cover
Contact Name
Moh Fikri Septiono
Contact Email
jurnalstfypibcirebon@yahoo.com
Phone
+6285136480215
Journal Mail Official
jurnalstfypibcirebon@yahoo.com
Editorial Address
Fakultas Farmasi, Universitas YPIB Majalengka Kampus 2 Cirebon Jl. Perjuangan Jl. Majasem No. 10a, Kota Cirebon – 45131 Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Praeparandi: Jurnal Farmasi dan Sains
ISSN : 26861062     EISSN : 25982583     DOI : https://doi.org/10.51997
Core Subject : Health,
Praeparandi Journal, Journal of Pharmacy and Science (ISSN print 2598-2583, e-ISSN: 2686-1062) is a scientific publication covering pharmacology and clinical pharmacy, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmaceutical and pharmaceutical preparation technology, social pharmacy, and pharmaceutical services . published by the YPIB Cirebon College of Pharmacy twice a year, namely in July-August and January-February. This praeparandi is intended as a publication medium to display quality research articles in the categories of original research articles, scientific views/literature reviews, reviews, and case reports related to the health sector, especially pharmaceutical science. All submissions will be reviewed by experts
Articles 139 Documents
Tinjauan Komputasional terhadap Turunan Hesperetin sebagai Inhibitor Biosintesis Biotin pada Mycobacterium tuberculosis Arfan Arfan; Nur Rayani
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/er7bk790

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis (Mtb), dengan angka morbiditas yang masih tinggi secara global. Enzim dethiobiotin synthetase (DTBS) berperan penting dalam biosintesis biotin, yang esensial bagi pertumbuhan dan virulensi Mtb, namun tidak ditemukan pada manusia. Oleh karena itu, DTBS menjadi target strategis dalam pengembangan obat anti-TB. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa turunan hesperetin sebagai inhibitor DTBS melalui pendekatan penambatan molekul menggunakan AutoDock Vina, serta memprediksi profil farmakokinetik dan toksisitasnya menggunakan pkCSM. Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh senyawa turunan hesperetin memiliki afinitas pengikatan yang lebih kuat dibandingkan ligan referensi DAPA (-6,2 kcal/mol), dengan hesperetin 7-O-rhamnoside menunjukkan energi ikatan terendah (-9,1 kcal/mol). Senyawa tersebut menunjukkan adanya interaksi molekuler yang mencakup ikatan hidrogen dengan residu Thr41 dan interaksi hidrofobik dengan Ala110 di sisi aktif DTBS. Prediksi farmakokinetik dan toksisitas menunjukkan profil yang mendukung untuk pengembangan lebih lanjut, meskipun diperkirakan memiliki permeabilitas Caco-2 yang rendah sehingga mengindikasikan keterbatasan dalam absorpsi oral. Studi ini mengungkapkan bahwa turunan hesperetin, khususnya hesperetin 7-O-rhamnoside, berpotensi sebagai inhibitor selektif DTBS yang dapat menghambat biosintesis biotin Mtb tanpa memengaruhi sel inang manusia.
Penetapan Kadar Flavonoid Ekstrak Etanol Buah Kelor (Moringa oleifera) Dengan Metode Spektrofotometri UV-vis Tiara Rakib; Rifani Hutami Supardi; Agus A Laya
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jf6gqz23

Abstract

Buah kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung senyawa bioaktif, termasuk flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan flavonoid pada ekstrak etanol buah kelor dengan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis serta quersetin sebagai pembanding. Proses ekstraksi dilakukan melalui maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian hasil maserasi diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Penetapan kadar flavonoid ditentukan pembentukan kompleks dengan aluminium klorida dan kalium asetat, sedangkan  absorbansinya diukur pada panjang gelombang maksimum 429 nm. Hasil menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 6,272% dan kadar flavonoid rata-rata sebesar 2,5140 µgQE/g ekstrak. Penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan buah kelor yang diambil didesa Prapakanda kabupatean Halmahera selatan, Provinsi Maluku Utara sangata rendah.
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER FRAKSI N-HEKSAN DAUN PANDAN WANGI (Pandanus ammarylifolius Roxb) Rahmat Risky Thayeb; Julia Megawati Djamal; Muhammad Fathurrachman Mantali
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/0pyd7096

Abstract

Daun pandan beraroma (Pandanus ammarylifolius Roxb.) memiliki berbagai kegunaan yang secara empiris diakui oleh masyarakat umum sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit, pengawet makanan, pewarna alami, parfum, dan pemutih rambut. Salah satu aspek penting dari daun pandan beraroma adalah keberadaan metabolit sekundernya, yang jarang dikonsumsi atau diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dalam daun pandan wangi yang dikeringkan dengan n-Heksan. Daun pandan yang digunakan adalah daun hijau segar yang diekstraksi menggunakan etanol 96% dengan metode maserasi. Kemudian, larutan tersebut dilarutkan dengan n-Heksan untuk menganalisis zat-zat non-polar yang terkandung dalam daun pandan. Uji Metabolit sekunder menggunakan metode kualitatif dengan uji reaksi warna. Hasil analisis fraksi n-Heksan menunjukkan bahwa fraksi tersebut mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, fenol, dan steroid secara positif, sedangkan tidak mengandung metabolit sekunder seperti terpenoid dan saponin secara negatif. Temuan utama studi ini adalah bahwa jenis senyawa yang ditemukan dalam daun pandan n-Heksan adalah alkaloid, flavonoid, steroid, dan fenol.
PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Noer Laila Nyowu nyowu; Rifani Hutami Supardi; Suwandi I. Luneto
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/qc5kt439

Abstract

Kelor (Moringa oleifera), dikenal dengan sebutan ”Pohon ajaib”, merupakan tumbuhan yang memiliki kandungan gizi penting bagi kesehatan manusia. Daun kelor kaya akan vitamin A, vitamin B, vitamin B2, vitamin B6, vitamin C, serta mineral seperti zat besi, kalsium, dan kalium. Flavonoid yang termasuk metabolit sekunder dari golongan polifenol, banyak ditemukan pada tumbuhan dan diketahui memiliki berbagai aktivitas bioaktif. Metode maserasi merupakan teknik ekstraksi yang sederhana dan paling umum digunakan, yaitu dengan merendam bahan dalam pelarut tertentu yang dapat melarutkan senyawa aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar flavonoid dalam ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Teknik ini banyak dipakai untuk menganalisis serta menentukkan konsentrasi flavonoid berdasarkan sifatnya yang mampu menyerap Cahaya. Dari penelitian ini diperoleh kadar flavonoid sebesar 3,0369 µg QE/g, yang menunjukkan bahwa daun kelor dari Desa Parungi mengandung flavonoid dalam jumlah rendah.
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI KUALITATIF AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam) DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT) Siti Fatimah Azzahra Mahmud; Supardi Rifani Hutami; Chabibah A. Ike
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/r7x6dp75

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tinggi, termasuk tanaman kelor (Moringa oleifera) yang dikenal sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol daun kelor. Metode yang digunakan meliputi maserasi dengan etanol 96%, skrining fitokimia, dan uji DPPH menggunakan KLT. Hasil menunjukkan ekstrak etanol daun kelor mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid, namun tidak terdeteksi terpenoid. Aktivitas antioksidan ditunjukkan dari perubahan warna pada plat KLT. Nilai Rf masing-masing 0,67 dan 0,8 di bawah sinar UV, dan rendemen ekstrak sebesar 5,698%, di bawah standar farmakope (≥10%). Kesimpulannya, daun kelor mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan alami.
Potensi Minyak Atsiri dalam Mengatasi Infeksi Virus Influenza A (H1N1): Review Mohammad Dimas Rouf; Dodoh Hafidloh; Asep Kadarohman
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jtwehv82

Abstract

Infeksi virus Influenza A (H1N1) tetap menjadi tantangan global akibat efektivitas vaksin dan pengobatan konvensional yang menurun karena resistansi virus dan munculnya varian baru. Penelitian mengenai potensi minyak atsiri sebagai agen antivirus alternatif menunjukkan hasil yang menjanjikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai penelitian yang telah dilakukan tentang efektivitas berbagai jenis minyak atsiri yang memiliki aktivitas antivirus dan mekanisme antivirus melalui komponen aktif minyak atsiri dalam mengatasi virus influenza A khususnya pada subtipe H1N1. Metode dalam pencarian artikel ini dilakukan melalui dua basis data utama yaitu ScienceDirect dan Google Scholar dengan rentang waktu 10 tahun terakhir. Hasil penelusuran pustaka diperoleh terdapat 1919 artikel dan setelah dilakukan skrining diperoleh 16 artikel. Studi in vitro dan molekuler menunjukkan bahwa  komponen aktif minyak atsiri seperti citral, terpinen-4-ol, dan eugenol mampu menekan replikasi virus dan menghambat infeksi dengan tingkat efektivitas yang cukup signifikan. Selain itu, sifat toksisitas dan keamanan minyak atsiri juga menunjukkan potensi penggunaannya sebagai terapi pendukung.
Tinjauan Naratif: Kepatuhan Minum Obat dan Faktor Keberhasilan Terapi Hipertensi di Puskesmas Indonesia Saturi; Djoko Wahyono; Indri Hapsari
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/6gkw4j69

Abstract

Kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan antihipertensi berperan vital dalam mencapai keberhasilan terapi serta mengontrol tekanan darah secara optimal. Meskipun demikian, beragam penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pasien hipertensi di Puskesmas masih cukup bervariasi dan dipengaruhi oleh beragam determinan. Tinjauan naratif ini bertujuan mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor penentu kepatuhan sekaligus hubungannya dengan keberhasilan terapi hipertensi. Dengan menganalisa sembilan artikel ilmiah ditemukan bahwa pengetahuan, motivasi, dukungan keluarga, penggunaan obat herbal, serta karakteristik individu seperti usia, pendidikan, dan pekerjaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan. Sebagian besar penelitian menggunakan instrumen MMAS-8 sebagai alat ukur utama. Ada hubungan yang kuat antara tingkat kepatuhan dan keberhasilan pengendalian tekanan darah. Oleh karena itu, strategi intervensi edukatif dan penguatan dukungan sosial di Puskesmas sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan hipertensi.
Tinjauan Naratif : Evaluasi  Pengelolaan Obat Puskesmas di Indonesia Wiryanto; Djoko Wahyono; Indri Hapsari
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/04hp4197

Abstract

Pengelolaan logistik obat yang efektif dan efisien di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) memegang peranan penting dalam menjamin ketersediaan obat yang bermutu dan tepat waktu bagi masyarakat. Namun, sejumlah studi menunjukkan bahwa pengelolaan logistik obat di tingkat pelayanan primer masih menghadapi berbagai kendala. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi manajemen logistik obat di Puskesmas berdasarkan analisis terhadap sebelas artikel penelitian yang diperoleh dari Google Scholar dan memenuhi kriteria inklusi. Permasalahan utama yang teridentifikasi meliputi aspek perencanaan, pengadaan, distribusi, penyimpanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta pemanfaatan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan logistik obat di Puskesmas masih belum optimal dan membutuhkan penguatan dalam aspek teknis, sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan yang konsisten. Rekomendasi perbaikan meliputi integrasi sistem informasi digital antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan, serta optimalisasi alokasi dana JKN dalam perencanaan dan pengadaan obat. Diharapkan, langkah-langkah tersebut dapat mendorong efisiensi pengelolaan obat dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar.
EVALUASI KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI KLINIK PRATAMA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I REGIONAL 7 BANDAR LAMPUNG Nola Harissa; Helda Yutami
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/f5ed2z15

Abstract

Klinik Pratama merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya praktik kefarmasian oleh apoteker yang memiliki peran penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan dan penggunaan obat yang rasional. Kepuasan konsumen adalah tanggapan atau penilaian dari pasien terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pelayanan kefarmasian terhadap tingkat kepuasan pasien di Klinik Pratama PT. Perkebunan Nusantara I Regional 7 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien rawat jalan yang berkunjung ke Klinik Pratama pada Bulan Maret 2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara nonprobability sampling dengan metode accidental sampling, sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 250 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berdasarkan lima dimensi servqual yaitu keandalan, ketanggapan, jaminan, bukti langsung, dan empati. Hasil analisis menunjukkan adanya nilai gap pada masing-masing dimensi: keandalan (-0,06), ketanggapan (-0,13), jaminan (-0,13), bukti langsung (-0,07), dan empati (-0,09). Nilai rata-rata harapan pasien adalah 4,43 sedangkan persepsi pasien terhadap pelayanan yang diterima adalah 4,33 sehingga diperoleh selisih (gap) sebesar  (-0,10). Perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) menunjukkan nilai sebesar 86,63%, yang mengindikasikan bahwa secara keseluruhan pasien merasa sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian yang diberikan. Berdasarkan pemetaan atribut dalam diagram kartesius, sebagian besar atribut berada pada kuadran B, yang menunjukkan aspek yang perlu dipertahankan untuk menjaga kualitas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian di Klinik Pratama PT. Perkebunan Nusantara I Regional 7 Bandar Lampung secara umum telah memberikan tingkat kepuasan yang tinggi kepada pasien. Meskipun demikian, adanya nilai gap pada seluruh dimensi SERVQUAL menunjukkan bahwa masih terdapat ruang untuk perbaikan, sehingga upaya peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan tetap diperlukan guna mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pasien.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN LOTION FRAKSI DAUN KAMBOJA (Plumeria rubra) SEBAGAI ANTINYAMUK Reny Rahma Wati; Olgi Irawan; Amelia Destiana; Rhamal Amir
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 8 No 2 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/m7a6gt83

Abstract

Nyamuk telah lama dikenal sebagai salah satu vektor penyakit paling berbahaya bagi manusia, menyebarkan penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan zika. Oleh karena itu, perlindungan dari gigitan nyamuk menjadi sangat penting. Produk penolak nyamuk yang umumnya tersedia di pasaran sering mengandung bahan kimia yang dapat memberikan efek samping bagi kesehatan dan lingkungan. Penggunaan bahan alami sebagai alternatif penolak nyamuk mulai banyak dilirik karena dianggap lebih aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas sediaan lotion fraksi daun kamboja (Plumeria rubra) sebagai antinyamuk. Daun kamboja diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan terpenoid yang diduga dapat berfungsi sebagai penolak nyamuk. Melalui uji skrining fitokimia, ditemukan bahwa fraksi etil asetat daun kamboja mengandung senyawa steroid, sementara fraksi aqua dan N-heksan tidak mengandung steroid. Pengujian organoleptis, homogenitas, pH, dan daya lekat menunjukkan bahwa formula II dan III dari sediaan lotion stabil, homogen, memiliki pH yang aman untuk kulit (7,47-7,70), dan memenuhi persyaratan daya lekat. Uji efektivitas menunjukkan bahwa lotion dengan fraksi daun kamboja mampu menolak 3 hingga 6 nyamuk pada pengujian di luar ruangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan lotion fraksi daun kamboja efektif sebagai antinyamuk dan aman digunakan pada kulit, memberikan alternatif yang lebih alami dan aman dibandingkan produk berbahan kimia sintetik.