cover
Contact Name
Dr. Permana, M.Pd.
Contact Email
admin@al-afif.org
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
admin@al-afif.org
Editorial Address
Jl.Pamekaran No 668 Suci Kaler
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Advances In Education Journal
Published by Yayasan Al-Afif
ISSN : -     EISSN : 30637112     DOI : -
Core Subject :
Advances in Education Journal (AEJ) adalah jurnal akademik yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam bidang pendidikan. Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel yang menawarkan wawasan baru, pendekatan inovatif, dan hasil penelitian terkini yang dapat meningkatkan praktik pendidikan di berbagai tingkatan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. AEJ menerima kontribusi dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan diantaranya: - Metode Pengajaran dan Pembelajaran - Teknologi Pendidikan - Kebijakan Pendidikan - Psikologi Pendidikan - Manajemen Pendidikan - Pendidikan Multikultural - Pendidikan Khusus - Evaluasi dan Penilaian Pendidikan - Pengembangan Kurikulum - Pendidikan Islam - Pendidikan Berbasis Komunitas - Edukasi Lingkungan Setiap artikel yang diterbitkan di AEJ melalui proses peer-review untuk memastikan kualitas dan validitas ilmiah. Jurnal ini menyediakan platform bagi peneliti, pendidik, dan praktisi untuk berbagi temuan dan ide-ide yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan nyata, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan hasil belajar dan kesejahteraan peserta didik.
Arjuna Subject : -
Articles 534 Documents
Pemaknaan Nilai Pendidikan Karakter dalam Lirik Lagu Daerah Lampung "Jaoh Jak Hulun Tuha" sebagai Media Pendidikan Seni Berbasis Budaya Lokal Anton Tri Hasnanto
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaknai nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam lirik lagu daerah Lampung Jaoh Jak Hulun Tuha karya Hila Hambala. Lagu daerah sebagai bagian dari warisan budaya lokal dipandang tidak hanya memiliki fungsi estetis, tetapi juga memuat pesan moral, emosional, dan sosial yang relevan dalam pembentukan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis interpretatif terhadap teks lirik lagu. Sumber data primer berupa lirik lagu Jaoh Jak Hulun Tuha, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari berbagai buku, artikel ilmiah, dan kajian yang berkaitan dengan pendidikan karakter, pendidikan seni, dan interpretasi karya seni. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan tahapan membaca, mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menafsirkan bagian-bagian lirik yang memuat nilai pendidikan karakter. Analisis data dilakukan secara deskriptif interpretatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan makna terhadap simbol, ungkapan emosional, serta pengalaman sosial yang terdapat dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Jaoh Jak Hulun Tuha memuat nilai pendidikan karakter berupa kemandirian dan ketangguhan dalam menghadapi kesulitan hidup, kasih sayang keluarga dan penghormatan kepada orang tua, serta makna emosional dan estetika lirik sebagai media pendidikan karakter. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa lagu daerah dapat dimaknai sebagai media pendidikan seni berbasis budaya lokal yang mendukung pembentukan karakter melalui pengalaman emosional, simbolik, dan reflektif.
Analisis Isu Etika Data Pribadi Dalam Sistem Informasi Pendidikan Zahra Auliya Febbyanti; Ni Putu Devita Natalia Putri; Naisylla Anastasya Irawan; Indriyani
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of educational information systems has increased the use of personal data, including student and educator information. While improving data management efficiency, this development also raises various ethical issues related to privacy and information security. This study aims to analyze ethical issues of personal data in educational information systems and their impact on user privacy and information security. A qualitative approach through a literature review of relevant studies and regulations was used in this research. The results indicate that the main issues include a lack of transparency in data management, risks of information leakage, and potential misuse of personal data, which may lead to privacy violations and reduced user trust in the system. Therefore, the implementation of ethical principles, improved system security, and comprehensive data protection policies are necessary to ensure privacy and information security
Implementasi Standar Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dalam Mendukung Mutu Pembelajaran Di SMA Masa Depan Sleman Depok Yogyakarta Dinda Agustiana; Sedya Santosa; Ismail; Andika Febriyanto
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educational facilities and infrastructure are strategic factors that influence the quality of the learning process. However, the successful implementation of educational facility and infrastructure standards is determined not only by the availability of facilities but also by the effectiveness of their management in supporting learning activities. This study aims to analyze the implementation of educational facilities and infrastructure standards at SMA Masa Depan Sleman Depok Yogyakarta, identify the supporting and inhibiting factors affecting their implementation, and examine their contribution to the quality of learning. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and documentation involving eight informants selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of educational facilities and infrastructure standards has been carried out effectively through the provision of adequate learning facilities and systematic management processes, including planning, procurement, utilization, maintenance, and evaluation. The implementation was supported by the commitment of the school principal, the involvement of teachers and educational staff, and a well-structured management system. Meanwhile, the main challenges included budget limitations, the need for technological upgrades, and the continuous maintenance of facilities. The study further demonstrates that effectively managed educational facilities and infrastructure contribute significantly to improving learning effectiveness, student engagement, and the creation of a conducive learning environment. These findings highlight that systematic facilities and infrastructure management is a crucial factor in enhancing learning quality and achieving educational goals.
Pengembangan Media & Multimedia Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Khairunnida; Syahida Ajrina; Ani Cahyadi
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital media and interactive multimedia is necessary in the context of today's modern learning, including Islamic Religious Education learning which is not only oriented towards knowledge aspects, but also oriented towards the attitudes and skills of students, so as to be able to form a complete Muslim personality. This study aims to examine the development of learning media and multimedia that can be used in Islamic Religious Education learning activities. This study uses a qualitative approach with a type of library research through the review and analysis of various literature sources, such as books, journals, and relevant scientific articles. The results of the study indicate that the development of digital media and interactive multimedia in Islamic Religious Education learning must pay attention to important principles therein, including suitability with the curriculum, affordability, openness, independence, meaningfulness, sustainability, effectiveness and efficiency, as well as interactive and interesting. The development of technology-based media carried out systematically is part of a strategic step to create interactive, effective, interesting learning, and able to encourage active involvement of students in understanding and practicing Islamic values ​​in everyday life.
Rekonstruksi Pengorganisasian Sekolah dan Nilai-Nilai Islam: Prespektif Henry Mintzberg Slamet Riadi; Yuliana Nurul Islami
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep pengorganisasian sekolah berdasarkan teori konfigurasi organisasi Henry Mintzberg dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam sebagai landasan normatif dan spiritual dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research yang bersumber dari karya-karya Henry Mintzberg, literatur manajemen pendidikan Islam, serta berbagai penelitian relevan. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses reduksi, penyajian, dan sintesis data untuk menghasilkan model konseptual yang integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pengorganisasian Mintzberg yang menekankan struktur organisasi, pembagian kerja, koordinasi, dan distribusi kewenangan dapat direkonstruksi melalui nilai-nilai Islam seperti amanah, syura, keadilan, ukhuwah, profesionalisme, dan tanggung jawab moral. Integrasi tersebut menghasilkan model organisasi sekolah yang menempatkan kepala sekolah sebagai pemimpin manajerial sekaligus teladan moral, guru sebagai pelaksana pendidikan dan pembentuk karakter, serta musyawarah sebagai mekanisme utama koordinasi organisasi. Model ini mampu menggabungkan efektivitas struktural dengan pembinaan budaya organisasi Islami sehingga menciptakan sekolah yang adaptif, profesional, berkarakter, dan berorientasi pada pembentukan peserta didik yang unggul secara intelektual, moral, dan spiritual.
Transformasi Kurikulum PAI  Era Digital melalui Kecerdasan Buatan (AI), Ekopedagogi, Pendidikan Seksualitas, dan Moderasi Beragama dalam Bingkai Kearifan Lokal Noor Syifa Azkia Rahmah; Salamah Salamah
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital memerlukan rekonstruksi materi yang adaptif dan dinamis agar mampu menjawab tantangan zaman dan permasalahan atau isu mutakhir di masyarakat tanpa melupakan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehadiran kecerdasan buatan (AI), ekopedagogi, pendidikan seksualitas, dan moderasi beragama dalam struktur kurikulum PAI kontemporer dan dibingkai oleh kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan, dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAI hendaknya diikuti dengan etika digital; penguatan ekopedagogi berbasis lokal dari adat istiadat masyarakat Banjar melalui fikih sungai, Hukum Adat Hutan, penjagaan Pegunungan Meratus; pendidikan seksualitas yang Islami melalui tradisi Badudus serta internalisasi moderasi beragama melalui sikap Baapik. Titik temu seluruh elemen ini terletak pada sikap moderat (wasathiyah) yang menyeimbangkan kecakapan teknologi, tanggung jawab ekologis, dan kesadaran menjaga kehormatan diri. Oleh karenanya, transformasi kurikulum PAI sangat penting untuk menghasilkan pembelajaran agama yang adaptif di era saat ini.
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Kebutuhan Zaman Siti Asiah Nurfadillah; Iskandar Mirza; Akhmad Rozikin
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era has fundamentally changed the way students learn, interact, and understand the world around them. Islamic Religious Education (PAI) curriculum currently faces significant challenges in remaining relevant to the needs of today's students. This study aims to analyze the reconstruction model of the PAI curriculum based on contemporary needs, focusing on the integration of digital literacy and character reinforcement. This research uses a qualitative method with a library research approach, collecting data from various scientific journals, books, and relevant previous studies. The results indicate that an ideal PAI curriculum reconstruction includes three main aspects: 1) integration of technology and digital literacy in learning, 2) reinforcement of student character through a values-based approach, and 3) the strategic role of PAI teachers as facilitators and mentors in the digital era. The implication of this research emphasizes the importance of adaptive and responsive curriculum transformation to address the challenges of the times without abandoning the essential values of Islamic teachings.  
Representasi Peradaban Islam dalam Sistem Kecerdasan Buatan Generatif: Analisis Historis terhadap Produksi Pengetahuan Digital Kontemporer Syarifudin Basyar
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif telah mengubah lanskap produksi pengetahuan digital secara fundamental. Artikel ini menganalisis bagaimana sistem AI generatif merepresentasikan peradaban Islam dalam proses produksi pengetahuan digital kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis dan arkeologi pengetahuan Foucault, penelitian ini meneliti tiga sistem AI generatif utama: Gemini, ChatGPT-4, dan Copilot. Data dikumpulkan melalui prompt sistematis yang dirancang untuk mengekstrak representasi tentang filsafat Islam, sains peradaban Islam, dan kontribusi epistemologis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem AI generatif cenderung merepresentasikan peradaban Islam melalui kerangka orientalisme digital, di mana capaian historis disajikan secara dekontekstualisasi sementara dimensi kontemporer mengalami reduksi sistematis. Temuan ini mengonfirmasi adanya reproduksi bias epistemik kolonial dalam arsitektur AI generatif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan korpus data representatif dan partisipasi aktif komunitas akademik Islam dalam proses alignment AI.
Pengembangan Soft Skills Siswa Berbasis Kebutuhan Dunia Kerja Ghina Sofia Mahfuzah; Syahida Ajrina; Suriagiri Suriagiri
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soft skills are as important as hard skills because they play a crucial role in determining individual success in the workplace by enhancing work effectiveness and social interaction. However, the development of students’ soft skills is often not yet fully aligned with the demands of the world of work. This study aims to examine the development of students’ soft skills based on workplace needs to improve their readiness and professional competence. This research uses a qualitative approach with a literature review method by analyzing relevant books, journals, and scientific articles. The findings indicate that soft skills development in schools must be carried out systematically, contextually, and aligned with job market requirements alongside hard skills development. Soft skills such as communication, collaboration, and adaptability are essential competencies that must be strengthened. In conclusion, systematic soft skills development can produce graduates who are not only academically competent but also possess strong character, social skills, and job readiness aligned with contemporary demands.
Konsepsi Alam Semesta dalam Al-Qur’an: Kajian Teologis dan Saintifik Nelsa Ondiana; M. Ilham Febriansyah; Alihan Satra
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 6 (2026): Advances In Education Journal (Juni)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The universe and all its contents certainly did not come into being on their own. The universe is one of the signs of Allah SWT’s greatness that is frequently discussed in the Qur’an. Various verses explain the creation, order, and function of the universe as a means for humans to come to know the Creator. This study aims to analyze the conception of the universe from the perspective of the Qur’an, examine the process of the universe’s creation according to Qur’anic verses and Hadith, explore the meanings contained in verses related to the creation of the universe, and identify the relationship between humanity and the universe from an Islamic perspective. The method used in this study is a literature review method involving the utilization of available resources from various sources such as books, journals, and academic databases, for example, Google Scholar. The results of this study indicate that the universe, from the perspective of the Qur’an, serves as evidence of the greatness and power of Allah SWT, which is full of order, and as a means of imparting knowledge to humanity for the proper management of nature.