cover
Contact Name
Kingkin Puput Kinanti
Contact Email
alfabeta@uibu.ac.id
Phone
+62895397008378
Journal Mail Official
alfabeta@uibu.ac.id
Editorial Address
Jl. Citandui no 46 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
ALFABETA
ISSN : 26542587     EISSN : 2654735X     DOI : https://doi.org/10.33503/alfabeta.v8i2
Core Subject :
Alfabeta publishes innovative research findings, original scholarly articles, critical-theoretical reflections, literary studies, written ideas, and conceptual articles from various branches of knowledge that focus on the study of language, literature, and education. Alfabeta welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about linguistics, literature, and their teaching from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Kesantunan Berbahasa Grup WhatsApp Nasab Mbah Dayat: Perspektif Usia dan Jenis Kelamin Chelya Ilham Ramdani Putra; Sempu Dwi Sasongko; Marista Dwi Rahmayantis
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i1.1079

Abstract

Dalam proses komunikasi, ada hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah terkait kesantunan berbahasa yang digunakan. Secara teoritis penelitian ini menggunakan pendekatan sosiopragmatik, sedangkan secara metodologis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa tuturan anggota grup. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah diri peneliti dilengkapi dengan tabulasi data. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah simak catat yang terbagi menjadi beberapa tahap. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Triangulasi data dipilih untuk menguji keabsahan data yang ditemukan selama proses penelitian berlangsung. Temuan tersebut meliputi 24 maksim kesimpatian, 9 maksim pemufakatan, 7 maksim kebijaksanaan, 7 maksim penghargaan, 5 maksim kesederhanaan, dan 1 maksim kedermawanan. Sedangkan data tuturan yang terpengaruh usia terdapat 18 data dan terpengaruh jenis kelamin 31 data. Data temuan didominasi oleh bahasa Jawa dikarenakan seluruh anggota berasal dari satu daerah yang sama yaitu Jawa. Akan tetapi juga ditemukan data berbahasa Indonesia. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tuturan yang ada pada grup WhatsApp Nasab Mbah Dayat telah memperhatikan kesantunan dalam penggunaannya.
Framing Pemberitaan Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Program Berita Jawa Tengah Hari Ini TVRI Jawa Tengah (Model Pendekatan Robert Entman) Restu Novi Hidayah; Siti Ulfiyani; Zainal Arifin
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i1.1080

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna menganalisis strategi penyajian berita oleh program Jawa Tengah Hari Ini di TVRI Jawa Tengah dalam membentuk persepsi masyarakat. Penelitian ini juga ditujukan guna mengeksplorasi pandangan masyarakat terhadap berita yang disampaikan melalui media televisi. Metode yang dipergunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif melalui penerapan teknik menyimak tingkat lanjut yang dikenal dengan istilah menyimak bebas dan terampil. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April 2023, dengan fokus pada liputan mengenai kasus seorang dukun yang diduga terlibat dalam sebuah pembunuhan. Hasil penelitian mengidentifikasi empat fase berbeda yang meliputi: (1) pemaparan kasus dukun yang mengklaim sebagai pencipta kekayaan namun terlibat dalam pembunuhan, (2) penyingkapan jumlah korban yang menjadi mangsa pembunuhan, (3) identifikasi korban, dan (4) penelusuran status dukun tersebut sebagai tersangka dan saksi dalam kasus tersebut.
Abnormalitas Tokoh Perempuan dalam Naskah Malin Kundang Karya Syafril: Tinjauan Psikologi Sastra Ahmad Zikri; Ihsanul Fuadi Yusda
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 1 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i1.1083

Abstract

Penelitian ini berfokus pada abnormalitas yang terjadi pada tokoh perempuan dalam naskah Malin Kundang karya Syafril. Abnormalitas adalah suatu perilaku yang tidak sesuai dengan keadaan pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bentuk-bentuk abnormalitas dan penyebab terjadinya abnormalitas tokoh perempuan. Jenis penelitian yang digunakan ialah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dan peneliti sebagai instrumen kunci. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan ialah psikologi sastra, khususnya teori psikologi kepribadian yang dikemukan oleh Gordon W. Allport. Tujuan penelitian psikologi sastra ialah untuk memahami aspek-aspek kejiwaan yang terkandung dalam karya sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik baca catat, kepustakaan, dan instrumen. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka hasil penelitian ini yaitu: (1) tokoh perempuan melakukan tindakan abnormal, yakni tidak peduli dengan kehidupan keluarganya yang miskin; (2) tokoh perempuan melakukan perkataan berprasangka buruk kepada suaminya; (3) perkataan yang tidak sesuai situasi dan kondisi; (4) tokoh perempuan tidak percaya dengan apa yang telah diceritakan oleh tokoh perempuan tua; (5) tokoh perempuan menganggap sebuah doa tidak akan ada lagi gunanya, (6) dan tokoh perempuan mengatakan suaminya telah hilang dan telah menikah dengan perempuan lain.
Nilai Religiusitas yang Terkandung Pada Syair Bula Malino Haeni Relawati
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 1 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i1.1085

Abstract

Tujuan Penlitian ini adalah untuk mengetahui nilai Religiusitas yang terdapat pada syair Bula Malino yang ditulis oleh Sultan Muhammad Idris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif deskriptif untuk menjabarkan hasil penelitian melalui kata-kata. Sumber dari penelitian ini berupa video yang berisikan terjemahan dari syair Bula Malino ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam syair Bula Malino mengandung nilai Religiusitas salah satunya terdapat nasihat-nasihat terkait kematian, selain itu mengingatkan terkait ibadah, menjauhi sesuatu yang dilarang dan berperilaku sopan dan santun terhadap semuanya.
Upaya Meningkatkan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar di Kelas melalui Penerapan Reward and Punishment di SMAN 1 Anam Ruteng Kabupaten Manggarai Emanuel Adrianus Wagu
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 1 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i1.1086

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian tentang Upaya Meningkatkan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar di Kelas melalui Penerapan Reward and Punishment di SMAN I Anam Ruteng Kabupaten Manggari menunjukkan bahwa pemahaman guru dalam Upaya Meningkatkan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar di Kelas melalui Penerapan Reward and Punishment di SMAN I Anam Ruteng Kabupaten Manggarai masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar di Kelas melalui Penerapan Reward And Punishment di SMAN I Anam Ruteng Kabupaten Manggari. Subjek penelitian ini adalah guru SMAN I Anam Ruteng Kabupaten Manggarai. Dalam penelitian ini teknik pengambilan datanya dengan menggunakan instrumen tes.Tes ini digunakan untuk mengetahui kemampuan guru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskripsi, peneliti mengumpul data berkaitan dengan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar di Kelas melalui Penerapan Reward and Punishment yang kemudian data tersebut akan dianalisis menggunakan langkah-langkah yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yakni, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan Reward dan Punishment efektif untuk meningkatkan disiplin kehadiran guru di kelas pada kegiatan belajar mengajar. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa setelah diadakan penerapan tindakan berupa Reward dan Punishment, guru yang terlambat lebih dari 15 menit adalah 5, dan guru yang terlambat kurang dari 10 menit sebanyak 18 orang guru. Penerapan Reward dan Punishment dapat meningkat disiplin guru hadir di dalam kelas pada kegiatan belajar mengajar di SMAN I Anam Ruteng Kabupaten Manggarai.
Tindak Tutur Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Debat Kelas X SMKN 1 Kuwus Stanislaus Hermaditoyo; Maria Ratna Pawung
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 1 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i1.1087

Abstract

Tujuan tulisan ini yaitu untuk membahas tentang tiga jenis tindak tutur yang di dalamnya terdapat tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Dari kegita jenis tindak tutur tersebut peneliti juga mendeskripsikan bentuk-bentuk dari ketiga jenis tindak tutur antara lain. a) Tindak tutur lokusi bentuk-bentuknya yaitu pernyataan, pertanyaan, dan perintah. b) Tindak tutur ilokusi bentuk-bentuknya yaitu tindak asertif, direktif, ekspresif, komisif dan deklarasi. c) Tindak tutur perloksui. Dalam melakukan penelitian tentang Tindak Tutur Guru dan Siswa Dalam Pembelajaran Debat kelas X SMKN I Kuwus menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Untuk teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian yaitu teknik simak, rekam dan catat. Alasan peneliti mengambil judul tentang tindak tutur guru dan siswa dalam pembelajaran debat kelas X SMKN I Kuwus yaitu karena tindak tutur ini sering digunakan oleh guru dan siswa pada saat kegiatan pembelajaran di kelas, tujuan peneliti mengambil judul tentang tindak tutur ini yaitu untuk menambah wawasan dan mengasah kemampuan peneliti untuk mengetahui jenis, bentuk dan makna tindak tutur guru dan siswa, yang harus dilakukan oleh peneliti sesuai dengan judul yaitu peneliti menganalisis jenis, bentuk dan makna tindak tutur yang dilakukan oleh guru dan siswa, dampak judul tindak tutur yaitu peneliti dapat memahami perbedaan jenis, bentuk, dan makna tindak tutur guru dan siswa dalam pembelajaran debat kelas X SMKN I Kuwus. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindak tutur guru dan siswa dalam pembelajaran debat terdapat 37 data, yang diantaranya yaitu tindak tutur lokusi ada 14 data karena dalam bertutur guru dan siswa sering menggunakan tindak tutur pertanyaan dan perintah, ilokusi 20 data karena guru dan siswa sering menggunakan tindak tutur direktif, dan perlokusi 3 data. Dengan demikian tindak tutur yang paling dominan digunakan guru dan siswa kelas X SMKN 1 Kuwus yaitu tindak tutur ilokusi.
Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme pada Film Lara Ati Karya Bayu Skak Asmi Anjiani; Ari Nugrahani; Nurcholis Suyuneko
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 1 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i1.1088

Abstract

Gaya bahasa sarkasme adalah fokus dari penelitian ini dan permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah bentuk gaya bahasa sarkasme pada film Lara Ati Karya Bayu Skak? (2) bagaimanakah makna gaya bahasa sarkasme yang terdapat pada film Lara Ati Karya Bayu Skak?. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bentuk gaya bahasa sarkasme yang terdapat pada film Lara Ati Karya Bayu Skak (2) Mendeskripsikan makna gaya bahasa sarkasme yang terdapat pada film Lara Ati Karya Bayu Skak. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan data analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan gaya bahasa sarkasme dalam film Lara Ati Karya Bayu Skak terdapat 23 data bentuk dan makna gaya bahasa sarkasme yang terdiri dari ejekan dan sindiran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembaca, khususnya yang ingin melakukan penelitian lebih mendalam tentang gaya bahasa sarkasme.
Alih Kode dan Campur Kode pada Komunikasi Guru dan Siswa di Lingkungan SMP Al Karimah Surabaya Wahid Rhomadon Pratama; Wahyu Widayati
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 1 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i1.1089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode yang digunakan oleh penutur di lingkungan SMP Al-Karimah Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahasa-bahasa yang digunakan oleh guru dan siswa pada saat berkomunikasi di lingkungan sekolah. Objek dalam penelitian ini adalah tuturan penggunaan alih kode dan campur kode yang digunakan dalam komunikasi (Brifing pagi, pengarahan siswa dan lain sebagainyaa). Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah teknik pengamatan dan teknik rekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode yang terjadi yaitu bahasa Jawa, bahasa Madura, dan bahasa Indonesia. Jenis alih kode yang ditemukan adalah bahasa Indonesia ke bahasa Jawa. Jenis campur kode yang ditemukan adalah campur kode ke dalam dan campur kode keluar dengan menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Jawa dan bahasa Madura dengan bentuk kata, kalimat, dan frase.
Pengembangan Modul Elektronik ‘Flipbook’ Sebagai Bahan Ajar Pengayaan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Ghea Suramita Firdaus; Sri Fatmaning Hartatik
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1090

Abstract

Penelitian dan Pengembangan ini dilakukan karena analisis kebutuhan menunjukkan bahwa penggunaan materi e-learning di SMPN 13 Malang belum diterapkan. Peneliti menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan dengan prosedur yang dimodifikasi dari Borg and Gall. Instrumen dalam penelitian ini adalah rubrik penilaian validasi terkait materi dan desain produk, angket, dan lembar observasi penggunaan produk. Data yang terkumpul dikelompokkan menjadi dua, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari tanggapan para ahli, angket, dan lembar observasi penggunaan produk yang dibaca secara menyeluruh, dikelompokkan, dan diinterpretasikan. Interpretasi tersebut kemudian dibandingkan dan dikontraskan dengan ilmu yang ada. Sedangkan data kuantitatif akan dianalisis dengan menggunakan perhitungan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ahli materi memberikan penilaian akhir dengan rata-rata 3,20 dan menempatkan produk pada kategori valid. Demikian pula, ahli media juga mengklaim produk flipbook keterampilan menulis Bahasa Inggris yang dikembangkan sebagai produk valid dengan memberikan skor rata-rata 3,80. Lebih lanjut, hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa 92.8% siswa mengakui bahwa flipbook yang dikembangkan membuat mereka termotivasi dalam pembelajaran keterampilan menulis karena produk ini tidak hanya menyajikan materi tetapi juga gambar-gambar menarik serta video yang bermakna. Mereka juga menyatakan bahwa flipbook juga ramah pengguna karena dapat diakses dengan mudah dari ponsel mereka. Selain itu, hasil uji coba dengan nilai rata-rata 89,10 menunjukkan bahwa produk ini tidak hanya meningkatkan minat siswa tetapi juga meningkatkan keterampilan siswa.
Tindak Tutur Direktif Pidato Persuasif Siswa Kelas IX SMP Melalui Tiktok Ismu Barokah Abror; Mukti Widayati; Nurnaningsih
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif pidato persuasif siswa kelas IX MTsN 9 Gunungkidul melalui TikTok. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diambil yaitu tuturan yang mengandung bentuk tindak tutur direktif. Sumber data adalah video pidato persuasif siswa kelas IX melalui TikTok. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik simak catat. Teknik uji validitas data dalam penelitian ini dengan mengggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 219 tuturan bentuk direktif yang ditemukan terdapat bentuk meminta (91), memerintah (21), memesan (24), menasihati (71), dan merekomendasikan (12). Bentuk tindak tutur direktif meminta ditandai kata marilah, ayo, izinkan, mohon. Bentuk tindak tutur direktif memerintah ditandai partikel –lah, akhiran –i, kata jangan, harus, wajib. Bentuk tindak tutur direktif memesan ditandai kata semoga, ingin, untuk, partikel –lah. Bentuk tindak tutur menasihati menggunakan kata sebaiknya, seharusnya, supaya, agar, hendaknya, perlu, alangkah baiknya, dan konjungsi sebab akibat. Bentuk tindak tutur merekomendasikan menggunakan kata beberapa langkah, dengan cara, dapat dilakukan, solusi untuk.

Page 6 of 21 | Total Record : 206