cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sd@gmail.com
Editorial Address
Universitas Negeri Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
ISSN : 08548285     EISSN : 25811983     DOI : 10.17977
Core Subject :
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan publishes articles on conceptual ideas, studies, and application of theories, practical writing, and the results of educational research and teaching of primary schools. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan first appeared in 1992 under the name KREATIF. SEKOLAH DASAR changed its name to Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan starting 2017. In 2018 Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan indexed DOAJ.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
PENGEMBANGAN MODEL BELAJAR BERMUTU YANG ADAPTIF UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR TERPENCIL Dodo Sutardi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 25 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v25i22016p127-138

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to produce excellent learning models which are adaptable and examine its effectiveness. The learning model is directed to increase teachers’ performance in remote elementary schools. This research used two approaches which are; qualitative descriptive, and experiment with non-equivalent model control group design at four Elementary School within remote area in Seluma Regency, Bengkulu Province. The research results showed that (1)the Excellent Learning Model (PTK based teaching) adjusted with the limited teachers’ academic qualification, learning infrastructure, the minimum training experience, low internal motivation, and (2) Adaptable Excellent learning model is more effective in increasing teachers’ performance in remote area Elementary School. Abstrak: Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan model belajar BERMUTU yang adaptif, dan (2) menguji keefektifan model belajar Bermutu yang adaptif dalam meningkatkan kinerja guru SD terpencil. Penelitian dilakukan pada 4 SD terpencil di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu; deskriptif kualitatif, dan eksperimen dengan model noequivalent control group design. Hasil penelitian: (1) Model belajar Bermutu (pembelajaran berbasis PTK) disesuaikan dengan keterbatasan kualifikasi akademik guru, sarana prasarana pembelajaran, minimnya pengalaman pelatihan, motivasi internal yang rendah, dan (2) Model pembelajaran Bermutu yang adaptif lebih efektif dalam meningkatkan kinerja guru SD terpencil.
Peningkatan Pembelajaran Menulis Karangan Narasi Melalui Gambar Berseri Siswa Sekolah Dasar Mohammad Siddik
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i12018p39-48

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to improve the narrative writing learning and evaluation using serial images. This study uses the classroom action research. The subject of this study is grade IV primary school by 36 students. The results showed significant increase on students’ writing activity gradually. Evaluation of the process shows an increase in the effectiveness of the teachers’ direction to the performed activity and students’ ability. Evaluation of learning outcomes showed that cycle 1 reached good category (89%) and cycle 2 reached very good category (96%). It is recommended to principals for support the improvement of the writing narrative learning understanding and implementation on class. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pembelajaran menulis karangan narasi dan evaluasi menggunakan gambar berseri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kegiatan menulis siswa secara bertahap. Evaluasi proses menunjukkan peningkatan efektivitas arahan guru terhadap aktivitas yang dilakukan dan kemampuan yang dikuasai siswa. Evaluasi hasil belajar siswa menunjukkan ada peningkatan pada siklus 1 mencapai kategori baik (89%)dan siklus 2 mencapai kategori sangat baik (96%). Disarankan kepala sekolah mendorong dan membina guru untuk berupaya meningkatkan pemahaman pembelajaran menulis karangan narasi dan pelaksanaannya di kelas.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU KATA UNTUK MELATIH KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS 1 SD Rumidjan; Sumanto; A. Badawi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i12017p62-68

Abstract

Abstract: This study aims at developing a media card for basic reading skill on first graders of elementarys chool. To achieve this goal, this research used qualitative research approach. Based on the results of small group trials the following data are obtained regarding the media: (1) 100% enjoyable, (2) 100% secure, (3) 100% easy, and (4) 96,87% appropriate language use. In accordance with the large group trials, the following data are obtained (1) 94% enjoyable (2) 100% secure (3) 94% easy-to-use (4) 97,18% appropriate language use. Based on the data that has been obtained above, word card media can be used without revision as an alternative learning in Indonesian language learning to practice the skills basic reading on first graders of elementary school. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan media kartu kata untuk membaca permulaan kelas 1 SD. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil diperoleh data sebagai berikut (1) Kesenangan 100%, (2) Keamanan 100%, (3) Kemudahan 100%, (4) Aspek bahasa 96,87%. Berdasarkan uji coba kelompok besar diperoleh data sebagai berikut (1) Kesenangan 94% (2) Keamanan 100%(3) Kemudahan 94% (4) Aspek bahasa 97,18%. Berdasarkan data yang telah diperoleh di atas maka produk media kartu kata ini dapat digunakan tanpa revisi sebagai salah satu alternatif pembelajaran pembelajaran bahasa Indonesia untuk melatih keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SD.
Pengembangan Media Interaktif pada Materi Bangun Ruang Menggunakan Adobe Animate di Kelas V Amin Filzah Izzati; Sumarni Sri; Somakim Somakim
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 30 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v30i22021p147-158

Abstract

The use of interactive multimedia has a big impact on education, especially on the mathematics of parts, properties of blocks and cubes. This research aims to produce valid, practical, and effective multimedia. Class V B students of SD Negeri 109 Palembang are the subjects of the field test. The concept of modification of Hannafin and Peck's development pattern is the pattern used in this study, which has 3 stages, namely analyzing needs, outlines, and development and implementation with evaluation and revision at each stage. Tests on materials, designs, and media were carried out by experts and were declared very valid after revising the product. Multimedia is declared practical after a formative evaluation based on the acquisition of a very practical classification. Multimedia learning mathematics is effectively implemented in accordance with the learning outcomes of class VI B students at SD Negeri 109 Palembang. After being reviewed through the results of the percentage of 90% of children successfully achieving the KKM standard and the average value of N-gain is 0.54 with a medium classification. Pemanfaatan multimedia interaktif berpengaruh besar pada pendidikan, terutama pada matematika materi bagian-bagian, sifat-sifat bangun ruang balok dan kubus. Riset ini bertujuan yaitu menghasilkan multimedia yang valid, praktis, dan efektif. Siswa kelasV B SD Negeri 109 Palembang merupakan subjek dari uji lapangan. Konsep modifikasi pola pengembangan Hannafin dan Peck adalah pola yang digunakan pada penelitian ini, yang mempunyai 3 tahapan yakni menganalisis kebutuhan, kerangka bentuk, dan pengembangan beserta penerapan dengan evaluasi dan revisi di setiap tahapnya. Pengujian terhadap materi, desain, dan media dilakukan kepada ahli dan dinyatakan sangat valid setelah melakukan revisi produk. Multimedia dinyatakan praktis setelah dilakukan evaluasi formatif berdasarkan perolehan klasifikasi sangat praktis. Multimedia pembelajaran matematika efektif dilaksanakan sesuai dengan hasil pembelajaran peserta didik kelas VI B di SD Negeri 109 Palembang. Setelah ditinjau melalui hasil persentase 90% anak berhasil tercapai standar KKM serta besaran nilai rerata N-gain adalah 0,54 dengan klasifikasi sedang.
Peran Guru Dalam Proses Kreatif Batik Tulis Peserta Didik di Sekolah Dasar Probosiwi Probosiwi; Nurul Aulia Dewi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 29 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v29i22020p128-144

Abstract

This article aims to describe the process of student creativity, explain the role of teachers in developing student creativity, and explain the supporting and inhibiting factors in developing students' creativity in the local subject “batik tulis” at SD Muhammadiyah Bantul City. The method used is a qualitative type with a descriptive approach. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and document review. The results showed that the creative process of students in making written batik works well, namely from the aspect of the individual (person), encouragement (press), critical thinking skills (process), and tangible creativity (product). The teachers perform their roles as well as demonstrator, class manager, mediator, facilitator, and evaluator. Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan proses kreativitas peserta didik, peran guru dalam mengembangkan kreativitas peserta didik, serta menjelaskan faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan kreativitas peserta didik pada mata pelajaran muatan lokal batik tulis di SD Muhammadiyah Bantul Kota. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kreativitas peserta didik dalam membuat karya batik tulis berlangsung dengan baik, yakni dari aspek individu, dorongan, keahlian berpikir kritis, dan kreativitas berwujud. Guru menjalankan perannya dengan baik, yakni sebagai demonstrator, pengelola kelas, mediator, fasilitator, dan evaluator.
Keragaman Jenis dan Model Produk Home Industry Kerajinan Tangan sebagai Sumber Belajar di Sekolah Dasar Sumanto; Sukamti
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i12018p49-58

Abstract

Abstract: The research aimed to describe various types and models of handicrafts in Malang as learning source of cultural art and workshop of primary school. Qualitative descriptive approach. The subject of home industry of handicraft in Malang city. Data collection: observation, documentation and interview. Instrument of identity of handicraft place, owner’s name, variety of craft product model. Result: (1) various bamboo root craft, wicker rattan, flower from corn “kelobot”, fish scales, dried flowers, bouquet of flowers, banana pottery, handmade batik, fabric doll, flannel, knit, ceramic, furniture, frame, labunte, marble carving, cement sculpture, trash painting, painting, sanitair, stone mosaic, vandel, invitation card, screen printing, sandal carving, leather shoes, sand sea, and lanterns. (2) Handicraft models are mostly three-dimensional, and fewer two-dimensional shape. Abstrak: Penelitian bertujuan mendeskripsikan ragam jenis dan model kerajinan tangan di Kota Malang sebagai sumber belajar seni budaya dan prakarya SD. Pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek home industry kerajinan tangan di Kota Malang. Pengumpulan data: observasi, dokumentasi dan wawancara. Instrumen identitas tempat kerajinan, nama pemilik, ragam model produk kerajinan. Hasil: (1) ragam kerajinan akar bambu, anyaman rotan, bunga klobot jagung, sisik ikan, bunga kering, merangkai bunga ucapan duka, gerabah/gerabah pisang, batik tulis, boneka kain, kain flanel, merajut, keramik, meubel, pigura, labunte, ukir batu marmer, patung semen, seni lukis tempat sampah, seni lukis, sanitair, mosaik batu, vandel, kartu undangan, cetak sablon, sandal ukir, sepatu kulit, pasir laut, dan lampion. (2) model kerajinan tangan sebagian besar berwujud tiga dimensi, dan sebagian kecil dua dimensi.
Pengembangan E-Modul Interaktif Heyzine Flipbook Berbasis Scientific Materi Siklus Air bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Emilda Farkhiatul Manzil; Sukamti; M. Anas Thohir
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 31 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v31i22022p112-126

Abstract

The purpose of this research is to develop an interactive scientific-based electronic module that is valid according to material experts and media experts and is suitable for users (teachers) and students. The model used is the ADDIE model which includes five stages, namely (1) Analyze, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation. This study uses observation, interviews, and questionnaires as data collection instruments. The material validity test score was 93 percent, the media validity test score was 75 percent, the teacher feasibility test score was 98 percent, and the student test score was 96.5 percent and received a positive response from the students. From the results of these scores, the electronic module for class V water cycle materials in elementary schools is classified as very valid and feasible to use. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan modul elektronik interaktif berbasis scientific yang valid menurut ahli materi dan ahli media, serta layak bagi pendidik (guru) dan peserta didik. Model yang digunakan adalah model ADDIE yang mencakup lima tahap yakni (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan angket sebagai instrumen pengumpulan data. Skor uji validitas materi diperoleh sebesar 93 persen, skor uji validitas media sebesar 75 persen, skor uji kelayakan guru sebesar 98 persen, dan skor uji coba peserta didik sebesar 96,5 persen serta mendapat respon positif dari peserta didik. Dari hasil skor tersebut, modul elektronik untuk materi siklus air kelas V di Sekolah Dasar tergolong sangat valid dan layak digunakan.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMBACA PERMULAAN DI KELAS SATU SEKOLAH DASAR Inne Marthyanne Pratiwi; Vina Anggia Nastitie Ariawan
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i12017p69-76

Abstract

Abstract: This study is designed to describe the reading difficulties on basic reading within first graders of elementary school. The research used the qualitative approach with case study method. The subject of this study is first graders of elementary school. The data collection were gerenated from observation and interviews. The thematic analysis and the validity of the data were using triangulation and reflexivity. The results showed that the difficulty in basic reading of first graders of elementary school are: (1) inability to identify diphthong, vocal double, and consonant cluster, (2) inability to read a sentence, (3) reading haltingly, (4) inability to mention a few consonants, (5) inability to spell well, (6) reading carelessly, (7) quickly forgeting the word he or she has been spelled, (8) adding and replacing words, (9) long-period of spelling, and (10) inability to read thoroughly. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan di kelas I SD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek siswa kelas I. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Analisis tematik sedangkan validitas data menggunakan triangulasi dan refleksivitas. Hasil menunjukkan bahwa kesulitan dalam membaca permulaan siswa kelas I SD yaitu: (1) belum mampu membaca diftong, vokal rangkap, dan konsonan rangkap, (2) belum mampu membaca kalimat, (3) membaca tersendat-sendat, (4) belum mampu menyebutkan beberapa huruf konsonan, (5) belum bisa mengeja, (6) membaca asal-asalan, (7) cepat lupa kata yang telah diejanya, (8) melakukan penambahan dan penggantian kata, (9) waktu mengeja cukup lama, dan (10) belum mampu membaca dengan tuntas.
Revolusi Mental Pada Lingkungan Pendidikan Desa Terpencil Dodo Sutardi; Dihamri; Nurmintan Silaban
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i12018p59-68

Abstract

Abstract: The research purpose is create and examine the effectiveness of mental revolution model based on local wisdom at remote area. This model used to increase of teachers understanding and application mental revolution at remote primary school Seluma, Bengkulu. This research used qualitative descriptive and experiment with One Group Pretest-Posttest Designe. The research results showed that (1) the mental revolution at remote education environment is a model of coaching the values of mental revolution based on the local wisdom through socialization, taglinne spread, and commemoration of national day,(2) this model is effective to increasing teachers understanding and application mental revolution values. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan model revolusi mental berbasis kearifan lokal desa terpencil dan menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai revolusi mental para guru di SD terpencil. Penelitian dilakukan di SD terpencil Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan eksperimen model One Group Pretest-Posttest Designe. Hasil penelitian menunjukkan (1) revolusi mental pada lingkungan pendidikan desa terpencil adalah model pembinaan nilai revolusi mental berbasis kearifan lokal melalui sosialisasi, pemasangan tagline, dan upacara hari besar nasional; (2) model revolusi mental berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai revolusi mental para guru di SD terpencil.
PERKEMBANGAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V BERDASARKAN TEORI PIRIE-KIEREN PADA TOPIK PECAHAN Nur Aida Endah Pratama
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i12017p77-88

Abstract

Abstract: This study is conducted to describe and illustrate the flow of development of mathematical understanding on fifth graders in problem solving of fractions based on the theory suggested by Pirie-Kieren. The qualitative-narrative approach was used to describe clearly, in detail and comprehensively the level of development of students’ mathematical understanding with reference to Pirie-Kieren’s theory. The results of the analysis found that there are similarities within the flow of understanding developments on fifth graders in problem solving fractions, which starts from the stage of image making, moving towards the image having, then developed at the property level to the level of formalizing noticing. The difference lies in the back folding process that occurs when a less complete understanding at a certain level in the Pirie-Kieren theory. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan alur perkembangan pemahaman matematis siswa sekolah dasar kelas V dalam menyelesaikan masalah pecahan berdasarkan teori Pirie-Kieren. Pendekatan kualitatif-naratif digunakan untuk memaparkan secara jelas, teperinci dan menyeluruh deskrispsi level perkembangan pemahaman matematis siswa dengan mengacu pada teori Pirie-Kieren. Hasil analisis ditemukan bahwa terdapat kesamaan alur perkembangan pemahaman siswa sekolah dasar kelas V dalam menyelesaikan masalah pecahan, yaitu dimulai dari tahap image making, bergerak menuju image having, kemudian berkembang pada level property noticing sampai pada level formalizing. Perbedaannya terletak pada proses folding back yang terjadi ketika melengkapi pemahaman yang kurang pada level tertentu dalam teori Pirie-Kieren.