cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
PERANCANGAN SISTEM PENDINGINAN SUSU INDIRECT DENGAN MEDIA AIR MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK COOLPACK DAN REFRIGERAN R290 Altalarik Pradyta; Berkah Fajar TK; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kebutuhan susu untuk masyarakat sangatlah tinggi. Hal ini dikarenakan susu adalah sumber makanan dengan kandungan gizi yang sangat tinggi. Komponen unik dan kompleks seperti protein, lipid, laktosa, mineral, dan masih banyak lainnya. Karena komponen penyusun tersebut pula susu menjadi media yang sangat ideal untuk perkembangbiakan mikroorganisme. Jika tidak ditangani dengan tepat maka kandungan nutrisi pada susu akan rusak. Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya kualitas susu adalah cara penyimpanannya. Apabila susu dibiarkan pada suhu ruang, maka kualitas susu akan rusak hanya dengan waktu 5 jam saja. Adapun cara untuk mempertahankan mutu dan kesegaran susu yaitu dengan menerapkan teknologi refrigerasi. Untuk suhu penyimpanan, United State Departement of Agriculture merekomendasikan suhu penyimpanan susu pada kisaran 0 – 4 ℃. Pada sistem refrigerasi terdapat refrigeran yang pada saat ini sangat meresahkan karena refrigeran yang digunakan mempunyai Global Warming Potential dan Ozone Depletion Potential yang tinggi. Maka dari itu diperlukan refrigeran yang ramah lingkungan yaitu R290. Perancangan ini dilakukan untuk membuat sistem pendinginan susu 1000 liter yang ramah lingkungan menggunakan perangkat lunak coolpack. Dengan analisis siklus refrigerasi, dimensioning, dan gambar detail perancangan, didapatkan kapasitas pendinginan 9,77 kW dan daya 3,43 kW serta Coefficient Of  Performance senilai 2,86. Komponen yang dipilih pada perancangan yaitu kompresor Copeland Emerson ZB37KCU-TFMN, evaporator Bitzer DH1-141, kondensor Thermocoil TCCP 040.1-11-B-N, dan katup ekspansi Danfoss TU-9.
Analisis Penyebab Cacat Produk Aluminium Collapsible Tube Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis dan Fault Tree Analysis Sidiq Nur Adi; Susilo Adi Widyanto; Paryanto Paryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Extrupack Solo merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengemasan dengan produk berupa aluminium collapsible tube. Dalam satu lini produksi proses pembuatan aluminium collapsible tube melibatkan berbagai proses yang menggunakan berbagai mesin dengan fungsi masing-masing. Mesin-mesin tersebut memiliki peluang terjadinya kegagalan yang menyebabkan produk cacat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi penyebab produk cacat dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi penyebab produk cacat tersebut. Pengolahan data penelitian menggunakan Diagram Pareto dan metode yang digunakan yaitu Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Pada penelitian ini terdapat 13 jenis dengan 3 jenis produk cacat tertinggi yang menjadi fokus utama yaitu cacat di output internal coating, tertabrak tabung semprot internal coating, potongan tidak sempurna trimming, Dari jenis-jenis produk cacat tersebut didapatkan rekomendasi perbaikan yaitu meningkatkan frekuensi dan efektivitas pembersihan lubang holder untuk jenis produk cacat berupa cacat di output internal coating, melakukan inspeksi dan perbaikan kelurusan pada tabung semprot untuk jenis produk cacat berupa tertabrak tabung semprot, dan memberikan standar posisi pisau potong yang tepat dan pelatihan terhadap operator untuk jenis produk cacat berupa potongan tidak sempurna.
Analisis Kegagalan Pada Coil Spring Depan Sepeda Motor Kapasitas 160 CC Dosma Ruben R Nababan; Sri Nugroho; Rifky Ismail
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coil spring dalam sepeda motor merupakan komponen penting dalam sistem suspensi kendaraan, dimana coil spring digunakan di sisi depan atau belakang yang fungsinya untuk menyerap energi tumbukan yang diterima roda. Pada penelitian ini coil spring mengalami kegagalan berupa patah sehingga akan dilakukan beberapa pengujian untuk menganalisis mekanisme dan penyebab dari kegagalan tersebut. Pengujian yang dilakukan yaitu pengamatan visual, pengujian komposisi kimia, pengujian metalografi, pengujian kekerasan dan simulasi FEM. Hasil pengamatan visual menunjukkan kegagalan yang dialami coil spring berupa patah lelah yang ditandai dengan adanya crack initiation, crack propagation (beachmark) dan final rupture. Dari pengujian komposisi kimia menunjukkan bahwa material yang digunakan adalah baja SAE 9254 dimana baja ini merupakan baja paduan rendah. Struktur mikro yang terbentuk adalah fasa ferit dan perlit, dikarenakan tidak adanya proses quenching and tempering pada proses produksi coil spring. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan jika material memiliki kekerasan rata-rata 216,6 HV hal ini membuktikan bahwa tidak adanya proses quenching and tempering pada proses produksi coil spring. Pada hasil simulasi FEM menunjukkan bahwa tegangan tidak melebihi yield strength material.
PENGARUH VARIASI WAKTU PENCELUPAN HOT DIP GALVANIZING TERHADAP KETEBALAN DAN KEKERASAN LAPISAN DENGAN MENGGUNAKAN BAJA ST 60 Amadeus Bagas Maruli Jarwanto; Yusuf Umardani; Agus Suprihanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja digunakan secara luas dalam berbagai industri dan aplikasi sehari-hari, seperti konstruksi, permesinan, dan kerajinan. Namun, penggunaan baja secara langsung tanpa mengalami treatment dalam mesin dan struktur terhambat oleh korosi, yang mengakibatkan degradasi prematur. Hal ini menyebabkan perubahan fisik dan mekanis pada logam, mendorong perlunya tindakan pengendalian korosi untuk memperpanjang umur pakainya. Penelitian ini berfokus pada salah satu teknik pengendalian korosi, yaitu hot dip galvanizing, yang melibatkan pelapisan baja dengan logam anoda pengorbanan, seng (Zn). Proses ini mengandalkan konsep anoda pengorbanan untuk melindungi baja dari korosi. Potensial elektroda seng yang lebih rendah dibandingkan dengan baja membuatnya menjadi anoda pengorbanan yang ideal. Proses galvanizing melibatkan perendaman baja ke dalam seng cair pada suhu sekitar 450ºC, Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu pencelupan terhadap ketebalan lapisan coating dan kekerasan nya. Dari hasi pengujian didapatkan nilai ketebalan maksimum adalah 0,4677 mm. Nilai kekerasan permukaan yang paling tinggi didapatkan sebesar 84,1111 Hv. Nilai kekerasan lapisan yang paling tinggi didapatkan sebesar 340,3334 Hv. Terdapat lapisan yang membentuk ikatan metalurgi antara seng cair dan permukaan baja, menghasilkan lapisan intermetalik Fe-Zn.
Analisis Pressure Distribution Bed Decubitus Menggunakan Metode Elemen Hingga Samuel Adrianus; J Jamari; Tri Indah Winarni
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi tekanan dan tegangan von Mises pada tubuh manusia dalam posisi berbaring pada empat jenis matras yang berbeda, dengan fokus pada potensi pengurangan risiko ulkus tekan. Data CT-scan dari pasien digunakan untuk merekonstruksi struktur tubuh, termasuk tulang, otot, lemak, dan kulit. Simulasi elemen hingga dilakukan menggunakan software Mimics Research 21.0 dan Solidworks 2020 untuk menganalisis tekanan dan tegangan von Mises pada tubuh serta matras.Hasil penelitian menunjukkan bahwa matras Minimum Tissue Deformation Mattress 3 (MTDM 3) memiliki kinerja terbaik dalam mengurangi tekanan rata-rata pada tubuh manusia, sementara matras Minimum Tissue Deformation Mattress 2 (MTDM 2) memiliki pengurangan tekanan maksimum yang paling baik. Analisis menunjukkan bahwa bentuk permukaan matras berpengaruh signifikan terhadap distribusi tekanan di tubuh manusia, dengan MTDM 3 memiliki pengurangan tekanan yang lebih baik daripada MTDM 1 dan MTDM 2.Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana berbagai jenis matras dapat mempengaruhi distribusi tekanan dan tegangan von Mises pada tubuh manusia dalam posisi berbaring. Hasil ini dapat digunakan untuk mengembangkan matras anti decubitus yang lebih efektif dalam mengurangi risiko ulkus tekan pada pasien yang berbaring dalam jangka waktu yang lama.
PENGARUH FRAKSI MASSA SERAT DAN VARIASI PLASTICIZER TERHADAP KEKUATAN LENTUR KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT RAMI DENGAN MATRIKS GONDORUKEM Ardhy Rizqi Kurniawan; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman teknologi modern saat ini, berbagai instansi industri berupaya untuk menghasilkan barang dengan biaya lebih efisien, desain ergonomis, dan ramah lingkungan. Upaya ini mendorong penggunaan sumber daya alam yang terbarukan sebagai solusi. Salah satu pilihan yang diminati adalah penggunaan komposit polimer yang sedang tren, terutama dengan memanfaatkan serat alam sebagai bahan pengisi komposit tersebut. Penelitian saat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi fraksi massa serat dan pengaruh variasi plastizicer terhadap kekuatan lentur dari komposit serat rami dan matriks gondorukem. Variasi fraksi massa serat yang digunakan adalah 15, 20, 25 wt%, sedangkan untuk variasi plasticizer yang digunakan adalah 15, 20, 25 wt%. Metode yang digunakan untuk membuat spesimen uji adalah hand lay-up. Dari hasil pengujian tersebut nilai kekuatan lentur maksimal yang paling rendah adalah pada komposit dengan variasi plasticizer 25%, sedangkan nilai kekuatan lentur maksimal yang terbesar adalah komposit dengan variasi plastizicer 15% Nilai lentur dari variasi plasticizer 15% hingga variasi plasticizer 20% mengalami tren turun seiring bertambahnya variasi plasticizer.nilai kekuatan bending paling rendah adalah pada komposit dengan variasi plasticizer 25% sebesar 32,99 N/mm2, sedangkan nilai kekuatan bending paling tinggi adalah pada komposit dengan variasi 15% sebesar 34,84 N/mm2. Pada analisis makro spesimen uji, ditemukan delaminasi pada spesimen uji kekuatan lentur.
ANALISIS SEM DAN KEGAGALAN POROS HYDRAULIC POWER UNIT PADA SISTEM POMPA HYDRAULIC AXIAL BERKAPASITAS 1000 LPS Juan Pratama Anandika; Gunawan Dwi Haryadi; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poros merupakan salah satu bagian yang terpenting dari setiap mesin. Hampir semua mesin meneruskan tenaga bersama-sama dengan putaran. Peranan utama dalam transmisi seperti itu dipegang oleh Poros. Poros ini mendapat beban puntir murni atau puntir dan lentur. Poros dalam sebuah mesin berfungsi untuk meneruskan tenaga melalui putaran mesin. Sistem Pompa Hydraulic Axial 1000 LPS yang terdapat di PT. Adhirajasa Bangun Mandiri berfungsi untuk memindahkan air banjir yang ada di Kota Semarang menuju Banjir Kanal Timur untuk diteruskan dibuang menuju laut. Salah satu komponen dari sistem Hydraulic Axial Pump 1000 LPS adalah Poros, dimana komponen ini mengalami kegagalan berupa patah di pangkal Poros Hydraulic Power Unit (HPU). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme kegagalan poros HPU dengan melakukan beberapa metode seperti pengujian visual, pengujian komposisi kimia, pengujian metalografi, pengujian kekerasan, dan pengujian SEM. Hasil pengamatan visual menunjukkan kegagalan yang dialami poros HPU adalah kegagalan fatik dikarenakan tidak ada deformasi plastis yang signifikan serta serangskaian beach marks pada permukaan retak yang menunjukkan perambatan retak. Dari pengujian komposisi kimia, poros HPU memenuhi standar material AISI 4140. Dari hasil pengujian metalografi menunjukan material berfasa perlit dan martensit. Hasil pengujian kekerasan menunjukan nilai kekerasan rata-rata 295 HV pada bagian initial crack. Hasil pengujian SEM mendukung bahwa kegagalan poros tidak diakibatkan oleh struktur dan sifat material.
SIMULASI KINERJA POMPA RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN METODE NUMERIK Mochamad Naufal Hanif Musyaffa; Nazaruddin Sinaga; Bambang Yunianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa regenerative merupakan jenis pompa kinetik yang memiliki karakteristik dapat menghasilkan head yang tinggi pada debit aliran rendah serta banyak digunakan di tingkat rumah tangga hingga industri. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi geometri sudu impeller pompa terhadap performa tekanan total dan efisiensi yang dihasilkan pompa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode CFD menggunakan model komputasi pompa yang diteliti. Tahap pertama dari penelitian adalah pengambilan data eksperimen berupa debit dan tekanan menggunakan alat uji pompa, dimana data tersebut digunakan untuk proses validasi. Variasi geometri yang disimulasikan berupa jumlah sudu impeller yang disimulasikan pada kondisi kecepatan putar impeller 2300 RPM dan debit 10 – 18 LPM. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh jumlah sudu yang semakin banyak mempengaruhi jumlah vortisitas fluida hingga menghasilkan head lebih tinggi.
STUDI PERPINDAHAN PANAS DAN TEGANGAN GESER DINDING PADA SILINDER BERSIRIP DENGAN ALIRAN CROSS FLOW PADA VARIASI BILANGAN REYNOLDS 17.000, 51.000 DAN 85.000 Adam Fadhillah Haris; Berkah Fajar TK; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan sirip (finn) pada benda merupakan upaya untuk menganalisa struktur aliran dan variabel lain yang saling berhubungan. Prinsip kerja sirip dengan membuat struktur aliran baru yang bernama vortex. Studi sekarang ini difokuskan pada variasi model sirip untuk menganalisa karakteristik aliran, tegangan geser dan bilangan Nusselt dengan membagi bagian sirip menjadi face dan side. Metode penelitian dilakukan dengan simulasi numerik menggunakan software CFD. Geometri dibuat dalam bentuk 3D dengan variasi leading edge flat, sharp dan rounded dengan bilangan Re = 17.000, 51.000 dan 85.000. Hasil simulasi menunjukan bentuk leading edge mengenerasi vortex jenis Longitudinal Vortex (LV) dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Ukuran terbesar terjadi pada leading edge flat dan jumlah terbanyak dimiliki oleh leading edge rounded. Semakin besar vortex dan nilai Re maka intensitas aliran pada zona resirkulasi dan stagnasi aliran semakin tinggi. Akibatnya nilai rata-rata tegangan geser dan bilangan Nusselt meningkat. Nilai rata-rata tertinggi distribusi tegangan geser pada bagian face dan side didapat pada bentuk flat pada setiap bilangan Reynolds. Bentuk flat juga memiliki nilai rata-rata tertinggi pada bagian face untuk bilangan Nusselt. Tetapi nilai rata-rata tertinggi bilangan Nusselt pada side didapat pada bentuk sharp. Nilai maksimal tegangan geser dan bilangan Nusselt pada bagian side lebih tinggi dibandingkan pada bagian face.
ANALISA KARAKTERISTIK MATERIAL STEMPEL MESIN EKSTRUDER PADA PROSES EKSTRUSI COLLAPSIBLE TUBE Tubagus Elyan Rizki Syahputra; Susilo Adi Widyanto; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Extrupack merupakan perusahan yang memproduksi Collapsible Tube Alumunium dan Rigid Tube Alumunium. Salah satu permasalahan pada lini produksi PT. Extrupack terjadi pada salah satu proses produksi yaitu proses ekstrusi. Dimana terjadi kegagalan berupa tube berlubang dan tube baret dengan reject tidak tercounter. Kegagalan tersebut berasal dari kecacatan yang ada pada stempel di mesin extruder pada proses ekstrusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme kegagalan yang terjadi pada proses ekstrusi dengan menganalisa karakteristik material stempel melalui beberapa metode seperti pengamatan visual, pengujian komposisi kimia, pengujian makrografi, pengujian mikrografi, pengujian kekerasan dan pengujian kekasaran permukaan. Hasil pengukuran dimensi stempel menunjukkan terjadinya pengurangan diameter pada bagian atas stempel. Dari pengujian komposisi kimia spesimen tidak memenuhi standar komposisi kimia. Dari hasil pengujian metalografi menunjukan material berfasa martensit. Hasil pengujian kekerasan menunjukan nilai kekerasan berada pada rentang 580 HV – 634 HV. Hasil pengujian kekasaran permukaan menunjukkan nilai Ra 0,386 μm terhadap. Berdasarkan hasil pengujian, kegagalan terjadi akibat keausan ditandai dengan adanya pengurangan diameter dan baret pada stempel. Keausan diakibatkan gesekan dan juga faktor lainnya seperti nilai kekerasan yang tidak mencapai standar dan nilai komposisi kimia yang tidak sesuai karakteristik material baja AISI D2

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue