cover
Contact Name
Zulfan Zainal
Contact Email
zulfanzainal@serambimekkah.ac.id
Phone
+6281360353540
Journal Mail Official
jnkti@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Gedung H Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah Jl. T. Imum Lueng Bata, Telp. 081360353540, Batoh – Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi
ISSN : 26208342     EISSN : 26213052     DOI : https://doi.org/10.32672/xfbz0715
Core Subject :
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi adalah jurnal nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Komputer Universitas Serambi Mekkah tahun 2018 dan telah Terakreditasi SINTA 5. Jurnal ini terbit sebanyak enam edisi dalam satu tahun yaitu setiap bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember baik cetak (P-ISSN : 2620-8342) dan online (E-ISSN: 2621-3052). Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan bidang Komputer dan Teknologi Informasi dengan scope Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Informasi, Jaringan Komputer, Elektronika dan Sistem Kontrol, Multimedia dan Pengolahan Citrat Digital serta bidang Komputer dan Informatika lainnya yang relevan. Artikel yang dikirimkan ke JNKTI dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Setiap artikel yang dipublikasi dalam jurnal ini akan direview terlebih dahulu dengan metode Peer-Review dan hanya artikel yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan. Artikel-artikel yang telah dipublikasikan oleh JNKTI juga sudah diindeks oleh beberapa lembaga indeksasi seperti Google Scholar, Garuda, CrossRef, BASE, Moraref dan SINTA. Bidang bidang fokus penelitian yang akan dipublikasi dalam jurnal ini antara lain : Bidang Rekayasa Perangkat Lunak Bidang Jaringan Komputer Bidang Multimedia dan Pengolahan Citra Digital Bidang Komputasi Bidang Sistem dan Teknologi Informasi Bidang Kecerdasan Buatan Multidisiplin ilmu lainnya yang relevan. Artikel ditulis sesuai Template JNKTI sebelum disumbit.
Arjuna Subject : -
Articles 72 Documents
Evaluasi Performa Jaringan Wireless Berdasarkan Parameter Quality of Services dan Persebaran Sinyal Wi-Fi di SMAN 8 Tasikmalaya Menggunakan Wireshark Muhammad Hiraki Aufa Islamapasha; Imam Budiansyah; Helmy Dzulfikar
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/5jbsbh91

Abstract

Pemanfaatan jaringan internet telah menjadi elemen krusial dalam mendukung aktivitas akademik dan administratif di SMAN 8 Tasikmalaya. Namun, pembatasan jumlah access point dan fluktuasi sinyal ISP di kawasan tersebut berpotensi menghambat kelancaran operasional sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja jaringan wireless menggunakan parameter Quality of Service (QoS) yang meliputi throughput, packet loss, delay, dan jitter berdasarkan standar TIPHON. Metode penelitian yang digunakan adalah action research dengan tahapan diagnosing, action planning, action taking, evaluating, dan learning. Pengambilan data dilakukan menggunakan aplikasi Wireshark di tiga lokasi utama, yaitu Lab TIK, Ruang Tata Usaha (TU), dan Lab Bahasa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa parameter packet loss, delay, dan jitter di seluruh lokasi berada pada kategori "Sangat Baik". Namun, pada parameter throughput, ditemukan ketidakmerataan distribusi sinyal di mana Lab Bahasa hanya memperoleh nilai 398 Kbps (kategori "Buruk"), sementara Lab TIK (7.481 Kbps) dan Ruang TU (3.255 Kbps) masuk kategori "Sangat Baik". Temuan ini mengindikasikan adanya area dengan jangkauan sinyal yang lemah. Penelitian ini merekomendasikan penambahan atau penataan ulang titik akses, khususnya di area Lab Bahasa, guna mengoptimalkan layanan jaringan secara menyeluruh.
Evaluasi Kinerja Jaringan Wi-Fi Menggunakan Parameter Quality of Service pada BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya Ramadhan Bagus Hendrawan; Nandhika Pratama; Helmy Dzulkifar
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/abr5z768

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja jaringan komputer di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya menggunakan parameter Quality of Service (QoS). Evaluasi dilakukan terhadap empat parameter utama, yaitu throughput, packet loss, delay, dan jitter, dengan memanfaatkan software Wireshark untuk menangkap lalu lintas jaringan di tujuh titik lokasi pengukuran. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa throughput tertinggi terdapat di ruang PPIK (5.797 Kbps) dan terendah di ruang PKAP (1.576 Kbps), Packet loss tertinggi terjadi di ruangan PSDA sebesar 9,9%, sementara delay tertinggi tercatat di ruang Podcast sebesar 298,07 ms. Nilai final score TIPHON menunjukkan bahwa Ruang Mutasi memperoleh nilai sempurna (4,0/100%), sementara Ruang Aula, PPIK, Sekretariat, dan PKAP memperoleh nilai 3,5 (87,5%), sedangkan Ruang PSDA memperoleh nilai terendah 2,75 (68,75%). Faktor utama penyebab penurunan kualitas jaringan adalah distribusi sinyal Wi-Fi yang tidak merata, jarak yang jauh dari pemancar utama, serta hambatan fisik berupa dinding beton. Penelitian ini merekomendasikan penambahan Access Point di Ruang PSDA dan PKAP sebagai prioritas utama, redesain penempatan perangkat, serta penerapan load balancing untuk meningkatkan stabilitas dan kinerja jaringan secara keseluruhan. Kata kunci : Evaluasi Jaringan Quality of Service (QoS); TIPHON Throughput; Packet Loss; Delay; Jitter; Wi-Fi; Wireshark; Jaringan Pemerintahan:    Abstract - This study aims to evaluate the performance of the computer network at the Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) of Tasikmalaya Regency using Quality of Service (QoS) parameters. The evaluation was conducted by measuring four main QoS parameters: throughput, packet loss, delay, and jitter. Network traffic data was captured using Wireshark software at seven strategic measurement points within the BKPSDM building. The measurement results show that the highest throughput was recorded in the PPIK room (5,797 Kbps), while the lowest was found in the PKAP room (1.576 Kbps). The highest packet loss occurred in the PSDA room at 9.9%, whereas the highest delay was recorded in the Podcast room at 298.07 ms. The final TIPHON score indicates that the Mutasi room achieved a perfect score (4.0/100%), while the Aula, PPIK, Sekretariat, and PKAP rooms scored 3.5 (87.5%), and the PSDA room obtained the lowest score of 2.75 (68.75%). These issues were primarily caused by the long distance from the central Wi-Fi transmitter and physical obstacles such as concrete walls. This study recommends adding Access Points in weak signal areas (especially PSDA and PKAP Rooms) as the main priority, redesigning the placement and configuration of Wi-Fi transmitters, and implementing load balancing techniques to improve network stability and overall performance. Keywords: Network Evaluation; Quality of Service (QoS); TIPHON; Throughput; Packet Loss; Delay; Jitter; Wi-Fi; Wireshark; Government Network;
Optimalisasi Jaringan Nirkabel Melalui Integrasi Portal Autentikasi dan Manajemen Bandwidth Berbasis Mikrotik pada SMAN 1 Manonjaya Qori Naza Abdillah; Rifza Hamdalah Putra; Helmy Dzulfikar
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/1mtj0t94

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi jaringan menuntut institusi pendidikan untuk memiliki infrastruktur Wireless Local Area Network (WLAN) yang optimal guna mendukung pembelajaran berbasis digital. SMAN 1 Manonjaya masih menghadapi berbagai permasalahan jaringan, seperti adanya blank spot, ketidakstabilan koneksi, serta ketimpangan distribusi bandwidth. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan infrastruktur jaringan melalui integrasi captive portal dan manajemen bandwidth berbasis Mikrotik. Metode yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang meliputi tahapan analisis, desain, simulasi, implementasi, monitoring, dan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan captive portal mampu meningkatkan keamanan akses pengguna; (2) manajemen bandwidth menggunakan Simple Queue dan Per Connection Queue (PCQ) berhasil mendistribusikan bandwidth secara merata; dan (3) terjadi peningkatan signifikan pada parameter QoS, yaitu throughput WLAN guru meningkat dari 9,13 Mbps menjadi 78,5 Mbps, delay berkurang dari 342 ms menjadi 18 ms, serta packet loss turun dari 4% menjadi 0%. Dengan demikian, sistem yang dirancang mampu meningkatkan performa jaringan serta mendukung kegiatan pembelajaran secara lebih efektif. Kata kunci: WLAN; Mikrotik; Captive Portal; Manajemen Bandwidth; QoS;   Abstract - The development of network technology requires educational institutions to provide optimal Wireless Local Area Network (WLAN) infrastructure to support digital learning activities. SMAN 1 Manonjaya still faces several network issues, including blank spots, unstable connections, and uneven bandwidth distribution. This study aims to optimize network infrastructure through the integration of a captive portal and bandwidth management based on Mikrotik. The method used is the Network Development Life Cycle (NDLC), which includes analysis, design, simulation, implementation, monitoring, and management stages. The results indicate that: (1) the implementation of a captive portal significantly improves user access security; (2) bandwidth management using Simple Queue and Per Connection Queue (PCQ) effectively distributes bandwidth evenly; and (3) QoS parameters improved significantly, with teacher WLAN throughput increasing from 9.13 Mbps to 78.5 Mbps, delay reduced from 342 ms to 18 ms, and packet loss decreased from 4% to 0%. Therefore, the proposed system enhances network performance and supports learning activities more effectively. Keywords: WLAN; Mikrotik RouterOS; Captive Portal; Bandwidth Management; Quality of Service (QoS);
Klasifikasi Status Pesanan E-Commerce Indonesia Menggunakan Komparasi XGBoost, Random Forest, dan Decision Tree Berbasis CRISP-DM Berry Firmann; Sari Susanti
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/b92nr030

Abstract

Abstrak - Industri e-commerce di Indonesia menunjukkan perkembangan yang pesat dengan jumlah usaha mencapai 4,4 juta unit pada tahun 2024. Persoalan yang menyertai pertumbuhan tersebut adalah tingginya proporsi pesanan yang dibatalkan sehingga merugikan operasional penjual. Penelitian ini bertujuan membangun model klasifikasi guna memprediksi status akhir pesanan, yaitu Selesai atau Batal, melalui perbandingan tiga algoritma yaitu XGBoost, Random Forest, dan Decision Tree dengan kerangka CRISP-DM. Dataset bersumber dari Kaggle berjudul Indonesia E-Commerce Sales and Shipping 2023-2025 yang setelah pra-pemrosesan menyisakan 20.598 baris data. Permasalahan imbalance class dengan rasio 86,26% berbanding 13,74% diatasi melalui penerapan SMOTE pada data training. Tiga skenario dirancang yaitu tanpa SMOTE, dengan SMOTE, dan SMOTE yang dikombinasikan dengan hyperparameter tuning. Hasil eksperimen menunjukkan XGBoost tanpa SMOTE memperoleh kinerja terbaik dengan accuracy 89,73%, F1-Score 94,36%, dan AUC-ROC 76,99%. Decision Tree dengan SMOTE memberikan recall kelas Batal tertinggi sebesar 44,88%. Tiga atribut paling berpengaruh adalah jumlah barang, opsi pengiriman, dan metode pembayaran. Kata Kunci: Klasifikasi; E-Commerce; XGBoost; Random Forest; SMOTE; CRISP-DM;   Abstract - The e-commerce industry in Indonesia shows rapid development with the number of businesses reaching 4.4 million units in 2024. The issue accompanying this growth is the high proportion of cancelled orders adversely affecting sellers' operations. This research aims to develop a classification model to predict the final status of orders, namely Completed or Cancelled, by comparing three algorithms: XGBoost, Random Forest, and Decision Tree using the CRISP-DM framework. The dataset originates from Kaggle titled Indonesia E-Commerce Sales and Shipping 2023-2025, which after preprocessing left 20,598 rows. The class imbalance problem with a ratio of 86.26% to 13.74% was addressed through SMOTE on training data. Three scenarios were designed: without SMOTE, with SMOTE, and SMOTE combined with hyperparameter tuning. Experimental results show XGBoost without SMOTE achieved the best performance with accuracy 89.73%, F1-Score 94.36%, and AUC-ROC 76.99%. Decision Tree with SMOTE provided the highest Cancelled class recall at 44.88%. The three most influential attributes are item quantity, shipping option, and payment method. Keywords: Classification; E-Commerce; XGBoost; Random Forest; SMOTE; CRISP-DM;
Analisis Kesuksesan Aplikasi Strava dalam Mendukung Aktivitas Olahraga Masyarakat Kota Jambi Menggunakan Model DeLone and McLean Salma Salsabilla; Dewi Lestari; Rudi Nata
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ggst6x67

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesuksesan penggunaan aplikasi Strava sebagai sistem informasi berbasis digital dengan menggunakan model DeLone and McLean. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh dari 100 responden pengguna aplikasi Strava di Kota Jambi melalui penyebaran kuesioner. Variabel yang digunakan meliputi system quality, information quality, service quality, use, user satisfaction, dan net benefits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sembilan hipotesis yang diajukan, tujuh hipotesis diterima dan dua hipotesis ditolak. Kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan terbukti berpengaruh signifikan terhadap penggunaan, sedangkan hanya kualitas informasi yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Selain itu, penggunaan dan kepuasan pengguna terbukti berpengaruh signifikan terhadap manfaat bersih. Hasil ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna dan tingkat penggunaan menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan sistem. Secara keseluruhan, aplikasi Strava dapat dikategorikan sebagai sistem informasi yang berhasil karena mampu memberikan manfaat dan pengalaman positif bagi penggunanya. Kata kunci : Strava; DeLone and McLean; PLS-SEM; Kepuasan Pengguna; Kesuksesan Sistem;   Abstract - This study aims to analyze the success of the Strava application as a digital information system using the DeLone and McLean model. This research employs a quantitative approach with the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. Data were collected from 100 respondents who are Strava users in Jambi City through a questionnaire. The variables used include system quality, information quality, service quality, use, user satisfaction, and net benefits. The results show that out of nine proposed hypotheses, seven are accepted and two are rejected. System quality, information quality, and service quality significantly influence system use, while only information quality significantly affects user satisfaction. Furthermore, system use and user satisfaction significantly influence net benefits. These findings indicate that user satisfaction and system use are the main factors determining system success. Overall, the Strava application can be categorized as a successful information system as it provides significant benefits and positive user experiences. Keywords: Strava; DeLone and McLean; PLS-SEM; User Satisfaction; System Success;
Implementasi K-Means Clustering untuk Penentuan Produk Terlaris pada Data Penjualan Toko Sri Mohammad Maulana Afriza; Syahrul Bagus Andreyan; Intan Hayati; Intan Firdausatul Salsabilla; Muhammad Arifin
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/2mject37

Abstract

Abstrak – Data penjualan di usaha ritel seperti toko sembako memiliki potensi besar sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis, khususnya dalam menentukan produk yang paling diminati konsumen. Namun, pengelolaan data yang masih manual menyebabkan ketidakefektifan dan risiko ketidaksesuaian stok. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 12 produk sembako di Toko Sri berdasarkan tingkat penjualan menggunakan metode K-Means Clustering, dengan memanfaatkan 1.000 data transaksi penjualan periode Januari hingga Desember 2024. Proses analisis mengikuti kerangka Knowledge Discovery in Databases (KDD) yang mencakup tahap seleksi, preprocessing, transformasi, data mining, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means mampu mengelompokkan produk menjadi tiga klaster, yaitu sangat laku (Kopi Sachet dan Beras 1kg), laku (Sabun Mandi, Minyak Goreng 1L, Detergen Sachet, Gula 1kg, dan Teh Sachet), serta kurang laku (Mie Instan, Shampoo Sachet, Air Mineral Botol, Susu Sachet, dan Telur 1kg). Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan metode clustering berbasis data pada toko sembako skala kecil yang selama ini masih beroperasi secara tradisional, sekaligus menghasilkan pengelompokan tingkat penjualan yang dapat digunakan langsung sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen stok dan strategi penjualan oleh pemilik usaha. Kata kunci : Data Mining; K-Means; Clustering; Penjualan;   Abstract – Sales data in retail businesses such as grocery stores holds significant potential as a foundation for business decision-making, particularly in identifying the most in-demand products. However, manual data management practices lead to inefficiencies and stock discrepancy risks. This study aims to classify 12 grocery products at Sri Store based on sales performance using the K-Means Clustering algorithm, utilizing 1,000 transaction records from January to December 2024. The analysis follows the Knowledge Discovery in Databases (KDD) framework, encompassing selection, preprocessing, transformation, data mining, and evaluation stages. The results demonstrate that K-Means successfully grouped products into three clusters: high-selling (Sachet Coffee and Rice 1kg), medium-selling (Bar Soap, Cooking Oil 1L, Sachet Detergent, Sugar 1kg, and Sachet Tea), and low-selling (Instant Noodles, Sachet Shampoo, Bottled Water, Sachet Milk, and Eggs 1kg). The novelty of this study lies in applying a data-driven clustering approach to a small-scale traditional grocery store, producing actionable product segmentation that can directly support inventory management and sales strategy decisions for small business owners. Keywords : Data Mining; K-Means; Clustering; Sale;
Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Beasiswa Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) di SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya Agung Santuso; Putri Aisyiyah Rakhma Devi
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/zk7hrk55

Abstract

Abstrak - Pendidikan merupakan hak asasi manusia yang harus dihormati secara setara, bahkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Proses seleksi beasiswa di SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya masih bersifat manual dan subjektif, sehingga menimbulkan ketimpangan dan lambatnya proses seleksi. Untuk meningkatkan efisiensi dan objektivitas, dikembangkan sistem pendukung keputusan berbasis metode simple additive weighting (SAW) yang terintegrasi dengan aplikasi web. Sistem ini dirancang untuk proses yang sederhana, transparan, dan fleksibel, sehingga memungkinkan pemrosesan data yang cepat dan akurat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem ini mencapai tingkat akurasi 99,6%, tidak jauh berbeda dengan perhitungan manual, sehingga cocok untuk mendukung pengambilan keputusan dalam rekrutmen dan pendidikan beasiswa. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keadilan dalam proses pemberian beasiswa di lembaga pendidikan. Kata kunci : sistem pendukung Keputusan; SAW; sistem berbasis web; seleksi beasiswa; pendidikan; akurasi;   Abstract - Education is a human right that must be respected equally, even for students from underprivileged families. The scholarship selection process at SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya is still manual and subjective, resulting in inequality and slowness. To improve efficiency and objectivity, a decision support system based on the simple additive weighting (SAW) method integrated with a web application was developed. This system is designed for a simple, transparent, and flexible process, enabling fast and accurate data processing. Trial results show that this system achieves an accuracy rate of 99.6%, similar to manual calculations, making it suitable for supporting decision-making in recruitment and scholarship education. This system is expected to increase transparency, efficiency, and fairness in the scholarship award process at educational institutions. Keywords : decision support system; SAW; web-based system; scholarship selection; education; accuracy;
Evaluasi Kinerja Jaringan Komputer Menggunakan QoS di Cabang Dinas ESDM Tasikmalaya Fauzan Iffat Chairullah; Syahlaa A’aqilah Effendi; Helmy Dzulfikar
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/cvzbq181

Abstract

Abstrak - Kualitas jaringan komputer pada instansi pemerintahan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas administrasi, komunikasi data, dan layanan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja jaringan komputer pada Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah VI Tasikmalaya menggunakan metode Quality of Service (QoS). Parameter yang dianalisis meliputi throughput, delay, jitter, dan packet loss berdasarkan standar TIPHON. Pengambilan data dilakukan menggunakan Wireshark melalui proses packet capture pada empat skenario pengujian, yaitu jaringan LAN pada kondisi trafik tinggi, jaringan LAN pada kondisi trafik rendah, jaringan WiFi pada kondisi trafik tinggi, dan jaringan WiFi pada kondisi trafik rendah. Proses capture dilakukan dalam periode pengamatan singkat dan seragam pada setiap skenario agar hasil pengukuran dapat dibandingkan secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan WiFi memiliki performa lebih baik dibandingkan jaringan LAN, terutama pada parameter throughput dan delay. Nilai throughput tertinggi diperoleh pada jaringan WiFi saat kondisi trafik rendah sebesar 2250,41 Kbps, sedangkan nilai delay tertinggi terjadi pada jaringan LAN saat kondisi trafik tinggi sebesar 52,89 ms. Nilai jitter dan packet loss pada seluruh skenario berada pada kategori sangat baik, sedangkan throughput LAN pada trafik rendah berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar evaluasi bagi pengelola jaringan dalam melakukan pemantauan, pengelolaan bandwidth, dan optimalisasi layanan jaringan pada instansi pemerintahan. Kata kunci : Quality of Service; Jaringan Komputer; TIPHON; Wireshark;   Abstract - The quality of computer networks in government institutions plays an important role in supporting administrative activities, data communication, and digital services. This study aims to evaluate the performance of computer networks at the Regional Office of Energy and Mineral Resources (ESDM) Region VI Tasikmalaya using the Quality of Service (QoS) method. The analyzed parameters include throughput, delay, jitter, and packet loss based on the TIPHON standard. Data were collected using Wireshark through packet capture in four testing scenarios, namely LAN under high-traffic conditions, LAN under low-traffic conditions, WiFi under high-traffic conditions, and WiFi under low-traffic conditions. The capture process was conducted within a short and consistent observation period for each scenario to enable objective comparison of the measurement results. The results show that the WiFi network performed better than the LAN network, particularly in throughput and delay parameters. The highest throughput value was obtained on the WiFi network under low-traffic conditions at 2250.41 Kbps, while the highest delay occurred on the LAN network under high-traffic conditions at 52.89 ms. The jitter and packet loss values in all scenarios were categorized as very good, while LAN throughput under low-traffic conditions was categorized as moderate. These findings can serve as an evaluation basis for network administrators in monitoring, managing bandwidth, and optimizing network services in government institutions. Keywords: Quality of Service; Computer Network;  TIPHON; Wireshark;
Analisis dan Evaluasi Jaringan Lokal Menggunakan Metode Network Development Life Cycle pada Laboratorium Komputer MAN 2 Tasikmalaya Maitsa Washfa Syahira; Adinda Adzra Athiyyatsaqib; Helmy Dzulfikar
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/zmk05g34

Abstract

Abstrak - Transformasi digital di sektor pendidikan menjadikan infrastruktur jaringan elemen kritis dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Laboratorium Komputer MAN 2 Tasikmalaya menggunakan LAN kabel topologi star, namun mengalami gangguan file sharing setelah migrasi ke Windows 11, di mana distribusi file materi dari guru ke siswa tidak dapat dilakukan meskipun berbagai solusi telah dicoba. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi performa jaringan, kondisi infrastruktur fisik, dan mengidentifikasi penyebab gangguan file sharing tersebut. Metode yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengujian dilakukan pada 5 komputer client menggunakan ping untuk mengukur delay, packet loss, dan jitter, serta iPerf3 berbasis Docker untuk throughput. Hasil menunjukkan jaringan dalam kategori sangat baik sesuai standar TIPHON dengan delay 0–3 ms, packet loss 0%, dan jitter 0,3–1,6 ms. Pengujian throughput menggunakan Windows 10 sebagai pembanding menghasilkan nilai 89,57–106,85 Mbps, membuktikan infrastruktur jaringan dalam kondisi optimal. Tidak ditemukan kerusakan signifikan pada infrastruktur fisik. Gangguan file sharing disebabkan konfigurasi default Windows 11 yang membatasi protokol SMB, bukan kualitas jaringan. Penelitian ini berkontribusi sebagai referensi evaluasi jaringan LAN berbasis NDLC di lingkungan laboratorium pendidikan, khususnya dalam mengidentifikasi pengaruh konfigurasi sistem operasi terhadap layanan jaringan lokal. Kata kunci : LAN; QoS; throughput; iperf3; Windows 11;   Abstract - Digital transformation in the education sector makes network infrastructure a critical element in supporting technology-based learning. The Computer Laboratory of MAN 2 Tasikmalaya uses a cable-based LAN with a star topology but experienced file sharing disruptions after migration to Windows 11, where distribution of learning materials from teacher to students could not be performed despite various solutions having been attempted. This study aims to evaluate network performance, physical infrastructure conditions, and identify the causes of file sharing disruptions. The method uses the Network Development Life Cycle (NDLC) with a descriptive quantitative approach. Testing was conducted on 5 client computers using ping to measure delay, packet loss, and jitter, and iperf3 based on Docker for throughput measurement. The results show the network is in a very good category according to the TIPHON standard with delay of 0–3 ms, packet loss of 0%, and jitter of 0.3–1.6 ms. Throughput testing using Windows 10 as a comparison yielded values of 89.57–106.85 Mbps, proving the network infrastructure is in optimal condition. No significant damage was found in the physical network infrastructure. File sharing disruption is caused by the default Windows 11 configuration that restricts SMB protocol communication, not network quality. This study contributes as a reference for NDLC-based LAN network evaluation in educational laboratory environments, particularly in identifying the influence of operating system configuration on local network services. Keywords: LAN; QoS; throughput; iperf3; Windows 11;
Perancangan Enterprise Architecture untuk Integrasi Proses Operasional Board Game Cafe Menggunakan TOGAF ADM: Studi Kasus Gameopoly Muhammad Aghnat Mumtaz; Ahmad Abdul Faqih; Kenanya Otniel Suhardi; Oktavian Luthfi Khairan Somali; Afifah Trista Ayunda
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/9352q358

Abstract

Gameopoly Board Game Cafe provides services that go beyond food and beverage sales, including board game management, customer assistance by Game Masters, and operational reporting. This condition requires an architectural design that connects business processes, data, applications, and technology in an integrated manner. This study aims to design Gameopoly’s Enterprise Architecture using TOGAF ADM. A qualitative case study method was applied through semi-structured interviews with the owner and the head of Game Masters. The result is an Enterprise Architecture blueprint covering Business Architecture, Data Architecture, Application Architecture, Technology Architecture, Opportunities and Solutions, and Implementation Governance. The design produces a to-be business process, conceptual data model, ArchiMate model, and phased implementation roadmap. The proposed blueprint can serve as a foundation for information system development to support food and beverage ordering, board game inventory, Game Master services, and operational reporting integration.