cover
Contact Name
Kingkin Puput Kinanti
Contact Email
alfabeta@uibu.ac.id
Phone
+62895397008378
Journal Mail Official
alfabeta@uibu.ac.id
Editorial Address
Jl. Citandui no 46 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
ALFABETA
ISSN : 26542587     EISSN : 2654735X     DOI : https://doi.org/10.33503/alfabeta.v8i2
Core Subject :
Alfabeta publishes innovative research findings, original scholarly articles, critical-theoretical reflections, literary studies, written ideas, and conceptual articles from various branches of knowledge that focus on the study of language, literature, and education. Alfabeta welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about linguistics, literature, and their teaching from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Variasi Pola Unsur Fungsional Judul Cerpen dalam Surat Kabar Kompas: Kajian Sintaksis: Linguistik Arum Rindu Sekar Kasih
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1198

Abstract

The title of the short story is a representation from the contents of the short story. The patterns in the short story titles can beviewed from a syntax. This study takes several short stories in the Kompas daily newspaper and then describes the functionalelements. The functional element is the position of a unified sentence, each of which occupies a function. From the research that has been done, the patterns found in this study, among others, are in the form of a pattern of S-P (subject-predicate), P-O (object-predicate), S-P-K (subject-predicate-description), S-P-O (subject-predicate-description). ), P-S-O (predicate-subject- object), and the actual order sentence pattern. Each of the existing patterns can actually show that in giving the title to the short story, the author has his own style which he uses as a characteristic.
Drama dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Tantangan dan Harapan Trisnian Ifianti
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1199

Abstract

Literature is believed to be a medium in language learning. Literary works can also foster motivation to read, write and improve students' speaking skills in achieving academic success. Poetry, prose and drama as literary works can be said to have a big role in developing students' literacy competence. This study discusses the teaching of drama as a literary work in the EFL class .It also describes some of the benefits of using drama as a learning tool in EFL classrooms and proposes several forms of teaching and learning that can be used to teach students' literary competence in learning literature, particularly drama.
Kajian Sosiologi Feminisme dalam Cerpen Perempuan Musim Pagi Karya Emasta Evayanti Simanjuntak Siti Adila Putri Kurnia; Widya Utari; Fri Silvia Simanjuntak; Fitriani Lubis
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1201

Abstract

Karya sastra dapat menjadi wadah bagi pengarang dalam mengutarakan dan mengungkapkan perasaaan, emosi, serta pemikirannya pada suatu tulisan dengan berbagai macam gaya tulisan. Di dalam kaitan karya sastra dengan masyarakat, asumsi yang berlaku adalah bahwa karya sastra adalah potret dari kondisi sosial masyarakat. Pada karya sastra cerpen sendiri banyak sekali yang menceritakan permasalahan-permasalahan yang sudah sedari dulu terjadi di kehidupan nyata. Isu feminisme yang berhubungan erat dengan sosial masyarakat sosiologi banyak ditemukan pada kehidupan nyata mau pun karya sastra. Praktik penerapan pendekatan sosiologi sastra di Indonesia terkini ada anggapan bahwa sosiologi sastra tidak cocok dengan kritik sastra feminis meski sudah jamak diketahui bahwa feminisme tidak bisa lepas dari konstruk sosial dan praktik patriarki di dalam masyarakat. Kritik sastra diperlukan untuk melihat lebih mendalam permasalahan tersebut pada suatu karya sastra. Oleh karena itu, Artikel ini hendak menunjukkan bentuk- bentuk sosiologi feminisme dalam cerpen Perempuan Musim Pagi karya Emasta Evayanti Simanjuntak pada buku antologi cerpen berjudul Tiur dan Poltak. Metode pengumpulan data menggunakan metode pembacaan cermat ekstensif terhadap literatur yang bertautan dengan sosiologi sastra, sosiologi feminis, dan kritik sastra feminis. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa bentuk-bentuk sosilogi feminisme berupa kekerasan emosional, kejahatan seksual, dan kejahatan publik.
Analisis Nilai Moral Religius dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata Yolanda Ginting; Nurhasnah; Fitriani Lubis
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1202

Abstract

Nilai moral, budaya, kehidupan sosial, dan karya sastra memilikilingkup kehidupan masyarakat yang luas, karena sastra lahir daribudaya masyarakat. Aspek dalam kehidupan sosial yang telahada masyarakat merupakan cerminan dari munculnya karyasastra. Oleh karena itu, budaya Moral, kehidupan sosial, dankarya sastra berkaitan erat. Banyak nilai-nilai sosial dan budayayang secara tidak langsung maupun tidak langsung ingindisampaikan langsung oleh pengarang melalui karya yangdibuatnya. Sehubungan dengan penelitian ini, ada permasalahanyang akan diteliti sebagai berikut: (a) Nilai-nilai moral yangterkandung dalam Novel Tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, (b) Cara Menyampaikan Nilai Moral dalam NovelTetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitiankualitatif, karena data yang diperoleh berupa pernyataan, kalimat, atau kutipan, tidak dalam angka. Data untuk penelitian ini berupakutipan pernyataan atau kalimat yang mengandung nilai moraldalam novel tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Sedangkan teknik Pengumpulan data dalam penelitian inimenggunakan teknik tekstual, karena Objek penelitian adalahdokumentasi karya sastra yaitu novel Tetralogi Laskar Pelangioleh Andrea Hirata. Berdasarkan analisis dalam novel tetralogiLaskar Pelangi berisi: nilai moral dan nilai Akhlak tersebutumumnya tidak tersampaikan dalam tema, melainkan dijalinbersama dengan rangkaian cerita dan penyampaian secara tertulisdalam novel Laskar Pelangi.
Intelegensi Para Tokoh Dalam Novel Sastra Indonesia: Sebuah Pendekatan Atribut Personal (Soft Skill) Rokhyanto; Umi Salamah; Endang Setyowati; Lis Susilawati
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1203

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini, yakni: bagaimanakah relasi tokoh dalam novel sastra Indonesia melalui pendekatan atributpersonal?; Bagaimanakah bentuk intelegensi yang dilakukan para tokoh dalam novel sastra Indonesia berkaitan denganpendekatan soft skill (atribut personal)? Bagaimanakah jabaran apa terwujud dari para tokoh dalam novel sastra Indonesia berkaitan dengan pendekatan soft skill? melalui pendekatan atribut personal?; bagaimanakah jabaran secara rinci konsepilmu tersebut dalam novel sastra Indonesia. Tujuan kajian ini ingin mengkaji secara rinci; relasitokoh dalam novel sastra Indonesia melalui pendekatan atribut personal; ingin mengetahui secara detail permasalahan yang ada, dan ingin mengetahui jabaran secara rinci. Manfaat dari hasil kajian ini sebagai bahan bacaan atau tambahan pengetahuandalam menelaah dan memahami karya sastra. Metode dalam kajian ini menggunakan kualitatif, data penelitian berupa kata- kata, frase, kalimat, di dialog para tokoh dalam cerita novel sastra Indonesia dan sumber data yakni teks dalam novel berjumlahdelapan buku. Teknik ini digunakan dalam prosedur pengumpulan data yang dilakukan untuk memperoleh data. Hasil kajian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai landasan tambahan konsep rujukan bagi peneliti yang tertarik untuk lebih mendalami tentang sastra terutama disiplin ilmu psikologi. Tulisan ini menghasilkan sosok tokoh yang peduli kepada kaum miskin, seorang Kiai yang selalu sabar dan tidak mempunyai raup muka yang sedih, Romo yang pedulian kepada masyarakat miskin, gambaran perempuan yang jahat kepada majikan, perselingkuhan perempuan yang sudah bersuami, sosok ibu yang kurang bertanggung jawab, suami-istri yang berceraiberai karena nafsu angkara-murka, seorang anak yang kurang balas budi, dan seorang ibu yang tidak jujur.
Analisis Kesalahan Ejaan dan Diksi pada Berita Online Covid-19 Solopos Edisi Juli 2021 Qotri Wuquinnajah; Miranda Sukma Wardani; Kabul Prasetya
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1205

Abstract

Kesalahan ejaan dan diksi banyak ditemukan dalam berita online. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengkaji bentuk kesalahan darisegi ejaan dan diksi yang terdapat pada berita online Covid-19 Solopos Edisi Juli 2021, (2) untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan dan diksi yang terdapat pada berita online Covid-19 Solopos Edisi Juli 2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam meneliti berita online ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskrptif. Berdasarkan hasil pengumpulan data, diperoleh bentuk kesalahan pada berita pertama dengan tajuk “Gibran Wali Kota Solo Positif Covid-19, Netizen Kirimkan Doa” ditemukan kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan yakni pada bagian singkatan dan akronim, dan bagian penggunaan huruf miring. Kemudian ditemukan pula pada kesalahan bidang diksi sebanyak tiga kesalahan yakni pada bagian ketidaktepatan dalam pemilihan kata. Berita kedua dengan tajuk “Indonesia Runner Up Tambahan Kasus Baru Covid-19 Dunia” ditemukan kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak satu kesalahan yakni pada bagian tanda baca. Kemudian ditemukan pula pada kesalahan bidang diksi sebanyak lima kesalahan yakni pada bagian ketidaktepatan dalam pemilihan kata (2), pemborosan kata (2), dan penggunaan kata tidak baku (1). Terakhir, pada berita ketiga dengan tajuk “1.269 Pelaku Usaha Kecil di Karanganyar Bakal Dapat Vaksin Covid-19” ditemukan kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak lima kesalahan yakni pada bagian penulisan huruf kapital (2), penggunaan huruf miring (3). Kemudian ditemuakan pula pada kesalahan bidang diksi sebanyak dua kesalahan yakni padabagian ketidaktepatan pemilihan kata.
Kajian Wacana Kritis Terhadap Undang-Undang No 6 Tahun 2012 Tentang Buruh Migran Miza Rahmatika Aini; Eko Yuliastuti
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1206

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis wacana kristihukum internasional buruh migran perempuan. Penelitianini dilakukan dengan tujuan agar terdapat kejelasanpenafsiran secara kritis terhadap Undang-undangperlindungan buruh migran . Rumusan masalah yangdikemukakan adalah (1) Bagaimana penafsiran atauinterpretasi secara kritis terhadap undang-undang No.6Tahun 2012 (2) Adakah ditemukan interpretasi terhadapundang-undang yang berkaitan dengan perlindunganterhadap buruh migran. Penelitian ini bertujuan untukmemahami dan mengetahui lebih dalam dan bagaimanapenerapan undang-undang No.6 tahun 2012 sehinggaterdapat kejelasan sikap dan interpretasi terhadap hokumtersebut.
Analisis Kesalahan Penggunaan Kalimat Efektif dalam Laporan Prosedur Siswa Kelas IX di SMP Negeri 19 Kota Jambi Erika Maharani; Ade Kusmana; Agus Setyonegoro
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan kalimat efektif dalam laporan prosedur siswa kelas IX di SMP Negeri 19 Kota Jambi. Adapun aspek yang diteliti berupa bentuk kesalahan kelugasan, ketepatan, kejelasan, kehematan, dan kesejajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen, dengan memanfaatkan foto hasil karangan laporan prosedur siswa. Dokumen yang diteliti adalah laporan prosedur siswa kelas IX C. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 44 kesalahan yang terdiri atas 5 kesalahan kelugasan, 16 kesalahan ketepatan, 5 kesalahan kejelasan, dan 14 kesalahan kehematan, dan 4 kesalahan kesejajaran.
Produktivitas Kata Serapan Bahasa Indonesia (Studi Kasus Kata Hijab) Ratna Muthia; M. Aqil Luthfan
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 1 (2019): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v2i1.1233

Abstract

Kata hijab merupakan kata serapan dari bahasa Arab dalam bahasa Indonesia. Pengertian kata hijab mengalami perubahan seiring dengan adanya perubahan budaya dalam masyarakat. Dalam penelitian ini produktivitas kata hijab dianalisis dengan mengetahui pembentukan kata melalui proses afiksasi yang berlangsung pada kata tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik catat dan dianalisis dengan teknik baca markah dan teknik pemerkuat. Hasil penelitian ini, pertama, afiksasi pada kata hijab dengan afiks meN-, meN-i, dan meN-kan menghasilkan verba transitif, sedangkan afiksasi dengan imbuhan peN- dan peN-an menghasilkan nomina turunannya. Kedua, afiksasi pada kata hijab dengan afiks ber-, ter-, ter-i, dan ter-kan menghasilkan verba intransitif, sedangkan afiksasi dengan imbuhan -er dan pe-an menghasilkan nomina turunannya. Adapun pandangan penutur bahasa Indonesia yang berkenaan dengan kata tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, adanya keajegan penutur bahasa Indonesia dalam menggunakan kata hijab. Kedua, penutur bahasa Indonesia menganggap bahwa upaya seseorang untuk menutup tubuhnya sesuai dengan aturan agama adalah pilihan masing-masing orang. Ketiga, adanya sikap keterbukaan penutur bahasa Indonesia terhadap bahasa lain.
Gagasan W.S. Rendra tentang Sistem Pendidikan Indonesia: Resistensi terhadap Sistem Pendidikan Kekuasaan Orde Baru Umi Salamah
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 1 (2019): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v2i1.1234

Abstract

Gagasan W.S. Rendra tentang pendidikan merupakan wujud keprihatinan terhadap carut-marutnya pendidikan akibat sistem pendidikan penyeragaman dan kepatuhan oleh kekuasaan Orde Baru. Teori yang mendasari kajian ini adalah teori hegemoni Gramsci, sedangkan metode analisisnya menggunakan analisis wacana kritis Michel Foucault. Sumber data berupa semua karya W.S. Rendra termasuk dialog dan pidato kebuayaannya. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa gagasan sistem pendidikan W.S. Rendra adalah sistem pendidikan yang berkebudayaan Indonesia, yaitu pendidikan yang berbasis riset, lingkungan, humanis, sejarah, dan kebudyaan. Melalui riset, pendidikan membiasakan peserta didik untuk menghormati fakta objektif dan hukum alam. Melalui pemahaman potensi dan masalah di lingkungannya, membiasakan peserta didik untuk belajar mengatasi masalah-masalah faktual yang ada di lingkungannya. Melalui pemahaman nilai-nilai humanis, melatih kepekaan peserta didik terhadap ketidakadilan dan kekerasan kemanusiaan. Melalui pemahaman sejarah, memberikan semangat nasionalisme dan menghargai pahlawan bangsa. Melalui kebudayaan, mengokohkan kepribadian dalam kebudayaan sendiri. Gagasan W.S. Rendra tersebut relevan dengan cita-cita pendidikan dalam preambul dan pasal 31 UUD 1945, yaitu “mencerdaskan kehidupan bangsa” melalui pendidikan yang berkarakter Pancasila dan tidak memisahkan peserta didik dengan lingkungannya.

Page 10 of 21 | Total Record : 206