cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 780 Documents
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Tekanan Darah Pada Siswa SMAN Di Purwokerto Wanda Agsela Durba; Hikmi Muharromah Pratiwi; Wahyu Ekowati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.765

Abstract

Latar Belakang: Latar Belakang: Prevalensi kejadian hipertensi pada remaja saat ini mengalami peningkatan. Peningkatan tekanan darah pada remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat memengaruhi tekanan darah pada Sekolah Menengah Atas (SMA) atau remaja. Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 297 siswa di SMAN Baturraden. Pengambilan data menggunakan kuesioner karakteristik partisipan, kuesioner intensitas penggunaan smartphone, pengukuran berat dan tinggi badan serta pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis statistik yang digunakan yaitu uji chi square dan regresi logistik biner. Hasil Penelitian: Riwayat keluarga dengan penyakit hipertensi (p<0,001), status gizi (IMT) (p=0,006), jenis aktivitas fisik (p=0,022), dan durasi tidur (p=0,003) menunjukkan ada hubungan yang signifikan dengan tekanan darah. Hasil regresi logistik biner menunjukkan riwayat keluarga dengan penyakit hipertensi (p<0,001; B=1,270), durasi tidur (p=0,002; B=0,837), jenis aktivitas fisik (p=0,019; B=0,654), dan kebiasaan konsumsi makanan asin (p=0,013; B=-0,710) merupakan faktor yang memengaruhi tekanan darah remaja. Kesimpulan: Riwayat keluarga dengan penyakit hipertensi dengan risiko (95% CI=1,986-6,388), durasi tidur (95% CI=1,343-3,971), jenis aktivitas fisik (95% CI=1,114-3,317), dan kebiasaan konsumsi makanan asin (95% CI=0,280-0,862) menjadi faktor risiko yang berhubungan dengan tekanan darah pada remaja.
Hubungan Stres dengan Kecanduan Media Sosial Pada Remaja di SMPN 01 Pajarakan Kabupaten Probolinggo Alwin Widhiyanto; Yulia Rachmawati Hasanah; Musviro Musviro
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.769

Abstract

Stres merupakan bagian dari kehidupan umat manusia. Semua orang dipastikan pernah mengalami stres walaupun volume, intensitas, dan tingkat keseringannya berbeda-beda. Seperti halnya orang dewasa, anak dan remaja pun dapat mengalami stres. Salah satu faktor situasional yang dapat berdampak pada adiksi media sosial adalah faktor psikologis. Seorang individu yang berada di bawah tekanan, lebih mungkin untuk mengembangkan kecanduan. Remaja yang banyak tekanan menggunakan smartphone khususnya media sosial sebagai cara koping. Kecanduan media sosial secara signifikan dipengaruhi stres, semakin banyak stres yang dialami seseorang, semakin besar kemungkinan seseorang kecanduan media sosial. Tujuan penelitian ingin mengetahui hubungan Stres dengan Kecanduan Media Sosial Pada Remaja Di SMPN 01 Pajarakan-Probolinggo. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua anggota OSIS di SMPN 01 Pajarakan yang berjumlah 50 siswa, menggunakan teknik sampling Total Populasi. Untuk mendapatkan data tentang stres dan kecanduan media sosial, menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik Spearman’s Rank. Hasil penelitian didapatkan bahwa H1 ditolak atau H0 diterima yang artinya tidak ada hubungan stres dengan kecanduan media sosial pada remaja di SMPN 01 Pajarakan dengan nilai p-value 0.091 > 0.05. Tidak ada hubungan stres dengan kecanduan media sosial pada remaja di SMPN 01 Pajarakan bisa disebabkan karena stres pada remaja masih relatif sederhana dan sekolah mempunyai kebijakan tidak boleh membawa smartphone saat jam pembelajaran sehingga setidaknya dalam kurun waktu kurang lebih 8 jam siswa/remaja tersebut tidak berinteraksi dengan smartphone sehingga siswa tidak dapat menggunakan media sosial yang dapat menekan kecanduan media sosial media sosial.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Usia Dini Di SMP 002 Malinau Barat Dwi Mega Selfiana; Widya Astutik; Ridha Wahyuni; Risnawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.779

Abstract

Pernikahan usia dini masih menjadi masalah kesehatan reproduksi remaja yang berdampak terhadap kesehatan fisik, psikologis, pendidikan, dan sosial ekonomi. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai dampak pernikahan usia dini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka pernikahan usia muda. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang pernikahan usia dini di SMP 002 Malinau Barat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 33 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terstruktur sebanyak 18 item pertanyaan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan reproduksi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 responden (42,4%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 30 responden (90,9%). Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang pernikahan usia dini di SMP 002 Malinau Barat. Pendidikan kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan remaja sehingga perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Hubungan Pengetahuan Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Upaya Penerapan K3 Pada Karyawan Di PT. Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso Fany Lairin Djala; Fauziah H. Tambuala; Wisnu Pramudya
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.781

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Pengetahuan karyawan tentang K3 menjadi faktor penting dalam mendukung upaya penerapan prosedur keselamatan kerja yang efektif. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan  tentang K3 dengan upaya penerapan K3. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 48 responden. instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. tingkat signifikan dalam penelitian ini adalah nilai sig (2-tailed <0,05). Hasil Penelitian : berdasarkan hasil uji chi-square antara hubungan pengetahuan tentang K3 dan upaya penerapan K3 didapatkan hasil nilai p=0,028 (<0,05). Kesimpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang K3 dan upaya penerapan K3 pada karyawan. semakin tinggi tingkat pengetahuan karyawan mengenai K3,  semakin baik pula penerapan K3 yang dilakukan. Saran : diharapkan dapat terus meningkatkan program pelatihan dan sosialisasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi seluruh karyawan secara berkala agar pengetahuan dan penerapan K3 semakin merata dan optimal di lingkungan kerja.
Optimalisasi Sistim Pendokumentasian Pemberian Asuhan Keperawatan (SIDOPAK) Melalui Aplikasi Elektronik Yang Terintegrasi Dengan SIMRS Putu Martini Ni Luh; Vivin Ari Septiani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.785

Abstract

Nursing documentation through Electronic Medical Record (EMR) is an important effort to improve the efficiency and quality of nursing services. However, some hospitals still experience obstacles because the EMR application used is not optimal, especially in terms of documentation time efficiency and nursing data management. Objective: This study aims to optimize the SIMRS-based EMR of Bhayangkara Hospital Class I Pusdokkes Polri through the development of the "Sidopak" application or Nursing Care Documentation Information System, and to identify the advantages and disadvantages of the application in supporting nurse performance. Method: This study used a pilot project approach with a quantitative descriptive method. Data collection was carried out through observation, documentation review, and evaluation of the use of the Sidopak application by nurses in the process of documenting nursing care. Results: The results of the study showed an increase in compliance with filling out Sidopak after the application was implemented. In addition, nurses were able to start using Sidopak in the process of documenting nursing care. However, several obstacles were still found, especially in technical aspects and the need for feature enhancements to optimize the application's use. Conclusion: The development of the Sidopak application has the potential to improve efficiency, documentation compliance, and the quality of EMR-based nursing documentation. Further optimization is needed through additional storage for mobile devices and tablets in each treatment room, as well as 24/7 IT support to maintain SIMRS stability
Gambaran Pola Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit X Jakarta Utara Esti Winarni; Ricky Riyanto Iksan; Roza Indrayeni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.787

Abstract

Sleep patterns are a crucial basic need during pregnancy because they impact the physical and psychological well-being of pregnant women. This study aims to describe the sleep patterns of pregnant women at Hospital X, North Jakarta. This study employed a quantitative descriptive approach with a univariate data analysis approach. The sample size was 70 respondents. Results: Based on the results, 35.7% of respondents reported good sleep quality with a PSQI score ≤ 5, indicating that approximately one-third did not experience significant sleep disturbances. Furthermore, 35.7% of respondents reported mild sleep disturbances, making the proportion similar to that of the group with good sleep quality. Meanwhile, 28.6% of respondents reported moderate sleep disturbances, indicating that nearly one-third were beginning to experience significant sleep problems. This study found no respondents with severe sleep disturbances (0%). Conclusion: The majority of respondents reported good to mild sleep disturbances. However, a significant number of respondents reported moderate sleep disturbances (28.6%), suggesting that sleep quality still warrants attention. The absence of severe sleep disturbances indicates that the level of sleep disturbance in this group is not yet severe.
Perbedaan Latihan Front Cone Hops dan Agility Ring terhadap Peningkatan Kelincahan Pemain Futsal Muhamad Febriadin; Tyas Sari Ratna Ningrum
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.799

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan kelincahan pada pemain futsal masih terjadi dan berdampak pada kemampuan perubahan arah saat bermain. Hasil studi pendahuluan di Jogokaryan Futsal Academy menunjukkan latihan peningkatan kelincahan belum optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan Front Cone Hops dan Agility Ring terhadap peningkatan kelincahan pemain futsal serta membandingkan efektivitas keduanya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan Pre Test-Post Test two group design. Subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu latihan Front Cone Hops dan Agility Ring . Pengukuran kelincahan menggunakan Illinois Agility Test sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Latihan Front Cone Hops menunjukkan peningkatan kelincahan yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), demikian pula latihan Agility Ring dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hasil uji antar kelompok menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p > 0,05). Kesimpulan: Latihan Front Cone Hops dan Agility Ring sama-sama efektif dalam meningkatkan kelincahan pemain futsal.
Pengaruh Permainan Spin Whell Terhadap Pencegahan Anemia Pada Rematri di Cikarang Sari Dewi Kishra; Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya; Yulta Kadang; Beatrix Eliabeth
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.800

Abstract

Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada rematri yang berdampak pada penurunan konsentrasi,produktivitas dan kualitas hidup. Upaya promotif melalui edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkanpemahaman remaja mengenai pencegahan anemia. Media pembelajaran berbasis permainan dinilai mampumeningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispengaruh permainan spin whell terhadap peningkatan pengetahuan sebagai upaya pencegahan anemia padarematri di Cikarang. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 50 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran dilakukanmenggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatansigniftikan skor pengetahuan setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p &lt; 0,05). Permainan spim whell terbuktiefektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan anemia pada rematri.
Gambaran Pola Makan Dan Status Gizi Siswa SD GMIM Kasuratan Kecamatan Remboken Tifanny Cherly Muaya; Fredrik Alfrets Makadada; Rakhmawati Agustina; Richard Pailingan; Merdekawati Weken; Mieke Mumekh
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.801

Abstract

Status gizi yang baik pada anak usia sekolah dasar sangat penting untuk mendukung pertumbuhanfisik, perkembangan kognitif, dan kemampuan belajar. Pola makan merupakan salah satu faktor utamayang memengaruhi status gizi anak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran polamakan dan status gizi siswa SD GMIM Kasuratan Kecamatan Remboken. Jenis penelitian yangdigunakan adalah deskriptif analitik. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SD GMIM KasuratanTahun Akademik 2025/2026 yang berjumlah 53 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik totalsampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SD GMIM Kasuratan memilikipola makan dalam kategori baik, yaitu sebanyak 28 siswa (52,8%), yang didominasi oleh siswa laki-laki dan kelompok usia 5-9 tahun. Sementara itu, gambaran status gizi siswa sebagian besar beradapada kategori gizi baik, yaitu sebanyak 42 siswa (79,2%). Namun demikian, ditemukan pula siswadengan gizi lebih sebanyak 7 siswa (13,2%) dan obesitas sebanyak 3 siswa (5,7%). Kesimpulan daripenelitian ini adalah pola makan siswa SD GMIM Kasuratan tergolong baik (52,8%) dan status gizisiswa sebagian besar berada pada kategori gizi baik (79,2%).
Efektivitas Edukasi Kspr Dengan Permainan Tradisional Ular Tangga Untuk Meningkatkan Pengetahuan, Sikap Dan Minat Kader Tentang Deteksi Dini Kehamilan Resiko Tinggi Di Desa Cipancar Kabupaten Subang Silvia Hardiyanti; Budiman; Agus Riyanto; Dyan Kunthi N; Novie E. Mauliku
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.803

Abstract

Kehamilan risiko tinggi masih menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya angka kesakitan dan kematianibu. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dimasyarakat, namun keterbatasan pengetahuan, sikap, dan minat kader dapat menghambat pelaksanaannya. Salahsatu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran kader adalah melalui pemanfaatan Kartu SkorPoedji Rochjati (KSPR) sebagai alat bantu skrining kehamilan risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui efektivitas pemberian KSPR terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan minat kader dalamdeteksi dini kehamilan risiko tinggi di wilayah Desa Cipancar. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimendengan pendekatan pretest posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 56 kader kesehatan yangdibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 28 responden dengan tekniktotal sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dan minat. Analisis data dilakukansecara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkanbahwa sebelum intervensi seluruh kader pada kedua kelompok memiliki pengetahuan kurang dan minat negatif.Setelah pemberian KSPR, kelompok intervensi mengalami peningkatan yang signifikan pada pengetahuan,sikap, dan minat dengan nilai p = 0,0001. Hasil uji perbandingan antar kelompok menunjukkan bahwapeningkatan pada kelompok intervensi secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p =0,0001). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian KSPR efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, danminat kader dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi, sehingga direkomendasikan sebagai mediapendukung pemberdayaan kader kesehatan di masyarakat.