cover
Contact Name
Kingkin Puput Kinanti
Contact Email
alfabeta@uibu.ac.id
Phone
+62895397008378
Journal Mail Official
alfabeta@uibu.ac.id
Editorial Address
Jl. Citandui no 46 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
ALFABETA
ISSN : 26542587     EISSN : 2654735X     DOI : https://doi.org/10.33503/alfabeta.v8i2
Core Subject :
Alfabeta publishes innovative research findings, original scholarly articles, critical-theoretical reflections, literary studies, written ideas, and conceptual articles from various branches of knowledge that focus on the study of language, literature, and education. Alfabeta welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about linguistics, literature, and their teaching from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Analisis Makna Narit Maja Berdasarkan Bidang Agama dan Adat Istiadat Dalam Masyarakat Bireuen Al Furqan; Wulanda; Wirdatul Isnani; Azrul Rizki
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna narit maja berdasarkan bidang keagamaan dan adat istiadat dalam masyarakat Bireuen. Data narit maja diperoleh dari tuturan masyarakat Bireuen dan buku Narit Maja Aceh. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif dengan metode cakap dengan teknik pancing, sadap, catat, dan rekam serta kaji dokumen. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) dalam masyarakat Bireuen masih dilestarikan satra lisan berupa narit maja atau peribahasa sarana untuk menasehati, menegur, dan memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat; (2) dalam hasil penelitian ditemukan sepuluh peribahasa yang diturukan masyarakat dalam bidang keagamaan. Makna yang terkandung dalam peribahasa tersebut bermakna tentang kehidupan sosial keagamaan yang tujukan sebagai nasihat, hanya satu peribahasa yang ditujukan untuk menegur dengan kata yang kasar; (3) peribahasa yang bereveren adat istiadat terdapat enam contoh peribahasa yang sering dituturkan masyarakat. Peribahasa yang bereveren adat istiadat di dalamnya banyak yang berisi pedoman hidup tentang memuliakan tamu, menjaga adat, menjadi pribadi yang baik dalam masyarakat dan tidak iri atas pencapaian orang lain. Pada peribahasa yang bereveren adat istiadat juga terdapat makna yang menegur dan mencela; (4) secara umum makna peribahasa yang berkembangan dalam tuturan masyarakat Bireuen berisi tentang nasihat keagamaan dan pedoman bagi manusia untuk menjalankan hidup sehari-hari dalam masyarakat.
Noktah Merah di Serambi Mekah (Koflik Aceh dalam Tanah Surga Merah) Muh. Fatoni Rohman; Alpi Anwar Pulungan
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1146

Abstract

Sastra seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan dan alat kontemplasi individu saja. Sastra juga harus mampu memantik pergerakan kritis kreatif, terutama guna menyikapi kondisi sosial masyarakat hari ini. Sejarah bangsa Indonesia dipenuhi dengan beragam konflik-konflik sosial, baik berupa konflik horizontal maupun konflik vertikal. Satu di antara konflik tersebut diangkat oleh Arafat Nur dalam novel Tanah Surga Merah (TSM). Novel TSM merupakan novel yang menjadikan konflik Aceh sebagai ide pengkaryaan. Arafat Nur memotret bunga-bunga konflik di Aceh sebelum dan seduah perjanjian Helsinski. Sebuah perjanjian perdamaian yang ditandangani oleh pihak-pihak yang berkonflik di Aceh pada tahun 2005 di Helsinki Finlandia. Novel TSM secara deskriptif dianalisis guna menemukan data-data terkait konflik Aceh dengan segala situasi yang melingkupinya. Berdasarkan Kajian tersebut ditemukan beberapa temuan kajian yaitu (1) konflik Aceh bukanlah merupakan konflik yang dilatarbelakangi banyak hal dan bukan konflik mono perspektif, (2) Dalam konteks rekonsiliasi, data dalam novel yang telah dikaji dapat dijadikan sebagai jembatan narasi konflik, karena menyediakan narasi-narasi dari beragam pihak yang berseteru.
Fungsi Tindak Tutur Pada Percakapan Keluarga Tionghoa Peranakan Mahasiswa Ekonomi Uniska Kediri Ervina Damayanti
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1167

Abstract

Penelitian yang berjudul Fungsi Tindak Tutur pada Percakapan Keluarga Tionghoa Peranakan Mahasiswa Ekonomi Uniska Kediri merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Uniska Kediri yang merupakan etnis Tionghoa peranakan. Percakapan tersebut dilakukan oleh Dimas bersama keluarga besarnya yang bernama Xia ji Huang. Adapun objek penelitian ini berupa tuturan kata, wacana, dan kalimat dari percakapan keluarga tersebut. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik rekam dan catat. Adapun analisis data dilakukan dengan teknik pencatatan, pengklasifikasian, dan pendeskripsian. Hasil analisis penelitian menunjukkan terdapat fungsi tindak tutur asertif yaitu, 1) fungsi tindak tutur asertif menyatakan informasi, menanyakan, meminta pengakuan, dan meminta keterangan. 2) fungsi tindak tutur direktif yaitu, Fungsi tindak tutur direktif memerintah, dan menyarankan 3) fungsi tindak tutur ekspresif yaitu, fungsi ekspresif berterima kasih, meminta maaf, menyalahkan, mengkritik, mengolok, marah, dan menyatakan selamat. 4) fungsi tindak tutur komisif, yaitu menyatakan perjanjian dan keputusan 5) fungsi tindak tutur tutur deklarasi, yaitu mengizinkan.
Pengembangan Bahan Ajar Teks Sastra Bahasa Indonesia Madrasah Ibtidaiyah Berbasis Moderasi Beragama Farida Yufarlina Rosita; Yuentie Sova Puspidalia; Neny Nur Afifah
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar teks sastra bahasa Indonesia berbasis moderasi beragama dan melihat efektivitas penggunaan bahan ajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4-D. Uji validasi dilakukan oleh empat ahli, masing-masing dua ahli dari segi materi dan dua ahli dari segi media. Beberapa aspek yang menjadi penilaian ahli materi yaitu dari segi isi materi, bahasa, dan penyajian. Sementara itu, ahli media menilai aspek tampilan bahan ajar dan karakteristik bahan ajar. Uji efektivitas bahan ajar juga dilakukan pada siswa kelas I MI Maarif Panjeng, Ponorogo. Hasil uji t menunjukkan bahwa t hitung (8,492) > t tabel (2,01808). Hal itu menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan efektif digunakan oleh siswa kelas I MI Maarif Panjeng, Ponorogo.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi di Kelas VII SMP HKBP Sidorame Medan Tahun Ajaran 2023/2022 Nia Rusadi Silalahi; Tigor Sitohang; Beslina Afriani Siagian
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1169

Abstract

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP HKBP Sidorame Medan Tahun Ajaran 2023/2024 berjumlah 30 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain One-Grup Pretest-Posttest Design .Untuk memperoleh data digunakan penugasan menulis teks deskripsi di kelas VII SMP HKBP Sidorame Medan sebelum model Contextual Teaching and Learning diperoleh skor terendah 35 dan skor tertinggi 85 dengan rata-rata 59,66 dan sesudah menggunakan model Contextual Teaching and Learning diperoleh skor terendah 45 dan skor tertinggi 95 dengan rata-rata 72,33. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh Thitung = 4,127 dan Ttabel = 2,045 dengan taraf signifikan 5% = 2,045 menuju Thitung > Ttabel. maka hipotesis alternatif (Ha) diterima. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa model Contextual Teaching and Learning berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks deskripsi kelas VII SMP HKBP Sidorame Medan.
Fungsi Partikel dalam Bahasa Jawa Dialek Pacitan Herlita Susanti
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1170

Abstract

Fungsi partikel dalam Bahasa Jawa dialek Pacitan adalah fokus dari penelitian inidan permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Apa saja jenis-jenis partikel di dalam bahasa Jawa dialek Pacitan? (2)Bagaimana fungsi-fungsi partikel yang ada di dalam Bahasa Jawa Dialek Pacitan di dalam kalimat?. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tujuan penelitian ini adalah (1)Mendeskripsikan jenis-jenis partikel di dalam bahasa Jawa dialek Pacitan. (2)Mendeskripsikan fungsi-fungsi partikel di dalam Bahasa Jawa dialek Pacitan. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis data metode padan. Teknik pengumpulan data yakni metode intuitif mengingat penulis merupakan penutur asli Bahasa Jawa dialek Pacitan. Hasil dari penelitian ini adalah partikel yang terdapat dalam Bahasa Jawa dialek Pacitan ada 6 jenis partikel, yakni: ritɛk, eram, mbok, wɛh, mǝn,, athek. Partikel diatas tidak ditemukan di bahasa Jawa dialek daerah lain. Terdapat 2 partikel yang berfungsi sebagai penghalus, dan terdapat 5 partikel yang berfungsi sebagai emphasis/penegas. Partikel ritek mempunyai dua fungsi yakni fungsi sebagai penghalus dan penegas.
Analisis Penggunaan Dialek Tengger Pada Masyarakat Desa Ngadirejo Kecamatan Tutur dan Desa Mororejo Kecamatan Tosari (Kajian Dialektologi) Windi Agustia Dwi Reswati; Wahyu Widayati; Victor Maroli Tua L
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1171

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan dialek suku tengger pada Masyarakat Desa Ngadirejo Kecamatan Tutur dan Desa Mororejo Kecamatan Tosari (Kajian Dialektologi). Tujuan dari penelitian ini yaitu Mendeskripsikan Perbedaan fonologis variasi dialek bahasa Suku Tengger di Desa Ngadirejo Kecamatan Tutur dan Desa Mororejo Kecamatan Tosari dan Menganalisis penggunaan kosakata pada masyarakat Desa Ngadirejo Kecamatan Tutur dan Desa Mororejo Kecamatan Tosari. Sumber data yang diambil dalam penelitian ini yaitu percakapan atau tuturan dalam keseharian masyarakat Desa Ngadirejo dan Desa Mororejo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode simak dan metode simak libat bebas cakap. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan. Kesimpulan dalam penelitian ini Terdapat Dialek Suku Tengger pada Masyarakat Desa Ngadirejo dan Desa Mororejo yaitu perbedaan fonologi berupa Vokal, Konsosnan, Diftong dan Kluster dan Terdapat Penggunaan Kosakata pada Dialek Suku Tengger berupa Kosakata Dasar, Kosakata Aktif dan Pasif, Kosakata Umum dan Khusus dan Kata Benda.
Repertoar Bahasa Aceh Pada Siswa SMP di Kota Langsa Untuk Revitalisasi Bahasa Aceh Azrul Rizki; Muhammad Taufik Hidayat; Alpidsyah Putra
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1172

Abstract

Tujuan utama penelitian ini secara khusus dilakukan untuk melihat repertoar atau pembendaharaan Bahasa Aceh pada siswa. Selain itu juga untuk kegiatan revitalisasi Bahasa Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan postpositivisme. Sumber data dan subjek penelitian adalah siswa SMP Kota Langsa yaitu SMP Negeri 4 Langsa, SMP Negeri 5 Langsa, dan SMP Negeri 7 Langsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Aceh siswa SMP Kota Langsa sudah berada pada taraf yang baik secara keseluruhan. Siswa 80,8% mampu menguasai bahasa Indonesia secara baik dan 60,6% diantara menggunakan bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari. Dari 99 responden didapatkan bahwa empat kompetensi berbahasa yang diteliti, hanya ada satu aspek yang masih berada pada taraf sedang. Pada kompetensi mendengar, siswa SMP Kota Langsa mendapatkan nilai rata-rata pada taraf baik. Pada kompetensi berbicara, mengalami penurunan. Hanya terdapat 26 siswa atau 26,3% yang snagat baik dalam berbicara menggunakan bahasa Aceh. Kompetensi membaca siswa mendapatkan grade rata-rata sedang. Terakhir, pada kompetensi menulis taraf penguasaan bahasa Aceh siswa SMP Kota Langsa berada pada taraf baik. Namun, jumlah siswa yang menguasai kemampuan menulis dengan sangat baik hanya 10,1%.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Metode Bermain Peran (Role Playing) pada Peserta Didik Kelas VII A SMP Negeri 5 Sangatta Utara Tahun Pelajaran 2023/2024 Sahari Nor Wakhid
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1173

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan kondisi kemampuan menulis teks deskripsi peserta didik di kelas VII SMP Negeri 5 Sangatta Utara yang masih rendah. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi menggunakan metode bermain peran (role playing) pada peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 5 Sangatta Utara tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan pendekatan bersifat deskriptif kualitatif dan pengumpulan data, sedangkan teknik yang dipakai adalah tes dan observasi. Subjek penelitian yakni peserta didik kelas VII A SMP Negeri 5 Sangatta Utara berjumlah 32. Hasil analisis data yang didapat setelah melaksanakan penelitian dengan menggunakan metode beramin peran (role playing) adalah terjadinya peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi peserta didik. Hal ini terlihat rata-rata keterampilan menulis teks deskripsi peserta didik dari data yang telah diperoleh pada siklus 1 yakni 75 dan meningkat pada siklus 2 yakni 85. Berbanding lurus dengan data juga menunjukkan peserta didik yang memenuhi dan melampaui Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) berdasarkan interval nilai yang telah ditetapkan terjadi peningkatan pada setiap siklus, yakni pada siklus 1 62,5% dan pada siklus 2 87,5%.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Rapijali 1 Mencari Karya Dee Lestari Stanislaus Hermaditoyo; Kresensia Indriana Valti Yulda
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1175

Abstract

Pendidikan karakter adalah bentuk kegiatan manusia yang didalamnya terdapat suau tindakan yang mendidik. Nilai pendidikan karakter merupakan suatu sistem pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan serta tindakan untuk melakukan nilai-nilai karakter. Keberhasilan nilai pendidikan karakter bukan hanya karena mendidik, tetapi juga memberikan motivasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk nilai pendidikan karakter dalam novel Rapijali 1 Mencari karya Dee Lestari mengacu pada teorinya Samani & Hariyanto (2012:51), yaitu jujur, tanggung jawab, cerdas, sehat dan bersih, peduli, kreatif dan gotong royong.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini adalah ditemukam bentuk-bentuk nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Rapijali 1 Mencari karya Dee Lestari. Hasil penelitian ini menunjukkan7 nilai karakter yang terdapat dalam novel Rapijali 1 Mencari karya Dee Lestari. Data yang ditemukan oleh penelitisebanyak 50 data dan terdapat 10 data jujur, terdapat 8 data tanggung jawab, terdapat 9 data cerdas, terdapat 2 data sehat dan bersih, terdapat 11 data peduli, terdapat 4 data kreatif dan terdapat 6 data gotong royong.Data yang paling menonjol dalam novel Rapijali 1 Mencari karya Dee Lestari adalah nilai jujur dan nilai peduli karena nilai jujur dan peduli selalu digambarkan oleh setiap karakter tokoh yang ada dalam novel Rapijali 1 Mencari karya Dee Lestari.Berdasarkan beberapa hasil temuan hasil analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa bentuk nilai pendidikan karakter dalam novel Rapijali 1 Mencari karya Dee Lestari, yaitu penggambaran nilai pendidikan karakter dalam setiap tokoh

Page 9 of 21 | Total Record : 206