cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+62331336728
Journal Mail Official
pengabdianipteks@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS
ISSN : 25275216     EISSN : 2528116X     DOI : https://doi.org/10.32528/jpmi
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 96 Documents
Bimbingan Shalat Untuk Meningkatkan Kesehatan Bagi Ibu-Ibu Lansia Risdiani; Gigih Setianto; Yuni Sandra Pratiwi; Marshanda Salasabila Malinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i2.553

Abstract

Manusia di ciptakan Allah SWT dalam bentuk yang sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Adapun tujuan penciptaan manusia tidak lain hanyalah untuk beribadah dan mengabdi kepada Allah SWT. Salah satu bentuk pengabdian seorang hamba adalah shalat. Ibadah shalat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, sehat ataupun sakit, muda ataupun tua, sehingga lansia pun berkewajiban untuk tetap menjalankan ibadah shalat. Oleh karenanya dalam agama Islam, shalat menempati posisi kunci dalam ibadah Mahdlah dan kunci manusia dalam meraih kebaikan. Shalat juga memiliki manfaat bagi kesehatan jasmani. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan tentang pelaksanaan ibadah shalat dan meningkatkan kesehatan bagi lansia pada Ibu-ibu ‘Aisyiyah Ranting Karangjati, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Sebelum dimulainya kegiatan, responden mengisi lembar pre test dan sesudah kegiatan mengisi lembar post test. Metode yang digunakan adalah bentuk pelatihan berupa bimbingan. Hasil yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah terlaksananaya ibadah shalat sesuai dengan tuntunan ajaran agama Islam, khususnya bagi ibu-ibu lansia di ‘Aisyiyah Ranting Karangjati dan masyarakat pada umumnya. Kata kunci: Bimbingan, Shalat, Lansia
Fasilitasi Pembuatan Media Komunikasi Digital sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Politik Warga Ferri Wicaksono; Indah Tri Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.561

Abstract

Demokrasi semakin menuntut warga masyarakat untuk turut serta berpartisipasi dalam konteks pengambilan keputusan politik. Era digital membuka ruang baru dalam menciptakan media komunikasi berbasis digital untuk mengefektifkan partisipasi politik warga. Program pengabdian masyarakat ini akan berlokasi di RW. 34 Padukuhan Banjeng, Kanoman, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan utama mitra yakni belum tersedianya media komunikasi digital untuk mengelola aspirasi politik warga RW. 34. Permasalahan tersebut dipertegas dengan kondisi sebagai berikut: 1). Minimnya dokumentasi data aspirasi politik warga RW. 34; dan 2). Terbatasnya akses penyampaian aspirasi warga berkaitan dengan jarak ruang dan waktu. Untuk menyelesaikan permasalahan mitra tersebut, maka pengusul akan menggunakan metode pendampingan dan sosialisasi. Adapun kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan pengusul bersama dengan mitra antara lain: 1). Fasilitasi pembuatan media komunikasi digital untuk penyampaian aspirasi warga RW. 34 dengan media google form; 2). Sosialisasi media komunikasi digital dengan media poster cetak dan digital; 3). Pendampingan pengelolaan data aspirasi yang bersumber dari media google form, dan 4) Monitoring dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Capaian hasil pengabdian masyarakat ini antara lain: 1) Tersedianya media komunikasi digital “Kotak Saran Warga Banjeng RW. 34” dengan media google form, 2) Tersampaikannya hasil pembuatan google form kepada Ketua RW. 34, 3) Tersedianya QR link untuk akses media komunikasi digital “Kotak Saran Warga Banjeng RW. 34”, 4) Tersedianya poster digital “Solusiku” dan tersampaikan kepada Ketua RW. 34, 5) Tersedianya 10 poster cetak “Solusiku” dan tersampaikan kepada Ketua RW. 34, 6) Tersampaikannya tutorial pengelolaan google form media komunikasi digital “Kotak Saran Warga Banjeng RW. 34” kepada Ketua RW. 34, 7) Meningkatnya kemampuan Ketua RW. 34 didalam pengelolaan masukan warga yang disampaikan melalui google form media komunikasi digital “Kotak Saran Warga Banjeng RW. 34”, dan 8) Meningkatnya partisipasi warga dalam menyampaikan masukan melalui https://bit.ly/SaranUntukBanjengRW.34 . Dari hasil rekapitulasi data google form, teridentifikasi 13 masukan.
BOXSING Inovasi Produk Penyedap Bau Tak Sedap Pada Kamar Mandi Apriliya Feronica; Eka Fatma Yuli Tantri; Fitri Nuraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.565

Abstract

Kamar mandi merupakan tempat melakukan ekskresi (mengeluarkan zat sisa 1amphlet1g). Menurut Wordl Economic Forum, kualitas kamar mandi di Indonesia berada pada peringkat 34 dari 144 negara yang diamati. Masalah sanitasi yang akhirnya menyebabkan udara pengap dan mengakibatkan bau tidak sedap di kamar mandi menjadi masalah mendasar yang di keluhkan masyarakat. Salah satu produk yang kerap digunakan adalah kamper, kamper dapat menimbulkan efek yang berbahaya bagi kesehatan. Ini disebabkan seiring berkembangan zaman pohon kamper Untuk itu penulis mencari solusi yang tepat dengan membuat produk ramah lingkungan dari bahan alami tanaman sirih gading (Epipremnum aureum), sirih gading mampu menyerap bau tidak sedap dan racun disekitarnya. Dalam penelitian sirih gading mampu menyerap polutan karbon monoksida (CO) yang dapat teroksidasi di udara menjadi CO2 sebesar 32,58%. Metode pelaksanaan dimulai dari persiapan produksi meliputi menentukan nama merk produk, membuat logo produk, desain kemasan, volume produksi serta penentuan harga pokok produksi. Tahap metode pelaksanaan selanjutnya yaitu manajemen usaha yang mencakup pemasaran baik secara offline dan online. Inovasi produk Boxsing sebagai produk pengharum dan penyerap bau tak sedap pada ruangan khsuusnya kamar mandi terdapat 3 ukuran sesuai efektifitas ruangan. Produk ini terbuat dari campuran bahan alami yang aman digunakan dalam jangka waktu lama serta tidak menimbulkan efek sampung bagi kesehatan ataupun lingkungan
Sosialisasi Upaya Hukum dan Literasi Keuangan Digital sebagai Solusi Hadapi Pinjaman Online Ilegal Aris Yuni Pawestri; Asti Bhawika Adwitiya; Wahyu Ramadani
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.650

Abstract

Seiring dengan penetrasi penggunaan media sosial di berbagai lapisan masyarakan, potensi paparan informasi yang bersifat membahayakan seperti pinjaman online illegal semakin tinggi. Ibu-ibu sebagai konsumen aktif media sosial rentan menjadi korban pinjaman online illegal. Pemahaman mengenai literasi keuangan digital sangat diperlukan untuk mengantisipasi dampak buruk dari informasi-informasi tersebut. Hal ini perlu ditanamkan sebagai faktor protektif terhadap risiko pinjaman online ilegal. Pinjaman online ilegal dapat mengancam masyarakat dalam bentuk kemiskinan dan menghambat pertumbuhan ekonomi lingkungan tersebut. Menjawab tantangan tersebut, dilakukanlah Pengabdian kepada Masyarakat (PkMS) dengan tema sosialisasi upaya hukum dan literasi keuangan digital sebagai solusi hadapi pinjaman online illegal. Metode yang digunakan adalah sosialisasi kepada pengurus dan anggota kelompok perkumpulan Dasawisma di Kabupaten Jember dengan model pembelajaran kontekstual yang meliputi tema Upaya Hukum dan Sosialisasi Literasi Keuangan Digital. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, anggota Dasawisma yang telah mengikuti sosialisasi ini mendapatkan peningkatan wawasan terkait dengan bahaya pinjaman online ilegal sehingga diharapkan dapat menjadi faktor protektif bagi diri sendiri dan keluarganya untuk menghindari risiko tersebut.
Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Pada Generasi Milenial Dengan Melakukan Recycle Sampah Kertas Musarofa Musarofa; Yuvita Dian Siswanti; Bella Pitaloka; Adinda Setya Maulinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.651

Abstract

Sampah kertas merupakan salah satu sampah yang banyak dihasilkan dari kegiatan perkantoran, rumah tangga maupun kegiatan akademik. Sumber penghasil sampah kertas didominasi oleh kegiatan akademik, hal tersebut dikarenakan kegiatan akademik berhubungan langsung dengan kertas. Limbah kertas menjadi salah satu masalah yang serius bagi bumi ini (Arfah.,2017). Recycle atau daur ulang sampah kertas menjadi produk yang bernilai lebih menjadi salah satu solusi dari bebrapa permasalahan lingkungan yang terjadi pada saat ini. Mendaur ulang kertas membantu pemerintah dalam program penanggulangan sampah. dalam prosesnya perlu adanya kerja sama dari berbagai pihak dan elemen masyarakat. Perlu adanya pengenalan keterampilan, pemahaman dan bimbingan mengenai pentingnya pemanfaatan sampah kertas kepada generasi milenial. Generasi milenial merupakan generasi perubahan, Generasi ini sangat kaya akan ide kreatif dan inovatif. Berbagai informasi yang mudah diakses,membuka pikiran tentang pentingnya sesuatu yang terbarukan, unik, menarik dan berdaya saing.(Hardika dkk.,2018). Dikarenakan sasaran utama kegiatan ini adalah generasi milenial maka pengabdian bekerjasama dengan karang taruna untuk merealisasikan kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan PkM ini menggunakan metode demosntrasi dan pelatihan secara langsung. Hasil dari PkM ini adalah para peserta dapat memahami bahwasannya sangat penting menjaga lingkungan dan memanfaatkan kembali limbah yang telah dihasilkan (kertas) secara kreatif dengan mudah untuk menjadi kertas baru yang bermanfaat dan berniali jual serta menjadikannya sebagai peluang usaha yang menjanjikan kedepannya.
Pendampingan Program Tilik Desa (Persidangan Online Di Desa) Untuk Perangkat Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember Ahmad Suryono; Kukuh Pribadi; Ery Alidafi Mukhtar
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.652

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mengubah lanskap segala bidang tidak termasuk layanan di bidang hukum, khususnya dunia peradilan. Hal ini ditambah dengan datangnya pandemi Covid-19 yang memaksa semua lini untuk adaptif dan menerima kehadiran teknologi informasi sebagai salah satu media dalam pelayanan publik. Salah satu jenis persidangan perdata yang bersifat voluntary adalah sidang permohonan, dimana tidak ada pihak dan sengketa di dalamnya, sehingga termasuk dalam kategori persidangan ringan dan relatif mudah dalam pembuktiannya. Salah satu jenis sidang permohonan yang masuk dalam kategori tersebut adalah permohonan perubahan nama, dimana secara substantif tidak ada yang berubah dari nama, hanya saja ada huruf, suku kata dan/atau frase yang salah atau tidak tepat. Jenis perkara ini termasuk perkara yang sederhana dan mudah pembuktiannya namun signifikan dampaknya terutama dalam hal pemohon memiliki kepentingan keperdataan yang memerlukan kesamaan identitas, seperti keperluan umrah, haji, identitas usaha, dan lain-lain. Pengadilan Negeri Jember memiliki terobosan untuk mempermudah urusan merubah nama dengan melakukan sidang secara online di desa, dimana sebelumnya pemohon wajib datang ke Pengadilan Negeri Jember setidaknya 5 sampai 8 kali. Terobosan tersebut dinamakan program TILIK DESA, dimana program dapat membantu memudahkan dan mempersingkat proses pencari keadilan yang secara geografis berjauhan lokasinya dengan Pengadilan Negeri Jember.
Edukasi Pedoman Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) Kesehatan Reproduksi Fase Pra Krisis Kesehatan Pada Perempuan Pengrajin Genteng Siti Kholifah; Resti Utami; Alfia Indah Juwita; Dayinta Wintang Rukmi; Aliyah Ratnaning Palupi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.653

Abstract

Edukasi tentang PPAM kesehatan reproduksi pada fase pra krisis merupakan penyiapan perempuan jika saat terjadi bencana perempuan dapat terpenuhi kebutuhan akan Kesehatan reproduksi meskipun fasilitas pelayanan kesehatan tidak berfungsi atau akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi sulit terjangkau oleh perempuan yang terdampak. Pemberian edukasi pada perempuan terutama tentang PPAM merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan guna mengurangi risiko kesakitan dan kematian kelompok rentan kesehatan reproduksi jika terjadi bencana. Mengingat sasaran PPAM adalah masyarakat yang merupakan kelompok rentan kesehatan reproduksi yaitu bayi baru lahir, ibu hamil, ibu bersalin, ibu pascapersalinan, ibu menyusui, anak perempuan, remaja dan wanita usia subur. Adapun metode yang telah dilakukan adalah edukasi penerapan PPAM, pemberdayaan mitra, dan keberlanjutan program, antara lain: 1) tahap persiapan; 2) tahap edukasi PPAM; 3) tahap evaluasi pelaksanaan edukasi PPAM. Hasil edukasi PPAM adalah adanya peningkatan yang signifikan terkait pengetahuan perempuan pengrajin genteng tentang PPAM. Hendaknya peran serta dinas terkait, BPBD, perangkat desa dan tokoh masyarakat dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan siaga bencana.
Pelatihan Pembuatan Abon Ikan Lele Untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat Di Desa Plalangan Kec. Kalisat Kab. Jember Fefi Nurdiana Widjayanti; Trias Setyowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.654

Abstract

Ikan lele banyak dibudidayakan masyarakat dan dipilih atas dasar pertimbangan waktu panen yang jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan Ikan konsumsi lainnya. ikan ini memiliki nilai ekonomis, mudah dipelihara karena termasuk ikan budidaya yang memiliki pertumbahan cepat, bisa tumbuh dan berkembang pada kondisi lingkungan dengan kepadatan tinggi dan minum air serta tahan terhadap penyakit. Permasalahan yang ditemukan (1) belum ada produksi abon ikan lele padahal peluang bisnisnya sangat besar (2) belum mempunyaai pengetahuan tentang cara pembuatan abon ikan lele. Oleh karena itu, Metode pendekatan yang ditawarkan untuk meyelesaikan persoalan mitra maka dengan memberikan bantuan pelatihan tentang cara pembuatan abon ikan lele, adapun tahapan pelaksaan kegiatan adalah : (a) Sosialisasi program pengabdian masyarakat; (b) Persiapan prakondisi sosial, yakni penguatan kegiatan produksi abon ikan lele pada mitra (c) Pelaksanaan program dengan memberikan penyuluhan (d) pendampingan mitra (e) penyuluhan tentang kemasan produk dan labelisasi kemasan (f) pelatihan sistem pemasaran yang didukung oleh lembaga terkait yaitu Perguruan Tinggi (Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Jember); (g) Pemantauan, evaluasi dan pelaporan, pelatihan laporan keuangan sederhana. Luaran dari kegiatan ini antara lain publikasi artikel ilmiah di Jurnal Nasional yang sudah terakreditasi Sinta yaitu di Jurnal LPPM UM Jember dan artikel di Media Elektronik nasional Berita Bangsa, perbaikan ketrampilan pengolahan produk dan pengemasan serta pemasaran yang dikembangkan untuk meningkatkan perilaku pembelian ulang konsumen. Luaran tambahan video kegiatan.
Penggunaan Limbah Kotoran Sapi Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Pupuk Organik Cair Sri Hartatik; Slameto Slameto; Mohammad Ubaidillah; Parawita Dewanti; Abdul Jalil
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.655

Abstract

Desa Purwoasri kecamatan Gumukmas kabupaten Jember memiliki luas wilayah sebesar 3092,34 km2. Sebagian besar penduduk memiliki mata pencaharian sebagai petani dan peternak. Pemenuhan kebutuhan pupuk bagi petani desa Purwoasri Gumukmas sering terkendala oleh langkanya ketersediaan pupuk pada waktu diperlukan. Di sisi lain, limbah kotoran sapi menumpuk karena tidak termanfaatkan dan dapat menjadi penyebab utama polusi lingkungan. Dengan demikian upaya pemahaman dan peningkatan kemampuan petani dalam memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik melalui penyuluhan dan pelatihan merupakan satu upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di desa Purwoasri. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan melalui kerja sama antara peneliti, mahasiswa KKN dan PPL kecamatan Gumukmas. Pembuatan pupuk organic cair (POC) dilakukan dengan bahan dasar kotoran sapi yang dicampur dengan bahan lainnya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa petani desa Wonoasri sangat antusias untuk membuat POC dari limbah kotoran sapi yang selama menumpuk di halaman. Warga selanjutnya juga menginginkan desa Purwoasri sebagai desa binaan Universitas Jember
Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Kopi Di Kelompok Tani Gunung Karang Desa Bulusari Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi Sefri Ton; Dony Setya Wijaya; Mashudi Mashudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.656

Abstract

Kopi Bulupayung merupakan merek dagang produk hasil Kelompok Tani Gunung Karang di Desa Bulusari. Kopi bubuk berkemasan plastik dengan label stiker dinilai kurang menarik. Tujuan pengabdian yaitu menciptakan kemasan kopi bulupayung yang memberikan daya tarik konsumen dan memberikan pelatihan pembuatan kopi herbal guna menciptakan produk kopi yang lebih variatif di Kelompok Tani Gunung Karang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian meliputi: (1) Sosialisasi kegiatan pengabdian; (2) Desain kemasan kopi yang sesuai tren; (3) Pelatihan pembuatan produk kopi herbal instan; (4) Evaluasi dan monitoring kegiatan. Hasil dari pengabdian ini masyarakat memperoleh ilmu pengetahun dan ketrampilan mengolah kopi herbal. Hal ini dikarenakan ada pendampingan selama setelah program pelatihan. Produk kopi herbal menjadi varian baru untuk kopi bulupayung. Selain itu ada inovasi baru kemasan kopi bulupayung dengan menggunakan standing pouch. Kemasan dilengkapi valve yang sesuai karakter kopi olahan kekinian. Kesimpulan dari program ini adalah menghasilkan produk kopi herbal dalam kemasan dan inovasi kemasan baru yang dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Page 2 of 10 | Total Record : 96