cover
Contact Name
Febri Adi Prasetya
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6282135809779
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Perum. Bumi Pucanggading, Jln. Watunganten 1 No 1-6, Kelurahan Batursari, Mranggen , Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah, 59567
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan
ISSN : 28090403     EISSN : 28090268     DOI : 10.55606
Core Subject : Education,
Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial dan studi budaya. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan diterbitkan 3 kali setahun: Januari, Mei dan September. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah Anda.
Articles 408 Documents
Kajian Hukum Tentang Penyalahgunaan Status Kepemilikan Atas Tanah di Tinjau dari UU No 5 Tahun 1960 (Tentang UUPA)
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6071

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana pengaturan Hukum Positif Di Indonesia terhadap Status Kepemilikan Tanah. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan studi pustaka sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan status kepemilikan tanah terjadi karena lemahnya pengawasan dan pemahaman hukum, sehingga memicu konflik agraria. Pembahasan menggarisbawahi perlunya penegakan hukum yang tegas dan sosialisasi UU UUPA untuk mencegah penyalahgunaan tersebut demi terciptanya keadilan dan kepastian hukum dalam pengelolaan tanah.
Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Perkosaan di Indonesia
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan hukum korban dalam tindak pidana perkosaan serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada korban di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta ditunjang oleh analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban perkosaan seringkali mengalami reviktimisasi baik dalam proses hukum maupun dalam kehidupan sosial. Perlindungan hukum terhadap korban tidak hanya mencakup aspek hukum formal, tetapi juga perlindungan psikis, medis, dan sosial. Pembahasan menegaskan pentingnya penerapan undang-undang yang responsif serta peran aparat penegak hukum dalam memberikan jaminan keadilan dan pemulihan menyeluruh bagi korban.
Tinjauan Kriminologis Terhadap Descructive Fishing dalam Penangkapan Ikan di Wilayah Perairan Pulau Kodingareng
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6085

Abstract

This study aims to identify and analyze the criminogenic factors that contribute to destructive fishing practices in the waters of Kodingareng Island, as well as to examine the strategies used to address this issue. The research employs an empirical approach by collecting primary data from investigators of the South Sulawesi Marine and Air Police Unit, offenders, and local communities, along with secondary data consisting of relevant legislation and previous studies. The findings show that most fishers work as papekang, papattek, and pagae, with highly unstable income levels. Patron–client relationships between punggawa, juragan, and pagae place fishers under significant production pressure, while access to explosives and mainland supply networks remains readily available. Perceptions of low legal risk due to limited maritime patrols, combined with maritime work values and cultural interpretations of the sea as a livelihood space, reinforce these practices within certain groups. Efforts to combat destructive fishing are ineffective when relying solely on law enforcement. Strengthened patrols, improved evidentiary processes, and enhanced inter-agency coordination must be integrated with non-penal strategies such as economic empowerment, accessible capital, environmental education, and community-based social capital reinforcement. Synergy between penal and non-penal policies provides a foundation better aligned with the social dynamics and geographical characteristics of Kodingareng.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Stres pada Mahasiswa Jurusan Biologi Angkatan 2022 Universitas Negeri Medan dalam Menyelesaikan Skripsi
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6088

Abstract

This study aims to analyze the factors causing stress among Biology students of the 2022 cohort at Universitas Negeri Medan during the thesis preparation process. The study employed a quantitative approach using a survey method with 60 respondents, utilizing a Likert-scale questionnaire consisting of 20 statement items. Data were analyzed using Exploratory Factor Analysis (EFA) with the KMO and Bartlett tests to assess data feasibility. The results showed a KMO value of 0.643 and a Bartlett’s Test significance of 0.000, indicating that the data were suitable for factor analysis. The extraction process yielded five main factors contributing to student stress, namely academic pressure, social pressure, technical research obstacles, time management issues, and internal psychological conditions. The communalities values, most of which exceeded 0.55, confirmed that all indicators contributed strongly to factor formation. This study concludes that student stress during thesis writing is influenced by a combination of interconnected internal and external factors. The findings are expected to serve as a basis for the study program to improve academic services and psychological support for students.
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Psychological Well-Being Pada Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Yonif Raider 200/Bhakti Negara
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Dukungan Sosial dan kesejahteraan psikologis pada anggota Persit Kartika Chandra Kirana Yonif Raider 200/Bhakti Negara. Jumlah sampel penelitian adalah 175 responden yang dipilih melalui teknik probabilitas sampling, dengan pendekatan simple random sampling untuk memastikan keterwakilan populasi. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Dukungan Sosial dan Skala Kesejahteraan Psikologis , yang keduanya telah disesuaikan dengan standar pengukuran psikologis yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 20.0. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,516, koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,266, serta nilai signifikansi p = 0,000. Nilai-nilai tersebut mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis . Koefisien determinasi sebesar 0,266 menunjukkan bahwa dukungan sosial memberikan kontribusi sebesar 26,6% terhadap variabilitas kesejahteraan psikologis pada anggota Persit, sementara sisanya dipengaruhi oleh-faktor lain di luar model penelitian ini. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan dukungan sosial berdampak pada peningkatan kesejahteraan psikologis pada anggota Persit Kartika Chandra Kirana Yonif Raider 200/Bhakti Negara, dan hipotesis penelitian dapat dinyatakan diterima.
Fabrikasi Data Simulasi dalam Riset Telekomunikasi: Telaah Doktoral atas Retraction Artikel Jaringan Nirkabel berbasis MIMO dan IoT
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6106

Abstract

Etika penelitian pada level doktoral memiliki peran fundamental bagi integritas dan kontribusi ilmiah, khususnya di bidang yang sangat bergantung pada data simulasi seperti teknologi MIMO dan IoT. Praktik fabrikasi data simulasi, dengan memanipulasi atau menciptakan data yang tidak valid, mengancam integritas ilmiah dan menjadi faktor dalam kasus-kasus penarikan (retraksi) artikel ilmiah. Penelitian ini menganalisis dampak fabrikasi data tersebut dalam riset telekomunikasi berbasis simulasi. Melalui pendekatan tinjauan literatur dan studi kasus, penelitian menunjukkan bahwa fabrikasi data tidak hanya merusak kredibilitas publikasi dan keandalan hasil, tetapi juga berpotensi mengarah pada pengembangan teknologi yang tidak efisien atau berbahaya. Kasus retraksi mencerminkan kegagalan pengawasan dalam proses publikasi serta tekanan untuk mempublikasikan klaim yang tidak realistis. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat kebijakan untuk meningkatkan transparansi, verifikasi data, dan pengawasan dalam publikasi ilmiah. Kesimpulannya, diperlukan pendekatan kolaboratif antara peneliti, lembaga pendidikan, penerbit, dan regulator untuk membangun ekosistem penelitian yang lebih etis dan transparan, sehingga menjaga kemajuan teknologi yang didasarkan pada riset yang andal.
Kajian Hukuman Pemberian Ganti Kerugian Material Secara Tanggung Renteng Dalam Perkara Perbuatan Melanggar Hukum
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai ganti kerugian material secara tanggung renteng dalam perkara perbuatan melawan hukum di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tanggung renteng atas kerugian material masih menghadapi hambatan, baik dalam pembuktian besaran kerugian maupun penegakan hukum terhadap para tergugat secara kolektif. Pembahasan mengungkap bahwa meskipun hukuman tanggung renteng bertujuan memberikan keadilan bagi korban, implementasinya masih belum optimal karena lemahnya aturan teknis dan ketidakjelasan mekanisme pertanggungjawaban masing-masing pelaku.
Perlindungan Korban Rekayasa Digital Berbasis Artificial Intelligence Terhadap Data Pribadi Dalam Perspektif Hukum Pidana Indonesia
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) di Indonesia serta menelaah perlindungan korban rekayasa digital berbasis AI terhadap data pribadi dalam perspektif hukum pidana. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi terkait AI masih bersifat umum, terutama melalui UU ITE dan UU PDP, sehingga belum secara spesifik mengatur teknologi AI. Pembahasan menegaskan bahwa penyalahgunaan AI, seperti deepfake dan pemalsuan data pribadi, dapat memenuhi unsur tindak pidana melalui ketentuan KUHP, UU ITE, dan UU PDP. Perlindungan korban mencakup hak pemulihan, penghapusan data, ganti rugi, dan mekanisme take down konten ilegal.
Penegakan Hukum Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 285 Ayat 1 Terhadap Penggunaan Knalpot Bising
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6149

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penegakan hukum terhadap penggunaan knalpot bising berdasarkan Pasal 285 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Fenomena penggunaan knalpot tidak standar telah menjadi permasalahan sosial yang meresahkan masyarakat karena menimbulkan kebisingan, polusi suara, dan ketidaktertiban umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan hukum terhadap pelanggaran penggunaan knalpot bising di jalan raya serta menganalisis kedudukan dan kekuatan hukum pasal tersebut dalam sistem perundang-undangan lalu lintas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen hukum relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum masih belum optimal disebabkan oleh rendahnya kesadaran hukum masyarakat, keterbatasan alat pendukung di lapangan, serta belum adanya regulasi daerah yang memperkuat sanksi hukum. Pasal 285 Ayat (1) memiliki kekuatan hukum yang imperatif dan mengikat secara nasional, namun pelaksanaannya perlu didukung oleh tindakan preventif, edukatif, serta penegakan yang konsisten agar tercipta ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.
Peningkatan Kreativitas Siswa Melalui Gerak Tari Gaya Surakarta dalam Mata Pelajaran Seni Budaya di SMK Negeri 2 Semarang
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.6152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku kreatif siswa selama mengikuti pembelajaran pengenalan ragam gerak tari gaya Surakarta serta proses pengembangannya menjadi karya tari baru pada mata pelajaran Seni Budaya di SMK Negeri 2 Semarang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari siswa kelas X AKL 3 dan guru Seni Tari sebagai sumber primer, serta modul ajar, hasil karya, dan dokumentasi foto sebagai sumber sekunder. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan mengacu pada teori kreativitas Guilford. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menampilkan perilaku kreatif yang mencakup lima aspek kreativitas, yaitu fluency, flexibility, originality, evaluation, dan elaboration. Pembelajaran tari gaya Surakarta dengan model Project-Based Learning dan pendekatan eksploratif terbukti efektif dalam menumbuhkan kemampuan berpikir divergen, keberanian berekspresi, dan kemampuan mencipta siswa. Guru berperan penting sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar terbuka dan kolaboratif, sehingga pembelajaran tari tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya, tetapi juga sebagai media pengembangan kreativitas dan karakter siswa di abad ke-21.