IESM
About The Journal IESM (Industrial Engineering System and Management Journal) is a scientific journal published by the Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Potensi Utama, Medan. This journal focuses on research and development in the fields of industrial engineering and industrial system management, covering both theoretical and applied studies that are relevant to modern industrial challenges. Aims & Scope IESM aims to provide a platform for academics, researchers, and practitioners to disseminate the latest research findings in the following areas: Industrial engineering Manufacturing systems and automation Operations and quality management Process engineering and system improvement Industrial innovation and applied technology Strategic management and decision-making in production contexts Articles published in IESM are expected to bridge theory and practice, providing significant contributions to both scientific development and real industrial problem-solving.
Articles
94 Documents
Efisiensi Lini Produksi Asphalt Mixing Plan Dengan Metode Line Balancing di PT. XYZ
Ismail;
Taufiq Hasbullah
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif dan efisien lintasan produksi yang digunakan pada proses produksi aspal hot-mix, serta menghitung waktu optimal produksi pada AMP (Asphalt Mixing Plant). Pengambilan data primer dilakukan dengan metode wawancara langsung dengan pihak terkait dan pengukuran langsung yang kemudian dilakukan uji kecukupan dan keseragaman data untuk memperoleh nilai yang selanjutnya menentukan data penelitian untuk di analisis lebih lanjut menggunakan metode line balancing dan perhitungan waktu baku. Dari hasil analisis menggunakan metode line balancing dan perhitungan waktu bahan baku secara matematis diperoleh hasil efisiensi lini sebesar 62%. Hasil perhitungan balance delay (BD) adalah sebesar 38% dan hasil perhitungan smoothness index adalah sebesar 34,59%.Disaat proses produksi berlangsung terjadi waktu menunggu (idle time) pada aliran bahan baku yang dinilai kurang efektif.Kurang efektifnya lintasan awal produksi dengan harusnya menunggu waktu ± 3 menit untuk memulai proses produksi pertama pada AMP (Asphalt Mixing Plan) dan dari hasil analisis usulan maka waktu tunggu untuk proses produksi awal dapat dikurangi menjadi ± 2,5 menit.
Analysis of Manual Material Handling Operators at UKM XYZ
Vidi Agung Fragastia;
Rasyid Sunara Zaini
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to analyze the posture value of manual material handling workers on operators at UKM XYZ. UKM XYZ is engaged in processed snacks made from cassava. One of the activities carried out by humans, especially in material handling (manual material handling) is carried out at workstations. These activities still use traditional machines and simple equipment so that the operator performs long bending activities. This can cause complaints of musculoskeletal disorders (MSDs). The work carried out by the operator is on the workers in the third work element (frying) and checking the heater. After conducting an interview with the operator at the work station, the operator felt a complaint of pain in the shoulder. If left unchecked, it will cause skeletal muscle injury. The purpose of this study was to determine and measure the operator's workload based on the calculation of RWL (Recommended Weight Limit). From the measurement results of the operators at the work station, it was found that this activity is a light activity based on the calculation of energy consumption and the actual lifting load is below the recommended load with a Lifting Index (LI) level <= 1, meaning that the weight of the lifted load does not exceed lifting limits and does not carry the risk of spinal cord injury.
Pengaruh Perbaikan Tata Letak Fasilitas Terhadap Proses Produksi di PT. X
Yuli Setiawannie;
Nita Marikena;
Ade Yudha Pratama
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perancangan tata letak fasilitas merupakan serangkaian masalah desain yang terkait dengan pengaturan elemen yang membentuk sistem produksi industri dalam ruang fisik. Penyusunan tata letak yang baik menjadi salah satu keputusan desain terpenting dari strategi operasi bisnis yang berdampak pada biaya operasi, efisiensi, dan produktivitas sistem produksi serta menjamin keamanan dan kepuasan kerja dari karyawan. PT. X merupakan perusahaan manufaktur di bidang packaging industries, yaitu pembuatan kotak dengan berbagai tipe karton. Penggunaan area gudang bahan setengah jadi dan stok sisa bahan jadi menjadi kendala dalam proses produksi sehingga mengakibatkan aliran produksi menjadi terhambat, hal ini dikarenakan terlalu banyak sisa stok bahan setengah jadi dan bahan jadi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan usulan dan analisa perbaikan tata letak fasilitas agar menghasilkan produksi yang optimal. Perancangan ulang tata letak fasilitas perusahaan menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC) untuk meminimumkan jarak antara satu stasiun ke stasiun yang lain sehingga menghasilkan tata letak yang efisien dan efektif. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa perusahaan tetap menggunakan jenis tata letak tipe proses (process layout), karena jumlah produk kotak karton memiliki variasi ukuran berbeda-beda dengan kuantitas rata-rata yang tidak banyak. Perubahan letak tiap stasiun kerja pada area produksi mampu mengoptimalkan sistem produksi dan meminimalkan jarak antar stasiun sebesar 53,9% serta perlu penambahan area penyimpanan stok di gudang bahan setengah jadi untuk menyimpan sisa stok bahan setengah jadi dan bahan jadi agar tidak menghambat proses muat barang ke truk.
Preventive Maintenance: Penerapan dan Metode Dalam Meningkatkan Produktivitas
Juliandi Wahyuda;
Andri Herlambang
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk menjaga kondisi mesin tersebut agar tidak mengalami kerusakan ataupun setidaknya untuk mengurangi jenis kerusakan, sehingga waktu proses produksi tidak terpotong terlalu lama, maka dibutuhkan sistem pemeliharaan mesin yang baik dan tepat sehingga hasilnya dapat meningkatkan efektivitas mesin dan dapat mengurangi kerugian yang diakibatkan dari kerusakan mesin. Pemeliharaan mesin dengan metode preventive maintenance berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan mesin, komponennya dan bahkan yang telah habis masa pakainya. Untuk membantu perusahaan dalam menangani masalah yang selama ini menjadi penghambat proses produksi, maka melalui penelitian ini akan diusulkan pemeliharaan menggunakan preventive maintenance dengan metode Total Productive Maintenance (TPM).Penerapan TPM (Total Productive Maintenance) mempunyai pengaruh dalam tingkat kerusakan pada mesin shaping yang mengalami penurunan.TPM ini berfungsi sebagai solusi untuk meningkatkan produktifitas pada mesin shaping. dan dapat mengetahui apa yang harus dilakukan untuk kedepannya agar mesin berjalan secara optimal sesuai dengan jadwal yang direncanakan.
Evaluasi Sistem Manajemen K3 Berdasarkan PP RI Nomor 50 Tahun 2012 di UPT PLN Persero Medan
Muhammad Jufri;
Dimas Akmarul Putera;
Sari Rahmiati
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. PT PLN telah menerapkan SMK3 yang diatur dalam prosedur dan manual sistem manajemen perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai dan mengevaluasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan juga mengevaluasi Hazard Identification diperusahaan. Penelitian ini menggunakan metode checklist dari seluruh kriteria penilaian sistem Manajemen K3 diperusahaan berdasarkan PP 50 thn 2012, dan untuk penerapan SMK3 diperusahaan menggunakan data kualitatif melalui penyebaran quisioner terhadap manajer, supervisor dan pekerja. Berdasarkan hasil observasi didapatkan hasil bahwa pelaksanaan SMK3 di perusahaan belum sepenuhnya sesuai dengan PP RI nomor 50 tahun 2012 masih ada 24 kriteria yang belum terpenuhi yaitu mengenai kebijakan, rencana K3, pengendalian dokumen, pengendalian produk, keamanan bekerja, pemeriksaan bahaya, pengelolaan material, pengembangan keterampilan dan kemampuan. Penelitian ini menghasilkan perolehan hasil analisa dalam tingkat pencapaian SMK3 adalah 92,2 % dan telah masuk dalam kategori memuaskan sehingga layak untuk diberi sertifikat dan peringkat bendera emas. Dan analisis penerapan dan pelaksanaan SMK3 terhadap prinsip-prinsip yang telah ditetapkan telah diatas 50% dan dapat diartikan bahwa SMK3 ini dianggap penting untuk diterapkan diperusahaan.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Mebel Dengan Metode Just In Time Di PT. Canang Indah
Lanjut Rezeki;
Yuli Setiawannie
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian persediaan bahan baku yang optimal di PT. Canang Indah, untuk mengetahui frekuensi pemesanan bahan baku yang optimal dan untuk mengetahui berapa banyak kartu kanban yang digunakan dalam pemesanan bahan baku. Pengumpulan data melalui wawancara kepada kepala gudang mengenai cara pembelian bahan baku, melakukan observasi ke lapangan untuk melihat stock di gudang, serta bahan baku yang digunakan dalam memproduksi mebel per harinya. Data-data ini akan diolah menggunakan metode Just In Time untuk mengetahui kebutuhan pembelian bahan baku per sekali pesan, mengetahui frekuensi atau jadwal pembelian ulang bahan baku, serta kebutuhan bahan baku per tahun. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan metode JIT maka persediaan bahan baku yang optimal sebesar 287.190 ton/tahun dan rata-rata pemesanan 2.075 ton per sekali pengiriman pesan kepada supplier. Frekuensi pemesanan bahan baku dilakukan 180 kali pengiriman bahan baku kayu rambung untuk memenuhi kebutuhan bahan baku 2.075 ton dalam sekali pesan. Kebutuhan bahan baku per tahun sebesar 287.190 ton dapat terpenuhi dengan 138 kali pemesanan bahan baku kayu rambung. Dengan menggunakan kartu kanban dapat diketahui dalam sekali pesan bahan baku kayu rambung kapasitas ratarata 823 ton memerlukan 1 kartu kanban.
Perencanaan Dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Material Requirement Planning Dan Analitycal Hierarchy Process Pada PT. XYZ
Sappit Matua Hasibuan;
Donny Syahrial Hanafy Daulay
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perencanaan dan pengendalian produksi sangat diperlukan dalam suatu perusahaan untuk menjamin kelancaran peroduksi yang di lakukan,diantaranya adalah persediaan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit.Untuk menghindari masalah tersebut perlu dibuat suatu pemecahan masalah.Perencanaan kebutuhan bahan (Material Requiremen Planning) adalah suatu metode untuk menentukan bahan-bahan atau komponen-komponen apa yang harus di buat atau di beli, berapa jumlah yang dibutuhkan dan kapan. bertujuan untuk merancang suatu sistem yang mampu menghasilkan informasi untuk mendukung pemesanan persediaan bahan bakuyang tepat, Sistem MRP dirancang untuk mengendalikan pesanan-pesanan dalam produksi dan pembelian untuk mengatur aliran bahan baku dan persediaan dalam proses, sehingga sesuai dengan jadwal produksi untuk produk akhir.
Analisis Swot Pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Telur Gulung Milenial
Aulia Agung Dermawan;
Sari Rahmiati;
Dimas Akmarul Putera
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi UMKM Telur Gulung Milenia Medan. Penelitian mengidentifikasi factor internal dan eksternal UMKM , kemudian dinilai dan dianalisis, serta merumuskan strategi dalam peningkatan penjualan UMKM dengan meminimalkan kelemahan dan ancaman, serta memaksimalkan pemanfaatan peluang dan kekuatan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, dan wawancara lapangan dengan Pemilik UMKM dan Pelanggan Telur Gulung Milenial untuk pengumpulan data menggunakan analisis SWOT. Hasil menunjukkan 0,92 untuk Streng dan -0,25 untuk threats.
Inventory control analysis using the period order quantity method at CV. Adi Makmur Metalindo
Andri Herlambang;
Nita Marikena
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Vol 6 No 2 Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The scheduling raw material orders to avoid delays in fulfilling consumer demand can be analyzed using the Period Order Quantity (POQ) method so that the Company can schedule orders optimally and reduce ordering costs to several suppliers. The Company can control inventory and improve the ability to plan the duplication of goods according to consumer needs. The data used in the study is the demand period in January - December 2024. Data collection uses observation and interview techniques with company leaders and owners. After data collection and calculations using the Period Order Quantity method, the calculation results show that the company can make optimal raw material orders to avoid stock shortages when selling is an order made every 14 days with an ordering frequency of 19 pcs each time the order and the Company must have a safety stock of 8 pcs to anticipate an increase in the number of requests or can reorder when the remaining stock of goods is 29 pcs.
Strategi Peningkatan Daya Saing Produk Aspal Hotmix Di PT. Ardhirajasa Darpa Buwana
Prishartono;
Abdul Azis Syarif
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Vol 6 No 2 Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Industri konstruksi jalan di Indonesia terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur yang berkualitas. Aspal hotmix merupakan salah satu material utama dalam pembangunan jalan karena sifatnya yang tahan lama dan kuat. Dalam konteks persaingan industri aspal hotmix, daya saing produk menjadi faktor krusial yang harus dikelola oleh perusahaan. PT. Ardhirajasa Darpa Buwana sebagai salah satu penyedia barang berupa aspal hotmix di Indonesia perlu mengembangkan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing produk. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Setelah dilakukan analisis didapatkan faktor – faktor yang mempengaruhi daya saing produk aspal Hotmix di PT Ardhirajasa Darpa Buwana yaitu persaingan industri yang ketat, Sumber Daya Manusia serta strategi pemasaran dan pengelolaan biaya produksi. Sehingga strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing produk aspal Hotmix di PT. Ardhirajasa Darpa Buwana adalah progresif dengan cara menyebarkan brosur, menjalin kerja sama dengan perusahaan yang membutuhkan produk terkait, dll. serta PT. Adhirajasa Darpa Buwana harus meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dengan cara menambah jumlah personil pekerja yang mengurus dalam hal pengantaran barang kepada konsumen.