cover
Contact Name
AIEDIL PEBRI SUWARNA
Contact Email
aidil.febri@usimar.ac.id
Phone
+6282292643847
Journal Mail Official
lppm@usimar.ac.id
Editorial Address
Jl.Pondok Pesantren no 10 kel.lamokato
Location
Kab. kolaka,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah
ISSN : 25991248     EISSN : 25991248     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah adalah jurnal yang berisi tentang teknologi pembelajaran, administrasi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, pedagogy dan yang lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
PERAN STRATEGIS ORANG TUA DAN GURU DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN AL-QUR’AN (STUDI KASUS DI TPQAL MAWADDAH SMP NEGERI 2 KOLAKA) Nurfadli Tadjuddin; M Zakariah; Muhammad Akbar
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru dan orang tua mempunyai tanggung jawab untuk mengajarkan ilmu agama kepada anak. Guru mempunyai posisi yang sangat penting dalam pendidikan, begitu juga orang tua yang menduduki posisi penting dalam keluarga. Dalam pembelajaran Al-Quran pada anak tentu memerlukan dukungan dan motivasi agar dapat menggugah semangat belajar anak. Dalam hal ini sangat dibutuhkan peran orang tua dan guru dalam mendukung pembelajaran Al-Quran.Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peran guru dalam mendukung pembelajaran Al-Quran?, bagaimana peran dalam mendukung pembelajaran Al-Quran?, dan hambatan dalam mendukung pembelajaran Al- Quran pada anak di TPQ Al Mawaddah SMPN 2 Kolaka?. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam mendukung pembelajaran Al- Quran, mendeskripsikan peran orang tua dalam mendukung pembelajaran Al- Quran, serta mengidentifikasi hambatan orang tua dan guru dalam mendukung pembelajaran Al-Quran pada anak di TPQ Al Mawaddah SMPN 2 Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, sumber datanya yaitu orang tua dan guru, dengan menggunakan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun pengujian keabsahan data melalui penarikan kesimpulan dan verifikasi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa peran strategis orang tua yaitu, sebagai motivator, fasioitator, mitra, dan sebagai supervisor. Peran strategis guru dalam mendukung pembelajaran Al-Quran yaitu sebagai instruktur, fasilitator, motivator, dan sebagai evaluator. Adapun hambatan dalam mendukung pembelajaran Al-Quran menurut perspektif orang tua yaitu bacaan anak yang kurang fasih, sedangkan hambatan menurut perpektif guru yaitu siswa sulit diatur dan sarana Al-Quran yang kurang memadai.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAKKELAS VIII.6 “PERCAYA DIRI” DI MTsN 1 KOLAKA Aqilah Rifqah; Hartono; Andi Nurul Aulia
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Moral kelas VIII MTs dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Diharapkan model TPS dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berdiskusi, berbagi ide, dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TPS dapat meningkatkan partisipasi siswa, pemahaman konsep, dan hasil belajar mereka. Hal ini tercermin dalam peningkatan nilai rata-rata ujian dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif Think Pair Share telah terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Aqidah Akhlak bagi siswa kelas VIII MTs. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Aqidah Akhlak kelas VIII di MTsN 1 Kolaka? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana meningkatkan hasil belajar ketika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada kelas Aqidah Akhlak VIII.6 “Kepercayaan Diri” di MTsN 1 Kolaka. Metode penelitian yang digunakan meliputi jenis penelitian berupa penelitian tindakan kelas (PTK); Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Kolaka, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi empat tahap, perencanaan yaitu tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi; Instrumen penelitian berupa lembar observasi guru dan siswa serta lembar tes hasil belajar teknis, analisis data observasi, dan tes analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS), hasil belajar siswa meningkat pada tes pra-siklus, mencapai kesempurnaan belajar klasik siswa sebesar 50%, pada pelaksanaan tindakan di siklus I, 70%, dan pada siklus II, mencapai kesempurnaan belajar sebesar 100%.
UPAYA SEKOLAH DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING VERBAL TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS VSEKOLAH DASAR ISLAM TERPADUAL MAWADDAH WARRAHMAH KOLAKA BAHRAH; Muhammad Akbar; Hartono
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta didik Selama berada di sekolah dari pagi hingga sore tidak hanya belajar, tetapi juga bersosialisasi dengan teman-teman dan guru di lingkungan sekolah. Selama proses tersebut, mereka mungkin akan terpapar berbagai perilaku dan karakteristik tertentu termasuk perilaku bullying. Hal ini sesuai survey pendahuluan yang dilakukan terhadap peserta didik kelas V SD IT Al Mawar Kolaka. Terdapat peserta didik yang melakukan perilaku bullying terhadap temannya, seperti mengejek, mengolok-olok, menyebut nama orangtua, dan bercanda yang berlebihan. Akan tetapi, dari beberapa upaya kepala sekolah dan guru sehingga kasus bullying bisa diatasi Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka?. Bagaimana upaya sekolah dalam mengatasi perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka? Serta Apa hambatan sekolah dalam mengatasi perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka. Untuk mengetahui upaya sekolah dalam mengatasi perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka. Untuk mengetahui hambatan sekolah dalam mengatasi perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka. Metode penelitian yang digunakan meliputi jenis penelitian berupa penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, wali kelas V, serta peserta didik. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran perilaku bullying pada peserta didik SD IT Al Mawar Kolaka sering terjadi bullying verbal baik dari kelas rendah maupun tinggi. Upaya sekolah dalam mengatasi perilaku bullying terhadap peserta didik kelas V SD IT Al Mawar Kolaka yaitu memberi motivasi, melibatkan seluruh peserta didik di kelas dalam suatu permainan atau kegiatan, memberikan pengertian atau edukasi, menegur dan memberi nasihat kepada peserta didik, dan memberikan sanksi bagi pelaku bullying.serta hambatan sekolah dalam mengatasi perilaku bullying yaitu kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang bullying, dan kurangnya Kerjasama dengan orangtua.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM(PAI) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 02 ULUNGGOLAKA yunita; Hartono; Andi Nurul Aulia
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan ice breaking dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V MI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. Ice breaking merupakan kegiatan yang dapat mengubah suasana kelas yang membosankan dan kaku menjadi lebih bersemangat, rileks, serta menyenangkan. Dengan ice breaking, suasana pembelajaran menjadi lebih aktif, antusias, dan serius namun santai, sehingga materi pelajaran lebih mudah dipahami oleh siswa. Ice breaking dalam Kegiatan ini berfungsi untuk membantu mengembalikan konsentrasi, semangat, dan antusiasme siswa melalui aktivitas sederhana seperti yel-yel, tepuk tangan, atau permainan. Penggunaan ice breaking harus singkat (maksimal 5 menit) dan disesuaikan dengan kondisi kelas. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dan penelitian lapangan untuk mengidentifikasi pengalaman siswa dan guru dalam penerapan ice breaking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam ice breaking seperti tebak kata, sambung kata, tepuk semangat, dan permainan sederhana mampu meningkatkan motivasi, fokus, serta mempererat hubungan antar siswa. Meskipun ada kendala dalam pengelolaan waktu dan perbedaan tingkat keaktifan siswa, solusi seperti pembatasan durasi dan aturan partisipasi bergiliran terbukti efektif mengatasi masalah tersebut. Secara keseluruhan, ice breaking terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan energik. Hasil penelitian ini terbukti bahwa Ice Breaking efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa di kelas V MI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. Penelitian ini menekankan bahwa ice breaking tidak hanya berperan sebagai pengisi waktu yang menyenangkan, tetapi juga alat strategis yang mampu meningkatkan motivasi dan pencapaian akademis siswa.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN PAI (PENDIDIKAN AGAMA ISLAM) MELALUI ICE BREAKING DI KELAS III SDN 3 INDUHA ANDI SAKIAH; RINA NUR AFIFA; SUHRAH
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang disebabkan oleh faktor-faktor dari luar situasi belajar, seperti angka kredit, ijazah, tingkatan hadiah, medali pertentangan, dan persaingan yang bersifat negatif seperti sarcasm, ridicule, dan hukuman. Motivasi ekstrinsik ini tetap diperlukan di sekolah, sebab pengajaran di sekolah tidak semuanya menarik minat peserta didik atau sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Permasalahan yang dapat diangkat dalam penelitian ini adalah peningkatan motivasi belajar dalam peserta didik dalam proses pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) melalui Ice Breaking  di kelas III SDN 3 Induha Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya motivasi belajar peserta didik dalam proses pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) Melalui Ice Breaking di kelas III SDN 3 Induha. Jenis penelitian pada penelitian ini adalam penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 15 peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner pembagian angket terhadap responden dan dokumentasi. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila 75% responden memberikan respon positif pada pembelajaran yang mengaitkan dengan permainan atau IceBreaking Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya peningkatan.  Hal ini dapat dibuktikan pada presentase yang didapatkan. Dari hasil motivasi belajar peserta didik dapat dilihat bagian bab IV (Hasil Penelitian) dan jika masih ada perbaikan maka peneliti akan menambahkan atau mengurangi dari hasil motivasi belajar peserta didik dengan melakukan perbaikan atau Revisi. Dan jika sudah benar akan hasil dari peneliti dapatkan maka seperti itulah hasil nya. Tanpa ada pengerangan atau pun penambahan sedikitpun. 
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI DI KELAS VII MTS BABUSSALAM HKSN KEC. LATAMBAGA KAB. KOLAKA Risman Akbar; Hartono; Askahar
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dapat diartikan sebagai proses pengubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara, dan pembuatan mendidik. Karena pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Jadi pendidikan merupakan upaya pengembangan potensi diri manusia untuk menjadi manusia dewasa dan cakap. Untuk mengembangkan diri menjadi manusia yang berpotensi maka perlu penyadaran mengenai pendidikan. Pendidikan efektif akan tercapai melalui pembelajaran yang efektif. Rumusan masalah dalam penelitian ini ada dua yaitu: Bagaimana gaya belajar siswa berprestasi di kelas VII MTs Babussalam HKSN Kec. Latambaga Kab. Kolaka?  Dan Apa saja faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa berprestasi di kelas VII  MTs Babussalam HKSN Kec. Latambaga Kab. Kolaka?   Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan beberapa tahapan yaitu data Reduction, data display, dan conslusion drawing/verification.(Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa ada beberapa bentuk gaya belajar siswa yaitu Gaya belajar visual, gaya belajar auditori dan Gaya belajar kinestetik Gaya belajar siswa berprestasi ada beberapa macam yaitu Gaya belajar visual, Gaya belajar auditorial, dan Gaya belajar kinestetik. Dengan mengetahui gaya belajar siswa, guru dapat membantu siswa belajar sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki siswa tersebut. Karena kemampuan siswa untuk memahami dan menerima pelajaran sudah pasti berbeda tingkatannya Faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa berprestasi antara lain faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal meliputi keturunan, bakat, minat, dan motivasi, sedangkan faktor eksternal meliputi faktor lingkungan sekolah yakni hubungan guru dengan siswa , faktor lingkungan keluarga, dan faktor lingkungan Masyarakat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK MENGENALI HURUF HIJAIYAH DI KELAS 2 SDN 1 SILEA Ahmad Nabilal; M. Zakariah
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The learning implementation that occurs at SDN 1 Silea is considered to lack variety in learning, making learning monotonous. The basic difficulty in recognizing hijaiyah letters is the difficulty in naming, showing and differentiating hijaiyah letters which have similar shapes but differ in pronunciation. This is in accordance with initial observations made previously on grade 2 students at SDN 1 Silea. Only a small percentage of students understand the level of mastery, of 19 students only 26% succeed. This shows that the learning process was not successful. The problem that can be raised in this research is how the learning process is in recognizing hijaiyah letters in class 2 of SDN 1 Silea and how to use the picture and picture learning model to increase students' understanding of recognizing hijaiyah letters in class 2 of SDN 1 Silea. Meanwhile, the aim of the research is to determine the learning process in recognizing hijaiyah letters in class 2 of SD N 1 Silea and to determine the use of the picture and picture learning model in increasing students' understanding of recognizing hijaiyah letters in class 2 of SDN 1 Silea.The research methods used include a qualitative approach with the type of classroom action research (PTK); The research subjects were 19 class 2 students at SDN 1 Silea; The research procedures carried out included four stages, namely action planning, action implementation, observation and reflection; Research instruments include observation sheets, interview guidelines, documentation guidelines and tests. This research is said to be successful if the total of 19 students reaches 70% or overall has reached KKM 70 in the subject of Islamic Religious Education in hijaiyah letter material in the use of the picture and picture learning model. The results of the research showed that the process of learning hijaiyah letters using the repeated lecture and question and answer method used by the teacher was not successful where in initial observations only 5 students completed it with a percentage of 26%. By using the picture and picture learning model on hijaiyah letter material, recognizing hijaiyah letters has increased. Where in cycle I the percentage of students' achievement of learning completeness was 63%, while in cycle II the achievement of learning completeness reached a percentage of 100%.
IPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X DI SMA NEGERI 1 KOLAKA Ardian Aditya Islami; Nurhayati; Muhammad Asra
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu upaya untuk membantu jiwa peserta didik secara lahir dan batin, dari sifat kodratinya menuju sifat yang lebih baik lagi kedepannya. Pendidikan juga merupakan suatu proses yang terus berlanjut dan tidak pernah berakhir sampai kapanpun atau bisa disebut dengan (never ending proces), sehingga menghasilkan kualitas yang berkesinambungan sampai masa yang akan datang dan sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa dan Pancasila. Mengacu pada Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang fungsi sistem pendidikan nasional yaitu pada pasal 3 yang menyatakan bahwa: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuandan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahklak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis dan juga bertanggung jawab”.
PERAN SEKOLAH DALAM MENGATASI  BULLYING FISIK TERHADAPPESERTA DIDIK KELAS VII DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 KOLAKA Novkar; Askari Zakariah; Muhammad Iqbal
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan sebagai upaya pengembangan potensi peserta didik serta perlunya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif, mengingat kasus bullying yang kerap terjadi di berbagai jenjang pendidikan, termasuk di SMP Negeri 1 Kolaka. Bullying fisik, yang meliputi tindakan mendorong, memukul, menendang, dan merampas barang milik, tidak hanya menimbulkan luka fisik tetapi juga berdampak negatif pada kondisi psikologis korban, sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru bimbingan konseling, wali kelas, serta siswa, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying fisik masih menjadi masalah serius di SMP Negeri 1 Kolaka, dengan tindakan seperti mendorong, memukul, dan menendang yang sering terjadi, terutama di luar pengawasan guru. Korban bullying cenderung memilih untuk diam karena takut akan balasan dari pelaku, sementara saksi sering kali enggan terlibat. Peran sekolah dalam mengatasi bullying meliputi sosialisasi, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kasus (TPPK), pelaksanaan deklarasi anti-bullying, serta pemberian motivasi kepada siswa. Namun, terdapat hambatan dalam penanganan bullying, seperti perilaku bullying yang berulang dan kurangnya kesadaran pelaku akan dampak negatif tindakan mereka.
ANALISIS ASESMEN DIAGNOSTIK NON KOGNITIF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PAI  DI KELAS 4 SDN 1 ULU LAPAO-PAO Nia Angraeni; Muhammad Akbar; Nurhayat
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Religious Education learning in grade 4 of SDN 1 Ulu Lapao-pao is still focused on cognitive aspects such as memorizing material and understanding texts without paying full attention to non-cognitive aspects such as attitudes, morality and interpersonal skills. The implementation of the independent curriculum has not fully mastered the contents of the learning tools including the scope of its assessment so that the application of non-cognitive diagnostic assessments in the Islamic Religious Education learning process is not optimal. This is an obstacle in knowing the development and needs of students as a whole. The formulation of the problem in this study is how to analyze non-cognitive diagnostic assessments in improving the quality of Islamic Religious Education learning in grade 4 of SDN 1 Ulu Lapao-pao. The purpose of the study was to determine how non-cognitive diagnostic assessments improve the quality of Islamic Religious Education learning in grade 4 of SDN 1 Ulu Lapao-pao. The research method used is qualitative, phenomenological research type; the object of research is the procedure for the non-cognitive diagnostic assessment process and the quality of Islamic Religious Education learning in grade 4 of SDN 1 Ulu Lapao-pao; the research procedures used include observation, interviews, and documentation; research instruments in the form of observation sheets for teachers and students; data analysis techniques in the form of data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions, and assessing student learning outcomes. The results of the study showed that with the analysis of non-cognitive diagnostic assessments, especially in the analysis of student learning conditions and styles, it showed that most students at SDN 1 Ulu Lapao-pao were very ready to follow the teaching and learning process of Islamic Religious Education. While the observation of learning styles showed that most students in grade 4 had an audio learning style. This is what then became a reference for teachers in creating Islamic Religious Education learning designs which can then improve the quality of Islamic Religious Education learning at the school.