cover
Contact Name
Rezi Muhamad Taufik Permana
Contact Email
rezimuhamadtaufik@unisba.ac.id
Phone
+6287823639608
Journal Mail Official
performa@unisba.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansari 1, Bandung, Jawa Barat, 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal manajemen dan bisnis (Performa)
ISSN : 18298680     EISSN : 25990039     DOI : https://doi.org/10.29313/performa.v23i1
Core Subject :
Performa Journal publishes articles and brief communication with management theme (marketing, human resources, financial, operations, startegy), Islamic ecomy general economy, islamic and general approches development study, business in islamic and conventional basis.
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Hamidah Tussifah; Saniyah Konita Ulul Albab; Gina Atikah Hasni
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i2.3272

Abstract

Di era digital banyak faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian ulang di pasar perjalanan online, karenanya business ditantang untuk dapat terus mempelajari pasar dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana harga dan kualitas layanan mempengaruhi keputusan pembelian ulang di platform Traveloka, dengan kepuasan konsumen sebagai faktor penengah, di Universitas Darussalam Gontor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 114 responden melalui purposive sampling dengan syarat telah melakukan lebih dari satu transaksi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga dan kualitas layanan secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Selain itu, harga dan kepuasan konsumen juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang. Meskipun kualitas layanan berpengaruh positif, namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian ulang. Analisis jalur menunjukkan bahwa kepuasan konsumen tidak berperan sebagai variabel intervening antara harga dan keputusan pembelian ulang, serta antara kualitas layanan dan keputusan pembelian ulang.
MENGOPTIMALKAN EFISIENSI OPERASIONAL DAN KEPUASAN PELANGGAN: PERANCANGAN SERVICE BLUEPRINT PADA STARTUP DIGITAL PRINTING Agus Maolana Hidayat; Ika Anggrainy Wibowo; Kristina Sisilia
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 20 No. 2 (2023)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v20i2.3290

Abstract

Penelitian ini fokus pada startup percetakan digital dan pentingnya service blueprint dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan sepuluh konsumen startup percetakan digital yang baru berdiri dan masih dalam proses pengembangan usaha di daerah Bojongsoang, Bandung, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, namun ada beberapa titik kegagalan yang perlu diperbaiki. Proses pemesanan dianggap cepat dan sederhana, tetapi masih perlu peningkatan kejelasan informasi tentang produk dan harga. Kualitas produk, proses pengiriman, dan layanan pelanggan juga menjadi fokus dalam penelitian ini. Perancangan service blueprint dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan konsumen dengan menambah fitur-fitur pada aplikasi web dan toko offline, serta perbaikan pada respons admin dan konten media sosial. Hasil penelitian menyarankan peningkatan kelengkapan informasi, layanan pelanggan yang responsif, layanan desain produk, dan menyediakan toko offline di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk merancang cetak biru layanan yang optimal bagi startup percetakan digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman pelanggan yang memuaskan.
EXAMINING INDONESIAN TOURISTS' OUTLOOK ON RURAL TOURISM: QUALITATIVE ANALYSIS OF SERVQUAL AND E-SERVQUAL DIMENSIONS Mochammad Jibril; Daniel Tumpal Hamonangan Aruan
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.3354

Abstract

This research aims to explore the role of digital transformation in enhancing the rural tourism industry through PT. Teknologi Pandu Wisata (Pandooin). It focuses on utilizing consumer preferences to improve the quality of tourism products, the role of marketplaces in enhancing online purchase intention, and evaluating custom itinerary features on customer satisfaction. Additionally, the study contributes to the development of SERVQUAL and E-SERVQUAL theories by exploring new dimensions, including security and additional services such as travel documentation, as well as website flexibility. By employing a qualitative approach through in-depth interviews and triangulating data from various sources, this research is expected to provide relevant and holistic insights into the role of digitalization in improving the quality of rural tourism.
BRAND IMAGE MODERATION ON IMPULSIVE BUYING BEHAVIOR: EXPLORING THE ROLE OF SOCIAL MEDIA ADVERTISING AND PRODUCT BUNDLING IN COFFEE SHOP Nindya Saraswati; Yeyen Pratika
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.3566

Abstract

Nowadays, social media advertising has emerged as a critical marketing tool for businesses. Concurrently, there is a research gap in comprehending the role of social media advertising and product bundling on impulsive buying behaviour and how brand image moderates the relationship. The objectives of this research are to provide a comprehensive knowledge of the dynamics among social media advertising, product bundling, brand image, and impulsive buying behavior, contributing to both academic research and practical marketing strategies. This study is based on a comprehensive survey of Janji Jiwa consumers. The author used a non-probability sampling and distributed questionnaires, obtained 215 respondents. By employing statistical analysis techniques, the findings of this study demonstrates that social media advertising and product bundling significantly affect impulsive buying behaviour. Moreover, this study unveils the moderating role of brand image that enhance the relationships.
KECEMASAN TIK DAN KECANDUAN SMARTPHONE: DAMPAK PADA KARYAWAN MUDA DI JAWA Galih Ernawati Wibawa; Hardo Firmana Given Grace Manik
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.3573

Abstract

Perkembangan teknologi di dunia kerja yang semakin masif menyebabkan perusahaan dituntut untuk cepat beradaptasi. Namun, perubahan ini tidak bisa di terima oleh semua karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemasan teknologi informasi dan komunikasi dan kecanduan smartphone terhadap kinerja karyawan pada generasi Y dan Z. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei dan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 162 responden. Analisis data menggunakan uji regresi berganda dan uji dominan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan ataupun penurunan kecemasan teknologi informasi dan komunikasi karyawan tidak mempengaruhi kinerja karyawan. Semakin meningkatnya kecanduan smartphone justru akan menaikkan kinerja karyawan. Jika dibandingkan, kecemasan teknologi informasi dan komunikasi generasi Y lebih dominan mempengaruhi kinerja karyawan. Generasi Z pada variabel kecanduan smartphone, lebih dominan mempengaruhi daripada generasi Y. Kontribusi dari penelitian ini adalah bahwa berbagai perusahaan dapat memberikan kebijakan-kebijakan peningkatan kinerja yang disesuaikan dengan perilaku digital oleh masing-masing generasi. Terkait dengan penelitian di masa depan, masih banyak 'kotak hitam' yang harus dieksplorasi akibat perubahan ekonomi-sosial-kultural akibat pandemi Covid-19, terutama terkait perubahan perilaku generasi Y dan Z, dan bahkan generasi Alpha.
ANALISIS FAKTOR KARAKTERISTIK GURU PNS TERHADAP TELADAN PIMPINAN, BALAS JASA DAN PENGAWASAN KETAT DI SMAN 1 PATOKBEUSI DAN SMAN 1 CIASEM Martina Azzahra; Rusman Frendika; Aditia Wirayudha; Eka Tresna Gumelar
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.3625

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor karakteristik guru PNS yang berkaitan dengan Teladan Pimpinan, Balas Jasa, dan Pengawasan Ketat di SMAN 1 Patokbeusi dan SMAN 1 Ciasem. Dalam konteks ini, penting untuk menyoroti bahwa guru harus menunjukkan disiplin yang baik sebagai model atau teladan bagi siswa, sebab tanpa disiplin yang baik dari guru, siswa akan kesulitan untuk mengembangkan disiplin diri. Hasil dari observasi adanya indisipliner pada PNS di SMAN 1 Patokbeusi dan SMAN 1 Ciasem. Sehingga, diskusi mengenai disiplin guru dan faktor-faktor yang mempengaruhinya memerlukan perhatian serius. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode survei dalam kerangka penelitian kuantitatif. Untuk analisis data, digunakan analisis deskriptif dan MANOVA. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Teladan Pimpinan dipengaruhi oleh jabatan dan golongan secara parsial. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa masa kerja merupakan faktor karakteristik guru PNS yang mempengaruhi Teladan Pimpinan, Balas Jasa, dan Pengawasan Ketat secara simultan di SMAN 1 Patokbeusi dan SMAN 1 Ciasem, Kabupaten Subang. Disamping itu, jabatan dan golongan terbukti mempengaruhi Pengawasan Ketat. Namun, karakteristik seperti jabatan, golongan, usia, jenis kelamin, dan masa kerja tidak terbukti mempengaruhi Balas Jasa. Teladan Pimpinan di kedua sekolah ini menunjukkan kinerja yang baik, khususnya dalam berlaku adil terhadap guru. Kepala sekolah harus mengembangkan perilaku adil ini serta meningkatkan interaksi dengan guru PNS di kedua sekolah tersebut.
MANAJEMEN PENDAPATAN NASIONAL DAN KESEJAHTERAAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM: ANALISIS KRITIS Zakiyah Zulfa Rahmah; Yuliani; Binti Mutfarida; Chamdan Purnama; Dinda Fatmah; Mirhamida Rahmah; Syaiful Hasani; Yusriyah Rahmah
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.3713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang konsep pendapatan nasional sebagai ukuran kesejahteraan dari perspektif ekonomi Islam, dengan penekanan pada manajemen keuangan nasional. Pendapatan nasional kerap digunakan sebagai indikator utama kesejahteraan suatu negara, namun pendekatan ini memiliki keterbatasan dalam mencerminkan kesejahteraan yang sesungguhnya. Dalam ekonomi Islam, kesejahteraan diukur tidak hanya dari aspek material tetapi juga mencakup dimensi spiritual dan moral. Penelitian ini mengusulkan model manajemen keuangan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi Islam untuk mencapai kesejahteraan yang lebih komprehensif. Melalui metode studi literatur dan analisis bibliometrik, penelitian ini mengidentifikasi kelemahan pendekatan konvensional dan menawarkan alternatif yang lebih inklusif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi para pembuat kebijakan dan praktisi manajemen keuangan dalam merancang kebijakan yang lebih berkelanjutan dan inklusif, sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik manajemen keuangan yang lebih holistik, serta mendukung tercapainya kesejahteraan yang lebih luas dan berkelanjutan.
PENGARUH KEADILAN PENGGAJIAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT BITA KOTA BANDUNG Rafa Hasna Tizara; Aminuddin Irfani; Aditia Wirayudha; Allya Roosalyn Assyofa
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.3943

Abstract

Kenaikan gaji secara normal menyebabkan karyawan merasa tidak puas karena kenaikan gaji dilakukan secara tidak merata kepada seluruh karyawan. Hal tersebut juga menyebabkan karyawan merasa tidak puas terhadap pekerjaannya, dibuktikan dengan karyawan yang sering datang bekerja terlambat dan bermalas-malasan dalam bekerja. penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh keadilan penggajian terhadap kepuasan kerja karyawan PT BITA Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan verifikatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang disebarkan kepada 100 karyawan sebagai sampel. Kemudian data diolah, dianalisis dan ditarik kesimpulan dengan hasil uji regresi sederhana sebesar 13,332 > 2,365 dan uji koefisien determinasi sebesar 64,5%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa keadilan dalam penggajian memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di PT BITA Kota Bandung. Keadilan tersebut mencakup aspek distributif dan prosedural.
THE IMPACT OF E-SBN IMPLEMENTATION TOWARDS RETAIL GOVERNMENT BOND INVESTMENT Fajri R Muhammad; Khumairah
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.4081

Abstract

Since May 2018, the Government of the Republic of Indonesia presents Retail Government Securities (SBN) as one of the investment instruments whose ordering system has changed to an electronic system "e-SBN". This system change is expected to affect the level of subscription and reach more investors. This study examines how the impact of this e-SBN system change on investment in Government Securities consisting of analyzing factors that affect investment in Retail SBN and comparing the level of subscription before and after the system change. The method used is quantitative method with panel data regression analysis technique, t-test and descriptive statistics. The results show that the number of distribution partners and the amount of spread have a significant effect on the total issuance of e-SBN. Then there are differences in the level of retailing and the number of investors that increased after the implementation the e-SBN.
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA DI SUMATERA BARAT Danny Hidayat; Indah Permata Suryani
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.4088

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang mungkin dapat meningkatkan keinginan seseorang untuk memulai usaha sendiri. Untuk menganalisis dampak pendidikan kewirausahaan formal, informal, dan nonformal terhadap niat berwirausaha di Sumatera Barat, maka dilakukan penelitian ini. Sebanyak 200 responden yang merupakan pelajar atau calon pemilik perusahaan pada lembaga pendidikan formal, informal, dan nonformal dengan konsentrasi bisnis dan kewirausahaan mengisi kuesioner yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Pendidikan formal bagi wirausaha (X1), Pendidikan informal bagi wirausaha (X2), dan Pendidikan nonformal bagi wirausaha (X3) merupakan variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan niat berwirausaha (Y1) merupakan variabel dependen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan sampel penelitian yaitu mahasiswa atau calon pemilik usaha di Sumatera Barat. Perangkat lunak Smart PLS 4.0 digunakan dalam proses analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tiga jenis pendidikan kewirausahaan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha: pendidikan kewirausahaan nonformal, pendidikan kewirausahaan informal, dan pendidikan kewirausahaan formal.