cover
Contact Name
Reza Luqman Hakim
Contact Email
rlhakim@stiapancamargapalu.ac.id
Phone
+62895422502690
Journal Mail Official
lembah@journal.stiapancamargapalu.ac.id
Editorial Address
JL. Dayodara, Talise, Tanamodindi, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : N/A     EISSN : 31108555     DOI : N/A
Core Subject :
LEMBAH berfokus pada publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan komunitas. Jurnal ini menekankan pendekatan praktis, inovatif, dan aplikatif dalam menerapkan pengetahuan di bidang administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat. Tujuan utama jurnal ini adalah menyebarluaskan pengalaman, gagasan, dan solusi yang lahir dari praktik pengabdian, sehingga dapat menjadi rujukan bersama dalam meningkatkan tata kelola, efektivitas manajemen, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan kebijakan publik yang inklusif dan berkelanjutan. Tema publikasi meliputi: Administrasi dan Tata Kelola Publik dalam konteks program pemberdayaan. Manajemen dan Penguatan Organisasi masyarakat, komunitas, maupun lembaga lokal. Ekonomi dan Kewirausahaan Sosial sebagai strategi pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan. Kebijakan Publik dan Advokasi yang muncul dari praktik pengabdian di lapangan. Pemanfaatan Teknologi dan Inovasi untuk mendukung efektivitas kegiatan pengabdian dan pelayanan publik. Dengan fokus tersebut, Jurnal LEMBAH menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada ilmu administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik.
Arjuna Subject : -
Articles 50 Documents
NUTRICORN: EDUKASI STUNTING MELALUI PEMANFAATAN JAGUNG SEBAGAI PANGAN LOKAL BERGIZI DI DESA SAMBISIRAH Muhammad Ziaurrahman; Masykurotul Itqiyah; Mega Ayu Ningtyas; Nadya Aqilah Putri; Ananda Amelia Rif’atus Sholihah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan memiliki potensi produksi jagung yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan lokal bergizi untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan jagung melalui inovasi produk pangan berupa puding jagung. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan melalui wawancara, edukasi mengenai stunting, demonstrasi pembuatan puding jagung, dan evaluasi menggunakan angket refleksi. Program melibatkan mahasiswa KKN Kelompok 117 UIN Sunan Ampel Surabaya, kader Posyandu, tenaga kesehatan Polindes, serta masyarakat sasaran yang terdiri atas ibu hamil, ibu balita, dan kader kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan respons positif peserta terhadap pelaksanaan program. Sebagian besar peserta menyatakan memahami materi pencegahan stunting, menerima pemanfaatan jagung sebagai pangan lokal bergizi, serta mampu mengolah puding jagung sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mudah diterapkan di rumah. Program NutriCorn berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga serta memperkuat upaya pencegahan stunting di Desa Sambisirah.
EDUKASI SPIRITUAL WELL-BEING PADA PASIEN PENYAKIT KRONIK Nurul Jamil; Fajar Yousriatin
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi spiritual well-being merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung pelayanan keperawatan yang holistik bagi pasien penyakit kronik. Rendahnya pengetahuan, sikap, dan praktik pasien dalam memenuhi kebutuhan spiritual dapat memengaruhi kemampuan beradaptasi, kualitas hidup, serta kepatuhan terhadap pengobatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik spiritual well-being pada pasien penyakit kronik melalui program edukasi kesehatan. Kegiatan diikuti oleh 32 pasien dengan penyakit kronik yang terdiri atas pasien gagal ginjal kronik, stroke, dan penyakit infeksi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pre-test, penyampaian materi edukasi yang disertai diskusi dan tanya jawab, serta post-test sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik peserta setelah mengikuti edukasi. Kategori pengetahuan dan sikap yang baik mengalami peningkatan, sedangkan kategori tidak baik mengalami penurunan pada seluruh aspek yang dievaluasi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi spiritual well-being efektif sebagai upaya promotif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan pasien untuk memenuhi kebutuhan spiritual selama menjalani penyakit kronik. Oleh karena itu, kegiatan edukasi spiritual well-being perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan keperawatan yang holistik.
EDUKASI GERAKAN MASYARAKAT MAKAN IKAN (GEMARI) BERBASIS DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN MENJADI NUGGET DI DESA TELUK PAPAL, KECAMATAN BANTAN, KABUPATEN BENGKALIS Sovia Rabuma; Erika Oktavia Sipahutar; Firman Harisyandi; Hazimah Nazilah; Intan Putri Kamilah; Lidya Angelika; Meriana Lubis; Mikha Dwi N Raja Gukguk; Nadya Rahmawati; Siti Jamillatul; Fajriani Ananda
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi tinggi dan berperan penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Meskipun Desa Teluk Papal, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar, pemanfaatan ikan oleh masyarakat masih didominasi dalam bentuk konsumsi segar sehingga diversifikasi produk olahan ikan masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan melalui edukasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARI) serta pelatihan diversifikasi olahan ikan menjadi nugget. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif yang terdiri atas tahap identifikasi masalah, persiapan, pelaksanaan edukasi, demonstrasi pembuatan nugget ikan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat konsumsi ikan, kandungan gizi ikan, serta pemanfaatan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah. Selain itu, peserta mampu mengikuti tahapan pembuatan nugget ikan mulai dari persiapan bahan hingga menghasilkan produk siap konsumsi. Produk nugget ikan memperoleh respons positif dari peserta karena memiliki rasa, tekstur, dan tampilan yang menarik serta berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan rumah tangga. Kegiatan edukasi GEMARI berbasis diversifikasi olahan ikan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konsumsi ikan sekaligus membuka peluang pemanfaatan hasil perikanan lokal secara lebih optimal.
OPTIMALISASI POSYANDU REMAJA BERBASIS SEKOLAH UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA DAN KESEHATAN MENTAL DI PUSKESMAS POLEANG SELATAN Wa Ode Shafitri Harfin; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia dan masalah kesehatan mental masih menjadi tantangan utama dalam kesehatan remaja karena dapat memengaruhi kualitas hidup, prestasi belajar, dan produktivitas pada masa mendatang. Optimalisasi Posyandu Remaja berbasis sekolah merupakan salah satu strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan literasi kesehatan serta mendorong perilaku hidup sehat pada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan Posyandu Remaja berbasis sekolah melalui edukasi kesehatan, skrining kesehatan, dan pemberdayaan kader sebaya sebagai upaya pencegahan anemia dan peningkatan kesehatan mental remaja di wilayah kerja Puskesmas Poleang Selatan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 36 remaja putri. Intervensi meliputi edukasi mengenai anemia, gizi seimbang, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan kesehatan mental, skrining kesehatan, pelatihan kader sebaya, serta evaluasi melalui observasi dan penilaian keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mencapai indikator keterampilan yang telah ditetapkan dalam memahami materi mengenai pencegahan anemia, kesehatan mental, dan peran kader sebaya. Selain meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas kader sebaya sebagai agen promosi kesehatan serta mempererat kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas Poleang Selatan dalam mendukung keberlanjutan Posyandu Remaja berbasis sekolah. Program ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi, skrining kesehatan, dan pemberdayaan kader sebaya merupakan pendekatan yang potensial untuk mendukung penguatan layanan promotif dan preventif bagi kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
PEMBERDAYAAN KADER IMP MELALUI PENYULUHAN ALAT KONTRASEPSI UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS EDUKASI PASANGAN USIA SUBUR Rimba Saidy Djaja; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai keluarga berencana dan penggunaan alat kontrasepsi masih menjadi salah satu tantangan dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana. Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam penyampaian komunikasi, informasi, dan edukasi kepada Pasangan Usia Subur (PUS), sehingga peningkatan kapasitas kader menjadi kebutuhan yang penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader IMP dalam memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai alat kontrasepsi keluarga berencana kepada Pasangan Usia Subur di wilayah kerja UPT DPPKB Kecamatan Banggae Timur. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi alat kontrasepsi, simulasi penyuluhan, dan evaluasi melalui observasi terhadap praktik peserta. Sebanyak 20 kader IMP mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 17 peserta (85%) telah terampil dalam menyampaikan penyuluhan mengenai alat kontrasepsi keluarga berencana, sedangkan 3 peserta (15%) masih memerlukan pendampingan lanjutan. Selain meningkatkan keterampilan penyuluhan, kegiatan ini juga memperkuat kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendukung penguatan peran kader sebagai mitra UPT DPPKB dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana. Dengan demikian, pemberdayaan kader melalui penyuluhan, demonstrasi, dan simulasi terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk memperkuat kapasitas kader dalam mendukung penyebarluasan informasi keluarga berencana di tingkat masyarakat.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DI SMA NEGERI 2 LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH Jumniah; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung terbentuknya sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Namun, keterbatasan akses terhadap informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan yang dihadapi sebagian remaja, sehingga diperlukan upaya edukasi yang sistematis melalui lingkungan sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan membangun sikap positif remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui program edukasi di SMA Negeri 2 Lakudo, Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan dilaksanakan selama satu minggu dengan melibatkan 55 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pre-test, penyuluhan menggunakan ceramah interaktif, diskusi dan tanya jawab, simulasi, pendampingan, serta evaluasi melalui post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 50 peserta (90,91%) mampu memahami dan menjelaskan kembali materi kesehatan reproduksi yang diberikan, sedangkan 5 peserta (9,09%) masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Selain menunjukkan capaian pemahaman peserta terhadap materi, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran serta memperkuat kolaborasi antara tim pelaksana dan pihak sekolah dalam pelaksanaan promosi kesehatan remaja. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah dapat menjadi salah satu strategi promotif yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja serta mendukung pembentukan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.
PROGRAM REMAJA SEHAT BEBAS ANEMIA MELALUI EDUKASI GIZI DAN PENCEGAHAN ANEMIA DI SMP NEGERI 5 PAMBOANG KABUPATEN MAJENE Arnita Pianita Ayu Saputri; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada remaja masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan, kemampuan belajar, produktivitas, serta kualitas kesehatan pada masa dewasa. Rendahnya pengetahuan mengenai gizi seimbang dan pencegahan anemia menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya anemia pada kelompok usia remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif melalui kegiatan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenai gizi seimbang serta pencegahan anemia di SMP Negeri 5 Pamboang, Kabupaten Majene. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi melalui ceramah interaktif, demonstrasi pemilihan makanan bergizi, diskusi, tanya jawab, serta pembagian leaflet sebagai media edukasi. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi peserta, sesi tanya jawab, dan penilaian terhadap kemampuan peserta dalam menjelaskan kembali materi yang telah diberikan. Kegiatan diikuti oleh 20 siswa selama satu minggu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mampu menjelaskan kembali materi mengenai penyebab, faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahan anemia melalui penerapan gizi seimbang dan konsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. Selain itu, kegiatan memperoleh partisipasi aktif dari peserta dan mendapat dukungan dari pihak sekolah dalam penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kegiatan edukasi gizi berbasis sekolah menunjukkan potensi sebagai salah satu upaya promotif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja mengenai pencegahan anemia serta mendukung pelaksanaan promosi kesehatan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM POSBINDU UNTUK DETEKSI DINI HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Hastuti; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes melitus, merupakan penyebab utama meningkatnya morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan diagnosis dan meningkatnya risiko komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus melalui pemberdayaan berbasis Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Kegiatan dilaksanakan pada 1–7 Juni 2026 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, dengan melibatkan 30 peserta masyarakat dewasa dan lanjut usia. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif dan diskusi, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah, konseling kesehatan, serta evaluasi melalui observasi terhadap pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sebanyak 27 peserta (90%) dinyatakan telah memahami faktor risiko, deteksi dini, dan langkah-langkah pencegahan hipertensi serta diabetes melitus, sedangkan 3 peserta (10%) masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat pelaksanaan Posbindu PTM sebagai media edukasi dan deteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Posbindu PTM berpotensi mendukung upaya promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi dan diabetes melitus di tingkat komunitas.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS WAWORETE, KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Ismawati Hilda; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memiliki peran penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita melalui pelayanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan Posyandu sangat dipengaruhi oleh kompetensi kader dalam melakukan pengukuran antropometri, pencatatan hasil pemantauan, interpretasi pertumbuhan dan perkembangan, serta pemberian edukasi kepada orang tua balita. Berdasarkan hasil observasi awal di UPTD Puskesmas Waworete, Kabupaten Konawe Kepulauan, masih ditemukan kader yang memerlukan penguatan keterampilan dalam pelaksanaan tugas tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan kader Posyandu dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada 30 kader Posyandu melalui tahapan persiapan, penyuluhan, demonstrasi dan praktik, evaluasi, serta tindak lanjut. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi keterampilan yang meliputi kemampuan melakukan pengukuran antropometri, pencatatan pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), interpretasi hasil pemantauan, serta pemberian edukasi kepada orang tua balita. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 23 peserta (76,7%) telah memenuhi indikator keterampilan, sedangkan 7 peserta (23,3%) masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kegiatan pengabdian ini memberikan capaian yang baik dalam membekali sebagian besar kader dengan keterampilan dasar pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita. Pendampingan dan pembinaan secara berkala diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi kader dalam mendukung kualitas pelayanan Posyandu.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KOMPOSTING DAN LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI DESA NGENTAK, KELURAHAN MOJAYAN Nasilah Dewi Rahma; Rofiana Haniffaturrohmah; Pradnya Kaifa Nazlatussyafa'atin; Naurah Talitha Tsany; Rega Ferdinan Syaputro; Fachrel Musyaffa Azmi; Suha Gaea Pattani; ⁠Aliyyah Nasywa Azhari; Syahrani Dyajeng Putri; Diwa Dzikri Azkiya; Adestya Sekar Salsabila
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan di Desa Ngentak, Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten. Hasil observasi menunjukkan bahwa masyarakat belum melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber, sampah organik umumnya dibuang atau dibakar, serta belum memiliki pengetahuan dan keterampilan mengenai pembuatan kompos bokashi dan lubang resapan biopori. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik melalui penerapan kompos bokashi dan lubang resapan biopori. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, koordinasi, sosialisasi, pelatihan, praktik, monitoring, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Juni–19 Juli 2026 dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas masyarakat umum dan anggota PKK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, diskusi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami proses pembuatan kompos bokashi dan lubang resapan biopori serta berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Monitoring menunjukkan bahwa kompos bokashi yang dibuat selama pelatihan telah mengalami proses fermentasi dengan baik dan siap dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Selain itu, praktik pembuatan lubang resapan biopori berhasil dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan resapan air sekaligus mendukung pengelolaan sampah organik. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk menerapkan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.