Mayong, Jepara, Indonesia bUniversitas Muhammadiyah Kudus, Indonesia Abstrak Stunting merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang merupakan masa kritis, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.. Pevalensi stunting di Indonesia mencapai angka 37,2%, dengan kata lain terdapat 93 juta kasus stunting terjadi di Indonesia. Dari anak dibawah 3 tahun di desa Puskesmas Bae terdapat 23% anak mengalami stunting slah satunya Desa Bae. Dari permasalahan tersebut perlu adanya keterlibatan keluarga dan peran serta masyarakat sehingga program dapat berjalan. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pada Kader Gizi Anak, Pengetahuan tentang gizi anak, pertumbuhan dan perkembangan anak, cara menyajikan makanan batita yang baik, pembuatan media promosi yang menarik tentang gizi anak supaya lebih mudah dipahami serta pencegahan stunting. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu dan memberi pengetahuan para ibu untuk pemberian makanan yang tepat sesuai dengan usia anaknya dan mengetahui tahapan normal proses tumbuh kembang seorang anak. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan kegiatan ini terdapat 25 kader Gizi serta membuat menu sehat untuk batita,. Setelah dilakukan pendampingan duta gizi anak, dilakukan pula pendataan gizi anak, dimana didapatkan hasil angka stunting di Desa Bae mengalami penurunan. Dan kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan batita dan keluarga. Kata Kunci: Kader, Gizi, Stunting Abstract Stunting is a nutritional problem caused by a long-term lack of nutritional intake during the first 1000 days of life (HPK) which is a critical period, resulting in growth disorders in children, namely the child's height is lower or shorter (dwarf) than the standard age. stunting in Indonesia reached 37.2%, in other words there were 93 million cases of stunting occurring in Indonesia. Of the children under 3 years old in the Bae Health Center village, 23% of the children were stunted, one of them was in Bae Village. From these problems it is necessary to have family involvement and community participation so that the program can run. This community service activity aims to provide training for Child Nutrition Cadres, Knowledge of child nutrition, child growth and development, how to serve good toddler food, making attractive promotional media about child nutrition to make it easier to understand and stunting prevention. This activity is aimed at increasing the knowledge of posyandu cadres and giving mothers the knowledge to provide proper food according to their child's age and to know the normal stages of a child's growth and development process. The results obtained after this activity were 25 Nutrition cadres and made a healthy menu for toddlers. After assisting the child nutrition ambassador, a child nutrition data collection was also carried out, which resulted in a decrease in the stunting rate in Bae Village. And this community service activity is very useful for improving the health of toddlers and families. Keywords: Health Cadres, Nutrition, Stunting.
PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM DETEKSI DINI PERTUMBUHAN BAYI Noor Azizah; Dewi Hartinah; Sitta Hasanatin Sholihah; Agung Prihandono; Dika Anggara Putra
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1625

Abstract

Kader posyandu berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berperan dalam mensosialisasikan sebagai bentuk sosialisasi tentang kegiatan posyandu kepada penduduk sekitar. Kader sebagai relawan dalam meningkatkan kesehatan bayi dan anak perlu pengetahuan dan ketrampilan dalam mendeteksi pertumbuhan bayi dan balita serta status gizi sehingga didapatkan pertumbuhan yang optimal. Pelatihan ini diberikan kepada kader untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mendeteksi pertumbuhan serta status gizi melalui cara mengukur, cara mengisi dancara membaca grafik pertumbuhan di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Dihadaprkan pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi kader. Kesimpulan pelatihan ini adlaah terjadi peningkatan pengaetahuan dan letrampilan kader dalam mengukur berat badan, Panjang badan melalui demonstrasi langsung, menuliskan hasil ke grafik dan mampu membaca interpretasi dari grafik pertumbuhan sehingga dapat menentukan status gizi bayi/balita. Kemampuan dalam mendeteksi ini sehingga intervensi tepat sasaran pada bayi yang memang perlu treatment.
PENINGKATAN KESEHATAN KELUARGA MELALUI PEMBERDAYAAN KADER MASYARAKAT DENGAN CEGAH STUNTING DAN PEMANFAATAN SAMPAH MENJADI MEDIA EDUKASI ANAK DI DESA JEKULO KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS Indah Puspitasari; Indanah Indanah; Sukesih Sukesih; Dhina Cahya Rohim; Muhammad Adib Jauhari; Achmad Ridwan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1719

Abstract

Indikator keluarga sehat yaitu balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan. Hal ini penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak sudah sesuai dengan usianya, serta mendeteksi secara dini bilamana terdapat gangguan pada pertumbuhannya. Gangguan pertumbuhan pada anak yakni stunting. Prevalensi balita yang mengalami stunting di Indonesia sebanyak 24,4% pada 2021. Target pemerintah untuk prevalensi stunting di Indonesia turun menjadi dibawah 14% pada tahun 2024. Untuk itu, target penurunan prevalensi stunting setiap tahun harus berkisar 2,7%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada intervensi gizi sensistif yakni memberikan pendidikan pengasuhan pada orang tua melalui pemberdayaan kader mengenai edukasi stunting dan pencegahannya serta pemanfaatan sampah agar bisa digunakan menjadi media edukasi anak di rumah. Kegiatan ini melibatkan 30 kader di Desa Jekulo. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pemberian penyuluhan mengenai kesehatan keluarga melalui deteksi dini, pencegahan, dan penanganann stunting, serta penyuluhan kesehatan lingkungan hingga demontrasi membuat media edukasi anak dari pemanfaatan sampah. Akhir kegiatan, respon positif dirasakan para kader karena mendapatkan pengetahuan tentang stunting dan pemanfaatan sampah guna mendukung turunnya angka kejadian stunting dan meningkatkan kesehatan lingkungan
UPSKILLING MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN MINUMAN HERBAL BINAHONG Yayuk Mundriyastutik; Rusnoto Rusnoto; Anisa Solikhati; Riana Putri Rahmawati; Maryatin Maryatin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1666

Abstract

Desa Dersalam terletak di kecamatan kota Bae Kabupaten Kudus yang berjarak 3 m dari kota Kudus. Secara topografi Desa Dersalam merupakan dataran rendah yang memiliki iklim tropis. Tata guna lahan 60% sebagai tempat tinggal, 7% kebon, 24% sawah, dan penggunaan lainnya seperti jalan, sungai dan tanah kosong. Dari data tersebut menunjukan masih ada sawah, kebon dan tanah kosong yang bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam salah satunya adalah tanaman binahong. Tanaman binahong mudah tumbuh baik dataran rendah maupun dataran tinggi. Selain mudah dibudidayakan tanaman binahong ini juga bisa dimanfaatkan semua bagiannya baik akar, batang maupun daun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan tanaman binahong dan manfaatan daun binahong sebagai minuman herbal untuk obat maag. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui 3 tahapan yaitu tahap koordinasi dengan ibu PKK Desa Dersalam, tahap penyuluhan dengan memperkenalkan dan memberikan tanaman binahong kepada mitra, tahap pelatihan yaitu memberikan pelatihan kepada peserta cara pembuatan minuman herbal binahong untuk obat maag. Kata Kunci: Desa Dersalam, tanaman binahong, minuman herbal
PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH DALAM USAHA MENGURANGI LIMBAH SAMPAH DI LINGKUNGAN DESA BAE KUDUS Findasari Findasari; Taftazani Ghazi Pratamana; Nunung Agus Firmansyah; Sam’ani Intakoris; Hanin Fitria; Nurul Putri Shafira
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1810

Abstract

Abstrak Permasalah dasar yang terjadi di setiap Kota di Indonesia adalah sampah. Banyak timbunan sampah yang telah mencemari lingkungan. Selain sampah industri, sampah rumah tanggalah yang banyak dihasilkan di Indonesia. Timbunan sampah rumah tangga seharusnya dapat dikurangi dengan pengelolaan dan pengolahan sampah yang benar agar sampah tersebut dapat dimanfaatkan kembali dan menjadi barang yang bernilai ekonomi untuk di jual sehingga mendapatkan keuntungan. Penyuluhan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga dalam pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga untuk didaur ulang menjadi barang daur ulang yang bernilai ekonomi. Pengabdian ini melibatkan pihak Bank Sampah, serta warga Desa Bae dalam kegiatan pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan (terdiri dari penyuluhan dan aksi lapangan), dan evaluasi. Manfaat yang diperoleh oleh warga Desa Bae yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi suatu produk yang dapat dimanfaatkan kembali dan bernilai ekonomis.
Optimalisasi Perbaikan Gizi Keluarga Dalam Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Nasriyah Nasriyah; Rusnoto Rusnoto; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1702

Abstract

Masalah gizi merupakan ma¬salah yang dihadapi hampir seluruh dunia termasuk Indonesia. Indonesia salah satu negara dengan masalah gizi yang beragam. Kebutuhan gizi memegang peran sentral dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Pentingnya kecukupan gizi dalam sehari-hari untuk menopang kehidupan yang produktif dan bermanfaat merupakan kenyataan yang tidak terbantahkan. Salah satu dampak masalah gizi kepada anak bawah lima tahun yang saat ini masih menjadi perhatian seluruh dunia adalah stunting. Untuk mencapai target penurunan stunting hingga 14 persen tahun 2024, dapat dimulai dalam keluarga. Peran penting keluarga dalam mencegah terjadinya stunting yaitu dengan pemenuhan gizi keluarga. Tujuan pengabdian masyarakat untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui kader Kesehatan yang ada di Desa Dersalam, Metode pengabdian dengan memberikan Pendidikan Kesehatan tentang pentingnya gizi dalam upaya perbaikan gizi keluarga dan pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 bulan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan kader Kesehatan serta bidan desa. Hasil dari kegiatan pengambdian masyarakat disini yaitu telah dilakukan pemberian Pendidikan Kesehatan tentang gizi dan stunting serta pelatihan SIGIZI, penyuluhan pemanfaatan pekarangan untuk tamanan yang mengandung nilai gizi. Partisipasi seluruh komponen keluarga dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat meningkatkan kemandirian keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga sehingga dapat mencegah stunting. Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan dalam perbaikan gizi keluarga dapat merubah masyarakat/keluarga dalam berperilaku dan bersikap dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Dwi Astuti; Yunus Mustaqim; Ummi Kulsum; Yunita Rusida; Anwari Anwari; Eka Kurniawati; Muhammad Khoirurrosyid
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1653

Abstract

Abstract Stunting is one of the nutritional problems experienced by toddlers in the world. More than half of the world's stunting toddlers were in Asia (55%) and another third (39%) were in Africa in 2017. The highest number of stunting cases in South Asia is 58.7% and the lowest in Central Asia is 0.9%. Based on the World Health Organization (WHO), Indonesia is the country with the third highest number of stunting cases in Southeast Asia, with an average of 36.4%. This service activity was carried out in Papringan Village for Cadre mothers by providing briefings on the meaning of stunting, the causes of stunting, stunting prevention, early detection of stunting toddlers and the impact of stunting on toddlers. The expected results in this devotion are modules on free sex behavior for adolescents, stker on the red flags of free skes behavior.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU MELALUI KEGIATAN PEMBERDAYAAN DALAM KELAS ANTE NATAL Islami Islami; Sukarmin Sukarmin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1706

Abstract

Abstrak Salah satu agenda utama SDGs adalah menurunkan angka kematian ibu dan kematian Balita. Perlu dilakukan optimalisasi penggunaan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Upaya pemanfaatan buku Kesehatan ibu dan anak (KIA) telah tersosialisasikan dalam kelas hamil yang telah diselenggarakan hampir di tiap desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu hamil dalam mengelola kehamilan. Metode pengabdian yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan di kelas ibu hamil desa Jepang Kabupaten Kudus dilanjutkan dengan tanya jawab. Populasi dalam pengabdian adalah ibu hamil dan kader sejumlah 20 orang pada bulan November 2022. Instrumen yang digunakan dalam pengabdian adalah matras yoga, lembar balik dan audio visual.Pemberdayaan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan ibu dalam mengelola kehamilannya. Kecakapan ibu dalam mengelola kehamilannya diharapkan dapat meningkatkan kesehatan diri baik secara fisik, mental, sosial dan spiritual yang kesemuanya memengaruhi kondisi kehamilan dan outcome dari kehamilan itu sendiri. Kata kunci : Kesehatan ibu hamil, pemberdayaan, kelas antenatal
KREASI BUNGA TELANG SEBAGAI PEMBERDAYAAN UMKM (PUDING) DIKELURAHAN WERGU WETAN Umi Faridah Faridah; Septina Rahmawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1670

Abstract

ABSTRAK Puding susu bunga telang merupakan produk olahan makanan yang sudah siap saji yang terbuat dari agar–agar yang kemudian dimodifikasi dengan adanya penambahan susu dan ekstrak bunga telang untuk menambah kesan menarik pada produk puding. Tanaman telang memiliki kandungan senyawa ternatin (antioksidan biru), senyawa tersebut dapat memberikan warna pigmen biru pada kelopak bunga. Pigmen biru yang terdapat dalam bunga telang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna makanan. Bunga telang juga telah dibuktikan memiliki berbagai efek farmakologi seperti antidepresan, antikonvulsan, antimikroba, antipiretik, antiinflamasi, analgesik, diuretik, anestesi lokal, dan antidiabetes. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara tatap muka atau luring di kelurahan wergu wetan untuk memberikan informasi tentang pengolahan Bunga Telang menjadi puding. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan wergu wetan untuk melakukan pengolahan Bunga Telang sebagai puding. Kata Kunci : Bunga Telang
INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT “BANK SAMPAH” DIDESA PRAMBATAN LOR KALIWUNGU KUDUS Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto; Rizka Himawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1712

Abstract

Sampah menjadi salah satu pokok permasalahan lingkungan bukan hanya di Indonesia yang membutuhkan pengelolaan yang penting dan serius. Pulau Jawa merupakan daerah yang memproduksi sampah perhari yang cukup tinggi. Desa Prambatan lor merupakan salah satu desa di Kabupaten Kudus, Jawa tengah yang masyarakatnya memiliki kebiasaan membakar atau menimbun sampah, belum dapat memisahkan sampah organik dan anorganik. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu membentuk kader, memberikan pendidikan kesehatan tentang pengelolaan sampah, dan pelatihan membuat bros dari sampah anorganik kepada para pemuda di wilayah desa. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan didapatkan terbentuknya kader muda sebanyak 20 orang, peningkatan pengetahuan kader muda sebesar 80%, dan bros yang dapat dijual sebanyak 30 buah. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat di wilayah desa prambatan lor kaliwungu kudus yaitu kader yang terbentuk dapat mengetahui peran pemuda dan ibu ibu dalam pengelolaan sampah dan mengolah sampah menjadi memiliki nilai ekonomi.

Page 1 of 2 | Total Record : 18