cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sd@gmail.com
Editorial Address
Universitas Negeri Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
ISSN : 08548285     EISSN : 25811983     DOI : 10.17977
Core Subject :
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan publishes articles on conceptual ideas, studies, and application of theories, practical writing, and the results of educational research and teaching of primary schools. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan first appeared in 1992 under the name KREATIF. SEKOLAH DASAR changed its name to Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan starting 2017. In 2018 Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan indexed DOAJ.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
PENILAIAN PEMBELAJARAN TEMATIK PADA KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR Sutrisno Sutrisno
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 24 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v24i12015p12-17

Abstract

Abstract: Assessment is a process of giving score to the students’ ability according to certain criteria. 2013 Curriculum for elementary schools applied authentic assessment to assess the students’ readiness, the process, and the learning outcome as a whole. The aforementioned assessment type included performance assessment, essay test, portfolio assessment, project assessment, and self-evaluation. The Curriculum 2013 was implemented through integrated theme and its processes were carried out by using scientific approach. The theme based teaching and learning was started by deciding the theme which was then developed in such a way so the teaching and learning was reflected by the activities of observing, questioning, associating, experimenting, and communicating the results.Abstrak: Penilaian merupakan proses pemberian nilai terhadap kemampuan siswa berdasarkan kriteria tertentu. Kurikulum 2013 Sekolah Dasar (K.13 SD) menerapkan penilaian autentik untuk menilai kesiapan siswa, proses, dan hasil belajar secara utuh. Jenis penilaian tersebut meliputi penilaian kinerja, tes esai, penilaian portofolio, penilaian proyek, dan evaluasi diri. Implementasi pembelajaran (K.13 SD bersifat tematik terpadu dan prosesnya menggunakan pendekatan saintifik. Pembelajaran tematik terpadu diawali dengan penentuan tema yang kemudian dikembangkan sehingga siswa dapat belajar secara mandiri, baik secara individu maupun kelompok. Pendekatan saintifik dalam pembelajaran dilakukan melalui kegiatan mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasikan hasil.
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI BERBASIS KANTIN KEJUJURAN DI SEKOLAH DASAR Imam Nawawi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 25 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v25i12016p12-17

Abstract

Abstract: The study aims at finding the pattern of the right development of anti-corruption education through the use of honest school canteen system (kantin kejujuran) for primary school students. The study was done in descriptive qualitative and also quantitative study. The data were obtained through giving the questionnaire to the headmasters and teachers at primary school. Both of qualitative and quantitative data from teachers and students were analysed in the descriptive analysis. The result of the study showed that honest school canteen system (kantin kejujuran ) can help primary school students to internalize discipline and honesty values. In conclusion, the development of anti-corruption education at primary schools has to be integrated into classroom activities and real-life activities at school. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menemukan pola pengembangan pendidikan antikorupsi yang tepat melalui pemanfaatan kantin kejujuran bagi para siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif maupun kuantitatif. Pengambilan data menggunakan angket yang ditujukan pada kepala sekolah dan para guru kelas. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif, baik berupa data kuantitif maupun data kualitatif, data dari guru maupun data dari siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kantin kejujuran sebagai proses internalisasi nilai kejujuran dan kedisiplinan anak SD. Kesimpulannya pengembangan pendidikan antikorupsi di sekolah dasar perlu dilaksanakan secara terintegrasi dengan berbagai teme pembelajaran di kelas dan praktik kehidupan di sekolah.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS RELIGI DI SEKOLAH DASAR Ahmad Yusuf Sobri
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 24 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v24i12015p18-25

Abstract

Abstract: This qualitative research with multi-case research design was intended to describe the values of characters implemented at two religion based elementary schools. The data was collected by using in-depth interview, participant observation, and documentation. The data was analyzed through two steps which were individual case data analysis and cross case data analysis. The results of the study suggested that values of the character building were implemented in the school daily life and were integrated into the teaching and learning processes in the classrooms.Abstrak: Penelitian kualitatif dengan rancangan multikasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang diterapkan di dua SD berbasis relegi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi peran serta, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan dua cara, yaitu analisis data kasus individu dan analisis data lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan penanaman nilai-nilai pendidikan karakter diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di dalam kelas.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Pembelajaran Trikaya Parisudha di Sekolah Dasar I Gede Astawan
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 29 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v29i12020p1-18

Abstract

This study aims to analyze the needs as a basic of the trikaya parisudha learning model development in primary school to improve students’ science process skills and character values. This research used survey method. The populations of this research are the principals, teachers, and fourth grade students in primary schools which implement Curriculum 2013 in Karangasem Regency, Bali. The sample was determined by using purposive sampling technique, determine 6 primary schools, along with the principals, 12 teachers, and 120 students. The data were collected by using questionnaires, observation, and interview. The data were analyzed descriptively. The result shows that the development of Trikaya Parisudha learning model is needed in order to increase students’ science process skills and character values.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan sebagai dasar pengembangan model pembelajaran trikaya parisudha di sekolah dasar untuk peningkatan keterampilan proses sains dan nilai-nilai karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan siswa kelas IV sekolah dasar inti pelaksana Kurikulum 2013 di Kabupaten Karangasem, Bali. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, diperoleh 6 sekolah dasar, beserta kepala sekolahnya, 12 guru, dan 120 siswa. Data dikumpulkan dengan angket, observasi, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model pembelajaran trikaya parisudha sangat dibutuhkan untuk peningkatan keterampilan proses sains dan nilai-nilai karakter siswa.
MODEL KONSTRUK KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SD Sumarno Sumarno
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 24 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v24i12015p26-33

Abstract

emotional intelligence of the elementary school students in Medan city. This study utilized two exogenous variables which were parenting and teachers’ competence and two endogenous variables as well which were the teaching and learning quality and emotional intelligence. There were 511 students and 68 teachers coming from 11 schools schools as the samples of the study. The results suggested that the students’ emotional intelligence was 82% affected by the parenting and 34% was influenced by the teaching and learning. The teachers’ competence gave 12% contribution to the teaching and learning which implied that the teaching and learning quality was dominantly affected by factors other than the 4 teachers’ competences. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran model konstruk kecerdasan emosional siswa SD Kota Medan. Pada penelitian ini melibatkan dua ubahan eksogen, yaitu: pola asuh dan kompetensi guru, serta dua ubahan endogen, yaitu: kualitas pembelajaran dan kecerdasan emosional. Sampel 11 sekolah, dengan jumlah 511 siswa; dan 68 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa SD 82% dipengaruhi oleh pola asuh orang tua; dan 34% oleh kualitas pembelajaran. Kompetensi yang dimiliki guru memberi sumbangan sebesar 12% terhadap kualitas pembelajaran, hal ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran dominan dipengaruhi oleh faktor lain di luar 4 kompetensi guru.
Profil Peran Orang Tua dan Guru dalam Penyiapan Masa Transisi Anak ke Sekolah Dasar Lia Dwi Ayu Pagarwati; Lantip Diat Prasojo; Sugito Sugito; Arif Rohman
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v30i12021p14-31

Abstract

The purpose of this study is to describe the role of teachers (SD and TK) and parents in preparing for the transition period of children to elementary school in Kecamatan Air Sugihan. This research uses descriptive quantitative research with a survei method. Respondents in this study were 7 first grade elementary school teachers, 11 kindergarten teachers, and 89 parents of students. The study results indicate that child development is not optimal and environmental changes are the main problems in the transition period of children so that the roles of teachers (SD and TK) and parents play an essential role in the transition period of children to produce optimal school readiness. This role is in the form of responsibility for children's school readiness, as a motivator for children, as a role model, as a supervisor and as a place to ask children so that all the needs of children's school readiness are met. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan peran guru (SD dan TK) dan orangtua dalam penyiapan masa transisi anak ke sekolah dasar di kecamatan Air Sugihan. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Responden dalam penelitian ini 7 orang guru kelas I SD, 11 orang guru TK, dan 89 orangtua siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak yang belum optimal dan perubahan lingkungan merupakan masalah utama dalam masa transisi anak sehingga peran guru (SD dan TK) dan orangtua sangat berperan penting dalam hal masa transisi anak agar menghasilkan kesiapan bersekolah yang optimal. Peran tersebut berupa tanggung jawab terhadap kesiapan sekolah anak, motivator bagi anak, sebagai panutan, sebagai pengawas dan sebagai tempat bertanya anak sehingga semua kebutuhan dalam kesiapan sekolah anak terpenuhi.
PENATALAKSANAAN STRESS AKIBAT KERJA GURU PENDIDIKAN KHUSUS PADA SEKOLAH PENYELENGGARA PENDIDIKAN INKLUSIF Abdul Hudha; Moh. Efendi; Tomas Iriyanto
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 24 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v24i12015p34-44

Abstract

Abstract: The current developmental study was intended to analyze the determinant factors which affected the quality of occupational stress which experienced by teachers who taught special education in inclusive schools in East Java as the basis to develop a module of managing stress due to working. The analysis results of the exploratory study suggested that most teachers (66.33%) of special education in inclusive schools experienced moderate occupational stress. The contributions of the internal and external variables to occupational stress experienced by teachers of special education included: gender (12.32%), age (4.16%), working status (5.34%), salary or income (3.57%), the suitability of the prajabatan background study (6.76%), the achievement motivation (22.75%), and the interest of position (12.25%). Abstrak: Penelitian pengembangan ini bertujuan menganalisis determinan faktor yang berpengaruh terhadap kualitas stress akibat kerja yang dialami oleh guru pendidikan khusus yang bekerja pada sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Jawa Timur sebagai dasar pengembangan modul pengendalian stress akibat kerja. Hasil analisis eksplorasi penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (66,33%) guru pendidikan khusus (GPK) di sekolah inklusif mengalami stress akibat kerja dalam kategori sedang. Kontribusi variabel internal dan eksternal terhadap stress akibat kerja yang dialami guru pendidikan khusus (GPK) meliputi: jenis kelamin (12,32%), usia responden (4,16%), status kepegawaian (5,34%), pendapatan atau gaji (3,57%), kesesuaian latar belakang pendidikan prajabatan (6,76%), motivasi berprestasi (22,75%), dan minat jabatan (12,25%).
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP SIKAP PEDULI SAMPAH PADA ANAK Jonherz Stenlly Patalatu; Stefen Deni Besare
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 29 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v29i12020p19-27

Abstract

This study aims to determine whether there is an influence of parenting pattern on the attitude of caring for garbage in children. Researchers conducted a survey of 200 students in grades 4 to 5 in four elementary schools in Central Tobelo District. The results showed a t-value of 2.669 with a significance level of 0.008 (ρ <0.05) which means that there is a positive and significant influence of parenting patterns on the attitude of caring for rubbish in children, the amount of influence is based on the R-square value, 3.5%. Thus, parenting has a role in instilling the attitude of caring for garbage in children.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap sikap peduli sampah pada anak. Peneliti melakukan survei kepada 200 siswa kelas V hingga VI di empat Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Tobelo Tengah. Hasil penelitian menunjukkan nilai t sebesar 2.669 dengan taraf signifikansi 0.008 (ρ<0.05) yang berarti bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pola asuh orang tua terhadap sikap peduli sampah pada anak, besarnya pengaruh berdasarkan nilai R square yakni sebesar 3.5%. Dengan demikian maka pola asuh memiliki peran dalam menanamkan sikap peduli sampah pada anak.
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN IKLIM SEKOLAH DAN KEPUASAAN GURU DI SEKOLAH DASAR Diding Nurdin
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 24 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v24i12015p45-56

Abstract

the school climate and the satisfaction of the teachers in West Bandung Regency. The research method used was descriptive associative. The population of teachers and principals of public and private elementary schools in Bandung Regency was 751 people. The samples which were chosen through random sampling technique were 112 people. The results of the study suggested that managerial competences had 54.8% influence on the teachers’ job satisfaction; the school climate had 44.2% influence on the teachers’ job satisfaction; managerial competences and school climate had 65% influence on the teachers’ job satisfaction. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi manajerial kepala sekolah dalam membangun iklim sekolah dan kepuasan guru pada sekolah dasar di Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif- asosiatif. Populasi guru dan kepala sekolah SD Negeri dan Swasta di Kabupaten Bandung 751 orang. Sampel mengacu pada sampling random sebanyak 112 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru sebesar 54,8%; pengaruh iklim sekolah terhadap kepuasan kerja guru sebesar 44,2%; pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah dan iklim sekolah terhadap kepuasan kerja guru sebesar 65%.
Development of Interactive Teaching Materials Based on Android Application for Elementary School Students Aldy Ferdiyansyah; Suhartono Suhartono; Nihayati Nihayati
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 31 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v31i12022p13-25

Abstract

This research aims to produce a prototype of interactive teaching materials based on android applications effectively used in thematic learning in Elementary School. This development research uses the DDD-E model with four stages of development which include: (1) decide, (2) design, (3) develop, and (4) evaluate. The products developed are divided into six applications that focus on the sub-theme of Environmental Conservation. Based on the test results, the obtained paired sample test results had a significance value of 0.001, which is less than 0.05. It can be interpreted that there is a significant difference between student learning outcomes before and after using interactive teaching material. The effectiveness of interactive teaching materials can be seen from the results of the N-Gain test with an average gain score of 0.6, which means the level of effectiveness of interactive teaching materials is in the medium category.

Page 7 of 22 | Total Record : 218