cover
Contact Name
Okta Purnawirawan
Contact Email
okta.p@ub.ac.id
Phone
+62341577911
Journal Mail Official
dimasloka@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F Lantai 8, Ruang BPJ Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang Jawa Timur, Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 28100123     DOI : https://doi.org/10.25126
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika (DIMASLOKA) merupakan media publikasi ilmiah yang memuat hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknologi informasi, sistem informasi, informatika, dan teknologi digital. Jurnal ini bertujuan untuk mendiseminasikan praktik-praktik inovatif, solusi aplikatif, serta implementasi teknologi yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, institusi pendidikan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), komunitas, maupun instansi pemerintahan. DIMASLOKA diterbitkan oleh Badan Penerbitan Jurnal (BPJ), Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya. Setiap tahun menerbitkan dua nomor pada bulan Januari dan Juli, dengan e-ISSN: 2810-0123. Ruang Lingkup Jurnal Implementasi sistem informasi dan aplikasi berbasis web/mobile. Pelatihan keterampilan dan literasi digital. Penerapan produk berbasis Internet of Things (IoT). Implementasi keamanan siber untuk perlindungan data. Pemanfaatan media pembelajaran digital dan Learning Management Systems. Penggunaan teknologi digital untuk penunjang kewirausahaan. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Implementasi perangkat lunak/software aplikasi open source untuk kebutuhan sosial. Implementasi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR). Jurnal DIMASLOKA ini mendorong pendekatan partisipatif dan kolaboratif antara akademisi, praktisi, mahasiswa, serta mitra dari masyarakat, pemerintah, institusi pendidikan, komunitas, dan pelaku UMKM. Setiap artikel yang dipublikasikan diharapkan memuat latar belakang permasalahan mitra, metode pelaksanaan kegiatan, hasil implementasi, evaluasi dampak, serta keberlanjutan program. Adanya jurnal DIMASLOKA ini, diharapkan terjadi peningkatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat dalam mewujudkan transformasi digital yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan informatika di era revolusi industri 4.0 dan 5.0.
Arjuna Subject : -
Articles 46 Documents
Implementasi Asisten Virtual AI Chatbot ”Kak Sarah” untuk Penguatan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Sejarah Di SMK Negeri 5 Malang Haq, Isri Amirul; Widjanarko, Alexander Imanuel; Purnawirawan, Okta
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v2i2.86

Abstract

Dominasi metode konvensional dalam pembelajaran sejarah di SMK Negeri 5 Malang menyebabkan stagnasi kompetensi kognitif, di mana siswa cenderung pasif dan hanya menghafal fakta. Berdasarkan asesmen diagnostik awal, kemampuan berpikir kritis siswa berada pada level rendah dengan skor rata-rata baseline 48,70. Fenomena ini menciptakan urgensi untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan era digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan solusi melalui platform ”Kak Sarah”, asisten virtual berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mengintegrasikan algoritma Retrieval-Augmented Generation (RAG) dan metode Socratic Mentoring. Teknologi ini dirancang untuk memicu dialog inkuiri mendalam guna menstimulasi nalar analisis siswa. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan partisipatif melalui fase persiapan, pelatihan guru, dan uji coba lapangan menggunakan desain quasi-experimental. Hasil evaluasi menunjukkan dampak signifikan; rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen meningkat tajam dari 48,70 menjadi 83,87 pada post-test, jauh mengungguli kelas kontrol yang hanya mencapai 63,22. Selain lonjakan performa akademik, respon antusias pengguna sebesar 87% menegaskan efektivitas sistem dalam menciptakan iklim belajar interaktif. Keberlanjutan program dijamin melalui penandatanganan Implementation Agreement dan alih teknologi sepenuhnya kepada mitra sekolah untuk penggunaan jangka panjang.   Abstract The dominance of conventional methods in history learning at SMK Negeri 5 Malang has led to a stagnation in cognitive competence, where students tend to be passive and rely on rote memorization. Based on the initial diagnostic assessment, students' critical thinking skills were at a low level with a baseline average score of 48.70. This phenomenon creates an urgency to introduce learning innovations relevant to the digital era. This community service aims to implement a solution through the ”Kak Sarah” platform, an Artificial Intelligence (AI)-based virtual assistant integrating Retrieval-Augmented Generation (RAG) algorithms and the Socratic Mentoring method. This technology is designed to trigger deep inquiry dialogues to stimulate students' analytical reasoning. The implementation method applied a participatory approach through preparation phases, teacher training, and field trials using a quasi-experimental design. Evaluation results showed a significant impact; the average critical thinking score of students in the experimental class increased sharply from 48.70 to 83.87 in the post-test, far outperforming the control class which only reached 63.22. In addition to the surge in academic performance, an enthusiastic user response of 87% confirmed the system's effectiveness in creating an interactive learning climate. Program sustainability is ensured through the signing of an Implementation Agreement and full technology transfer to the school partner for long-term use.
Pelatihan Fotografi Dan Videografi Pada Desa Digital Karangsoko Kabupaten Trenggalek Pradana, Fajar; Bayu Priyambadha; Mochamad Chandra Saputra; Tri Astoto Kurniawan
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v5i2.51

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khususnya di bidang kuliner telah mendominasi geliat perekonomian di Desa Karangsoko Kabupaten Trenggalek. Promosi produk UMKM memiliki peran strategis dalam peningkatan kapasitas penjualan produk. Promosi yang dilakukan pelaku UMKM Desa Karangsoko saat ini masih pada lingkup terbatas di desa dan kabupaten dengan menggunakan teknik yang sederhana di media sosial sehingga berdampak pada kurang optimalnya tingkat penjualan produk. Untuk membantu menyelesaikan permasalah tersebut, pelatihan fotografi dan videografi perlu diberikan pada pelaku UMKM tersebut. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya yang bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). Pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi dan demonstrasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup teori dasar fotografi dan videografi, teknik pencahayaan, sudut pengambilan gambar, pengolahan hasil menggunakan aplikasi editing, serta strategi pemasaran melalui media sosial. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan peserta, yang dibuktikan dengan kenaikan nilai rata-rata dari 71,43 pada pre-test menjadi 91,43 pada post-test. Selain itu, umpan balik peserta menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas konten visual yang mereka hasilkan. Dengan pelatihan ini diharapkan pelaku UMKM mampu mengembangkan promosi produknya sehingga mampu menaikkan tingkat penjualan secara signifikan.   Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly in the culinary sector, have dominated the economic activity in Karangsoko Village, Trenggalek Regency. Promotion of MSME products plays a strategic role in increasing product sales capacity. Promotion carried out by MSMEs in Karangsoko Village is currently limited to the village and district level, using simple techniques on social media, resulting in less than optimal product sales levels. To help resolve this problem, photography and videography training needs to be provided to these MSMEs. This training is carried out as a form of Community Service activities of the Faculty of Computer Science, Brawijaya University in collaboration with the Ministry of Villages, Development of Disadvantaged Regions, and Transmigration (Kemendesa PDTT). The training is carried out in three stages: identifying participant needs, delivering materials and demonstrations, and evaluating through pre- and post-tests. The material provided includes basic theories of photography and videography, lighting techniques, shooting angles, processing results using editing applications, and marketing strategies through social media. The training results showed a significant improvement in participants' skills, as evidenced by an increase in the average score from 71.43 in the pre-test to 91.43 in the post-test. Furthermore, participant feedback indicated that the training provided tangible benefits in improving the quality of the visual content they produced. This training is expected to empower MSMEs to develop product promotions and significantly increase sales.
Pembentukan Karakter Citra Diri dan Etika Digital untuk Menuju Digital Society Di SMA Negeri Tawangmangu Nugraha, Febrianta Surya; Juniadi, Muhammad Nur; Hadi, Widiyanto; Saputro, Indrawan Ady; Setiyawan, Muhammad
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v5i2.52

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa di SMA Negeri Tawangmangu mengenai karakter citra diri, etika digital, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam membangun masyarakat digital. Dalam era digital saat ini, citra diri seseorang tidak hanya terbentuk di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya melalui media sosial dan interaksi digital lainnya. Oleh karena itu, pemahaman tentang etika digital menjadi sangat penting guna mencegah penyalahgunaan teknologi, penyebaran informasi palsu, dan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kegiatan ini mencakup tiga sesi utama, yaitu (1) Etika Digital, yang membahas prinsip-prinsip etika dalam dunia digital, (2) Manajemen Waktu, yang menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak tanpa mengabaikan produktivitas, serta (3) Citra Diri Digital, yang membahas dampak media sosial terhadap harga diri dan hubungan interpersonal. Evaluasi dilakukan melalui diskusi interaktif dan pertanyaan kepada peserta untuk mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi dalam menerima materi dan memahami pentingnya menjaga etika serta membangun citra diri yang positif di dunia digital.   Abstract This Community Service Activity aims to enhance the awareness and understanding of students at SMA Negeri Tawangmangu regarding personal identity character, digital ethics, and the utilization of information technology in building a digital society. In today’s digital era, an individual’s personal identity is shaped not only in the real world but also in the virtual world through social media and other digital interactions. Therefore, understanding digital ethics is crucial to prevent technology misuse, the spread of false information, and actions that could harm oneself or others. The activity consists of three main sessions: (1) Digital Ethics, which discusses ethical principles in the digital world, (2) Time Management, which emphasizes the importance of using technology wisely without compromising productivity, and (3) Digital Personal Identity, which explores the impact of social media on self-esteem and interpersonal relationships. Evaluation is conducted through interactive discussions and questions to participants to assess their understanding of the presented material. The results of the activity indicate that students showed high enthusiasm in receiving the material and understanding the importance of maintaining ethics and building a positive personal identity in the digital world..
Pengembangan Kamus Digital BISINDO Versi Malang Berbasis Web Untuk Subdirektorat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif Universitas Brawijaya Pratama, Fasya Hariyuda; Hanggara, Buce Trias; Rusydi, Alfi Nur
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v5i2.59

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan turut mendorong pengembangan media pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), khususnya bagi mahasiswa difabel Tuli (Madif) di Universitas Brawijaya. Madif Tuli menggunakan BISINDO versi Malang dalam komunikasi sehari-hari, namun keterbatasan jumlah Juru Bahasa Isyarat (JBI) dan senior Tuli menyebabkan ketimpangan akses terhadap sumber belajar yang konsisten. Untuk menjawab tantangan ini, dikembangkan sebuah web kamus digital BISINDO berbasis PHP yang mendukung pembelajaran secara fleksibel dan mandiri. Platform ini memiliki dua jenis pengguna: admin, yang bertugas mengelola konten video bahasa isyarat, dan user, yang dapat mengakses serta mempelajari materi isyarat. Selain sebagai kamus digital, web ini juga dilengkapi fitur kuis interaktif berupa pilihan ganda yang bertujuan meningkatkan pemahaman pengguna terhadap isyarat BISINDO versi Malang. Inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi Madif Tuli, tetapi juga menjadi sarana edukatif bagi volunteer dan masyarakat luas yang ingin mempelajari BISINDO. Website dinilai efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan pengguna. Nilai tertinggi (3,77) pada indikator “Kuis membantu mengingat” dan “Video isyarat mudah dipahami” menunjukkan dukungan optimal terhadap pembelajaran BISINDO, sedangkan nilai terendah (1,80) pada “Tingkat kesulitan belajar” menandakan pengguna tidak mengalami hambatan.   Abstract The use of technology in education has also encouraged the development of Indonesian Sign Language (BISINDO) learning media, especially for deaf students (Madif) at Brawijaya University. Deaf Madif use the Malang version of BISINDO in daily communication, but the limited number of Sign Language Interpreters (JBI) and deaf seniors causes unequal access to consistent learning resources. To address this challenge, a PHP-based BISINDO digital dictionary website was developed that supports flexible and independent learning. This platform has two types of users: admins, who are tasked with managing sign language video content, and users, who can access and study sign materials. In addition to being a digital dictionary, this website also features an interactive multiple-choice quiz feature aimed at improving users' understanding of the Malang version of BISINDO signs. This innovation is expected to not only increase the effectiveness of learning for deaf Madif but also become an educational tool for volunteers and the wider community who want to learn BISINDO. The website is considered effective, efficient, and tailored to user needs. The highest value (3.77) on the indicators “Quizzes help remembering” and “Video cues are easy to understand” indicates optimal support for BISINDO learning, while the lowest value (1.80) on “Level of learning difficulty” indicates that users do not experience any obstacles.
Peningkatan Produktivitas Kader Posyandu dalam Pemanfaatan Digital Melalui Google Workspace Zulvarina, Prima; Kurnianingtyas, Diva; Mahmudy, Wayan Firdaus
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v5i2.67

Abstract

Posyandu sebagai pilar pelayanan kesehatan masyarakat masih menghadapi tantangan, terutama dalam pencatatan manual, koordinasi Kader, serta keterbatasan literasi digital. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi kerja dan akurasi data. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik pelatihan keterampilan digital bagi Kader Posyandu melalui pemanfaatan Google Workspace sebagai upaya peningkatan produktivitas dan transformasi digital layanan publik. Metode yang digunakan adalah Service Learning, metode kegiatan pembelajaran atau pelatihan kepada masyarakat. Menggabungkan pelayanan kepada masyarakat dengan proses pembelajaran melalui pelatihan kepada Kader Posyandu di Desa Dono, Kabupaten Tulungagung[FASM1] . Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, meliputi pengenalan Google Workspace (Docs, Sheets, Form, Drive, Calendar, dan Meet), praktik pencatatan data, pelaporan, serta simulasi koordinasi daring. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan Kader, dari hanya tiga Kader yang memahami Google Workspace pada pre-test menjadi 17 Kader pada hasil post-test. Penerapan produk digital terbukti mempercepat pencatatan, meningkatkan akurasi pelaporan, dan memperluas metode edukasi masyarakat melalui media daring. Pelatihan ini juga mendorong Kader lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sejalan dengan arah transformasi digital kesehatan nasional. Dengan demikian, pemanfaatan Google Workspace mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan produktivitas Kader Posyandu dan memperkuat kualitas layanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.   Abstract Posyandu, as a cornerstone of community health services, continues to face challenges, particularly in manual data recording, cadre coordination, and limited digital literacy. These issues contribute to low work efficiency and data accuracy. This study aims to describe the practice of digital skills training for Posyandu cadres through the utilization of Google Workspace as an effort to enhance productivity and support the digital transformation of public services. A qualitative descriptive method was employed, involving training sessions for Posyandu cadres in Dono Village, Tulungagung Regency. The activities were conducted in three phases: preparation, implementation, and evaluation. The training covered the introduction to Google Workspace tools (Docs, Sheets, Forms, Drive, Calendar, and Meet), hands-on practice in data recording and reporting, and simulations of online coordination. The results showed a significant improvement in cadre understanding and skills, from only three cadres familiar with Google Workspace during the pre-test to 17 cadres in the post-test. The adoption of digital tools proved effective in accelerating data entry, improving reporting accuracy, and expanding community education methods through online media. The training also encouraged cadres to become more adaptive to technological developments, aligning with the national agenda for digital health transformation. Thus, the use of Google Workspace presents an effective strategy for improving Posyandu cadre productivity and strengthening the quality of community health services in a sustainable manner.
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Citra dan Daya Saing Digital Brand UMKM Adinugroho, Sigit; Sari, Yuita Arum; Dewi, Candra; Wijaya, Muhammad Sulthon Aulia
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v5i2.74

Abstract

Dalam era transformasi digital, digital branding adalah faktor kunci dalam meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Karena sumber dayanya terbatas dan kemampuan desain tidak memadai, sebagian besar UMKM masih menghadapi kesulitan untuk menghasilkan atau membuat konten visual yang menarik. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menawarkan solusi inovatif dalam bentuk berbagai perangkat dan platform yang dapat memudahkan proses pembuatan jenis karya desain serta logo, maupun bahan promosi. Dalam strategi digital branding oleh UMKM, Kota Malang belum ada perkembangan mengenai pemanfaatan AI karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan untuk memahami serta mengoperasikan teknologi tersebut. Karenanya, kegiatan pelatihan ini dirancang untuk memberi alat praktis kepada pelaku UMKM cara menggunakan AI yang lebih teknis dalam mendukung identitas dan visibilitas produk mereka di ranah digital. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan praktis penggunaan perangkat AI untuk pembuatan materi branding. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan kesimpulan terdapat kenaikan pemahaman sebesar 32,4%. Dengan menerapkan strategi branding yang berbasis AI, UMKM dapat dinambagi kemandiriannya, membuka pasar, dan juga memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi wilayah secara berkelanjutan.   Abstract In the era of digital transformation, digital branding is a key factor in increasing competitiveness and expanding the market reach of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Due to limited resources and inadequate design capabilities, most MSMEs still struggle to produce visually appealing content. The development of artificial intelligence (AI) technology offers innovative solutions in the form of tools and platforms that can facilitate the creation of various types of design work, logos, and promotional materials. In the digital branding strategy of MSMEs in Malang City, AI has not yet been widely adopted due to a lack of knowledge and skills to understand and operate the technology. Therefore, this training activity is designed to provide MSMEs with practical tools for using AI more effectively to strengthen their product identity and visibility in the digital realm. By implementing an AI-based branding strategy, MSMEs can increase their independence, expand markets, and contribute to sustainable regional economic growth.