cover
Contact Name
Restu Wibawa
Contact Email
dedikasi@lenteramandalika.com
Phone
+6281917360117
Journal Mail Official
restuwibawa69@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gunung Pengsong Perumahan Griya Samara Labuapi Blok F9, Kab. Lombok Barat, NTB, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30324777     DOI : -
Core Subject :
JURNAL DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang dikelola oleh Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun (Januari, Mei, dan September). Jurnal ini memuat artikel-artikel pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup Pelatihan dan Pemasaran yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan komunitas lokal; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Kawasan Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Merancang dan Menjangkau Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
PENYULUHAN BAGAIMANA MENJAGA KEBUGARAN INDIVIDU DEWASA AKHIR DENGAN MEMBIASAKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Dewi Rayani; Ni Made Sulastri
Jurnal Dedikasi Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup sehat. Kegiatan dilakukan dengan berkolaborasi dengan pihak Puskesmas Aik Darek dengan mahasiswa STIKES Yarsi Mataram yang saat itu sedang melaksanakan Praktik kerja lapangan dan masyarakat sebagai peserta yang berjumlah 30 orang. Masyarakat yang hadir saat itu di dominasi oleh warga dengan usia 40 tahun ke atas yang mana warga tersebut disarankan untuk selalu  memperhatikan kesehatan diri. Kegiatan ini dimulai dengan olahraga bersama dan selanjutnya dilakukan penyuluhan. Peserta penyuluhan sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini dikemas dengan cara sederhana dan menyenangkan.
PENYULUHAN PENDIDIKAN TENTANG PERAN KELUARGA DALAM MENSTIMULASI KECERDASAN MAJEMUK ANAK Herlina; Lu’luin Najwa
Jurnal Dedikasi Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan wali murid dan keluarga dalam menstimulasi kecerdasan majemuk anak . hal ini didasarkan beberapa pengamatan dan penelitian yang dilaksanakan baik oleh pemerintah maupun swasta menemukanindikasi kebanyakan orang tua/keluarga pada umumnya menyerahkan sepenuhnya pengasuhan anak mereka ketika bersekolah kepada bapak dan ibu guru dan merasa apabila sudah menyekolahkan anaknya ke lembaga pendidikan kebanyakan dari mereka langsung lepas tangan. Dimana anak sepenuhnya diberikan tanggung jawab untuk mendidik anaknya. Akibat dari rutinitas dan kesibukan orang tua merasa cukup hanya dengan menyekolahkan anakya mereka sudah merasa gugur kewajibannya dalam memberikan Pendidikan, dan Ketika anak-anak mereka Kembali ke rumah jarang sekali ditemukan orang tua yang mendampingi anak mereka belajar mengulang Kembali pelajaran yang sudah didapat atau paling tidak menanyakan bagaimana pengalaman anak mereka di sekolah. Sebenarnya tumbuhnya kecerdasan pada anak sangat ditentukan oleh pengaruh orang tua/keluarga. Karena waktu dirumah lebih Panjang dengan waktu mereka berada di sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan/edukasi. Mahasiswa yang terlibat sebanyak 5 orang dengan bidang ilmu atau program studi pendidikan luar sekolah. (PLS). Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi  pemberian materi mengenai konsep dan teori tentang kecerdasan majemuk anak serta implikasinya di kehidupan sehari-hari. Dari kegiatan tersebut beberapa orang tua mulai tersadar akan pentingnya peranan orang tua dalam menumbuhkan dan merangsang kecerdasan anak.
UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN SANTRIWATI TENTANG OBESITAS DAN PEMERIKSAAN INDEKS MASA TUBUH [IMT] Zaenal Arifin; Ilham; Baiq Ruli Fatmawati; Dian Istiana; Dewi Nur Sukma Purqoti; Zuliardi
Jurnal Dedikasi Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah obesitas dapat terjadi pada usia anak-anak, remaja hingga dewasa, Obesitas disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah energi yang masuk dengan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berbagai fungsi biologis seperti pertumbuhan fisik, perkembangan, aktivitas, pemeliharaan Kesehatan. Tujuan  kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan santriwati melalui kegiatan pendidikan kesehatan tentang obesitas dan perbaikan gaya hidup dengan menghindari kebiasaan sedentary lifestyle sebagai upaya pencegahan terjadinya sindrom metabolic. Metode: Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pemberian pendidikan kesehatan tentang obesitas dengan cara Ceramah dan Tanya Jawab dilanjutkan dengan pengukuran Indeks Masa Tubuh (IMT). Simpulan: dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa responden dengan kategori Kelebihan berat Badan Tingkat Berat Sejumalah 2 orang (10 %), dan responden dengan Kekurangan Berat Badan Tingkat Ringan yaitu 6 orang (30 %), Kekurangan Berat Badan Tingkat berat sebanyak 4 orang (20 %) sementara itu responden yang memiliki berat badan normal sebanyak 8 orang (40 %).
Pelatihan Tata Kelola Arsip Berbasis Electronic Record Bagi Staf Tata Usaha MA Darul Qur’an Bengkel Hardiansyah
Jurnal Dedikasi Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata usaha merupakan bagian terpenting dalam pengembangan administratif sekolah. Sehingga seiring perkembangannya petugas tata usaha harus mampu mengelola arsip dan dokumen dengan tujuan agar dapat mempermudah dalam temu baliknya. Dimana arsip dan dokumen mempunyai nilai guna yang sewaktu-waktu dibutuhkan untuk tujuan tertentu. Permasalahan yang ada di MA Darul Qur’an yaitu Tata kelola arsip pada umumnya masih dilakukan secara konvensional. Hal ini terbukti dengan banyaknyaberkas dan arsip sekolah yang menumpuk di ruangan dan lemari arsip. Sehingga untuk mencari kembali dokumen membutuhkan waktu yang lama dan harus membongkar semua dokumen yang sudah tersusun sebelumnya. Program Kemitraan Masyarakat bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada staf tata usaha di MA Darul Qur’an tentang tata kelola arsip berbasis electronic record. Adanya pelatihan dan pembinaan tentang pengelolaan arsip bagi staf Tata Usaha agar menjadi lebih praktis dan terbaharukan dengan berbasis Electronic Record. Penggunaan Elektronic Records yang dapat terkontrol secara sistematisterhadap arsip dinamis sejak saat penciptaan atau penerimaan, pengolahan, distribusi, penataan, penyimpanan, temu balik sampai dengan pemusnahannya. Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam PKM ini yaitu tahap persiapan meliputi survey tempat pelaksanaan kegiatan, wawancara dengan kepala sekolah dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan apa saja yang diperlukan dalam pelatihan, jumlah staf dan guru yang dilibatkan. Tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan yang sudah dilakukan. Tata kelola arsip berbasis electronic record yang di praktikkan fokus pada cara mengaplikasikan program Microsoft OneDrive dan merekod identitas diri guru dan staf TU. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 10 peserta yang terdiri dari staf dan gurudi MA Darul Qur'an Bengkel.
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru di Yayasan Darul As-Shiddiqin Lombok Desa Sepapan Kecamatan Jerowaru Lombok Timur Suharyani; Farida Herna Astuti; Ni Ketut Alit Suarti; Jessica Festi Maharani
Jurnal Dedikasi Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Pendidikan secara umum semakin rumit, bertambah banyak dan komplek. Salah satu permasalahan Pendidikan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu Pendidikan pada setiap jenjang satuan Pendidikan. Berbagai indikator mutu Pendidikan belum menunjukan peningkatanyang berarti. Sebagian sekolah terutama di kota-kota menunjukkan peningkatan Pendidikan yang cukup  menggembirakan, tetapi yang lainnya masih memprihatinkan. Rendahnya mutu Pendidikan di sekolahdisebabkan oleh beberapa faktor antara lain: (a) Rendahnya sarana fisik sekolah; (b). Rendahnya kualitas guru; (c). Kurangnya pemerataan Pendidikan; (d). Rendahnya relevansi Pendidikan dengan kebutuhan; (e). Mahalnya biaya Pendidikan. Salah satu faktor mendasar yang menentukan tercapainya tujuan pendidikan nasional diatas adalah guru. Peran guru menjadi salah satu komponen yang penting dan strategis melalui kinerjanya. Kinerja guru sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional dan menentukan tinggi rendahnya mutu pendidikan, akan tetapi kinerja guru ini banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari dalam maupun dari luar individu yang bersangkutan. Adapun kegiatan pelatihan ini dilaksanakanmerupakan sebuah upaya meningkatkan kompetensi guru agar bisa melaksanakan tugas-tugas pengabdiannya kepada bangsa dan Negara dengan baik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 6 bulan yang terbagi dalam tiga tahap yaitu: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap pendampingan dan tindak lanjut. Tahap perencanaan telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut: tempat/lokasi kegiatan dipilih di Yayasan Darul Ash-Shiddiqin Lombok desa Sepapan, Kecamatan JerowaruKabupaten Lombok Timur. Jenis kegiatan berupa pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru dalam implementasi kurikulum Merdeka. Tahap pelaksanaan berupa penyajian materi secara teori selama 2 kali pada bulan pertama dan dilanjutkan dengan pendampingan selama 5 bulan yang dibantu oleh mahasiswa  UNDIKMA program Studi PLS berjumlah 3 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman baru kepada para guru khususnya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, terutama dalam penggunaan sumber belajar yang sesuai dengan potensi local, penilaian kinerja Produk, Proyek, Portofolio dan Penilaian Sikap dan penilaian kinerja. Hal ini dikarenakan masih banyaknya guru yang menilai kinerja siswa tidak menggunakan rubrik penilaian.
Kolaborasi Interprofesi dalam Pencegahan Stunting Melalui Program Gemasta di Desa Rempung Eka Rudy Purwana; Chandra Irawan; Ahmad Fathoni
Jurnal Dedikasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia dan Kabupaten Lombok Timur mencatat salah satu prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kolaborasi interprofesi antara mahasiswa keperawatan, kebidanan, gizi, dan teknologi laboratorium medis dalam upaya pencegahan stunting di Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela. Program bernama GEMASTA (Gerakan Masyarakat Anti Stunting) dilaksanakan melalui musyawarah masyarakat desa, skrining kesehatan (gula darah sewaktu, hemoglobin, dan antropometri), edukasi kesehatan tentang gizi seimbang, anemia, diabetes melitus, SADARI, KB kesehatan reproduksi, serta perilaku hidup bersih dan sehat, dan demonstrasi olahan pangan lokal bergizi Bakso ITTEKE. Skrining antropometri terhadap 23 balita menunjukkan 14 anak berstatus gizi normal, sembilan anak berat badan kurang, dan satu anak stunting, sementara 7,7% dari 39 responden skrining gula darah terindikasi hiperglikemia. Pengetahuan dan partisipasi masyarakat meningkat secara signifikan setelah edukasi kesehatan diberikan. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi interprofesi yang efektif mendukung deteksi dini dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Keluarga dalam Deteksi Dini dan Merawat Anak Pneumonia di Wilayah Kerja Puskesmas Lingsar Ely Mawaddah; Desty Emilyani; Sahrir Ramadhan
Jurnal Dedikasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar pada anak balita di dunia. Pencegahan pneumonia pada anak merupakan komponen esensial yang penting untuk menurunkan kematian pada anak. Perlu pemberdayaan masyarakat, khususnya kader kesehatan dalam mendeteksi dini pneumonia dan merawat anak dengan pneumonia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada kader kesehatan tentang deteksi dini dan cara merawat anak dengan pneumonia di Desa Batu Kumbung. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan metode ceramah dan diskusi kepada kader kesehatan. Selain itu, dilakukan pelatihan keterampilan dalam deteksi dini pneumonia dengan menghitung napas cepat pada anak. Sebanyak 20 orang kader kesehatan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendeteksi dini dan merawat anak dengan pneumonia.
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Deteksi Dini Kanker Payudara di Desa Rempung Moh. Arip; Sitti Rusdianah Jafar; Theresia Avila Kurnia
Jurnal Dedikasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di Indonesia. Data GLOBOCAN 2022 mencatat 408.661 kasus baru dengan 243.363 kematian, dengan kanker payudara dan serviks sebagai jenis tersering pada perempuan. Di Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, keterbatasan akses layanan kesehatan dan rendahnya pengetahuan masyarakat menyebabkan keterlambatan deteksi kanker. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan 30 kader kesehatan melalui pelatihan deteksi dini kanker payudara, khususnya pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), yang dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dari mayoritas kategori cukup-kurang sebelum intervensi menjadi 78% kategori baik setelah intervensi, serta peningkatan keterampilan dari 65% kader belum mampu menjadi 87% mampu melakukan SADARI dengan benar. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi yang dipadukan dengan praktik langsung efektif memperkuat kader kesehatan sebagai agen perubahan dalam program deteksi dini kanker di wilayah pedesaan.
Pemberdayaan Kader Dalam Pendampingan Manajemen Diri Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Cembun; Muhammad Hasbi
Jurnal Dedikasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia. Desa Meninting, wilayah kerja Puskesmas Meninting, Kabupaten Lombok Barat, tercatat memiliki jumlah kasus DMT2 tertinggi di antara 20 puskesmas pada tahun 2020, dengan sekitar 90% pasien memiliki kadar gula darah tidak terkontrol. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendampingi manajemen diri pasien DMT2, khususnya perawatan kaki, melalui pemberdayaan kader. Sebanyak 20 kader kesehatan mengikuti edukasi ceramah dan video, pembagian modul, praktik pemeriksaan gula darah sewaktu, serta pendampingan kunjungan rumah pasien DMT2 pada Maret–November 2023. Pengetahuan kader dinilai menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna, kader berpengetahuan baik meningkat dari 25% (pre-test) menjadi 75% (post-test). Pemberdayaan kader terbukti menjadi strategi efektif untuk memperkuat manajemen diri DMT2 berbasis masyarakat dan dapat direplikasi di desa lain dengan beban kasus tinggi.
Peningkatan Mutu Layanan Perpustakaan Melalui Re-Desain Program Kerja dan Optimalisasi Manajemen Koleksi Taktis di MA Al-Muwahhidin Lelede Hardiansyah; Restu Wibawa
Jurnal Dedikasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan madrasah swasta di lingkungan pondok pesantren rural sering kali dihadapkan pada kendala struktural tata kelola konvensional, keterbatasan anggaran, serta rendahnya kompetensi kepustakawanan tenaga pengelola. Masalah tersebut teridentifikasi di Perpustakaan MA Al-Muwahhidin Lelede, Lombok Barat, yang melayani 195 siswa dan 39 guru, di mana rasio koleksi buku berada di bawah standar nasional, pelayanan sirkulasi masih manual, dan petugas harus membagi waktu dengan tugas mengajar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan, redesain program kerja tahunan, dan penguatan kapasitas tata kelola perpustakaan agar mampu memenuhi indikator Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Pendampingan Partisipatif (Participatory Action and Assistance) melalui workshop mandiri yang mengeksekusi delapan pilar manajemen koleksi taktis, penataan ulang tata letak interior yang ergonomis, formulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) sirkulasi tertulis, serta aktivasi gerakan "Santri Membaca" dan resensi buku mingguan. Hasil evaluasi komprehensif berbasis instrumen baku SNP yang difinalisasi pada 17 April 2026 menunjukkan keberhasilan intervensi dengan capaian skor akumulatif sebesar 85% (Kategori Baik). Komponen standar penyelenggaraan dan pengelolaan meraih persentase tertinggi sebesar 87,5% berkat adanya legalitas struktur organisasi dan dokumen program kerja yang adaptif. Simpulan dari kegiatan PKM ini adalah bahwa penertiban administrasi manual, standardisasi klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC) yang disederhanakan, dan pemanfaatan modal sosial pesantren terbukti efektif mentransformasi mutu layanan perpustakaan secara substansial tanpa ketergantungan biaya tinggi, sekaligus meletakkan fondasi administrasi yang matang menuju rintisan otomasi perpustakaan digital di masa mendatang.

Page 1 of 1 | Total Record : 10