cover
Contact Name
Reza Luqman Hakim
Contact Email
rlhakim@stiapancamargapalu.ac.id
Phone
+62895422502690
Journal Mail Official
lembah@journal.stiapancamargapalu.ac.id
Editorial Address
JL. Dayodara, Talise, Tanamodindi, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : N/A     EISSN : 31108555     DOI : N/A
Core Subject :
LEMBAH berfokus pada publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan komunitas. Jurnal ini menekankan pendekatan praktis, inovatif, dan aplikatif dalam menerapkan pengetahuan di bidang administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat. Tujuan utama jurnal ini adalah menyebarluaskan pengalaman, gagasan, dan solusi yang lahir dari praktik pengabdian, sehingga dapat menjadi rujukan bersama dalam meningkatkan tata kelola, efektivitas manajemen, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan kebijakan publik yang inklusif dan berkelanjutan. Tema publikasi meliputi: Administrasi dan Tata Kelola Publik dalam konteks program pemberdayaan. Manajemen dan Penguatan Organisasi masyarakat, komunitas, maupun lembaga lokal. Ekonomi dan Kewirausahaan Sosial sebagai strategi pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan. Kebijakan Publik dan Advokasi yang muncul dari praktik pengabdian di lapangan. Pemanfaatan Teknologi dan Inovasi untuk mendukung efektivitas kegiatan pengabdian dan pelayanan publik. Dengan fokus tersebut, Jurnal LEMBAH menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada ilmu administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
EDUKASI DAN IMPLEMENTASI SELF-HEALING DIGITAL UNTUK MENGURANGI KECEMASAN REMAJA TERDAMPAK PERUBAHAN LINGKUNGAN Nurul Hidayah; Florensa Florensa; Nisma Nisma; Popy Popy; Vina Ayu Suryani; Muhammad Luthfi
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dan rendahnya resiliensi merupakan masalah psikologis yang umum dialami remaja, terutama di wilayah rawan bencana. Intervensi berbasis psikospiritual melalui aplikasi digital menjadi salah satu alternatif yang efektif dan mudah diakses. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan resiliensi sekaligus menurunkan kecemasan siswa SMAN 1 Teluk Pakedai melalui implementasi aplikasi Qolbu Care. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan jiwa, praktik relaksasi pernapasan, doa, dan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yang terintegrasi dalam aplikasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif dan refleksi pengalaman siswa setelah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan positif, berupa penurunan gejala kecemasan ringan hingga sedang serta peningkatan kemampuan adaptasi siswa dalam menghadapi tekanan akademik maupun lingkungan. Dari perspektif neurosains, perubahan ini berkaitan dengan berkurangnya hiperaktivitas amigdala, meningkatnya regulasi pada prefrontal cortex (PFC), serta neuroplastisitas pada jaringan PFC-amigdala-hipokampus yang mendukung peningkatan resiliensi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efektivitas intervensi digital berbasis mindfulness dan resiliensi dalam meningkatkan kesehatan mental remaja. Dengan demikian, implementasi aplikasi Qolbu Care terbukti menjadi intervensi non-farmakologis yang efektif, fleksibel, dan terjangkau untuk menurunkan kecemasan serta meningkatkan resiliensi pada remaja, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses layanan psikologis formal.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) BERKELANJUTAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBELAN SAMPIT PONTIANAK Nurul Jamil; Nurul Hidayah; Nisma Nisma
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan program pemerintah Indonesia yang telah lama digalakkan, namun penerapannya masih menghadapi berbagai kendala. Puskesmas Tambelan Sampit, Kota Pontianak, yang berada di wilayah padat penduduk dengan dominasi kawasan tepian Sungai Kapuas, menjadi salah satu lokasi dengan temuan awal bahwa sebagian masyarakat belum sepenuhnya menerapkan indikator PHBS, terutama terkait konsumsi buah dan sayur, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta perilaku merokok di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai PHBS melalui program edukasi kesehatan yang terarah dan berkesinambungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan menggabungkan edukatif dan persuasif, dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Sampel penelitian berjumlah 36 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi, yaitu mampu berbahasa Indonesia dengan baik, sehat secara fisik dan mental, serta menyatakan kesediaannya untuk mengikuti edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan responden dari 68% menjadi 82%, serta peningkatan rata-rata sikap dari 68% menjadi 83%. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan yang berkelanjutan dapat berkontribusi signifikan dalam peningkatan penerapan PHBS di masyarakat.
PENDAMPINGAN KELEMBAGAAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENINGKATKAN PROGRAM USAHA DESA LAMBARA KECAMATAN TANAMBULAVA KABUPATEN SIGI Juemi Juemi; Asnawar Asnawar; Nora Ariani; Nurnaila Nurnaila; Putri Amanda
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Desa Lambara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, memiliki potensi di sektor pertanian dan perkebunan, namun kapasitas pengelolaan BUMDes masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kelembagaan dan manajemen BUMDes melalui pendampingan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan, yaitu: (1) penguatan kelembagaan, (2) penyusunan dokumen tata kelola, struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi, serta SOP, dan (3) praktik serta evaluasi untuk menilai hasil pendampingan. Peserta kegiatan adalah pengurus BUMDes dan aparat Desa Lambara, dengan pemateri dari kalangan akademisi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait tata kelola kelembagaan dan manajemen BUMDes. Antusiasme peserta menjadi indikator positif bahwa pendampingan ini dapat mendorong pengelolaan BUMDes yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan, sehingga diharapkan mampu memperkuat perekonomian Desa Lambara.
PENDAMPINGAN ANALISIS USAHA DALAM PENATAAN ADMINISTRASI PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA WATURALELE, KABUPATEN SIGI Timudin DG Mangera Bauwo; Daniel T. Todapa; Muhammad Husain Borahima; Nurziah Nurziah; Nurnaila Nurnaila
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Waturalele, Kabupaten Sigi, dengan tujuan meningkatkan pemahaman perangkat desa dan masyarakat mengenai tata cara penataan administrasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pajak ini memiliki peran penting sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang dapat digunakan untuk mendukung pembangunan desa. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap kewajiban pajak, kurangnya keterampilan aparat desa dalam administrasi, serta minimnya sosialisasi mengenai prosedur pengisian dan penetapan objek pajak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi interaktif, dan pendampingan teknis yang melibatkan perangkat desa, kepala dusun, RT, BPD, tim pemungut pajak dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sigi, serta masyarakat Desa Waturalele. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar pemungutan PBB, kewajiban wajib pajak, serta tata cara pengisian Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP), penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), dan mekanisme pembayaran pajak sesuai dengan ketentuan peraturan daerah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pentingnya PBB dan prosedur administrasinya. Antusiasme peserta juga menandakan adanya kesadaran kolektif untuk memperbaiki sistem pemungutan pajak di tingkat desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Desa Waturalele dalam memantapkan tata kelola administrasi pajak, meningkatkan kemandirian fiskal desa, serta mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan.
PEMANFAATAN POTENSI LOKAL DALAM MENUNJANG PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN TEPUNG PISANG Daniel T. Todapa; Muhammad Husain Borahima; Nurziah Nurziah; Nurnaila Nurnaila; Guril Guril
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan daya simpan hasil pertanian sering menjadi kendala dalam meningkatkan nilai ekonomi masyarakat pedesaan. Pisang, salah satu komoditas unggulan di Desa Sibalaya Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk turunan bernilai tambah, salah satunya tepung pisang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan tepung pisang, yang diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, memperpanjang umur simpan pisang, dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktek langsung (learning by doing), melibatkan peserta dalam seluruh tahapan pengolahan pisang menjadi tepung. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya animo masyarakat, terutama dalam melihat peluang pemasaran tepung pisang sebagai bahan baku pembuatan berbagai produk pangan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kelembagaan BUMDes sebagai mitra ekonomi masyarakat desa. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi berbasis potensi lokal dalam mendorong kemandirian ekonomi pedesaan.
EDUKASI DIGITAL: OPTIMALISASI PERAN KADER KESEHATAN MELALUI VIDEO PEMBELAJARAN PEDULI STUNTING Masmuri Masmuri; Nurul Hidayah; Dodik Limansyah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting membutuhkan peran aktif kader kesehatan serta dukungan masyarakat melalui edukasi yang efektif dan berkesinambungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan masyarakat mengenai pencegahan stunting dengan memanfaatkan media video edukatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi program, pelatihan kader kesehatan terkait konsep dasar stunting dan teknik komunikasi, implementasi video pembelajaran pada kegiatan posyandu dan forum kesehatan, serta pendampingan dan evaluasi melalui observasi, pre-test, post-test, dan wawancara. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan masyarakat bervariasi, yaitu rendah (16,7%), sedang (36,7%), dan tinggi (46,7%). Setelah intervensi, hasil post-test memperlihatkan peningkatan signifikan, di mana seluruh peserta (100%) mencapai kategori pengetahuan tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa media video edukatif efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting. Sebagai tindak lanjut, video diserahkan kepada Puskesmas Sukadana dan kader kesehatan untuk dimanfaatkan secara mandiri, serta dijalin kerja sama dengan pemerintah desa di Kabupaten Kayong Utara guna memperluas cakupan edukasi.
INOVASI EDUKASI KESEHATAN IBU HAMIL: PENDAMPINGAN KADER BERBASIS MODEL SMEERI MELALUI JINGLE EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN Nisma Nisma; Nurul Jamil; Nurul Hidayah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan ibu hamil mencerminkan kualitas sistem kesehatan suatu bangsa. Rendahnya pengetahuan ibu hamil dan keluarga terhadap tanda bahaya kehamilan menjadi tantangan utama yang membutuhkan solusi edukatif, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini tanda bahaya kehamilan melalui penerapan Model Self-Management Education for Pregnancy Risk (SMEERI) dengan media jingle edukatif sebagai sarana pembelajaran yang menarik, sederhana, dan mudah diingat. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Telok Pakkedai, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan melibatkan 15 kader kesehatan sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan dan evaluasi pengetahuan kader melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukan nilai rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 60% pada pre-test menjadi 93% pada post-test. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas media jingle edukatif dalam memperkuat pengetahuan kader kesehatan.
PENGGUNAAN POSTER EDUKATIF SEBAGAI ALAT PEMBINAAN HIDUP BERSIH PADA KELAS IX MTS DARUL AMIN PALANGKA RAYA Ahmad Khairi; Abdul Azis; Syarifudin Syarifudin
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa kelas IX MTs Darul Amin Palangka Raya tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan melalui penggunaan poster edukatif sebagai media pembelajaran visual yang menarik dan mudah dipahami oleh para siswa. Metode yang diterapkan adalah service learning, di mana mahasiswa berperan aktif dalam proses pembelajaran melalui tahapan penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan poster edukatif mampu menarik perhatian siswa, menjadikan pembelajaran lebih interaktif, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Selain itu, guru menilai bahwa kegiatan ini memberikan inovasi baru dalam proses pembelajaran karena menggabungkan unsur edukatif dan visual yang menarik, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh penerapan media pembelajaran kreatif yang mampu memperkuat nilai-nilai kebersihan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian di lingkungan Pendidikan.
PENINGKATAN KESADARAN REMAJA TERHADAP BAHAYA PERGAULAN BEBAS DI ERA DIGITAL MELALUI PENDEKATAN PEER EDUCATION Dodik Limansyah; Masmuri Masmuri; Nurul Hidayah; Ruri Virdiyanti
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergaulan bebas di era digital dapat membawa dampak serius bagi remaja jika tidak diwaspadai. Namun, dengan dukungan dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar, remaja dapat belajar untuk memilih pergaulan yang sehat dan positif. Prinsip “Love Yourself, Protect Yourself” dapat dijadikan pegangan bagi setiap remaja dalam menjalani kehidupan sosialnya di era digital. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya pergaulan bebas adalah melalui pendidikan kesehatan dengan metode peer education. Metode ini dikemas secara sistematis dan menarik, sehingga mampu meningkatkan partisipasi serta minat peserta. Pelatihan peer educator menjadi komponen kunci dalam memastikan para pendidik sebaya memiliki pengetahuan, sikap, dan kepercayaan diri yang memadai. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap partisipan remaja dalam keterampilan pendidikan teman sebaya (peer education) setelah diberikan intervensi edukasi tentang bahaya pergaulan bebas di era digital. Peningkatan tersebut mencapai ≥ 70%, melampaui target capaian sebelumnya sebesar ≥ 30%, berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui sesi diskusi tanya jawab serta pengisian lembar kuesioner. Melalui metode edukasi ini, diharapkan remaja mampu menghadapi berbagai bahaya dan dampak negatif dari pergaulan bebas di era digital, serta berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik, khususnya bagi remaja di wilayah Kabupaten Kayong Utara
PEMANFAATAN POTENSI LOKAL DALAM MENUNJANG PENDAPATAN MASYARAKAAT DESA MELALUI PEMBUATAN KERIPIK TORTILA SEBAGAI USAHA BUMDES DI DESA MARANATA Dewi Cahyawati Abdullah; Ince Dian Afnita; Mini Mini; Fadila Putri Utami; Marlin Tantadji
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat Desa Maranata, Kabupaten Sigi, melalui pengembangan produk pangan lokal berbasis keripik tortila. Program dilaksanakan selama tiga bulan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan, pelatihan, hingga evaluasi. Pelatihan teknis difokuskan pada pengolahan keripik tortila berbahan dasar ikan, pandan, dan jahe, sementara pendampingan diarahkan pada penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga pengelola usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengolahan pangan, terbentuknya kelompok usaha di bawah naungan BUMDes, serta terserapnya produk oleh pasar lokal dengan respons positif. Pembahasan menunjukkan bahwa integrasi potensi lokal, partisipasi masyarakat, dan penguatan kelembagaan desa menjadi faktor kunci keberhasilan program. Kesimpulannya, inovasi berbasis komoditas lokal memiliki potensi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan memfasilitasi keberlanjutan usaha komunitas.

Page 1 of 3 | Total Record : 30