cover
Contact Name
Reza Luqman Hakim
Contact Email
rlhakim@stiapancamargapalu.ac.id
Phone
+62895422502690
Journal Mail Official
lembah@journal.stiapancamargapalu.ac.id
Editorial Address
JL. Dayodara, Talise, Tanamodindi, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : N/A     EISSN : 31108555     DOI : N/A
Core Subject :
LEMBAH berfokus pada publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan komunitas. Jurnal ini menekankan pendekatan praktis, inovatif, dan aplikatif dalam menerapkan pengetahuan di bidang administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat. Tujuan utama jurnal ini adalah menyebarluaskan pengalaman, gagasan, dan solusi yang lahir dari praktik pengabdian, sehingga dapat menjadi rujukan bersama dalam meningkatkan tata kelola, efektivitas manajemen, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan kebijakan publik yang inklusif dan berkelanjutan. Tema publikasi meliputi: Administrasi dan Tata Kelola Publik dalam konteks program pemberdayaan. Manajemen dan Penguatan Organisasi masyarakat, komunitas, maupun lembaga lokal. Ekonomi dan Kewirausahaan Sosial sebagai strategi pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan. Kebijakan Publik dan Advokasi yang muncul dari praktik pengabdian di lapangan. Pemanfaatan Teknologi dan Inovasi untuk mendukung efektivitas kegiatan pengabdian dan pelayanan publik. Dengan fokus tersebut, Jurnal LEMBAH menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada ilmu administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
PENDAMPINGAN PENDAFTARAN GOOGLE MAPS BAGI UMKM DAN PENGRAJIN LOKAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMUDAHAN AKSES INFORMASI USAHA DI DESA BERO Nabila Aulia Syifa; Nur Azizah Windiaratri; Suci Nur Riski Sari; Aqila Nura Insani; Nur Aini Halimah Wijayati Ayuningtyas; Dwi Anna Muyassarroh; Mandariyah Farhani; Afita Atmaja Salsabila; Hanan Rahkmawati; Muhammad Hisnun Najib; Muhammad Shandy Rino Rasendra
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan aksesibilitas informasi usaha melalui berbagai platform digital. Namun, sebagian besar UMKM dan pengrajin lokal di Desa Bero belum memiliki lokasi usaha yang terdaftar pada Google Maps sehingga menyulitkan konsumen dalam memperoleh informasi dan menemukan lokasi usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan pendaftaran Google Maps melalui Google Business Profile untuk meningkatkan kemudahan akses informasi usaha sekaligus memperkuat literasi digital pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dan aplikatif yang meliputi observasi, pendataan, wawancara, sosialisasi, serta pendampingan secara langsung dalam proses pembuatan dan verifikasi profil usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan jumlah UMKM yang terdaftar pada Google Maps dari 4 menjadi 21 usaha. Selain itu, setiap profil usaha telah dilengkapi dengan informasi alamat, jam operasional, nomor kontak, dan foto produk sehingga meningkatkan visibilitas usaha, memudahkan konsumen menemukan lokasi usaha, serta mendukung promosi melalui Google Maps, TikTok, dan Instagram. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam mengelola profil usahanya secara mandiri. Dengan demikian, pendampingan pendaftaran Google Maps terbukti efektif dalam meningkatkan aksesibilitas informasi usaha sekaligus memperkuat daya saing UMKM dan pengrajin lokal di Desa Bero pada era digital.
OPTIMALISASI AKSESIBILITAS DAN FASILITAS PENDUKUNG BUMI PERKEMAHAN TIRTA MULYA DESA KALIKOTES MELALUI PEMASANGAN PAPAN PENUNJUK ARAH DAN PENYEDIAAN TENDA Ela Agestina; Maulana Azkaa Nurandika; Nora Amarita; Triningsih Stiyawati Wulandari; Syifa Aulia Anandita; Famba'ul Fadilah; Maisarotun Rofingah; Novita Koisnia Sari; Riestyara Wahyu Ekaputri; Daffa Yusuf Putra Irianto; Abdullah Zidan Arifin
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bumi Perkemahan Tirta Mulya di Desa Kalikotes merupakan destinasi wisata unggulan yang dikelola oleh POKDARWIS setempat dan banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, namun masih menghadapi kendala pada aspek aksesibilitas dan fasilitas pendukung. Papan penunjuk arah yang tersedia sangat terbatas sehingga pengunjung baru kerap kesulitan menemukan lokasi, sementara Buper belum memiliki inventaris tenda sendiri untuk melayani kebutuhan penyewa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi awal aksesibilitas dan fasilitas pendukung, menjelaskan proses pelaksanaan pemasangan papan penunjuk arah dan penyediaan tenda, serta mengidentifikasi dampak program terhadap kemudahan akses dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat dan pengunjung. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan Tim KKN Kelompok 26141, Pemerintah Desa Kalikotes, dan POKDARWIS Tirta Mulya secara kolaboratif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan dua unit papan penunjuk arah di Perempatan Tugu Kotes dan Perempatan Tugu Jam Kalikotes serta penyerahan satu unit tenda berkapasitas enam orang berhasil meningkatkan kemudahan akses menuju Buper, mengurangi ketergantungan pengunjung terhadap informasi dari warga sekitar, serta menambah fasilitas pendukung yang dimiliki pengelola. Program ini menunjukkan bahwa integrasi peningkatan aksesibilitas dan penyediaan fasilitas pendukung mampu memberikan manfaat nyata bagi pengelola maupun pengunjung dalam mendukung pengembangan Buper Tirta Mulya sebagai destinasi wisata desa. Dengan demikian, optimalisasi aksesibilitas dan fasilitas pendukung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan Buper serta menjadi dasar bagi pengembangan amenitas dan sistem informasi wisata pada tahap selanjutnya.
REVITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA PADA ANAK DI DESA SAWAHAN, KLATEN Lunaya Elfa Sobri Qolbina Imran; Luthfi Acintya Kurniadewi; Sola Gracia Christovani Sabrina; Intan Nur A'ini; Galang Fauzan Baihaqi; Nur Asiyah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga mengandung nilai sosial dan budaya yang penting bagi perkembangan anak. Namun, perkembangan teknologi digital dan semakin populernya permainan daring menyebabkan permainan tradisional semakin jarang dimainkan oleh anak-anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menghidupkan kembali permainan tradisional di kalangan anak-anak Desa Sawahan, Klaten melalui kegiatan pengenalan, praktik bermain, dan pendampingan sebagai bagian dari kegiatan KKN 251. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan melibatkan 17 anak dengan rentang pendidikan kelas 2 SD hingga kelas 9 atau 3 SMP. Pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi permainan yang masih dikenal masyarakat, pengenalan aturan permainan, praktik bermain, pendampingan, serta evaluasi melalui observasi, diskusi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak memberikan respons positif terhadap pengenalan permainan tradisional dan menunjukkan ketertarikan untuk memainkan kembali permainan yang diperkenalkan. Permainan seperti engklek, gobak sodor, congklak, lompat tali, dan kelereng juga menjadi ruang bagi anak untuk berinteraksi, bekerja sama, mengikuti aturan, serta mengenal nilai sportivitas dan tanggung jawab. Keterlibatan orang tua dan tokoh masyarakat turut mendukung proses pengenalan kembali permainan tradisional sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa revitalisasi permainan tradisional melalui pendekatan partisipatif dapat menjadi salah satu bentuk pengabdian yang mendukung pelestarian budaya sekaligus memberikan pengalaman sosial dan pembelajaran yang bermakna bagi anak-anak.
PENDAMPINGAN PENERAPAN SISTEM PEMBAYARAN NON-TUNAI PADA FESTIVAL PETIK MELON DESA GADEN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS TRANSAKSI Ahnaf Ra’id Rizqullah; Sela Aga Pramistya; Muhammad Fadhil Arif; Amelia Suci Maharani
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Festival Petik Melon Desa Gaden, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi transaksi bagi pengunjung serta pelaku usaha mikro dan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Bhakti. Pendampingan dilakukan melalui pendekatan aksi partisipatif (Participatory Action Approach) yang meliputi sosialisasi manfaat transaksi digital, pendaftaran akun merchant, hingga pemasangan media kode QR statis di setiap titik penjualan. Evaluasi program dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif di lokasi festival, wawancara mendalam bersama pengelola, pedagang, dan pengunjung, serta studi dokumentasi riwayat transaksi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pendampingan QRIS berhasil memberikan alternatif pembayaran yang lebih praktis, mempercepat proses transaksi saat lonjakan pengunjung, mengurangi kebutuhan uang kembalian, serta mempermudah rekapitulasi pendapatan harian pedagang. Kendati demikian, tingkat optimalisasi adopsi pembayaran digital belum sepenuhnya merata akibat keterbatasan stabilitas jaringan internet di area perkebunan, masih rendahnya literasi digital pada sebagian pedagang lanjut usia, serta kekhawatirkan terhadap potongan biaya transaksi (Merchant Discount Rate). Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi praktis berupa peningkatan literasi keuangan digital lokal serta merumuskan rekomendasi strategi pendampingan berkelanjutan dan penguatan infrastruktur digital bagi pengelola agrowisata berbasis desa.
PEMANFAATAN DATA SPASIAL UNTUK PENYUSUNAN PETA DENAH DESA LIMAU MANIS, KECAMATAN KAMPAR, KABUPATEN KAMPAR Zetra Hainul Putra; Muhammad Rafael Marma; Duwi Ayu Sabila; Cindy Dwi Rindu; Rina Nadilla; Fitera Bebi; Muhammad Fadil; Rafi Dwi Septian; Zifa Fadillah; Adek Ilham; Rahdyatul Hasanah Erman
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan media informasi spasial yang mudah dipahami masyarakat masih menjadi kebutuhan penting di banyak desa, termasuk Desa Limau Manis, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. Sebelum pelaksanaan kegiatan, desa ini belum memiliki peta denah yang menampilkan batas wilayah dusun, lokasi UMKM Desa, fasilitas umum, objek wisata, jaringan jalan, dan lokasi penting lainnya secara terpadu, sehingga informasi wilayah masih tersebar dan sulit diakses oleh warga maupun pendatang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun peta denah desa sebagai media informasi publik yang mendukung pengenalan wilayah serta perencanaan pembangunan desa. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 dengan metode deskriptif menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, pengumpulan data wilayah secara langsung di lapangan, penyusunan peta denah, pencetakan, hingga pemasangan peta di depan Kantor Desa Limau Manis. Peta denah yang dihasilkan memuat pembagian wilayah dusun, lokasi fasilitas umum, objek wisata, UMKM Desa, tempat ibadah, sekolah, kantor pemerintahan, jaringan jalan utama, serta titik penting lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peta denah desa memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pendatang dalam mengenali wilayah desa, sekaligus menjadi media pendukung administrasi dan perencanaan pembangunan bagi pemerintah desa.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT NANAS MELALUI PELATIHAN FERMENTASI TEPACHE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MUNTAI BARAT Asyrul Fikri; Mery Christin Silalahi; Ruth Febriana; Indra Saputra; Khayla Aurelia; Lutfi Hamdany; Muhammad Duta Satya; Salsabila Salsabila; Silvana Uli Karo Karo; Siti Anggriani; Suhendra Suhendra
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kulit nanas merupakan limbah organik berpotensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal di tingkat perdesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Muntai Barat dalam mengolah limbah kulit nanas menjadi minuman fermentasi probiotik (tepache) berbasis potensi lokal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode pelatihan interaktif yang terdiri dari tiga tahapan: persiapan (survei dan penyiapan materi), pelaksanaan (edukasi teoritis, demonstrasi, dan praktik pembuatan), serta evaluasi. Tahapan pembuatan tepache meliputi pencucian dan pemotongan bahan, pencampuran dengan larutan gula merah dan rempah-rempah (kayu manis, cengkeh, jahe), fermentasi terkontrol selama 1–3 hari, penyaringan, hingga pengemasan. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif melalui lembar pemahaman dan uji ketercapaian praktik mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% terkait teknik fermentasi dan sanitasi bahan pangan rumah tangga. Seluruh kelompok peserta (100%) berhasil mempraktikkan tahapan pembuatan tepache secara mandiri dan higienis. Program ini terbukti efektif sebagai solusi pengolahan limbah organik berbasis zero waste sekaligus membuka peluang wirausaha rumahan baru yang mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Muntai Barat.
DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN TENGGIRI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN DIMSUM DI DESA MUNTAI Asyrul Fikri; Risky Yehezkiel Syahputra Siregar; Silvia Khairani Harahap; Haya Nisrina Afifah; Fatilah Khairina; Dela Puspita; M. Ainul Lutfi; Wita Hazura; Suryani Wulan Dari; Aisyah Aisyah; Tasyannah Tasyannah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar, khususnya ikan tenggiri. Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pengembangan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Muntai dalam melakukan diversifikasi produk ikan tenggiri melalui pembuatan dimsum. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari program KUKERTA Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan praktik langsung. Kegiatan meliputi pengenalan potensi ikan tenggiri, pemberian informasi mengenai diversifikasi produk pangan, demonstrasi pembuatan dimsum, serta praktik pengolahan bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memberikan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan praktis baru kepada masyarakat dalam mengolah ikan tenggiri menjadi produk pangan yang lebih beragam. Kegiatan ini juga mendukung pemanfaatan sumber daya perikanan lokal serta memperkenalkan peluang pengembangan produk olahan berbahan dasar ikan yang memiliki nilai tambah. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat turut mendukung keberhasilan pelaksanaan program. Selain meningkatkan keterampilan praktis, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengeksplorasi metode pengolahan pangan yang dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan yang tersedia secara lokal serta mendukung kemandirian masyarakat.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT MELALUI PEMASANGAN BAK SAMPAH DI PERUMNAS PARIT 3 KELURAHAN TEMBILAHAN BARAT KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Arfa Adha; Deflita Aulia Fatmanda; Muhammad Ihsan; Mestika Ayu; Nabila Indika Chairunnisa; Nur Annisa; Rafif Dzaikra Fathoni; Resti Rahmanidayani; Rika Apriani; Rut Gresia Agustin Hutapea; Salwa Zhafira Hidayat
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah di kawasan permukiman masih menjadi tantangan akibat keterbatasan sarana pembuangan dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyediakan fasilitas bak sampah serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Perumnas Parit 3, Kelurahan Tembilahan Barat, Kabupaten Indragiri Hilir. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah setempat, pembuatan dan pemasangan bak sampah, serta edukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bak sampah berhasil dipasang pada lokasi strategis dan dimanfaatkan secara efektif oleh warga sebagai sarana pembuangan sampah rumah tangga. Selain itu, partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan mengalami peningkatan melalui pemanfaatan fasilitas tersebut. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.
MEMPERKUAT LITERASI AL-QUR'AN DAN MOTIVASI BELAJAR PADA ANAK MELALUI PENDIDIKAN MASYARAKAT PARTISIPATIF Mas'ud Dwi Assariy; Zahrha Dwi Octariana; Yulfan Arif Nurohman; Diah Ayu Anggrahini; Muhd Diky Agung Pratama; Nur Rajwa Rihhadhatul Aisy
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi Al-Qur’an pada anak memerlukan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada membaca dan menghafal, tetapi juga mampu mendorong partisipasi, motivasi, dan interaksi sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi Al-Qur’an dan motivasi belajar anak melalui pendekatan pendidikan masyarakat partisipatif yang memadukan pembelajaran terbimbing, permainan edukatif interaktif, kegiatan kelompok, dan pendampingan individual. Kegiatan dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 di TPQ Al-Iman, Dukuh Kemit, Desa Pepe, Kabupaten Klaten, dengan melibatkan 40 anak usia dini hingga sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas identifikasi awal dan koordinasi, penguatan literasi Al-Qur’an, permainan edukatif, pendampingan individual, dan evaluasi partisipatif melalui observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pergeseran dari pembelajaran yang cenderung berorientasi pada membaca dan menghafal menuju pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Anak-anak menunjukkan keterlibatan yang lebih besar dalam praktik membaca, hafalan, tanya jawab, instruksi terbimbing, permainan kelompok, serta interaksi dengan fasilitator dan teman sebaya. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi permainan dan pendampingan individual dapat menjadi strategi pendukung dalam menciptakan pengalaman belajar Al-Qur’an yang lebih partisipatif dan menyenangkan.
PENINGKATAN PARTISIPASI GENERASI MUDA DALAM MUSYAWARAH DESA MELALUI PENDEKATAN TRAINING OF TRAINERS Dewi Cahyawati Abdullah; Timudin DG Mangera Bauwo; Muhammad Husain Borahima; Ince Dian Afnita; Nurziah Nurziah; Irma Suriyani; Muhammad Alfian
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi generasi muda merupakan salah satu unsur penting dalam pembangunan desa, tetapi keberadaan ruang partisipasi belum selalu diikuti dengan keterlibatan aktif generasi muda dalam proses pembangunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa STIA Panca Marga Palu sebagai agent of change untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan desa, khususnya melalui Musyawarah Desa (Musdes). Kegiatan menggunakan pendekatan Training of Trainers (ToT) dengan dua lapis sasaran, yaitu mahasiswa sebagai sasaran langsung dan generasi muda di desa masing-masing sebagai sasaran lapis kedua. Sebanyak 30 mahasiswa semester VI mengikuti pelatihan selama satu jam yang dilaksanakan pada 2 Juli 2026. Setelah pelatihan, mahasiswa melakukan sosialisasi secara informal kepada generasi muda di desa masing-masing selama tiga minggu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa memahami materi dan mampu melaksanakan transfer pengetahuan kepada generasi muda. Sebanyak 83 generasi muda berhasil dijangkau melalui kegiatan tersebut. Meskipun sebagian besar sasaran memahami dan menyetujui pentingnya partisipasi generasi muda dalam pembangunan desa, hanya 18% yang menyatakan memiliki komitmen untuk mengikuti Musdes berikutnya. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Training of Trainers efektif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa dan memperluas jangkauan edukasi, tetapi transfer pengetahuan belum otomatis menghasilkan niat berpartisipasi. Terdapat kesenjangan antara pemahaman dan kesiapan untuk bertindak yang menunjukkan perlunya pengembangan kegiatan lanjutan dari pendekatan transfer informasi menuju fasilitasi tindakan partisipatif.

Page 6 of 11 | Total Record : 108