cover
Contact Name
IDEI: JURNAL EKONOMI & BISNIS
Contact Email
idei.jeb@gmail.com
Phone
+62818391691
Journal Mail Official
idei.jeb@gmail.com
Editorial Address
The Mezzanine A/21, Nginden Semolo, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
IDEI: JURNAL EKONOMI & BISNIS
ISSN : 27221008     EISSN : 27221008     DOI : https://doi.org/10.38076/ideijeb.v6i2
Core Subject : Economy,
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis (ISSN: 2722-1008) bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan bagi para akade­misi, mahasiswa, praktisi, dan para pemerhati ilmu pengetahuan pada bidang Ekonomi dan Manajemen Bisnis. Dewan Penyunting/Editor menerima artikel hasil penelitian yang berkaitan dengan - Ilmu Ekonomi - Manajemen Keuangan - Manajemen Pemasaran - Manajemen Manusia Bersumberdaya - Mana­jemen Pro­duksi/Operasi - Akuntansi - Kewirausahaan IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis terbit dua kali setahun (Juni dan Desember).
Articles 57 Documents
DIVERSIFIKASI KONSUMSI PANGAN POKOK BERBASIS POTENSI LOKAL SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANYUMAS Sutendi, David; Gunawan, Diah Setyorini; Rifqi, Muhammad; Floresti, Dwita Aprillia
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 6 No 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38076/ideijeb.v6i1.366

Abstract

Penelitian ini menganalisis kondisi dan perilaku diversifikasi pangan pokok, meng­­analisis pengaruh luas panen dan produktivitas tanaman pangan pokok berbasis potensi lokal terhadap ketahanan pangan, serta upaya yang seharusnya dilakukan pemerintah dan masya­rakat setempat untuk menyukseskan program diversifikasi konsumsi pangan pokok di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data panel 2020-2023 dari 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan variabel ketahanan pangan sebagai variabel dependen dan variabel luas panen, produktivitas beras, produktivitas jagung, produktivitas ubi kayu dan produktivitas ubi jalar sebagai variabel independen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel luas panen, produktivitas beras, dan produktivitas ubi jalar berpengaruh positif dan signifikan pada ketahanan pangan di Kabupaten Banyumas. Variabel produktivitas jagung dan produktivitas ubi kayu tidak berpengaruh signifikan pada ketahanan pangan di Kabupaten Banyumas. Variabel luas panen, produktivitas beras, produktivitas jagung, produktivitas ubi kayu, dan produktivitas ubi jalar berdasarkan hasil dari uji kelayakan merupakan penjelas yang signifikan pada ketahanan pangan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan luas panen dan mencegah konversi lahan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan di Banyumas.This study analyzed the conditions and behavior of staple food diversification, examined the influence of harvested area and the productivity of staple food crops based on local potential on food security, and explored the efforts that should have been undertaken by the government and local communities to successfully implement the staple food consumption diversification program in Banyumas Regency. This study employed a quantitative method and used panel data from 2020 to 2023 collected from 27 districts in Banyumas Regency. The dependent variable in this study was food security, while the independent variables included harvested area, rice productivity, corn productivity, cassava productivity, and sweet potato productivity. The results of this study showed that, partially, the variables of harvested area, rice productivity, and sweet potato productivity had a positive and significant effect on food security in Banyumas Regency. However, the productivity of corn and cassava did not significantly affect food security in the region. The feasibility test results indicated that the variables of harvested area, rice, corn, cassava, and sweet potato productivity were significant predictors of food security. The implications of this study emphasized the importance of increasing the harvested area and preventing agricultural land conversion to support food security in Banyumas Regency.
PENGARUH BRAND AMBASSADOR DAN PROMOSI PHOTOCARD ENHYPEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KOLABORASI NABATI KOREAN GOGUMA Aprilia, Nyra Nazwa; Khairunisa, Alamanda; Hutajulu, Jovan Marito Nathaniel; Maulana, Reza; Hasanah, Siti Nuri Alya; Maesaroh, Syti Sarah
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 6 No 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38076/ideijeb.v6i1.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh efektivitas brand ambassador ENHYPEN pada keputusan pembelian produk kolaborasi Nabati Korean Goguma di kalangan remaja di Jawa Barat, (2) pengaruh efektivitas promosi photocard ENHYPEN pada keputusan pembelian. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan idol K-pop sebagai brand ambassador dan daya tarik iklan memiliki pengaruh positif pada keputusan pembelian, namun hasilnya dapat bervariasi tergantung konteks produk dan konsumen yang ditarget. Oleh karena itu, studi ini berfokus pada efektivitas strategi pemasaran yang memanfaatkan keterikatan emosional dalam komunitas penggemar di kalangan remaja. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Jawa Barat berusia 15–21 tahun berjumlah 5.617.920 jiwa berdasarkan data BPS. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis dilakukan dengan uji asumsi klasik dan regresi linier berganda melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang digunakan valid dan reliabel. Efektivitas brand ambassador dan promosi photocard berpengaruh signifikan pada keputusan pembelian, mendukung efektivitas strategi pemasaran emosional dalam meningkatkan minat beli remaja.This study aimed to examine: (1) the influence of ENHYPEN effectiveness as a brand ambassador on the purchasing decisions of Nabati Korean Goguma collaboration products among teenagers in West Java, and (2) the influence of the effectiveness of ENHYPEN photocard promotions on purchasing decisions previous studies showed that the use of K-pop idols as brand ambassadors and advertising appeal had a positive impact on purchasing decisions; however, the outcomes varied depending on the product context and the target consumers. Therefore, this study evaluated the effectiveness of marketing strategies that leveraged emotional attachment within fan communities among teenagers. The population of this study consisted of teenagers aged 15–21 years in West Java, totaling 5,617,920 individuals based on data from BPS. The sampling technique used was simple random sampling, and the data were collected through questionnaires. Data analysis was done using classical assumption tests and multiple linear regression with SPSS. The results showed that the data used were valid and reliable. The effectiveness of both the brand ambassador and the photocard promotion significantly affected purchasing decisions, supporting the effectiveness of emotional marketing strategies in increasing teenagers' purchase interest.
Pengaruh LDR, NPL, dan BOPO Terhadap ROA Pada PT Bank Tabungan Negara (BTN) Selama Periode 2021-2024 Aditya, Maulana; Almeira, Gianina; Kurniawati, Cahya; Kamiela, Intan; Lestari, Alim; Sumantri, Fazhar
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38076/ideijeb.v6i2.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) pada Return on Assets (ROA) pada laporan keuangan triwulanan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2021–2024. Uji normalitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, dan multikolinearitas merupakan beberapa uji asumsi klasik yang digunakan dalam analisis regresi linier berganda. Berdasarkan temuan penelitian, ROA dipengaruhi secara signifikan negatif oleh BOPO, tetapi tidak secara signifikan oleh LDR maupun NPL. Pada saat yang sama, ROA dipengaruhi secara signifikan oleh tiga variabel independen, dengan nilai Adjusted R Square sejumlah 96,7%. Hasil ini menerangkan bahwa efektivitas operasional memegang peranan penting dalam menentukan profitabilitas bank.This study aimed to examine the effect of the Loan to Deposit Ratio (LDR), Non-Performing Loans (NPL), and Operating Expense to Operating Income (BOPO) on Return on Assets (ROA) using the quarterly financial statements of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. for the period 2021–2024. Normality, heteroscedasticity, autocorrelation, and multicollinearity tests were conducted as part of the classical assumption tests in the multiple linear regression analysis. Based on the research findings, ROA was significantly negatively affected by BOPO, while LDR and NPL did not have a significant effect. At the same time, ROA is influenced considerably by three independent variables, with an adjusted R Square value of 96.7%. This result suggests that operational effectiveness plays a crucial role in determining bank profitability.
PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, DAN LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK PADA PERSENTASE PENDUDUK MISKIN DI PULAU JAWA TAHUN 2017–2023 Prayogi, Arif; Anandira, Luna Mayang; Sipayung, Ade Sulastri; Septiani, Yustirania; Mukharohmah, Maulia Siti
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38076/ideijeb.v6i2.438

Abstract

Kemiskinan masih menjadi isu utama dalam pembangunan ekonomi di Pulau Jawa yang meskipun menjadi pusat pertumbuhan nasional, tetap menghadapi ketimpangan ke­sejah­­teraan antardaerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pem­bangunan Manusia (IPM), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) pada persentase penuduk miskin di Pulau Jawa selama periode 2017 hingga 2023 dengan menggunakan metode regresi data panel dan pendekatan kuantitatif melalui model Fixed Effect Model (FEM). Penelitian menunjukkan bahwa IPM dan LPP berpengaruh negatif signifikan pada kemiskinan, sedangkan TPT berpengaruh positif signifikan. Hal ini menandakan bahwa peningkatan kualitas hidup dan produktivitas penduduk menurunkan kemiskinan, sementara pengangguran meningkatkan kemiskinan.Poverty remained a significant issue in Java's economic development, despite the island being the center of national growth, which continued to face disparities in regional welfare. This study aimed to analyze the effects of the Human Development Index (HDI), Open Unemployment Rate (OUR), and Population Growth Rate (PGR) on the percentage of poor population in Java Island during the period of 2017 to 2023 by employing a panel data regression method and a quantitative approach using the Fixed Effect Model (FEM). The study revealed that the Human Development Index (HDI) and Population Growth Rate (PGR) had a significant negative impact on poverty. In contrast, the Open Unemployment Rate (OUR) had a significant positive effect. This indicated that improvements in quality of life and population productivity reduced poverty, whereas higher unemployment increased it.
DETERMINASI FAKTOR PEMASARAN TERHADAP MINAT BELI DALAM MENGGUNAKAN LAYANAN SHOPEEFOOD DI KOTA KUPANG Nasar, Asbi; Riwu, Lorens; Nasaruddin, Nasaruddin
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38076/ideijeb.v6i2.535

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat adopsi ShopeeFood di Kota Kupang dibandingkan kompetitor sebelumnya, sehingga perlu dianalisis faktor pemasaran yang memengaruhi minat beli konsumen. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pengaruh kualitas pelayanan, harga, promosi, dan distribusi pada minat beli pengguna ShopeeFood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik sensus terhadap 50 responden, yaitu seluruh pengguna aktif ShopeeFood di Kota Kupang. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan resmi dan literatur terkait. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta data dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (β = 0,556; p < 0,001), harga (β = 0,276; p = 0,001), dan distribusi (β = 0,345; p < 0,001) berpengaruh signifikan pada minat beli, sedangkan promosi (β = 0,049; p = 0,496) tidak berpengaruh signifikan. Model penelitian mampu menjelaskan 78,2% variasi minat beli (R² = 0,782). Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur pemasaran digital pada pasar berkembang, sedangkan secara praktis memberikan rekomendasi strategi peningkatan kualitas layanan, harga, dan distribusi bagi ShopeeFood di Indonesia timur.This study was motivated by the relatively low adoption of ShopeeFood in Kupang City compared to its main competitors, which required an analysis of marketing factors influencing consumer purchase intention. The research aimed to examine the effects of service quality, price, promotion, and distribution on consumers' purchase intention. An explanatory quantitative approach was employed, utilizing a census of 50 respondents who represent all active ShopeeFood users in Kupang City. Primary data were collected through a questionnaire measured on a five-point Likert scale, while secondary data were obtained from official reports and relevant literature. The instrument was tested for validity and reliability, and the data were analyzed using multiple linear regression with classical assumption tests. The results showed that service quality (β = 0.556; p < 0.001), price (β = 0.276; p = 0.001), and distribution (β = 0.345; p < 0.001) had significant effects on purchase intention, whereas promotion (β = 0.049; p = 0.496) did not. The model explained 78.2% of the variance in purchase intention (R² = 0.782). Theoretically, this study contributed to the digital marketing literature in emerging markets, while practically, it recommended that ShopeeFood strengthen its service quality, competitive pricing, and distribution strategies in eastern Indonesia.
Peramalan Penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Provinsi Bangka Belitung Menggunakan Metode NNAR Hafiz, Muhamad Al; Adil, Nicu Rahmat; Kaban, Sri Ulina; Danil, Danil; Rolenci, Rolenci; Fahria, Izma
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38076/ideijeb.v6i2.541

Abstract

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) adalah pajak yang dikenakan atas perubahan kepemilikan kendaraan bermotor, baik melalui transaksi jual beli, hibah, warisan, maupun peralihan lainnya. Perubahan ekonomi makro, kebijakan fiskal, inflasi, serta dinamika sosial masyarakat menyebabkan ketidakpastian dalam proyeksi pendapatan dari BBNKB. Diperlukan peramalan yang mampu memberikan gambaran tren masa depan berdasarkan pola historis. Metode Neural Network AutoRegressive (NNAR) dapat digunakan untuk mengidentifikasi pola nonlinier dan musiman, serta tidak memerlukan asumsi statistik yang terlalu ketat. Penelitian ini menggunakan metode NNAR untuk melakukan peramalan terkait data Penerimaan BBNKB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode NNAR mempertimbangkan kombinasi lag non-musiman, lag musiman, dan neuron di hidden layer dalam interval tertentu. Model NNAR optimum diperoleh berdasarkan nilai RMSE (Root Mean Square Error) minimum sebesar 1.382.735.914 dengan model terbaik p (lag non-musiman) sebesar 3, P (lag musiman) sebesar 3, dengan Size (Neuron) sebesar 10. Model terbaik menunjukkan nilai MAPE (Mean Absolute Percentage Error) sebesar 2,28% yang menunjukkan bahwa model prediksi yang dperoleh memiliki akurasi yang sangat baik, berarti model NNAR yang digunakan akurat untuk melakukan peramalan Penerimaan BBNKB di Provinsi Bangka Belitung. Dengan model yang akurat dan akurasi peramalan yang sangat baik, sehingga dapat bermanfaat bagi berbagai pemangku kepentingan terkait penerimaan BBNKB di masa mendatang.Motor Vehicle Transfer Tax (BBNKB) was a tax imposed on changes in motor vehicle ownership, whether through sale and purchase transactions, grants, inheritance, or other transfers. Macroeconomic changes, fiscal policy, inflation, and social dynamics caused uncertainty in BBNKB revenue projections. Forecasting that can provide an overview of future trends based on historical patterns is needed. The Neural Network AutoRegressive (NNAR) method can be used to identify nonlinear and seasonal patterns, and does not require overly strict statistical assumptions. This study used the NNAR method to forecast BBNKB revenue data in the Bangka Belitung Islands Province. The NNAR method considered a combination of non-seasonal lags, seasonal lags, and neurons in the hidden layer within a certain interval. The optimal NNAR model was obtained based on a minimum RMSE (Root Mean Square Error) value of 1,382,735,914 with the best model p (non-seasonal lag) of 3, P (seasonal lag) of 3, and Size (Neuron) of 10. The best model showed a MAPE (Mean Absolute Percentage Error) value of 2.28%, which indicated that the prediction model obtained had excellent accuracy, meaning that the NNAR model used was accurate for forecasting BBNKB revenue in the Province of Bangka Belitung. With an accurate model and excellent forecasting accuracy, it was useful for various stakeholders related to BBNKB revenue in the future
SENTIMEN INVESTOR PASAR SAHAM PADA ERA AWAL KEPRESIDENAN PRABOWO SUBIANTO: ANALISIS KUALITATIF PADA BEI DI SURABAYA Ilmi, Muhammad Auliya' Nurul; Nawangsari, Ajeng Tita
IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38076/ideijeb.v6i2.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana sentimen investor pasar saham Indonesia terbentuk pada masa awal pemerintahan presiden baru. Meng-gunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Timur di Surabaya. Analisis dilakukan dengan menggunakan tiga kerangka teori, yaitu Teori Pasar Efisien (Fama, 1970), Teori Sinyal (Spence, 1973), dan Behavioral Finance (Shefrin, 2002; Shiller, 2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi pasar terhadap presiden baru sangat cepat, namun sering kali tidak sepenuhnya rasional karena dipengaruhi oleh faktor psikologis dan persepsi terhadap kebijakan politik. Investor menilai kredibilitas dan arah kebijakan presiden sebagai sinyal utama dalam mengambil keputusan investasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fluktuasi pasar saham di masa awal kepresidenan merupakan hasil interaksi antara faktor informasi, sinyal politik, dan perilaku investor, serta menegaskan pentingnya komunikasi publik dan edukasi pasar untuk menjaga stabilitas pasar modal.This study aimed to analyze investor sentiment toward the Indonesian stock market during the early period of a new presidency. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with representatives of the Indonesia Stock Exchange (IDX) East Java Office in Surabaya. The analysis employed three theoretical frameworks: the Efficient Market Hypothesis (Fama, 1970), Signaling Theory (Spence, 1973), and Behavioral Finance (Shefrin, 2002; Shiller, 2004). The findings revealed that market reactions to political transitions were immediate yet often irrational, driven by psychological factors and perceptions of presidential policy direction. Investors viewed presidential credibility and economic policy as major signals for investment decisions. This study concluded that stock market fluctuations in the early presidential period resulted from the interplay between information efficiency, political signaling, and investor behavior, emphasizing the importance of public communication and financial literacy to maintain market stability.