cover
Contact Name
Andreas Medimarwanto
Contact Email
jurnal.sekretari@utarki.ac.id
Phone
+6288291781983
Journal Mail Official
jurnal.sekretari@utarki.ac.id
Editorial Address
Komp. Billy Moon, Jl. Pd. Klp. Bar. III No.1, RT.1/RW.6, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan
Published by Universitas Tarakanita
ISSN : 2541075X     EISSN : 25982451     DOI : https://doi.org/10.36914/kjpzk438
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan merupakan media publikasi ilmiah yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan praktik di bidang administrasi perkantoran serta kesekretarisan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, temuan penelitian, serta kajian konseptual yang relevan dengan perkembangan ilmu administrasi dan profesi kesekretarisan dalam menghadapi dinamika dunia kerja modern. Ruang lingkup kajian dalam jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada: Administrasi perkantoran modern, manajemen arsip, dan sistem informasi perkantoran. Administrasi publik dan pelayanan perkantoran (administrasi pemerintahan, pelayanan publik berbasis kantor, e-government, pelayanan publik berbasis teknologi informasi, reformasi birokrasi, administrasi pendidikan dan kesehatan) Profesi sekretaris, peran strategis sekretaris dalam organisasi, serta keterampilan sekretaris di era digital. Komunikasi bisnis dan korespondensi, etika profesi, serta hubungan kerja sekretaris dengan pimpinan dan mitra organisasi. Teknologi perkantoran, digitalisasi administrasi, penggunaan aplikasi berbasis teknologi informasi, serta implementasi Electronic Records Management (ERM). Manajemen sumber daya manusia perkantoran, pengembangan soft skills, dan kompetensi sekretaris. Kajian tentang pelayanan prima, protokoler, dan hubungan masyarakat dalam konteks kesekretarisan. Inovasi dan tren terkini dalam pendidikan vokasi bidang administrasi perkantoran dan kesekretarisan, serta English for Specific Purposes (ESP) bidang administrasi. Administrasi event, rapat, dan protokoler (manajemen rapat dan notulensi, administrasi event organisasi, manajemen perjalanan dinas).
Articles 73 Documents
Motivasi Kerja Dan Organizational Citizenship Behavior Pada Karyawan PTMK Semarang Andi Hendrawan; Indriyani -; Hari Sucahyowati; Kristian Cahyandi
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 5 No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/ad60zq16

Abstract

Motivation is the cause, the basic reason for someone's drive to act or the main idea that always plays a role in human behavior. The reason to be more active in working from lecturers in general is because of economic motivation besides worship motivation. PT MK is a shipping company which is also an organization. Successful organizations need employees who will do more than their normal work tasks or employees who will deliver performance that exceeds organizational expectations. In today's dynamic world of work, where more and more tasks are performed in teams and flexibility becomes very critical, organizations need employees who will do OCB. The purpose of this research is to prove the influence or relationship between work motivation and Organizational Citizenship Behavior (OCB) on employees of PT MK. This research is a cross-sectional study, between independent variables and dependent variables measured at one time or simultaneously. Independent variables: work motivation and organizational citizenship behavior (OCB) as bound. The population of this research is all employees of PT MK a shipping company in Semarang, the samples taken were 30 employees. Random sampling technique. Motivation is very closely related to Organizational citizenship behavior (OCB) with a P value of 0.00. The influence of motivation on OCB of 0.825 or 82.5% means that 82.5% OCB is strongly influenced by motivation and 17.5%
Penanganan Surat Menyurat Berbasis Elektronik di PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) Puput Hartanti; Selfiana -; Siti Rahmawati
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 6 No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/p2gkpp70

Abstract

Penggunaan komunikasi tertulis dalam bentuk surat menjadi media penting di sebuah perusahaan. Informasi yang tercantum di dalam sebuah surat sangat bernilai ketika pesan tersebut terkirim segera. Persaingan antar perusahaan yang sangat ketat, penyelesaian pekerjaan dengan tengat waktu yang terbatas, mengharuskan setiap informasi dapat dikirim dan diterima dengan segera. Penanganan surat berbasis elekronik menjadi pilihan bagi perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penanganan surat masuk dan surat keluar di perusahaan jasa pergudangan milik BUMN. Metode kualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam dilakukan untuk memperoleh data primer. Data sekunder diperoleh dari panduan aplikasi surat menyurat kedinasan secara elektronik milik perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan prosedur dalam menangani surat masuk dan surat keluar.
Peran HRD Coordinator Menangani Penyelenggaraan Rapat di Merapi Merbabu Hotels & Resorts Bekasi Kristiana Widiawati; Vonny Gunawan
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 6 No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/m3zqd453

Abstract

Kegiatan rapat adalah untuk berkoordinasi dan pengambilan keputusan yang dilakukan di setiap perusahaan. Rapat bisa dilakukan oleh atasan dan rekan kerja. Suatu perusahaan memiliki beberapa jenis rapat berdasarkan jangka waktunya, yaitu rapat mingguan, rapat bulanan, rapat semesteran, dan rapat tahunan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui secara detail penyelenggaraan rapat di Merapi Merbabu Hotels dan Resorts Bekasi. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan observasi, wawancara serta studi pustaka dengan analisa kualitatif deskriptif. Pada tahap implementasi, HRD Coord dan penyelenggara juga bertindak sebagai notulis dan pengambil keputusan. Pada tahap tindak lanjut, merupakan kegiatan merapikan ruang pertemuan, serta menyelesaikan laporan atau risalah rapat, mendistribusikan, dan pengarsipan risalah rapat. HRD Coord di Merapi Merbabu Hotel Bekasi mengimplementasikan kegiatan mereka kecuali merapikan kamar karena itu adalah tanggung jawab divisi banquet. Laporan rapat dari pertemuan disimpan dalam bentuk soft copy di folder elektronik perusahaan.
Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Sekretaris Andi Hendrawan; Hari Sucahyowati; Indriyani
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 6 No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/v4veva54

Abstract

Tugas sekretaris sangat berat menyakut organisasi dan administrasi, bagaimana membangun image suatu perusahaan juga merupakan tugas yang tidak mudah. Bagaimana perilaku membantu dan bekerja ekstra diluar jam kerja dan tugas sebagai sekretaris sering dialami maka Organizational citizenship behavior (OCB) pada sekretaris merupakan hal yang istimewa dan prilaku ini menjadi suatu prilaku sekretaris. Organizational citizenship behavior (OCB) merupakan prilaku yang menunjukan peran lebih diluar tanggungjwab pokok sebagai sekretaris. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan OCB pada sekretaris. tahapan penelitian yang dilakukan dalam penelitian sebagai berikut: Tahap persiapan dilakukan pengamatan dan pengenalan subyek yaitu pengamatan /observasi awal sekretaris di wilayah kabupaten Cilacap, selanjutnya mementukan sampel, penelitian menggunakan 40 sampel Metode pengumpulan data dengan pengukuran langsung mengunakan kuesioner untuk pengukuran OCB. Hasil pengukuran dianalisis secara diskriptif dan analitik. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar sekretaris setuju berprilaku OCB.
Penilaian On The Job Training Mahasiswa ASM St. Maria Semarang TA 2019/2020 pada DUDI Semarang Anastasia Lipursari; Naniek Risnawati; Marius Pramana
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 6 No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/61nxqk10

Abstract

Penelitian tentang Penilaian OJT mahasiswa ASM Santa Maria Semarang tahun akademik 2019/2020 pada Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi) Semarang bertujuan untuk mengetahui kompetensi dan kerpibadian mahasiswa sebagai calon-calon sekretaris professional yang sangat dibutuhkan pada setiap organisai/dunia usaha/dunia industri. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi berupa nilai mahasiswa dari tempat OJT. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dengan teknik prosentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prestasi dan kepribadian mahasiswa ASM Santa Maria Semarang yang melaksanakan kegiatan OJT pada dunia usaha dan dunia industri dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang sudah diperoleh dalam perkuliahan pada tempat OJT mahasiswa. Ilmu dan keterampilan ini dapat ditingkatkan untuk mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja.
Mengelola Emosi Mahasiswa Selama Belajar Secara Daring Rs. Kurni Setyawati; Maria Chelsea
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 6 No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/w7r6dg41

Abstract

Covid mengakibatkan semua orang harus melakukan penyesuaian dan mampu mengelola segala aktivitas yang dilaksanakan di dalam rumah. Mahasiswa yang harus mengikuti SFH memiliki banyak keterbatasan dan hambatan dalam berbagai hal sehingga mengakibatkan timbulnya perasaan tertekan atau tidak nyaman. Terdapat sejumlah pengekangan kesempatan dan kreativitas serta bertambahnya beban seperti tugas yang menumpuk, kesulitan pemahaman materi kuliah dengan sistem SFH, kurang sosialisasi diri serta kendala prasarana perkuliahan mengakibatkan perasaan tertekan dan emosi tidak stabil. Kondisi ini harus diatasi, emosi harus tetap dijaga. Terdapat berbagai strategi untuk mengatasi perasaan terkekan antara lain melalui me time, counter logic, mengembangkan hobi, bersyukur. Setiap orang harus mampu mengelola diri sendiri serta memilih cara yang tepat untuk mengatasi dan menyikapi permasalah yang dihadapinya.
Technology Use Analysis for Administrative Assistants by Using The Theory of Technology Acceptance Model Maria Francisca Lies Ambarwati
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 6 No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/d4f8jb88

Abstract

Working behaviour has changed because of the unprecedented condition of the Covid-19 pandemic. People manage to find new ways of doing their work from their houses with the help of technology. Using the concept of Theory of Technology Acceptance Model (TAM), the purpose of this study was to reveal the perception of secretaries, administrative assistants, and administrative staffs in carrying out their administrative work during the Covid-19 pandemic. By conducting in depth interview on 15 secretaries, administrative assistants, and administrative staffs, this qualitative case study method was used to obtain information about the constraints and consequences of the Covid-19 pandemic on the interviewees. The findings of this study revealed that the 15 secretaries, administrative assistants, and administration staffs could perceive the ease of use of and the usefulness of technology in supporting their work during the Covid-19 pandemic. The result showed that technology supported the interviewees in doing their administrative work and eliminated the delay in time as they could execute and finish the work in time and maintain their good performance in working. It is recommended that organizations should provide their secretaries with sufficient trainings in modern technology and equipment usage to upgrade and enhance their skills and competencies in technological advancement. The limitations of this study laid in the age and gender of the interviewees.
Penerapan Kompetensi Sekretaris Lulusan STARKI di Dunia Kerja Cresensiana Widi Astuti
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 5 No 2: September 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/r8mkb342

Abstract

Sekretaris jaman sekarang dituntut untuk memiliki kompetensi lebih agar mampu menjalankan tugas-tugas sekretaris dengan amat baik. Untuk itu sekretaris lulusan STARKI dibekali dengan tiga pilar kompetensi: keterampilan, pengetahuan dan sikap. Mereka dididik agar memiliki ketrampilan kesekretarisan dan administrasi, penggunaan komputer dan penguasaan bahasa, Bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan bahasa Inggris lisan dan tulisan. Mereka juga didorong berpengetahuan luas, berwawasan terbuka, dan mengikuti perkembangan dunia bisnis. Mereka didampingi untuk terus mengembangkan diri karena semua ketrampilan dan pengetahuan itu harus dilandasi dengan sikap baik, berkepribadian baik, jujur, ramah, cekatan, bisa diandalkan, dan bisa dipercaya. Selain itu dunia kerja membutuhkan sekretaris yang memiliki kemampuan memecahkan masalah, kemampuan mendengarkan, dan kemampuan berpikir kritis. Sekretaris lulusan STARKI mampu menerapkan kompetensi mereka di dunia kerja.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Mahasiswa Calon Sekretaris Marius Pramana; Bambang Kristianto Wibowo
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 5 No 2: September 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/n3g77198

Abstract

Belajar adalah proses perubahan diri dalam manusia. Orang yang belajar tidak sama keadaannya dengan sebelum mereka melakukan perbuatan belajar. Dengan demikian dapat diartikan bahwa dalam belajar terjadi perubahan tingkah laku yang baru, seperti dari tidak tahu menjadi tahu timbulnya pengertian baru, Perubahan sikap dan kebiasaan, penguasaan keterampilan serta perkembangan sikap sosial. Keberhasilan belajar atau perubahan sikap, kebiasaan serta tigkah laku antara yang satu dengan lain berada tergantung seberapa besar faktor yang mempengaruhi seseorang dalam melakukan kegiatan belajar. Hasil belajar mahasiswa sangat dipengaruhi oleh berbagai aspek baik fator internal maupun faktor eksternal.
Iklim Organisasi Dalam Rangka Peningkatan Disiplin Kerja Karyawan pada Training Centre PT Persada, Jakarta Kartini Ismono
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 5 No 2: September 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/maa44128

Abstract

Penelitian ini berupaya mempelajari, (1) Untuk mengetahui Iklim Organisasi yang diterapkan Pimpinan dalam upaya peningkatan Disiplin Kerja Karyawan, (2) Untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan Pimpinan dalam peningkatan Disiplin Kerja, (3) Untuk mengetahui bentuk Iklim Organisasi yang mampu meningkatkan Disiplin Kerja Karyawan. Penelitian ini dilaksanakan di Training Centre PT Persada, Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah, metode Deskriptif Kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Unit Analisis dalam penelitian ini meliputi, Director, Executive Vice Director, General Manager, Secretary dan Staff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya peningkatan Disiplin Kerja Karyawan. Data ini menunjukkan bahwa indikator Iklim Organisasi mencapai 72% dan 81% untuk Disiplin Kerja Karyawan. Jika Iklim Organisasi baik, maka Disiplin Kerja Karyawan juga baik. Hasil penelitan menemukan, terdapat hubungan positif antara Iklim Organisasi (X) dengan Disiplin Kerja (Y) dengan koefisien Korelasi rxy = 0,603 dan persamaan Regresi Ŷ = 56,77 + 0,63 X. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Disiplin Kerja dapat ditingkatkan melalui tambahan keterampilan, pengetahuan, dan pengertian tentang etika kerja bagi seluruh karyawan. Peningkatan kenyamanan Iklim Organisasi dapat dilakukan melalui, pemberian tugas dengan kejelasan secara terperinci kepada karyawan, pemberian penghargaan terhadap kreativitas dan inovasi yang dilakukan karyawan, komunikasi, dan memberi perhatian terhadap pengembangan keterampilan karyawan.