cover
Contact Name
Riska Aryanti
Contact Email
riska.rts@bsi.ac.id
Phone
+6285777750910
Journal Mail Official
jurnal.komunikasi@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Senen, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikasi : Jurnal Komunikasi
ISSN : 20866178     EISSN : 25793292     DOI : https://doi.org/10.31294/jkom
Core Subject : Education,
KOMUNIKASI: Jurnal Komunikasi (E-ISSN: 2579-3292) merupakan jurnal ilmiah yang memfasilitasi publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, dan pengembangan keilmuan di bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini berfungsi sebagai wahana akademik untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan gagasan, temuan riset, dan praktik komunikasi yang relevan dengan dinamika masyarakat lokal, nasional, maupun global. KOMUNIKASI: Jurnal Komunikasi diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini menerapkan sistem akses terbuka (open access) sehingga seluruh artikel dapat diakses secara bebas oleh masyarakat luas. Jurnal ini telah terindeks di beberapa basis data ilmiah nasional dan internasional, antara lain SINTA, Google Scholar dan GARUDA. Seluruh artikel yang diterbitkan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Articles 66 Documents
Analisis Komunikasi Persuasif dalam Kampanye Digital TikTok dan Pengaruhnya terhadap Pemahaman Pemberdayaan Perempuan Dwi Laras Il-Layla; Taufik Akhyar; Gita Astrid
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i1.12553

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah membuka peluang baru dalam penyampaian kampanye sosial secara digital, termasuk isu pemberdayaan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komunikasi persuasif dalam kampanye #RUBIEmpoweringWomen pada akun TikTok Rubi Community terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang merupakan audiens kampanye. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier sederhana, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan, dengan persamaan regresi Y = 14,794 + 0,649X. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung > t tabel (1,984), sehingga hipotesis diterima. Selain itu, hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 137,959 > F tabel 3,94 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti model regresi signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,585 menunjukkan bahwa komunikasi persuasif memberikan kontribusi sebesar 58,5% terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan. Dengan demikian, kampanye #RUBIEmpoweringWomen di TikTok terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman audiens melalui pendekatan komunikasi persuasif. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana kampanye digital dalam menyampaikan pesan-pesan sosial, khususnya terkait pemberdayaan perempuan
Strategi Komunikasi Humas Pemerintah Desa dalam Mengatasi Krisis Sampah: Studi Kasus Desa Senuro Barat Muhammad Hidayatullah; Komaruddin; Rina Pebriana
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i1.12571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Humas Pemerintah Desa Senuro Barat dalam mengatasi krisis sampah serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan komunikasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan masih didominasi oleh pola komunikasi satu arah (Press Agentry/Publicity) yang berfokus pada penyampaian informasi melalui rapat desa dan media publikasi. Strategi ini efektif dalam penyebaran informasi, namun belum mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat secara optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan umpan balik, rendahnya kesadaran masyarakat, serta minimnya penggunaan media komunikasi interaktif. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi publik di tingkat pemerintahan desa dalam konteks krisis lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi pengembangan strategi komunikasi yang lebih dialogis, partisipatif, dan berbasis media interaktif guna meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan
Difusi Inovasi dalam Strategi Komunikasi Perpustakaan Daerah: Analisis Peningkatan Minat Kunjungan dan Budaya Baca Sika Aprilia; Komaruddin; Badaruddin Azarkasyi
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i1.12565

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan melalui perspektif difusi inovasi dalam meningkatkan minat kunjungan dan budaya baca masyarakat. Kajian sebelumnya umumnya berfokus pada aktivitas promosi tanpa mengkaji secara mendalam proses penyebaran dan adopsi program literasi di masyarakat, sehingga menunjukkan adanya kesenjangan dalam kajian komunikasi berbasis inovasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dilakukan melalui inovasi layanan, pemanfaatan media sosial, sosialisasi langsung, serta kolaborasi kelembagaan. Proses adopsi masyarakat berlangsung secara bertahap melalui tahapan pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas strategi komunikasi tidak hanya ditentukan oleh penyampaian pesan, tetapi juga oleh pengelolaan inovasi, pemilihan saluran komunikasi, serta dukungan sistem sosial. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat penerapan teori difusi inovasi dalam konteks komunikasi sektor publik, khususnya layanan perpustakaan. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis dalam pengembangan komunikasi yang adaptif dan berbasis inovasi untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat serta memperkuat budaya baca secara berkelanjutan.
Analisis Strategi Digital Marketing dalam Meningkatkan Brand Awareness UMKM: Studi pada Digital Payo Creative di Palembang Juliansyah; Heri Junaidi; Badaruddin Azarkasyi
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i1.12591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh Digital Payo Creative dalam meningkatkan brand awareness UMKM di Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing yang diterapkan meliputi content marketing, social media marketing, search engine marketing (SEM), dan digital advertising yang dilakukan secara terintegrasi. Pengelolaan konten kreatif berupa foto produk, video promosi, desain grafis, dan storytelling mampu meningkatkan visibilitas serta daya ingat merek. Selain itu, konsistensi pengelolaan media sosial dan ketepatan dalam menentukan target audiens menjadi faktor pendukung keberhasilan strategi tersebut. Peran agensi kreatif digital lokal dalam mengintegrasikan strategi digital marketing dengan konten kreatif berbasis karakteristik audiens lokal untuk memperkuat brand awareness UMKM. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penerapan strategi digital marketing yang terencana dan berbasis konten kreatif dapat menjadi solusi efektif bagi UMKM dalam meningkatkan daya saing di era digital, khususnya dalam membangun brand awareness secara berkelanjutan
Dinamika Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang dalam Mengelola Informasi Publikasi Media Eksternal Dian Rizki Maharani; Eraskaita Ginting; Muslimin Ritonga
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2026): September 2026 (in Press)
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i2.13307

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan kompleksitas pengelolaan informasi publik sehingga humas dituntut mampu menjaga akurasi informasi sekaligus membangun hubungan yang efektif dengan media eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang dalam mengelola informasi publikasi media eksternal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teori Gatekeeping sebagai landasan analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan informasi publikasi dilakukan melalui koordinasi lintas unit untuk verifikasi data, seleksi media berdasarkan tingkat kredibilitas, kurasi pemberitaan, monitoring media berbasis platform digital, serta edukasi internal yang berkelanjutan. Praktik tersebut masih menghadapi tantangan berupa keberadaan media yang kurang kredibel, tuntutan respons yang cepat, koordinasi birokratis, dan keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik gatekeeping tidak hanya berfungsi sebagai proses penyaringan informasi sebelum dipublikasikan, tetapi juga sebagai mekanisme pengelolaan informasi yang telah beredar di media eksternal dalam menjaga reputasi organisasi. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian humas, khususnya mengenai pengelolaan informasi publikasi media eksternal pada organisasi sektor pelayanan publik
Strategi Komunikasi Krisis Humas PT Kereta Api Indonesia dalam Melindungi Reputasi Organisasi: Perspektif Situational Crisis Communication Theory Melda Ariyanti; Ainur Ropik; Sonia Nurprameswari
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2026): September 2026 (in Press)
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i2.13419

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan kompleksitas komunikasi krisis organisasi, khususnya ketika pemberitaan negatif berpotensi memengaruhi reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi krisis Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang dalam mengelola ancaman reputasi akibat pemberitaan negatif terkait penertiban lahan warga di Muara Enim berdasarkan perspektif Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas menerapkan strategi komunikasi krisis melalui identifikasi tingkat ancaman reputasi berbasis media monitoring, penyusunan pesan berbasis fakta, koordinasi lintas unit, komunikasi langsung dengan masyarakat terdampak, serta pengelolaan hubungan dengan media untuk membangun pemberitaan yang lebih berimbang. Analisis berdasarkan SCCT menunjukkan bahwa karakteristik krisis cenderung berada pada accidental cluster, sehingga strategi diminish dan bolstering menjadi pendekatan utama dalam mengurangi atribusi tanggung jawab sekaligus memperkuat kepercayaan publik. Penelitian ini juga menemukan bahwa efektivitas komunikasi krisis dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, kecepatan penyebaran informasi di media sosial, serta perbedaan persepsi antara perusahaan dan masyarakat terdampak. Temuan penelitian memperkaya penerapan SCCT dalam pengelolaan komunikasi krisis pada organisasi sektor pelayanan publik