cover
Contact Name
I Gede Dharman Gunawan
Contact Email
dharman.gunawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dharman.gunawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan G Obos x Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Indonesia
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Tampung Penyang: Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Hindu
Core Subject : Religion, Social,
Tampung Penyang: Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Hindu merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel konseptual dan artikel penelitian terkait dengan ilmu Agama Hindu dan Budaya Hindu yang diterbitkan oleh Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya.
Articles 78 Documents
Wayang Lemah Dalam Upacara Atma Wedana: Visualisasi, Tuntunan, Dan Penyucian Jiwa Agung Adi; I Made Sudarsana; I Gusti Agung Darmawan
Tampung Penyang Vol 22 No 2 (2024): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v22i2.1344

Abstract

Upacara Atma Wedana (AW) merupakan ritual sakral yang dimaksudkan untuk menyucikan atma (jiwa) setelah kematian dan membimbingnya menuju alam spiritual yang lebih tinggi. Wayang Lemah (WL) berperan penting dalam proses tersebut dengan menceritakan kisah Bima Swarga tentang perjalanan atma, menggambarkan perjuangan heroik Bima di alam kematian sebagai penuntun dan penyucian atma. Artikel ini membahas peran WL dalam Upacara AW sebagai sarana visualisasi, penuntun spiritual, dan penyucian atma. Untuk memahami fungsi simbolik WL, penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskritif. Pengumpulan data dilakukan melali wawancara mendalam dengan dalang dan pemangku (rohaniawan Hindu Bali). Melakukan analisis pada dokumen kisah Bima Swarga dan ritual AW. Fokus penelitian terletak pada tiga dimensi utama, yaitu, visualisasi atma melalui simbol-simbol dalam pertunjukkan WL; peran WL sebagai penuntun spiritual bagi sang atma; dan peran WL sebagai penyucian atma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WL tidak hanya berfungsi sebagai media ritual, tetapi juga membantu orang belajar tentang spiritualitas. WL dalam AW tidak hanya mempertahankan tradisi keagamaan Hindu tetapi juga mengajarkan nilai-nilai spiritual dan pendidikan melalui visualisasi perjalanan atma. Selain itu, WL berfungsi sebagai penuntun dan penyuci atma, memastikan bahwa jiwa mencapai keadaan spiritual yang lebih tinggi sesuai ajaran Hindu.
Efektivitas Aplikasi Śiva Purāṇa dalam Perkuliahan Mata Kuliah Purāṇa di IAHN Tampung Penyang Palangka Raya I Ketut Agus Muliana
Tampung Penyang Vol 22 No 2 (2024): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v22i2.1363

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan aplikasi Śiva Purāṇa dalam pembelajaran mata kuliah Purāṇa di IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Aplikasi ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan referensi di institusi tersebut dengan menyediakan akses lengkap ke teks Pur??a. Menggunakan metode kuantitatif, penelitian melibatkan 37 mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu, dan data dikumpulkan melalui kuesioner online lalu dianalisis menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi Śiva Purāṇa secara keseluruhan mendapat penilaian "Sangat Baik" dengan persentase 80,97%, mengindikasikan efektivitas yang tinggi dalam berbagai aspek. Aplikasi ini dinilai sangat baik dalam kemudahan penggunaan, aksesibilitas, kontribusi dalam perkuliahan, dan efisiensi biaya, kemampuan menggantikan buku fisik, kejelasan dan validitas, serta akan direkomendasikan kepada teman dan kerabat. Namun, penilaian cukup baik diberikan dalam aspek minimnya kerusakan,kelengkapan fitur, dan kompabilitas yang menunjukkan adanya ruang untuk pengembangan lebih lanjut. Dengan demikian, aplikasi Śiva Purāṇa berfungsi efektif dalam memperkaya perkuliahan mata kuliah Purāṇa . Aplikasi ini dapat memberikan solusi inovatif untuk kendala sumber daya, dan berkontribusi positif pada kualitas pendidikan di IAHN Tampung Penyang Palangka Raya.
Nilai Kearifan Lokal Batang Haring dalam Pariwisata dan Budaya Kalimantan Tengah Ni Nyoman Ayu Wilantari; Made Safitri
Tampung Penyang Vol 22 No 2 (2024): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v22i2.1372

Abstract

Indonesia's rich natural and cultural resources make tourism a strategic sector for the economy. However, challenges in environmental preservation and local culture need to be faced. The potential of Batang Haring values as local wisdom of Dayak people in Central Kalimantan can be used as a foundation for sustainable tourism development. This research uses the literature method to explore the philosophy of Batang Haring, which includes harmonizing the relationship between humans, God, and nature. These values are expected to be integrated in tourism practices, thus not only attracting tourists but also maintaining cultural and environmental sustainability. The results show that by applying the values of Batang Haring, Central Kalimantan tourism can develop sustainably, provide economic benefits, and preserve local cultural identity.
Penerapan Gamifikasi Dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi Untuk Pendidikan Agama Hindu Ni Putu Eka Merliana
Tampung Penyang Vol 22 No 2 (2024): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v22i2.1387

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguraikan penerapan pendekatan gamifikasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Fokus utama dari kajian ini adalah perilaku gamifikasi yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama dalam memahami ajaran spritual, nilai-nilai serta etika agama Hindu. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur dengan menganalisa berbagai sumber seperti buku, artikel, prosiding, jurnal baik itu nasional maupun internasional. Data dianalisa secara sistematik untuk mengidentifikasi hubungan yang relevan dengan fenomena yang diteliti. Hasil kajian ini menunjukan bahwa implementasi gamifikasi dapat dilakukan dengan mengintegrasikan elemen-elemen game ke dalam e-learning yang memuat materi yang berkaitan dengan pendidikan agama Hindu. Strategi ini menjadikan pembelajaran menjadi lebih menarik yang akan memberikan pengaruh terhadap keterlibatan, motivasi, kesenangan, kolaborasi serta keterampilan yang mana memberikan kontribusi terhadap hasil belajar yang diukur dengan tiga dimensi yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Kajian ini memberikan landasan teori dan strategi praktis untuk mengintegrasikan gamifikasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu.
Media Pembelajaran Audio Visual Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Putu Wisnu Saputra; I Made Pustikayasa; I Gede Dharman Gunawan; Niwayan Sukraini; I Komang Mertayasa; Putu Cory Candra Yhani; Raisa Vienlentia
Tampung Penyang Vol 22 No 2 (2024): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v22i2.1388

Abstract

Era digital ini penggunaan media pembelajaran audio visual dalam pembelajaran telah menjadi salah satu trend yang banyak diaplikasikan untuk memfasilitasi peningkatan pemahaman peserta didik. Pengajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media pembelajaran audio visual dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada pembelajran pendidikan agama Hindu. Pendidikan agama Hindu memegang peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter, moral dan pemahaman spiritual peserta didik. Namun kompleksitas materi acap kali menjadi tantangan tersendiri bagi pendidik. Seiring dengan perkembangan teknologi, media audio visual muncul sebagai upaya solutif dalam proses pembelajaran. Media audio visual mampu mengintegrasikan unsur audia dan visual secara simultan sehingga materi yang bersifat kompleks dapat tersampaikan dengan lebih menarik, interaktif, serta mudah dipahami oleh peserta didik. Hasil pengajian dari literature review menunjukkan media audio visual mampu meningkatkan pemahaman, partisipasi aktif peserta didik, dan hasil belajar peserta didik. Penggunaan media audio visual ini juga mampu memperkuat struktur kognitif peserta didik dengan menyajikan materi secara konkret seperti kehidupan nyata peserta didik. Kata Kunci : Media Pembelajaran Audio Visual, Pemahaman Siswa, Pendidikan Agama Hindu
Open Educational Resources Berbasis Google Sites Sebagai Penguatan Pendidikan Agama Hindu I Made Pustikayasa; Ketut Mertayasa
Tampung Penyang Vol 22 No 2 (2024): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v22i2.1390

Abstract

Pada era teknologi, pendidik dituntut untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung proses pembelajaran. Hal ini sejalan dengan karakteristik pembelajar masa kini yang dapat mengakses pengetahuan dari berbagai sumber, termasuk internet. Salah satu sumber belajar daring yang signifikan adalah Open Educational Resources (OER), yaitu sumber belajar terbuka yang dapat diakses oleh siapa saja. Namun demikian, implementasi OER di institusi pendidikan belum merata, khususnya dalam pembelajaran agama Hindu di tingkat pendidikan dasar. Salah satu platform yang dapat dimanfaatkan pendidik sebagai media pembelajaran berbasis OER adalah Google Sites. Platform ini memungkinkan pendidik untuk menyajikan materi pembelajaran agama Hindu dalam bentuk pembelajaran interaktif dan menarik, seperti video pembelajaran dan evaluasi daring. Pemanfaatan Google Sites bertujuan untuk memperkuat pendidikan agama Hindu yang telah diajarkan di kelas, sekaligus menanamkan pemahaman keagamaan yang mendalam, guna membentuk karakter peserta didik yang berbudi luhur. Namun, pengembangan konten pembelajaran melalui Google Sites memerlukan kompetensi teknis dan pedagogis yang memadai agar dapat memenuhi kebutuhan peserta didik dengan gaya belajar yang beragam. Oleh karena itu, pendidik perlu memahami prinsip-prinsip desain pembelajaran digital untuk mengoptimalkan penggunaan Google Sites sebagai sumber belajar terbuka yang efektif.
Falsafah Huma Betang: Sumbangsih Karakter Unggul Masyarakat Dayak Ngaju bagi Indonesia Josep Arianto
Tampung Penyang Vol 23 No 2 (2025): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v23i2.1443

Abstract

Huma betang merupakan warisan yang sangat berharga. Huma Betang tidak hanya merupakan rumah adat suku Dayak Ngaju di Kalimantan tengah yang berguna sebagai tempat tinggal saja, melainkan ada nilai-nilai filosofis di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter unggul yang terbentuk oleh nilai-nilai filosofis Huma Betang dalam relevansi dengan kehidupan masyarkat Indonesia. Data diperoleh menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Huma Betang memiliki nilai-nilai filosofis yang kemudian membentuk karakter masyarakat Dayak Ngaju. Karakter unggul masyarakat Dayak Ngaju sanga relevan dan harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia. Kehidupan di Huma Betang merupakan suatu kehidupan yang ideal dalam kehidupan bernegara.
Relevansi Nyaya Darsana dalam Pengembangan Logika Berpikir Mahasiswa di Era Modern Wayan Sri Diana; Nopia Santika; Hendro Hendro; Lisa Liyani; Putu Wisnu Saputra
Tampung Penyang Vol 23 No 1 (2025): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v23i1.1446

Abstract

Nyaya Darsana dalam agama hindu merupakan salah satu sistem filsafat yang biasa disebut darsana, darsana dapat diartikan sebagai penglihatan atau pandangan. Darsana memiliki beberapa aliran filsafat yang disebut dengan sad darsana yang termasuk kedalam kelompok astika artinya sebuah sitem filsafat yang mengakui otoritas veda. Sad darsana memiliki bagian diantaranya ada nyaya darsana, Waisesika darsana, Samkhya darsana, Yoga darsana, Mimamsa darsana, dan Wedanta darsana. Nyaya darsana merupakan salah satu bagian dari sad darsana yang ilmu menekan pada aspek logika berfikir. Di era modern saat ini banyak beredar informasi-informasi hoaks di dunia maya yang mengancam berbagai kalangan salah satunya adalah kalangan mahasiswa, oleh sebab itu fokus dari tulisan ini mengenai permasalahan diatas adalah melihat bagaimana relevansi nyaya darsana dalam meningkatkan kemampuan logika berfikir mahasiswa di era modern. Tulisan ini menggunakan metode literatur untuk mengupas permasalahannya. Hasil dari tulisan ini menemukan bahwa ajaran nyaya darsana masih relevan di era modern yaitu ilmu diskusi (Vāda-vidyā) dan ilmu debat (Tarkavidyā).
Makna dan Fungsi Balai Antang Menurut Kepercayaan Umat Hindu atau Hindu Kaharingan Di Desa Petuk Liti Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau Sri Kayun
Tampung Penyang Vol 23 No 1 (2025): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v23i1.1450

Abstract

Indonesia yang dimana mengakui ada enam agama yang dimana adalah Islam, Kristen Katolik, Budha, Hindu dan konghucu. Umat Hindu Kaharingan menggunakan atau prakteknya untuk mewujudkan atau melaksanakan dari ajaran agama yang dimaksud, seperti yang tertuang didalam isi dari Kitab Suci Panaturan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Makna dan Fungsi Balai Antang Menurut Kepercayaan Umat Hindu atau Hindu Kaharingan Di Desa Petuk Liti Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau. Metode Penelitian dengan Teknik wawancara yang dilakukan kepada Basir/Rohaniawan, Tokoh-Tokoh Keagamaan dan Umat Hindu Kaharingan. Kata Kunci : Makna, Fungsi Balai Antang, Hindu Kaharingan
Perpustakaan sebagai Pusat Pengetahuan: Literature Review Konsep Belajar dalam Bhagavad Gita I Gusti Ayu Ketut Yuni Masriastri
Tampung Penyang Vol 23 No 1 (2025): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v23i1.1473

Abstract

Perpustakaan telah berevolusi dari sekadar tempat penyimpanan buku menjadi pusat pengetahuan yang dinamis, memainkan peran penting dalam pendidikan, informasi, penelitian dan pelestarian budaya. Bhagavad Gita yang merupakan teks suci agama Hindu menawarkan wawasan mendalam tentang konsep belajar, pengetahuan (jnana) dan kebijaksanaan melalui jalan karma yoga, jnana yoga dan bhakti yoga. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi persimpangan konseptual antara peran perpustakaan modern dan konsep belajar dalam Bhagavad Gita. Metode yang digunakan yaitu studi literatur dengan menganalisis artikel jurnal akademik dan buku. Penelitian ini mengidentifikasi antara fungsi perpustakaan dalam memfasilitasi akses informasi (sravanam) dan mendukung refleksi (manana) dengan tahapan awal jnana yoga. Penelitian ini juga menganalisis potensi perpustakaan untuk memperluas perannya dari penyedia pengetahuan duniawi (apara vidya) menjadi fasilitator kebijaksanaan dan pemahaman diri (para vidya) serta relevansi kerangka etika Bhagavad Gita (dharma dan nishkama karma) bagi praktik dan manajemen perpustakaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan Bhagavad Gita dapat memperkaya konsep perpustakaan sebagai pusat pengetahuan, menawarkan landasan filosofis untuk layanan yang lebih holistik dan transformatif.