cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
ISSN : 14121271     EISSN : 25794248     DOI : 10.21831
Core Subject : Humanities, Art,
HUMANIKA published by P-MKU LPPMP is an academic journal, publishes high quality manuscripts that engage theoretical and empirical issues including education, social sciences, and religion studies. They are tackled from a multidisciplinary perspective. The journal also features case studies focusing on practical implications, or papers related to learning and teaching in social and science disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
Analisis terhadap biro jodoh online: Kebutuhan atau tuntutan Azwinda, Devi
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 22 No. 2 (2022): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v22i2.49816

Abstract

Konsep perjodohan terus berubah di tengah perkembangan zaman. Perkembangan era digital membuka peluang baru untuk beragam situs internet yang menawarkan layanan biro jodoh secara online. Biro jodoh online memiliki banyak metode, ada yang biasa dan ada pula yang berbasis syari'at Islam. Penelitian ini berfokus pada biro jodoh sebuah kebutuhan atau tuntutan dan tawaran solusi dari layanan aplikasi biro jodoh online. Penelitian ini menggunakan kajian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejauh ini biro jodoh online masih menjadi kebutuhan sebagai solusi untuk mencari pasangan, dikarenakan biro jodoh online merupakan bentuk terobosan baru dalam hal pencarian jodoh. Biro jodoh online juga menawarkan solusi yaitu bantuan jasa bagi mereka yang mencari pasangan atau jodoh ketika seseorang kesulitan mencari pasangan hidup bagi yang membutuhkannya.The concept of matchmaking continues to evolve with the times. The development of the digital era opens up new opportunities for various internet sites that offer online matchmaking services. The online matchmaking bureau has many methods on each website or application site, some are ordinary and some are based on Islamic law. This study focuses on a matchmaking agency for a need or demand and offers solutions from an online matchmaking bureau application service. This study uses a qualitative study with a descriptive analytical method. The results show that so far online matchmaking bureaus are still a necessity as a solution for finding a partner, because online matchmaking bureaus are a new form of breakthrough in terms of finding a mate. The online matchmaking bureau also offers a solution, namely service assistance for those who are looking for a partner or mate when someone is having trouble finding a life partner for those who need it.
Singularitas teknologi dalam perspektif filsafat pendidikan Wardani, Helda Kusuma; Rukiyati, Rukiyati; Prabowo, Mulyo
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 22 No. 2 (2022): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v22i2.47079

Abstract

Singularitas teknologi yang diprediksi akan terjadi tahun 2045, bersamaan dengan titik waktu generasi emas, merupakan peristiwa adanya teknologi supercerdas AGI yang mempunyai kemampuan untuk memperbaiki, mengembangkan, dan menciptakan diri-sendiri. Kemampuan supercerdas yang melampui kecerdasan manusia, menyebabkan manusia akan kehilangan kemanusiaannya (terjadinya post-human atau dehumanisasi). Filsafat pendidikan yang merupakan pemikiran radikal terhadap upaya-upaya optimalisasi kualitas hidup dan kehidupan mempunyai tanggungjawab moral, maupun nilai dan etika untuk mengkaji peristiwa singularitas teknologi. Dengan menggunakan metode reviu literatur, diharapkan diperoleh gambaran lebih jelas tentang dampak peristiwa tersebut agar dapat diantisipasi sejak awal melalui pendidikan. Kesimpulan yang diperoleh dari kajian literatur diperoleh bahwa (1) titik waktu tahun 2045 terjadinya singularitas teknologi yang diprediksi oleh Ray Kurzweil merupakan keniscayaan yang harus diantisipasi terutama pada generasi emas Indonesia, (2) kemanfaatan AI baik yang supercerdas atau hipercerdas dalam pendidikan, sepanjang selalu terkontrol untuk tidak tergelincir dalam dehumanisasi patut tetap dijalankan sebagai media terancang atau media dimanfaatkan, dan (3) kerterlambatan dan keterhambatan untuk aktivitas antisipasi singularitas teknologi akan mengakibatkan kerugian yang mendunia bagi seluruh umat manusia.The technological singularity that is predicted to occur in 2045, along with the golden generation time point, is an event of the existence of AGI supercerdas technology that has the ability to improve, develop, and create itself. Supercerdas abilities that exceed human intelligence, causing humans to lose their humanity (post-human or dehumanization). The philosophy of education which is a radical thought towards efforts to optimize the quality of life and life has a moral responsibility to examine the events of technological singularities. By using the method of review literature, it is expected to get a clearer picture about the impact of the event so that it can be anticipated from the beginning through education. The conclusion obtained from the literature study obtained that (1) the time point in 2045 the occurrence of technological singularities predicted by Ray Kurzweil is an inevitability that must be anticipated especially in the future. (2) the expediency of AI, whether supercer smart or hypercerdas in education, as long as it is always controlled not to slip in dehumanization should still be carried out as a designed medium or media utilized, and (3) slowness and inhibition for anticipatory activities of technological singularity will result in worldwide losses for all mankind.
Efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Cilacap Rahman, Amni Zarkasyi; Saputra, Feri Lintang
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 22 No. 2 (2022): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v22i2.54277

Abstract

Efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah merupakan indikator keberhasilan daerah dalam mengelola keuangan serta keberhasilan pembangunan. Pengelolaan keuangan daerah meliputi kewenangan pengelolaan keuangan daerah, prinsip umum dan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Untuk mengetahui suatu daerah mengelola keuangan dengan baik maka dapat dilihat menggunakan rasio efisiensi dan efektivitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis tingkat efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan di daerah Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah periode 2016-2020 Kabupaten Cilacap, data ini kemudian dianalisis menggunakan rasio efisiensi dan rasio efektivitas. Hasil pada penelitian ini adalah rata-rata tingkat efisiensi selama periode tahun 2016 sampai 2020 tergolong baik dengan rata-rata 3,37%. Tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Cilacap juga menunjukan sangat efektiv dengan rata rata selama periode 2016 sampai 2020 adalah 106,35 %. Diperlukan optimalisai pemanfaatan pengelolaan keuangan secara digital agar dimasa mendatang dapat diketahui kondisi keuangan secara real time.One of the indicators that can be used in managing regional budgets and the success of development is to use the ratio of efficiency and effectiveness of regional financial management.  In managing regional finances, it consists of the authority to manage regional finances, general principles and the structure of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD).  To find out an area manages finances well, it can be seen using the ratio of efficiency and effectiveness.  The purpose of this study was to determine and analyze the level of efficiency and effectiveness in financial management in the Cilacap Regency area.  This study uses secondary data in the form of the Regional Revenue and Expenditure Budget for the 2016-2020 period of Cilacap Regency, this data is then analyzed using efficiency ratios and effectiveness ratios.  The results in this study are the average level of efficiency during the period 2016 to 2020 is classified as good with an average of 3.37%.  The level of effectiveness of Cilacap Regency's regional financial management also shows that it is very effective with the average during the 2016 to 2020 period being 106.35%.  It is necessary to optimize the use of digital financial management so that in the future financial conditions can be known in real time.
The effect of the guided inquiry learning model on student's learning outcomes in fractional materials in fifth grade elementary school Muhadi, Muhadi; Utaminingsih, Sri; Rismiyanto, Rismiyanto
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 22 No. 2 (2022): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v22i2.52536

Abstract

Students' mathematical abilities will only become material that follows a series of procedures without knowing its meaning if students' reasoning abilities are not developed. The purpose of the study was to determine the effect of the Guided Inquiry learning model on student learning outcomes on fraction material in grade V Elementary School. This type of research uses a quantitative approach. The design uses a quasi-experimental design with an equivalent control group design. The sample consists of 2 groups, namely group 1 using conventional learning, group 2 using the Guided inquiry model. The research instrument was in the form of test scores (pre-test scores and post-test scores). Data analysis techniques in the form of normality test, homogeneity test, t-test. The results showed that there was an influence of the Guided Inquiry learning model on the student learning outcomes of fractions in grade V Elementary School with an average of 74.84%.
Metode sosialisasi SMA dalam pengenalan kampus di era pandemi Ekawati, Ratna; Wulansari, Nur Lailly Tri; Herdito, R Dedy
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 22 No. 2 (2022): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v22i2.52591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui metode yang dipergunakan guru kepada siswanya dalam memperkenalkan kampus kepada siswa di masa pandemi, (2) menghasilkan pengetahuan yang tepat mengenai kampus kepada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam pada 9 orang guru sebagai informan yang merupakan perwakilan guru dari 9 sekolah, dengan ketentuan sekolah 3 SMA di Provinsi DIY, 3 SMA di Pulau Jawa (luar DIY) dan 3 SMA di luar Pulau Jawa. Dengan penentuan sampel penelitian dengan cara mengambil data dari sekolah yang paling banyak diterima siswanya di kampus UNY dan yang pernah melakukan kunjungan ke UNY. Sekolah yang dijadikan sampel adalah sekolah negeri. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik penarikan purposive sampling, atau disebut juga judgmental sampling yang digunakan dengan menentukan kriteria khusus terhadap sampel, terutama yang dianggap ahli. Adapun target yang diharapkan dari penelitian ini adalah hasil analisis untuk mengetahui dari interaksi yang dilakukan oleh pihak sekolah dengan siswa khususnya kelas XII, metode seperti apa yang dipilih agar pemahaman para siswa mengenai informasi tentang perguruan tinggi sebagai tempat untuk studi lanjut bisa diterima dengan baik sesuai dengan target. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana para guru menginformasikan UNY kepada para siswa dan mengetahui sejauh mana minat para siswa untuk studi lanjut di UNY.The research aims at (1) finding out the methods used by teachers to their students in introducing campuses to students during the pandemic, (2) producing appropriate knowledge about campuses to students. This study used qualitative approach by conducting in-depth interviews with 9 representative teachers as informants from 9 schools, with the provisions of 3 high schools in Yogyakarta Special Region (DIY) Province, 3 high schools in Java Island (outside DIY) and 3 high schools outside Java Island. By determining the research samples by taking data from the schools that most students are accepted in Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) campus and they have visited UNY. The schools that were sampled were state schools. Data analysis in this research used purposive sampling technique, or also called judgmental sampling used to determine specific criteria for the samples, especially those considered as experts. The expected target of this research is the results of the analysis to find out from the interactions done by the school with students, especially Grade XII, what kind of method is chosen so that students' understanding on the information about higher education as a place for further study can be well received in accordance with target. In addition, this research also aims to determine the extent to which teachers inform UNY to students and find out the extent to which students are interested in further studies at UNY.
Strategi pengembangan karakter kepemimpinan mahasiswa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Politeknik Suhendar, Waway Qodratulloh; Milanti, Ajeng Ayu; Suhartini, Ida; Rahman, Rini
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 23 No. 1 (2023): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v23i1.53509

Abstract

Artikel ini membahas strategi pengembangan karakter kepemimpinan pada mahasiswa melalui pembelajaran PAI. Dari hasil kajian yang dilakukan oleh tim peneliti dari berbagai literatur, saat ini sedang terjadinya krisis kepemimpinan di dalam semua level, baik pada tingkat lokal, nasional, maupun global. Krisis kepemimpinan terjadi akibat ketidakmampuan memanajemen krisis multidimensional dan perilaku amoral. Tim peneliti menilai bahwa keberadaan mata kuliah PAI mempunyai peran penting dalam penanaman dan pembinaan karakter kepemimpinan kepada mahasiswa. Hal tersebut karena mata kuliah PAI mempunyai posisi penting dalam kurikulum pendidikan di Indonesia, mengacu pada peraturan UU No. 20 Tahun 2003 dan berbagai turunannya yang menempatkan mata kuliah PAI sebagai mata kuliah wajib nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskritif. Data dikumpulkan melalui studi lapangan, wawancara dan studi dokumen pada perkuliahan PAI di Polban dan PNJ. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkuliahan PAI mempunyai peran dalam mengembangkan karakter kepemimpinan mahasiswa melalui 2 langkah strategi, yakni  mengkaji konsep kepemimpinan dalam Al-Quran kemudian menginsersikan karakter kepemimpinan dalam bahan ajar PAI dan melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran aktif (active learning).This article discussed strategies for developing students' leadership character through Islamic education. From the results of the study conducted by the researchers, taken from various literatures, there is currently a leadership crisis occurring at all levels, both at the local, national, and global levels. The leadership crisis occurs due to the inability to manage multidimensional crises and immoral behavior. The researchers considered that the existence of the PAI course played an important role in instilling and fostering leadership characters in the students. This is because PAI subjects have a  vital position in the education curriculum in Indonesia, referring to Law no. 20 of 2003 and its various derivatives, which place the PAI course as a national compulsory subject. This study used a qualitative-descriptive method. Data was collected through field studies, interviews and document studies at PAI lectures in Polban and PNJ. The results of the study show that PAI lectures have a role in developing student leadership character through 2 strategic steps, namely examining the concept of leadership in the Qur'an and then introducing leadership character into PAI teaching materials and carrying out learning with an active learning approach (active learning).
Wilhelm Dilthey's hermeneutics and its relevance to Islamic studies Murdiati, Dwi; Mukalam, Mukalam
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 23 No. 1 (2023): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v23i1.59743

Abstract

This study aimed to describe William Dilthey's hermeneutics and show its relevance to the study of Islamic history. This research is interesting to do when looking at the relationship between hermeneutics and Islamic studies, in the mainstream, it is in normative Islamic studies.  This study used descriptive analytical methods to describe the ins and outs of Dilthey's hermeneutics and the relevance of this hermeneutic in Islamic studies. The results showed that historical Islamic studies can utilize three elements in Dilthey's hermeneutics, namely Erlebnis (world of inner experience), Ausdruck (expression of life) and Verstehen (understanding). In addition, historical Islamic studies can also take advantages of the three conditions in Dilthey's hermeneutics, namely descriptive psychology, hermeneutical circles and socio-cultural knowledge.
Analisis jenis dan fungsi kalimat dalam interaksi komunikasi keluarga Amalgamasi YouTuber Dewi Pobo Nurbaya, St
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 23 No. 1 (2023): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v23i1.56675

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan  jenis dan fungsi pemakaian kalimat yang   dalam peristiwa komunikasi youtuber keluarga amalgamasi Dewi Pobo. Rumusan masalah yang diajukan adalah " Apa saja jenis dan manfaat kalimat yang terdapat dalam interaksi komunikasi keluarga amalgamasi youtuber Dewi Pobo? Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis  penelitian analisis konten. Metode pengumpulan data menggunakan teknik metode simak dengan teknik simak bebas libat catat. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ditemukan  empat jenis kalimat yang digunakan yakni; kalimat deklaratif, kalimat imperative, kalimat introgatif dan kalimat ekslamatif. Kalimat-kalimat tersebut difungsikan sesuai konteks komunikasi yang terjadi.This study aims to describe the types and functions of the use of sentences in the communication events of the amalgamation family YouTuber Dewi Pobo. The research question posed was "What are the types and benefits of sentences contained in the communication interaction of the amalgamation family of YouTuber Dewi Pobo?" A qualitative research approach with content analysis was used for the research. The data collection method employed the observation technique with the note-free observation technique. The data analysis used was descriptive qualitative. The results of the study identified four types of sentences: declarative, imperative, interrogative, and exclamatory.  These sentences function according to the context of the communication that occurs in the amalgamation family.
Dakwah era disrupsi: Mengurai ambivalensi menuju dakwah partisipatoris Dermawan, Andy
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 23 No. 1 (2023): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v23i1.59745

Abstract

Setiap manusia muslim adalah "marketing" Tuhan. Menyampaikan nilai Islam di era disrupsi bukanlah perkara mudah, selain dibutuhkan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman yang sedang terjadi juga dibutuhkan kesatuan visi dan misi atau kata dan tindakan yang integratif agar maksud dan tujuan dakwah tersampaikan dengan baik.  Nilai-nilai mulia itu mesti terintegrasi dengan nilai-nilai sosial di masyarakat agar mereka memahami bahwa nilai Islam "sejalan" dengan nilai kemanusiaan. Hadirnya agama merupakan solusi yang dinantikan oleh zaman di dalam membantu pemecahan masalah yang berarti. Penafsiran ulang narasi agama menjadi niscaya agar maksud yang terkandung dari misi agama tersampaikan. Masalah muncul manakala ada ambivalensi di antara keduanya. Narasi agama dan maksudnya seolah semacam "jauh panggang dari api".  Tulisan ini bertujuan untuk menemukan ambivalensi dakwah sehingga potret dakwah ke depan lebih partisipatoris. Melalui pendekatan hermeneutis-historis-fenomenologis, yakni mengurai problematika dakwah secara tektual-kontekstual berdasarkan dinamika yang terjadi, maka diharapkan terurainya ambivalensi itu dapat membantu diformulasikannya model dakwah partisipatoris yang humanistik. Adapun implikasi  dari kajian  ini adalah membangun tatanan suatu masyarakat di dalam memahami narasi agama yang kontekstual dan memiliki kesadaran beragama yang humanis. Every Muslim human being is God's "marketing". Conveying Islamic values in an era of disruption is a challenging matter, apart from requiring the ability to adapt to the current developments, it also requires a unified vision and mission, or integrative words and actions, so that the aims and objectives of da'wah are conveyed properly. These noble values must be integrated with social values in society so that people understand that Islamic values are "in line" with human values. The presence of religion is a solution that has been long awaited in helping to solve significant problems. Reinterpretation of religious narratives is necessary so that the intentions contained in the religious mission are conveyed. Problems arise when there is ambivalence between the two. Religious narratives and their intentions seem to fall short of their purpose. This paper aimed to find the ambivalence of da'wah so that the future portrait of da'wah is more participatory. Through a hermeneutical-historical-phenomenological approach, namely analyzing the problems of da'wah textually-contextually based on the existing dynamics, it is hoped that dissolving this ambivalence can help formulate a humanistic participatory da'wah model. The implications of this study are to build the order of a society by understanding contextual religious narratives and having a humanist religious awareness. 
Teori sosial kognitif dan relevansinya bagi pendidikan di Indonesia Ningsih, Eka Fitria
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 23 No. 1 (2023): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v23i1.29307

Abstract

Teori pendidikan digunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan pendidikan. Teori ini yang digunakan tidak lepas dari kebutuhan dan tujuan pendidikan yang akan dicapai. Revolusi industri 4.0 sebagai era disrupsi yang ditandai dengan internet of things menjadikan teknologi sebagai hal yang utama dalam kehidupan. Pada era ini tentunya tidak hanya keterampilan dalam penggunaan teknologi saja yang dibutuhkan. Terdapat aspek lain yang penting untuk dimiliki dalam menghadapai era ini. Artikel ini mendeskripsikan tentang pemaparan kritis mengenai relevansi teori sosial kognitif pada era revolusi industri 4.0 di Indonesia. Kompetensi yang dibutuhkan dalam mengahadapi revolusi industry 4.0 dipaparkan berdasarkan hasil PISA.Educational theory is used as a basis for the implementation of education. This theory is fundamental to the desired needs and educational goals. The industrial revolution 4.0 as an era of disruption marked by the internet of things, puts technology at a core of human life. Of course, in this era, skills in using technology are not the only ones needed. The other aspects are as important to have in dealing with this era. This article described a critical presentation of the relevance of cognitive social theory in the era of the Fourth Industrial Revolution in Indonesia. The competencies needed to face the Industrial revolution 4.0 were described based on the results of PISA.

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 2 (2025): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 25 No. 1 (2025): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 24 No. 2 (2024): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 24 No. 1 (2024): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 23 No. 2 (2023): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 23 No. 1 (2023): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 22 No. 2 (2022): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 22 No. 1 (2022): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 21 No. 2 (2021): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 21 No. 1 (2021): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 20 No. 2 (2020): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 20 No. 1 (2020): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 19 No. 2 (2019): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 19 No. 1 (2019): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 18 No. 2 (2018): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 18 No. 1 (2018): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 17 No. 2 (2017): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 17 No. 1 (2017): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 16 No. 1 (2016): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 15 No. 1 (2015): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 14 No. 1 (2014): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 13 No. 1 (2013): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 12 No. 1 (2012): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 11 No. 1 (2011): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 10 No. 1 (2010): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 9 No. 1 (2009): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 8 No. 1 (2008): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 7 No. 1 (2007): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol 6, No 1 (2006): Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum More Issue