cover
Contact Name
Muhammad Syafiq
Contact Email
yppijurnal@gmail.com
Phone
+6282170781263
Journal Mail Official
yppijurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH
ISSN : -     EISSN : 30464552     DOI : https://doi.org/10.62207
Core Subject : Education,
Primary education, secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new development and advancement in the field education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
KH. HASYIM MUZADI DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM Imam Adi Marianto
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 2 No. 4 (2025): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/bjmnyx80

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran KH. Hasyim Muzadi serta kontribusinya terhadap transformasi pendidikan Islam kontemporer, sebagai respons terhadap kebutuhan integrasi nilai tradisional pesantren dengan tuntutan pendidikan modern yang adaptif dan berkarakter. Penelitian bertujuan menganalisis, mensintesis, dan mengembangkan konsep pendidikan Islam moderat berdasarkan karya, ceramah, dan praktik KH. Hasyim Muzadi. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif studi pustaka, dengan sumber data dari literatur akademik dan karya tulis terkini (2020 - 2025), dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menilai relevansi pemikiran tokoh terhadap pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan pemikiran KH. Hasyim Muzadi menekankan moderasi, integrasi kurikulum agama dan umum, pendidikan karakter, serta pendekatan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, transformasi pendidikan Islam dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip moderasi, pedagogi kontekstual, dan inovasi kurikulum, sehingga menghasilkan generasi yang adaptif, kompeten, dan berkarakter.
THE EFFECT OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE–BASED LEARNING TOOLS ON STUDENT ACHIEVEMENT AND LEARNING ENGAGEMENT IN K–12 EDUCATION Syahrani Syahrani; Hardi Tambunan; Firman Pangaribuan
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 2 No. 4 (2025): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/fjpm4e05

Abstract

This study evaluates the impact of Artificial Intelligence (AI)-based adaptive learning tools on student achievement and learning engagement at SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Utilizing a quasi-experimental design, the research addresses the effectiveness of AI in suburban educational contexts characterized by specific infrastructure challenges and diverse digital literacy levels. The findings demonstrate that students utilizing AI-based tools achieved significantly higher academic performance compared to those instructed through conventional methods. Furthermore, a strong positive correlation was identified between learning engagement and academic success, suggesting that AI facilitates a more personalized and responsive learning environment. These results validate the application of Cognitive Load Theory and Self-Determination Theory in vocational education, proving that AI acts as a pedagogical catalyst that optimizes cognitive processes while fostering intrinsic motivation among students.
PRAMUKA BERBASIS ETNOPEDAGOGI: MENGINTEGRASIKAN NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER CALON GURU SD Wanuh Wiyarko; Erlina Yuliastuti
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 2 No. 4 (2025): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/mbbfwm92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembentukan karakter dan pemahaman kearifan lokal mahasiswa FKIP melalui integrasi etnopedagogi dalam mata kuliah Pramuka. Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kesadaran kultural mahasiswa dalam praktik kepanduan yang cenderung hanya berfokus pada keterampilan teknis mekanistik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 37 mahasiswa FKIP Universitas Doktor Nugroho Magetan tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan di setiap siklusnya. Pada tahap pra-siklus, ketuntasan klasikal mahasiswa hanya mencapai 24,32% dengan rata-rata nilai 61,4. Setelah dilakukan tindakan pada Siklus I, ketuntasan naik menjadi 54,05% (rata-rata 72,8), dan mencapai puncaknya pada Siklus II dengan ketuntasan klasikal sebesar 94,59% (rata-rata 84,2). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa model ethno-scouting efektif dalam mentransformasi paradigma mahasiswa FKIP dari penguasaan teknis menuju internalisasi nilai filosofis kearifan lokal. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan etnopedagogi sebagai strategi penguatan profil lulusan calon guru yang memiliki kecerdasan kultural.
SELF EFFICACY, REGULASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: ANALISIS LITERATUR SISTEMATIS Widya Putri; Samratul Fuadah Alwi; Nur Fadli Aditiya; Khaerul Akhyar Herman; Indra Wijaya
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 2 No. 4 (2025): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/rsw57113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-efficacy dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Self-efficacy, sebagaimana dijelaskan dalam teori kognitif sosial Bandura, merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas belajar. Berbagai penelitian tahun 2020–2025 menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi, regulasi diri, serta kemampuan siswa menghadapi tantangan akademik, khususnya dalam pembelajaran PAI yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Melalui proses SLR, penelitian ini menemukan bahwa self-efficacy berkontribusi positif terhadap pemahaman materi PAI, pengamalan nilai Islam, serta pelaksanaan praktik ibadah. Guru PAI berperan sebagai fasilitator dan model dalam membangun self-efficacy melalui pengalaman keberhasilan, motivasi verbal, dan keteladanan. Dengan demikian, self-efficacy menjadi faktor psikologis penting yang perlu diperkuat untuk meningkatkan prestasi belajar PAI secara komprehensif.
PROFIL BERPIKIR REFLEKTIF DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MATERI BENTUK ALJABAR Siti Nur Azizah; Suwarno Suwarno
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 2 No. 4 (2025): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/3f6kdg64

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan profil proses berpikir reflektif siswa SMP pada materi bentuk aljabar ditinjau dari tingkat kemandirian belajar (tinggi, sedang, rendah). Tiga siswa kelas VII F SMP Negeri 1 Wuluhan dipilih secara purposive mewakili ketiga kategori setelah pengisian angket kemandirian. Data dikumpulkan melalui angket, dua soal uraian aljabar yang dirancang memunculkan lima tahap reflektif Dewey suggestion, intellectualization, guiding idea, elaboration, dan testing the hypothesis by action—serta wawancara semi-terstruktur untuk menelusuri proses berpikir. Analisis data mengikuti model Miles & Huberman mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan; keabsahan dijaga melalui triangulasi teknik dan waktu. Hasil menunjukkan: (1) siswa berkemandirian tinggi menempuh kelima tahap secara utuh, mampu merumuskan masalah, menyusun strategi, mengelaborasi langkah, dan menguji solusi secara mandiri; (2) siswa berkemandirian sedang melalui seluruh tahap tetapi masih goyah pada fase suggestion dan membutuhkan konfirmasi pada tahap pengujian hipotesis; (3) siswa berkemandirian rendah hanya mencapai tahapan awal secara parsial, kesulitan mengembangkan ide dan perhitungan dasar, serta sangat bergantung pada bantuan eksternal.
TEACHING AT THE RIGHT LEVEL: ADAPTIVE INSTRUCTION AND STUDENT ENGAGEMENT IN SECONDARY EDUCATION Zaizafun Sintarana; Deny Hadi Siswanto; Kintoko Kintoko
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 3 No. 1 (2026): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/hhm4jh02

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach at SMA Muhammadiyah Mlati and its influence on the learning process and student participation. The study employed a qualitative descriptive research design. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews with teachers and students, and documentation analysis. Observations focused on how teachers implemented diagnostic assessments, ability-based grouping, and differentiated instructional strategies during the learning process. Interviews were conducted to gain deeper insights into the experiences and perceptions of teachers and students regarding the implementation of TaRL. In addition, supporting documents such as diagnostic assessment results, lesson plans, learning modules, worksheets, and formative assessment records were analyzed to strengthen the research findings. The collected data were analyzed using an interactive qualitative analysis model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the implementation of TaRL begins with mapping students’ initial abilities through diagnostic assessments, followed by grouping students based on their learning levels and adjusting instructional strategies according to students’ needs. These practices contribute to increased student participation, confidence, and conceptual understanding, thereby improving the effectiveness of the learning process.
THE INFLUENCE OF LOGICAL MATHEMATICAL INTELLIGENCE, LEARNING INDEPENDENCE AND LEARNING MOTIVATION ON MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES OF GRADE XI STUDENTS OF SMA NEGERI 1 MERAUKE Fredek Batsira; Bettisari Napitulu; Irfan Wahyudi
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 2 No. 4 (2025): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/vy1r8z69

Abstract

Intelligence, learning independence and learning motivation on students' mathematics learning outcomes. The type of research used is ex post facto research. The population in this study were all students of grade XI of SMA Negeri 1 Merauke in the 2024/2025 academic year with a total of 398 students. The research sample to be used was 199. Data collection techniques used in this study were questionnaires, tests and documentation. Data analysis techniques in this study include descriptive and inferential data analysis. The results of this study indicate that there is an insignificant effect between mathematical-logical intelligence, learning independence and learning motivation on the mathematics learning outcomes of grade XI students of SMA Negeri 1 Merauke. This is because the results of the f-test obtained Fcount (5.433)> Ftable 3.89 and a significance value (0.001) <0.05.
DEVELOPMENT OF A MATHEMATICS MODULE BASED ON A CONTEXTUAL APPROACH TO ENHANCE NUMERACY LITERACY Rima Fitriyani; Happy Lumbantobing; Jonner Nainggolan
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 3 No. 1 (2026): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/tskaz793

Abstract

The primary objective of this research is to develop a mathematics module utilizing a contextual approach to enhance the numeracy literacy skills of eighth-grade students at MTs Negeri Kota Jayapura, specifically focusing on relations and functions. Employing the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, the study progressed through analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The findings indicate that the developed module achieved a "very valid" rating (97.2%) and was deemed "very practical" by practitioners (85.2%) as well as students during small groups (87.6%) and field trials (85.6%). In terms of effectiveness, the classical learning mastery of students using the module reached 93%, significantly surpassing the 19% mastery rate of those who did not. Statistical analyses, including paired and independent t-tests, revealed significant differences in numeracy literacy skills (Sig. <0.05). Furthermore, the N-Gain test confirmed that the improvement in the experimental group was high (0.77), whereas the control group remained low (0.23). Conclusively, this module is proven to be feasible, practical, and effective for improving numeracy literacy.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: TRANSFORMATION OF ISLAMIC EDUCATION ADMINISTRATION IN THE ERA OF MADRASAH DIGITALIZATION Darimus, Darimus
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 3 No. 1 (2026): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/vmv9nt37

Abstract

The digital disruption era compels madrasahs to undergo fundamental transformations in their managerial systems to maintain relevance and enhance competitiveness. This study aims to map global literature regarding the transformation of Islamic education administration with a focus on three main pillars: leadership, governance, and human capital. Utilizing a Systematic Literature Review (SLR) method with the PRISMA protocol, this study analyzes articles from the Scopus databases published between 2014 and 2024. Research findings indicate that digital transformation triggers a shift in the role of madrasah heads toward transformational leadership that orchestrates technology and organizational culture. In the governance pillar, a transition toward Governance 4.0 occurs through the integration of management information systems that improve transparency and accountability. Furthermore, human capital readiness is found to be a critical determinant requiring continuous professional development. Theoretically, this research synthesizes Islamic values, specifically the principles of Amanah (accountability) and Itqan (professionalism), as ethical foundations in data governance and digital administration. These results provide a framework for stakeholders to optimize the digital madrasah ecosystem without compromising the identity of Islamic values.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA LITERASI KITAB SUCI SEBAGAI PENDUKUNG KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 GEMOLONG Sumaryono, Sumaryono; Asnawi, Akhmad; Khikmah, Eni Nur; Darsinah, Darsinah; Sutopo, Anam
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 3 No. 1 (2026): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/23tp2032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya literasi kitab suci, implementasinya, serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Gemolong. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru pendidikan agama, wali kelas, dan siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala sekolah menerapkan kepemimpinan spiritual dan transformasional melalui penerbitan regulasi internal, keteladanan, dan penyediaan fasilitas inklusif bagi seluruh agama; (2) Budaya literasi kitab suci diimplementasikan melalui pembiasaan 15 menit sebelum jam pelajaran pertama yang dipantau melalui buku kendali digital; (3) Budaya literasi ini berdampak signifikan pada kualitas pembelajaran, ditandai dengan peningkatan regulasi emosi siswa, penurunan tingkat pelanggaran disiplin, dan terciptanya iklim kelas yang kondusif yang bermuara pada peningkatan konsentrasi akademik. Tantangan berupa inkonsistensi motivasi siswa diatasi melalui pendekatan coaching dan pelibatan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan pelembagaan program ini dalam kebijakan pendidikan karakter di tingkat daerah.