cover
Contact Name
Reza Luqman Hakim
Contact Email
rlhakim@stiapancamargapalu.ac.id
Phone
+62895422502690
Journal Mail Official
lembah@journal.stiapancamargapalu.ac.id
Editorial Address
JL. Dayodara, Talise, Tanamodindi, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : N/A     EISSN : 31108555     DOI : N/A
Core Subject :
LEMBAH berfokus pada publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan komunitas. Jurnal ini menekankan pendekatan praktis, inovatif, dan aplikatif dalam menerapkan pengetahuan di bidang administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat. Tujuan utama jurnal ini adalah menyebarluaskan pengalaman, gagasan, dan solusi yang lahir dari praktik pengabdian, sehingga dapat menjadi rujukan bersama dalam meningkatkan tata kelola, efektivitas manajemen, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan kebijakan publik yang inklusif dan berkelanjutan. Tema publikasi meliputi: Administrasi dan Tata Kelola Publik dalam konteks program pemberdayaan. Manajemen dan Penguatan Organisasi masyarakat, komunitas, maupun lembaga lokal. Ekonomi dan Kewirausahaan Sosial sebagai strategi pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan. Kebijakan Publik dan Advokasi yang muncul dari praktik pengabdian di lapangan. Pemanfaatan Teknologi dan Inovasi untuk mendukung efektivitas kegiatan pengabdian dan pelayanan publik. Dengan fokus tersebut, Jurnal LEMBAH menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada ilmu administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
IMPLEMENTASI PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE MELALUI DIVERSI DALAM PENYELESAIAN PERKARA PERUNDUNGAN (BULLYING) YANG DILAKUKAN OLEH ANAK Kadyanto; Mochammad Rivaldi Nur; Anom Sutrisno
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Unit Reskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Cirebon memberikan pengalaman langsung dalam memahami penanganan perkara yang melibatkan anak, termasuk penerapan pendekatan restorative justice melalui mekanisme diversi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan diversi dalam penyelesaian perkara perundungan (bullying) yang dilakukan oleh anak serta perlindungan hukum dan pemenuhan hak-hak korban dalam penerapan diversi berbasis restorative justice. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan yuridis normatif melalui studi kepustakaan dan studi dokumenter, yang dilengkapi dengan wawancara sebagai data pendukung selama pelaksanaan PPL pada 22 Juli 2026 sampai dengan 21 Agustus 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan diversi pada perkara perundungan yang dilakukan oleh anak diarahkan pada penyelesaian di luar proses peradilan pidana dengan mengutamakan perdamaian, pertanggungjawaban anak, pemulihan korban, dan reintegrasi sosial. Pelaksanaan diversi tetap dibatasi oleh persyaratan yang ditentukan dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Dari sisi perlindungan korban, proses diversi tidak cukup diwujudkan melalui tercapainya perdamaian, tetapi perlu memberikan kesempatan kepada korban untuk menyampaikan kerugian dan kebutuhan, memperoleh jaminan keamanan dan pendampingan, serta mendapatkan pemulihan terhadap dampak fisik, psikologis, dan sosial akibat perundungan. Dengan demikian, penerapan diversi yang berorientasi pada restorative justice perlu menempatkan pertanggungjawaban anak dan perlindungan korban secara seimbang.
INOVASI PEMBUATAN PAVING BLOCK DARI LIMBAH BOTOL PLASTIK UNTUK MENDUKUNG PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK DI DESA SEKARSULI Adisya Alfatihah; Anna Raffa Fadilah; Arzety Meirita Alfiana; Irfan Seno Aji; Isnan Arya Kurniawan; Izhar Nurma Maulidawila; Ninda Ayu Maqhfiroh; Nurul Hidayah; Rahma Daniel Fahrezia; Salwa Salsabila; Tri Hapsari; Vina Agustina
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya volume sampah yang dihasilkan masyarakat, khususnya di Kabupaten Klaten, yang mencapai 170 ton per hari menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah tempat penampungan sementara. Permasalahan tersebut semakin kompleks dengan adanya sampah plastik yang sulit terurai dan belum dikelola secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara, Jawa Tengah, dalam mengelola limbah plastik melalui pemanfaatannya sebagai bahan pembuatan paving block. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan tahapan meliputi edukasi pengelolaan dan pemilahan sampah plastik, demonstrasi, praktik pembuatan paving block, serta evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan pada 19 Juli 2026 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas bapak-bapak dan remaja. Pembuatan paving block menggunakan limbah botol plastik dan sampah plastik lainnya sebagai bahan utama, serta oli bekas dan pasir sebagai bahan pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar dua karung kecil sampah plastik berhasil dimanfaatkan dan menghasilkan tiga buah paving block berbentuk persegi panjang tanpa produk gagal. Kegiatan juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan masyarakat melalui keaktifan peserta selama edukasi serta munculnya keinginan untuk mengumpulkan dan mengolah sampah plastik secara mandiri. Meskipun demikian, produk yang dihasilkan belum melalui pengujian teknis, seperti kuat tekan dan daya serap air, sehingga belum dapat dinyatakan memenuhi standar konstruksi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah plastik menjadi paving block dapat menjadi salah satu alternatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan produktif dan ekonomi kreatif.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN UMBUL SUSUHAN SEBAGAI SARANA WISATA ALAM DAN TERAPI KESEHATAN OLEH BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) MANJUNGAN, KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN KLATEN Latifah Nevia Wulan Rahmadani; Cantika Aulia; Zuliya Yasmita; Ulfanuri Izna Fadiya; Fikri Aditya Rajasa; Yafa Zufar Riyyasyi Giyaf; Defita Meliyana Satfiyani; Kharisma Az Zahro; Pingkan Nilsari; Firkha Nailil Muna; Faiq Ridwan Fadhilah; Safaah Restuning Hayati
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis sumber daya alam memiliki potensi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung kesehatan melalui aktivitas rekreasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan menganalisis potensi Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten sebagai sarana wisata dan kesehatan. Kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi langsung, serta wawancara dengan pengurus BUMDes Mahanani dan masyarakat sekitar, dilengkapi dengan pendampingan langsung dalam penataan kawasan dan promosi digital. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, didukung kajian pustaka dari jurnal, buku, serta publikasi yang relevan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Umbul Susuhan memiliki potensi wisata alam yang didukung oleh mata air jernih dan lingkungan yang masih asri. Pengelolaan oleh BUMDes Mahanani juga memberikan manfaat ekonomi berupa peningkatan pendapatan desa, peluang usaha, dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Dari aspek kesehatan, aktivitas berenang dapat mendukung kebugaran jasmani seperti peningkatan kapasitas aerobik, kekuatan otot, dan fleksibilitas, serta memberikan manfaat relaksasi. Oleh karena itu, pengelolaan yang berkelanjutan dengan memperhatikan kualitas air, kebersihan, keamanan, keselamatan, dan fasilitas pendukung diperlukan untuk mengoptimalkan fungsi Umbul Susuhan sebagai destinasi wisata dan sarana kesehatan.
POTENSI BATIK BIMA SENA SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI KREATIF DI DESA JARUM, KECAMATAN BAYAT, KABUPATEN KLATEN Muhammad Fadli Hizbulloh; Hasna Mardiyah; Shafa Amatisya; Miftakhul Ilham Mahendra; Afifah Nur Anni; Umi Kholifatul Latifah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemilik UMKM Batik Bima Sena dalam mengelola pemasaran digital secara mandiri, memperkuat branding produk, serta meningkatkan aksesibilitas sentra batik Desa Jarum melalui penyusunan Peta Desa Wisata Batik Jarum. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, koordinasi dengan mitra dan perangkat desa, pelatihan dan pendampingan digital marketing, serta evaluasi. Pelatihan digital marketing dilakukan melalui pemanfaatan Instagram dan TikTok. Selain itu, dilakukan pemetaan lokasi UMKM batik dan fasilitas pendukung wisata yang diwujudkan dalam bentuk peta cetak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan mitra dalam mengelola konten media sosial secara lebih terarah dan mandiri, meskipun konsistensi pengelolaan media sosial masih memerlukan pendampingan lanjutan. Peta Desa Wisata Batik Jarum juga berhasil diwujudkan sebagai media informasi untuk membantu wisatawan menemukan lokasi UMKM batik. Berdasarkan hasil tersebut, pendampingan digital marketing dan pemetaan desa wisata dapat melengkapi penguatan usaha Batik Bima Sena dari sisi pemasaran dan aksesibilitas, sehingga berpotensi mendukung keberlanjutan usaha dan penguatan ekonomi kreatif di Desa Jarum.
AKTIVITAS ALTERNATIF TANPA GADGET BAGI ANAK DI LINGKUNGAN TPA: PENDEKATAN PARTISIPATIF DALAM KEGIATAN KKN DI DESA PUGERAN, KLATEN Qorna Aghnat; Hafid Affandi; Yudha Fareza Nur Aziz; Agustina Dwi Rahmawati; Tsania Salma Afifah; Ardela Pramai Shela; Wiwit Della Mustika; Jashinda Azza Nakia Gunawan; Hilma Azizah; Zerlinda Puji Lestari; Muhammad Arsal Al Habzy; Nur Nabila Salsabila Canopus
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia sekolah menjadi persoalan yang perlu direspons melalui pendekatan yang tidak hanya menekankan pembatasan perangkat, tetapi juga penyediaan aktivitas alternatif yang menarik. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan aktivitas alternatif tanpa gadget bagi anak-anak di TPA Masjid Al-Muslimun, Dukuh Pugeran RW 5, Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten. Kegiatan dilaksanakan selama masa KKN pada 22 Juni–31 Juli 2026, dengan kegiatan TPA dilaksanakan secara rutin setiap Senin dan Rabu dan melibatkan sekitar 20–30 anak setiap pertemuan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif-partisipatif melalui observasi, wawancara informal, partisipasi langsung, dokumentasi, serta evaluasi mingguan. Aktivitas alternatif meliputi permainan kelompok, menggambar, sambung ayat, cerita kisah Nabi, dan hafalan 25 Nabi dan Rasul. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak secara umum memberikan respons antusias terhadap aktivitas yang diberikan, meskipun beberapa anak masih memilih menggunakan gadget dan memerlukan arahan untuk mengikuti kegiatan. Aktivitas alternatif juga menciptakan ruang interaksi sosial, kreativitas, dan pembelajaran keagamaan tanpa perangkat digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang TPA dan sumber daya sederhana dapat menjadi alternatif dalam menciptakan keseimbangan antara aktivitas digital dan aktivitas langsung anak. Namun, program belum dapat membuktikan penurunan durasi screen time karena tidak dilakukan pengukuran kuantitatif sebelum dan sesudah kegiatan.
STRATEGI DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN PEMASARAN UMKM GEROBAK ANGKRINGAN IBU HANDAYANI MELALUI SHOPEE DAN GOOGLE ADS (STUDI KASUS DI DESA JARUM, KECAMATAN BAYAT, KABUPATEN KLATEN) Arif Rahman Hidayat; Uun Kamilah; Dita Febriana Setyowati; Muhammad Rocky Ultrano; Ratna Anjani; Nasywa Az Zahra Wibowo
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing dalam meningkatkan pemasaran UMKM Gerobak Angkringan Ibu Handayani melalui pemanfaatan platform Shopee dan Google Ads di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap aktivitas usaha dan pemasaran UMKM Gerobak Angkringan Ibu Handayani. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian meliputi pemanfaatan Shopee, penggunaan Google Ads sebagai media promosi, strategi promosi yang diterapkan, serta kendala dalam penerapan digital marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan digital marketing memberikan peluang bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar wilayah lokal (seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan, Bali, dan Makassar) serta memperkenalkan produk kepada konsumen secara lebih luas. Shopee dimanfaatkan sebagai sarana pemasaran digital untuk menampilkan informasi produk dan penawaran, sementara Google Ads digunakan untuk meningkatkan visibilitas usaha melalui iklan bertarget kata kunci dan lokasi. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan digital, keterbatasan anggaran, inkonsistensi pembuatan konten, serta karakteristik produk kuliner yang memiliki batas daya tahan dan pengiriman. Dengan demikian, penerapan digital marketing secara bertahap dan konsisten dapat menjadi strategi yang efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing UMKM.
OPTIMALISASI KESEJAHTERAAN LANSIA MELALUI PROGRAM SEKOLAH LANSIA BERBASIS REKREASI PARTISIPATIF DI DESA NGRUNDUL Larasati Khoirinnisa; Muhammad Hanif Hidayat; Adibatus Syarifah; Febri Adhi Anggoro; Lusiana Eka Banuwati; Yasmin Jayusa Ayu Suparjo
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia menuntut adanya upaya yang mampu menjaga kesehatan, meningkatkan partisipasi sosial, dan mempertahankan kualitas hidup lansia. Permasalahan yang dihadapi meliputi penurunan fungsi fisik, meningkatnya risiko penyakit degeneratif, serta berkurangnya interaksi sosial yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui Program Sekolah Lansia berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesejahteraan lansia di Dukuh Jetis, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan diisi dengan senam lansia, permainan interaktif, dan karaoke bersama, sedangkan evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap tingkat partisipasi, interaksi sosial, dan respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, terjadi peningkatan komunikasi dan keakraban antarlansia, serta muncul respons positif terhadap kegiatan rekreatif yang memberikan suasana belajar yang menyenangkan. Program ini juga berkontribusi terhadap kebugaran fisik, kesejahteraan psikososial, serta penerapan konsep Active Ageing melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, PLKB, dan kader Sekolah Lansia.
PENINGKATAN PEMBINAAN KEMANDIRIAN MELALUI PENGADAAN SARANA DAN PRASARANA PEMASARAN PRODUK SUKA BREAD DI LAPAS KELAS I SUKAMISKIN Ridwan Harun; Muhammad Fajar Fernando; Arif Joyakin Simanjuntak; Denny Nazaria Rifani
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin menghasilkan produk kopi dan roti sebagai bagian dari kegiatan produktif Warga Binaan Pemasyarakatan. Namun, ketersediaan produk tersebut belum sepenuhnya didukung oleh media promosi yang fleksibel dan terpadu untuk menampilkan produk, memberikan informasi, mendukung pelayanan, serta memudahkan pemindahan produk. Kegiatan KKN ini bertujuan memperkuat proses promosi dan pemasaran melalui penyediaan dan pemanfaatan gerobak keliling. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, perancangan dan koordinasi, persiapan dan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Gerobak dirancang sebagai etalase, media promosi, tempat penyimpanan sementara, titik pelayanan, dan sarana pemindahan produk dengan tetap memperhatikan keamanan, kebersihan, dan ketentuan operasional Lapas. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya gerobak keliling, identitas produk serta informasi menu dan harga yang lebih jelas, penataan produk yang lebih teratur, terlaksananya uji penggunaan, pemeriksaan kebersihan dan kelayakan, serta mulai diterapkannya pencatatan persediaan dan penjualan. Kegiatan juga memperluas pengalaman Warga Binaan dari tahap produksi menuju pemahaman mengenai promosi, pelayanan, dan pemasaran. Namun, peningkatan penjualan secara kuantitatif belum dapat disimpulkan karena belum tersedia data pembanding yang memadai. Dengan demikian, inovasi ini menjadi tahap awal penguatan sistem pemasaran produk kemandirian yang lebih teratur, terukur, dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN PELAKU UMKM MELALUI PENDAMPINGAN DIGITALISASI USAHA DI DESA JOGOSETRAN, KLATEN Idha Aulia Hassanah; Hanifah Septiyaningsih; Hanifatuz Zahra; Hitari Shelia Riyandi; Fatra Dwi Karna
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi perkembangan kebutuhan konsumen dan persaingan pasar. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital pada pelaku UMKM di Desa Jogosetran, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, melalui pendampingan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif dan aplikatif yang dilaksanakan melalui tahapan observasi dan pendataan, edukasi dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 03 Juli sampai 22 Juli 2026 dengan sasaran sebanyak 10 UMKM. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan, sebanyak 9 dari 10 UMKM memperoleh pendampingan secara langsung, sedangkan satu UMKM tidak mengikuti pendampingan karena telah memiliki fasilitas pembayaran digital berupa QRIS dari Agen BRI. Bentuk pendampingan yang diberikan meliputi pemanfaatan QRIS sebagai alternatif pembayaran non-tunai, Google Maps sebagai media informasi lokasi usaha, penyusunan price list untuk menampilkan informasi produk dan harga, serta penyediaan kotak saran dan masukan sebagai media komunikasi dengan konsumen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kebutuhan digitalisasi setiap UMKM berbeda sehingga bentuk pendampingan perlu disesuaikan dengan kondisi usaha masing-masing. Pendampingan juga membantu meningkatkan ketersediaan sarana digital yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM serta memberikan pemahaman mengenai pemanfaatannya dalam kegiatan usaha. Keberlanjutan penggunaan fasilitas digital menjadi hal penting agar manfaat digitalisasi dapat terus dirasakan dan mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
EDUKASI PERLINDUNGAN DIRI DAN PENCEGAHAN BULLYING PADA PESERTA DIDIK DI SANGGAR BIMBINGAN, MALAYSIA Arifah Khoirunnisaa
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta didik di Sanggar Bimbingan Selangor, Malaysia, memiliki pemahaman yang beragam mengenai perlindungan diri, batasan tubuh, dan hubungan pertemanan yang sehat. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan edukasi mengenai perlindungan diri dan pencegahan bullying bagi peserta didik dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman dan keterampilan dasar kepada peserta didik dalam mengenali situasi yang tidak aman, mencegah bullying, serta membangun hubungan pertemanan yang sehat. Metode kegiatan meliputi koordinasi dan observasi awal bersama guru tetap Sanggar Bimbingan, penyusunan materi, serta pelaksanaan edukasi dengan tiga tema, yaitu “Area Privasiku”, “Stop Bullying”, dan “Cara Berteman yang Baik”. Edukasi dilaksanakan melalui ceramah interaktif, media visual, kuis, ice breaking, dan simulasi. Peserta didik dilibatkan secara aktif untuk mempraktikkan respons yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang tidak aman maupun tindakan bullying. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang baik selama proses edukasi. Setelah kegiatan, terdapat indikasi perubahan dalam respons peserta didik, terutama keberanian untuk menyampaikan kejadian yang membuat mereka tidak nyaman kepada guru. Penguatan dari guru serta pemasangan poster bertema “Area Privasiku” dan “Cara Berteman yang Baik” menjadi bagian dari tindak lanjut kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dasar peserta didik mengenai perlindungan diri dan pencegahan bullying di lingkungan Sanggar Bimbingan.

Page 9 of 11 | Total Record : 108