cover
Contact Name
Muhammad Ainurridho
Contact Email
mainurridho01@gmail.com
Phone
+6288705373790
Journal Mail Official
barani@stkipddipinrang.ac.id
Editorial Address
Jln. Pettana Rajeng No.20, Pinrang
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Barani: Journal of Community Service Learning
ISSN : -     EISSN : 31108962     DOI : 10.58917/barani.v1i1
Core Subject :
BARANI Journal of Community Service Learning (BCSL), dengan semangat Barani yang berarti keberanian dalam bahasa Bugis Makassar, berfokus pada publikasi penelitian empiris, studi kasus, artikel konseptual, dan praktik terbaik dalam bidang pembelajaran layanan masyarakat (Community Service Learning). Kami mencari kontribusi yang secara kritis menguji, mengembangkan, dan menerapkan konsep CSL dalam berbagai konteks pendidikan dan komunitas, baik di tingkat lokal (khususnya yang relevan dengan Kabupaten Pinrang dan sekitarnya), nasional, maupun internasional. Ruang lingkup jurnal mencakup, namun tidak terbatas pada Model dan implementasi CSL di berbagai jenjang pendidikan, Dampak CSL terhadap mahasiswa, dosen, institusi, dan komunitas, Kemitraan antara institusi pendidikan dan komunitas dalam CSL, Refleksi kritis dan etika dalam CSL, Inovasi dan teknologi dalam CSL, Pengembangan kurikulum berbasis CSL, Asesmen dan evaluasi program CSL, Peran CSL dalam pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat dan Studi komparatif CSL antar daerah atau negara.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
EDUKASI EKONOMI PAJAK: MENGURAI MISPERSEPSI SEBAGAI PARADOKS MASYARAKAT TERHADAP PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA MAKASSAR Mira Mira; Khairil Asnan Haedar; Andi Nirma Baya Batara
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 1 No 1 (2025): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v1i1.442

Abstract

Pajak merupakan kewajiban finansial yang harus dipenuhi oleh individu maupun badan usaha kepada negara sebagai bentuk kontribusi dalam pembiayaan pelayanan publik dan menjaga keseimbangan ekonomi nasional. Salah satu jenis pajak yang signifikan di tingkat daerah adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Meski demikian, masih banyak masyarakat yang mengalami mispersepsi sebagai paradoks masyarakat terhadap pajak kendaraan bermotor di Kota Makassar, di mana persepsi yang keliru menyebabkan ketidaksesuaian antara kesadaran membayar pajak dan kenyataan pemenuhan kewajiban. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengkaji bagaimana mispersepsi terhadap pajak kendaraan bermotor memengaruhi proses pengambilan keputusan dalam kepatuhan pajak kendaraan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan; dan 2) Menganalisis bagaimana kesalahan persepsi terhadap regulasi PKB berdampak pada sikap dan perilaku wajib pajak dalam menentukan keputusan kepatuhan terhadap pajak kendaraan bermotor di wilayah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif survey dengan menggunakan instrumen penelitian lembar wawancara dan lembar observasi. Hasil wawancara dengan pihak SAMSAT Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa meskipun masyarakat secara umum tidak mengalami mispersepsi terkait PKB, potensi mispersepsi masih terdapat pada kelompok usia 21–27 tahun dan perempuan dengan pengalaman terbatas dalam pembayaran pajak. Sementara itu, hasil wawancara dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar mengindikasikan bahwa mispersepsi mencakup seluruh aspek, mulai dari misinformation hingga faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, dan pekerjaan.
KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN KOLABORASI MAHASISWA BIOLOGI: STUDI EKSPERIMEN MAHASISWA PASCASARJANA PADA MATA KULIAH MICROTEACHING Fatchur Rochman; Vivi Novianti
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 1 No 1 (2025): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v1i1.443

Abstract

Kegiatan Kuliah Praktik Lapangan (KPL) merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional calon pendidik. Penelitian pengabdian ini menyajikan hasil pelaksanaan KPL pada mata kuliah Microteaching dan Ekologi oleh mahasiswa Program Studi S2 Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang. Kegiatan dilaksanakan selama satu semester di kelas S1 Biologi Offering G dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan utama KPL adalah memberikan pengalaman nyata dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip kurikulum merdeka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi mahasiswa sebelum pelaksanaan pembelajaran berada dalam kategori rendah dengan rerata skor 2,12 lalu mengalami peningkatan menjadi kategori sangat baik dengan rerata skor 3,53, sedangkan keterampilan kolaborasi mahasiswa pada awalnya berada pada kategori cukup dengan rerata nilai 52-55 mengalami peningkatan yang tergolong baik hingga sangat baik dengan rerata nilai pada kisaran 79–89. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model PBL mampu memberdayakan keterampilan abad 21, khususnya komunikasi dan kolaborasi, dalam pembelajaran sains di perguruan tinggi. Penelitian pengabdian ini diharapkan menjadi kontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis praktik dan berorientasi pada peningkatan mutu calon pendidik.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) BERBASIS STRATEGI MOTIVASI ARCS PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN DOSEN BERSAMA MAHASISWA DI SMAN 11 PINRANG Muhiddin Palennari; Arsad Bahri
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 1 No 1 (2025): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v1i1.452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Project-Based Learning (PjBL) berbasis strategi motivasional ARCS pada materi Perubahan Lingkungan di SMAN 11 Pinrang melalui kegiatan pengabdian dosen bersama mahasiswa. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang menumbuhkan kemandirian dan partisipasi aktif. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran PjBL–ARCS dan kelas kontrol yang menggunakan model Direct Instruction. Data dikumpulkan melalui angket motivasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil uji ANCOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan motivasi belajar antara kedua kelompok (sig. 0,00 < 0,05), di mana rata-rata motivasi siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, hasil belajar siswa pada kelas eksperimen juga menunjukkan peningkatan yang lebih besar. Penerapan PjBL–ARCS efektif meningkatkan motivasi belajar melalui pendekatan student-centered learning, relevansi materi, penguatan kepercayaan diri, dan pemberian kepuasan atas pencapaian. Temuan ini merekomendasikan penerapan PjBL–ARCS sebagai alternatif pembelajaran inovatif yang mampu mendorong keterlibatan aktif dan motivasi siswa pada materi yang bersifat konseptual.
PENINGKATAN KAPASITAS BERPIKIR ILMIAH BAGI GURU DI MADRASAH TSANAWIYAH DI KABUPATEN WAJO, SULAWESI SELATAN Khairil Asnan Haedar; Destiquama Destiquama
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 1 No 1 (2025): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v1i1.465

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas berpikir ilmiah guru Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Permasalahan utama yang dihadapi guru mencakup keterbatasan pelatihan penulisan ilmiah, rendahnya kepercayaan diri dalam menghasilkan karya tulis, serta minimnya jejaring akademik dengan lembaga eksternal. Program dilaksanakan selama tiga tahun (2022–2024) melalui pendekatan pelatihan, pendampingan, dan praktik penulisan karya ilmiah berbasis learning by producing. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan bertahap dalam kualitas dan prestasi guru maupun siswa, ditandai dengan terbentuknya tim penelitian siswa, karya ilmiah yang berhasil lolos hingga tingkat nasional, serta lahirnya komunitas riset di madrasah. Selain itu, beberapa guru berhasil meraih predikat guru berprestasi dan memperluas dampak program hingga ke jenjang pendidikan menengah atas. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas ilmiah guru tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan budaya riset berkelanjutan di lingkungan madrasah.
PENDAMPINGAN PRAKTIK PENGOLAHAN SAMPAH BERBASIS MAGOT BSF (HERMETIA ILLUCENS) DI PONDOK PUTRI MTs Muhammad Ainurridho; Destiquama Destiquama; Khairil Asnan Haedar
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 1 No 1 (2025): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v1i1.468

Abstract

Permasalahan sampah organik di lingkungan pesantren masih menjadi tantangan serius karena keterbatasan sistem pengelolaan yang efektif, sehingga menimbulkan pencemaran dan risiko kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mendampingi praktik pengolahan sampah berbasis maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) di Pondok Putri MTs. Metode yang digunakan mengadaptasi pendekatan Community-Based Participatory Action Research (CBPAR) dengan tahapan diagnosis kebutuhan, sosialisasi dan pelatihan, pendirian unit pengolahan, pendampingan operasional, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa unit budidaya maggot mampu mengurangi volume sampah organik hingga ±65% dalam satu bulan, menghasilkan larva yang dimanfaatkan sebagai pakan ternak, serta frass sebagai pupuk organik. Selain dampak teknis, kegiatan ini meningkatkan literasi lingkungan, mengubah persepsi santri terhadap maggot, serta memperkuat nilai keagamaan dalam praktik menjaga kelestarian bumi. Program ini membuktikan bahwa inovasi biokonversi berbasis maggot tidak hanya menjadi solusi ekologis, tetapi juga memiliki potensi ekonomi dan edukatif yang relevan untuk direplikasi di pesantren lain.
Strategi Pencegahan Intoleransi dan Radikalisme di Perguruan Tinggi: Praktik Baik Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kabupaten Pinrang Abdul Hakim Junaid; Iqbal Muqaddas; Haerul Haerul; Andi Kamal Ahmad
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 2 No 1 (2026): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v2i1.861

Abstract

Meningkatnya risiko paparan paham intoleran di lingkungan akademik menuntut strategi preventif yang menyentuh aspek emosional dan logika mahasiswa. Artikel ini bertujuan mendokumentasikan dan menganalisis best practice pencegahan radikalisme melalui pembinaan kesadaran bela negara pada kegiatan PKKMB di Kabupaten Pinrang. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode thematic analysis, penelitian ini mengeksplorasi transformasi kesadaran mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan dalam pemahaman bela negara (civic awareness) dari paradigma militeristik menjadi tanggung jawab intelektual dan sosial. Data menunjukkan transisi pemahaman kontekstual meningkat dari 15% menjadi 85% pasca-intervensi. Melalui critical reflection, mahasiswa mampu mengidentifikasi narasi radikal di media sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kearifan lokal Pinrang sebagai jangkar kohesi sosial dalam model pembinaan. Strategi paling efektif adalah menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif berpikir kritis, bukan sekadar objek doktrin.
Penguatan Kapasitas Kelompok Tani Sarroanging melalui Analisis Permasalahan Pascapanen dan Pemasaran Kopi di Dusun Botong Kabupaten Gowa Nasrul Ihsan; Nurhayati Nurhayati; Ahmad Dahlan; Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslim; Laode Manarfah
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 2 No 1 (2026): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v2i1.862

Abstract

Kopi merupakan komoditas perkebunan yang berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat pedesaan. Dusun Botong, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa memiliki potensi pengembangan kopi robusta yang cukup besar karena didukung kondisi lingkungan yang sesuai. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan nilai tambah ekonomi yang optimal bagi petani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan Kelompok Tani Sarroanging sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan anggota kelompok tani, dan diskusi kelompok. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kelompok tani menghadapi tiga permasalahan utama, yaitu keterbatasan keterampilan dalam proses sangrai, belum tersedianya sistem tata kelola produk dan manajemen stok yang terstruktur, serta masih terbatasnya pemasaran yang menjangkau pasar lebih luas. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan alternatif solusi berupa peningkatan kapasitas teknik roasting, penguatan tata kelola produk, serta pengembangan branding dan pemasaran digital untuk mendukung peningkatan daya saing dan nilai tambah kopi lokal.
Pengembangan Aplikasi Pemodelan Penyebaran Penyakit Airborne: Transfer Teknologi Pemodelan sebagai Relevansi Strategis Pencegahan Epidemi Hasnidar Hasnidar; Mustar Mustar; Suci Indah Cahyani; Khairil Asnan Haedar
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 2 No 1 (2026): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v2i1.864

Abstract

Penyakit airborne masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. Manuskrip ini membahas pengembangan SEPA (Simulator Epidemi Penyakit Airborne), yaitu aplikasi interaktif berbasis agent-based modeling untuk edukasi kesehatan masyarakat dan simulasi epidemi. Aplikasi ini menyediakan skenario tata kota, pemodelan imunitas dinamis, serta visualisasi real-time untuk membantu pengguna memahami proses penularan penyakit dan dampak intervensi, seperti vaksinasi dan pembatasan mobilitas. SEPA dikembangkan menggunakan pendekatan evolutionary prototyping dan diuji melalui lebih dari 500 iterasi simulasi selama empat tahun. Validasi oleh 15 ahli kesehatan masyarakat dan epidemiologi menghasilkan skor rata-rata 4,3 dari 5, yang menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat valid, relevan, dan layak digunakan sebagai media edukasi. SEPA dapat menjadi alat praktis untuk meningkatkan literasi kesehatan digital dan mendukung kesiapsiagaan epidemi berbasis bukti di tingkat komunitas.
Workshop Penguatan Kompetensi Sains Mahasiswa Fisika Menuju Onmipa-PT Di Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar Sukmawati Said; Ihfa Indira Nurnaifah Idris; Sri Agustini; Ahmad Dahlan; Kahar Arafah
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 2 No 1 (2026): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v2i1.867

Abstract

Beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya tren penurunan minat dan motivasi mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UNM untuk berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA). Fenomena ini disebabkan oleh tingginya kompleksitas materi ujian yang berada di atas standar perkuliahan reguler, sehingga memicu krisis kepercayaan diri di kalangan mahasiswa. Menanggapi permasalahan tersebut, tim dosen berinisiatif memacu kembali semangat berkompetisi mahasiswa melalui penyediaan kelas pendampingan terstruktur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi sains mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UNM agar siap menghadapi seleksi olimpiade tingkat universitas. Metode pelaksanaan kegiatan dikemas dalam bentuk workshop intensif yang meliputi tiga tahapan utama: pemetaan kemampuan awal melalui pre-test, pemantapan materi teoretis mendalam (Mekanika, Elektrodinamika, Termodinamika, dan Fisika Kuantum), serta pelatihan pemecahan masalah (problem-solving) berbasis soal-soal standar nasional. Hasil dari pelaksanaan workshop ini menunjukkan adanya peningkatan kesiapan akademik dan kepercayaan diri peserta secara signifikan. Lebih lanjut, kelas pendampingan ini berhasil membangkitkan kembali atmosfer kompetisi di lingkungan jurusan serta sukses mengantarkan beberapa mahasiswa lolos seleksi ke tingkat nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menjaga kontinuitas prestasi mahasiswa.
PKM Peningkatan Kapasitas Guru SMPN Satap 7 Kawaka dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Ahmad Dahlan; Laode Manarfah; Ahmad Yani; Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslim; Dirgah Kaso Sanusi
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 2 No 1 (2026): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v2i1.869

Abstract

Implementasi kebijakan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) menuntut guru mampu merancang perangkat pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Namun, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip tersebut ke dalam perangkat pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru SMPN Satap 7 Kawaka dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Pembelajaran Mendalam melalui pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai konsep dan implementasi Pembelajaran Mendalam serta peningkatan kualitas perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Perangkat yang disusun telah mengintegrasikan aktivitas eksplorasi, kolaborasi, refleksi, dan asesmen autentik. Selain itu, peserta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan karena dinilai relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Pembelajaran Mendalam dan mendukung implementasi kebijakan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10