cover
Contact Name
Ulil Albab
Contact Email
syirkahekos@gmail.com
Phone
+6285269782187
Journal Mail Official
syirkahekos@gmail.com
Editorial Address
Jl. ZA. Pagar Alam, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia, 35132
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : 31634125     EISSN : 3163611X     DOI : https://doi.org/10.36269/sjes.v2i03
Core Subject : Religion, Economy,
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah is a peer-reviewed academic journal dedicated to the advancement of Islamic economics through rigorous research, critical analysis, and scholarly discourse. The journal promotes the development of theories, conceptual frameworks, and practical solutions that contribute to the building of an ethical, inclusive, and sustainable economic system inspired by the principles of Islam. Published by Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Lampung, SYIRKAH serves as a scholarly platform for academics, researchers, practitioners, and policymakers to disseminate original research and engage in meaningful discussions on contemporary issues in Islamic economics. The journal applies a rigorous peer-review process to ensure academic quality, scientific integrity, and relevance to the field. SYIRKAH is published triannually, with three issues released each year: January–April, May–August, and September–December.
Articles 150 Documents
Strategi Pemasaran Buah Pisang Legend Ibu Suhrani di Banyuates Melalui Media Sosial; Persepektif Ekonomi Islam Nurul Fitria (Universitas Trunojoyo); Abdur Rahman (Universitas Trunojoyo)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 03 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v1i03.3510

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM Buah Pisang Lagend milik Ibu Suhrani di Desa Banyuates, Madura, dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi efektivitas media sosial seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan Facebook dalam membangun kesadaran merek, meningkatkan keterlibatan konsumen, dan menciptakan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram menjadi platform paling efektif dengan kontribusi peningkatan penjualan hingga 40%. Selain konten visual yang menarik, testimoni pelanggan dan interaksi langsung melalui fitur story dan siaran langsung turut menjadi faktor keberhasilan. Strategi pemasaran yang responsif terhadap tren digital dan berfokus pada pembangunan komunitas pelanggan terbukti mendukung keberlanjutan bisnis.
Teori Struktur Modal dan Konsep Keuangan Syariah Joni Ahmad Mughni (Universitas Siliwangi); Khaisya Awis Putri Malaya (Universitas Siliwangi); Risma Syapira (Universitas Siliwangi); Fahmi Alfarid (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.4927

Abstract

Keputusan struktur modal merupakan aspek penting dalam manajemen keuangan karena berpengaruh terhadap risiko, biaya modal, dan nilai perusahaan. Dalam teori keuangan konvensional, struktur modal dipandang sebagai kombinasi antara utang dan modal sendiri yang bertujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan, sebagaimana dijelaskan dalam teori Modigliani dan Miller yang menekankan peran pajak dan biaya kebangkrutan dalam menentukan komposisi optimal. Sebaliknya, dalam sistem keuangan Islam, struktur modal didasarkan pada prinsip larangan riba, gharar, dan maysir, serta mengedepankan mekanisme bagi hasil dan pembagian risiko. Instrumen pembiayaan seperti Sukuk, Mudharabah, dan Musyarakah mencerminkan perbedaan mendasar dibandingkan instrumen utang berbasis bunga dalam sistem konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan struktur modal konvensional dan syariah dari sisi konsep, karakteristik, serta implikasinya terhadap risiko dan pengelolaan keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan prinsip dasar antara kedua sistem memengaruhi tingkat leverage, manajemen risiko, serta mekanisme perolehan modal. Oleh karena itu, pemahaman komparatif mengenai struktur modal konvensional dan syariah menjadi penting baik secara teoritis maupun praktis, guna mendukung pengambilan keputusan pembiayaan yang sesuai dengan tujuan perusahaan dan nilai ekonomi yang dianut.
Analisis Tafsir Ayat Dan Hadits Dalam Perspektif Ekonomi Islam Mengenai Sewa Menyewa Dan Utang Piutang Farhana Rahayu (Unversitas Siliwangi); Risma Syapira (Unversitas Siliwangi); Khaisya Awis Putri Malaya (Unversitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ayat Al-Quran dan hadits Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan praktik sewa-menyewa (ijarah) dan utang-piutang (qardh) dalam perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah sumber primer berupa Al-Quran, hadits, serta literatur sekunder dari kitab tafsir dan karya ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sewa-menyewa dan utang-piutang diperbolehkan dalam Islam selama memenuhi prinsip keadilan, kerelaan, dan bebas dari riba. Tafsir ayat Al-Quran dan hadits yang relevan memberikan dasar normatif bagi pembentukan hukum ekonomi Islam yang menekankan maslahat, kejujuran, dan tanggung jawab dalam transaksi muamalah.
Peran Pembiayaan Syariah terhadap Keberlanjutan UMKM di Indonesia: Studi Literatur Asi Sahara (STAI Nurul Falah Air Molek); Muhammad Apis Daulay (STAI Nurul Falah Air Molek)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 03 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i03.5360

Abstract

Pembiayaan syariah merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui penyediaan akses permodalan yang sesuai dengan prinsip syariah. Meskipun berbagai penelitian telah membahas pengaruh pembiayaan syariah terhadap perkembangan UMKM, kajian yang secara khusus mengintegrasikan kontribusinya terhadap keberlanjutan UMKM masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembiayaan syariah terhadap keberlanjutan UMKM di Indonesia melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dari berbagai sumber literatur yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan syariah berkontribusi positif terhadap keberlanjutan UMKM melalui peningkatan modal usaha, kapasitas produksi, akses pasar, dan pendapatan pelaku usaha. Selain itu, prinsip keadilan, transparansi, dan kemitraan dalam pembiayaan syariah mendukung terciptanya hubungan yang berkelanjutan antara lembaga keuangan dan pelaku UMKM. Namun, optimalisasi peran pembiayaan syariah masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan akses pembiayaan, dan kurang optimalnya pendampingan usaha. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi keuangan syariah, inovasi produk pembiayaan, dan kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung keberlanjutan UMKM.
Perkembangan Fintech Syariah di Indonesia Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Marwah Ranti (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4289

Abstract

Fintech syariah telah menjadi salah satu inovasi terdepan dalam industri keuangan di Indonesia, yang mengintegrasikan teknologi digital dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Penelitian ini menganalisis perkembangan fintech syariah di Indonesia dari perspektif ekonomi syariah, dengan fokus pada peluang, tantangan, dan dampaknya terhadap inklusi keuangan. Melalui pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini menemukan bahwa fintech syariah berkontribusi pada peningkatan akses keuangan bagi masyarakat muslim, namun menghadapi tantangan regulasi dan kesadaran masyarakat. Hasilnya menunjukkan perlunya penguatan kerangka regulasi dan edukasi untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Analisis Cryptocurrency Dalam Pandangan Syariah Irma; Zenita Alvina Fauziah (Universitas Siliwangi); Risma Syan Sabilla (Universitas Siliwangi); Rifa Khoerunnisa (Universitas Siliwangi); Susi Saidah (Universitas Siliwangi); Trisna Wijaya (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.5051

Abstract

Cryptocurrency merupakan mata uang digital yang beroperasi secara terdesentralisasi tanpa keterlibatan otoritas pusat seperti bank sentral. Teknologi ini menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain efisiensi dalam proses transaksi, transparansi sistem, serta kemudahan dalam melakukan transfer nilai lintas negara. Di Indonesia, perkembangan Cryptocurrency tidak hanya dipandang sebagai inovasi dalam teknologi finansial, tetapi juga semakin populer sebagai alternatif instrumen investasi bagi masyarakat. Meski demikian, meningkatnya minat terhadap aset kripto turut memunculkan berbagai perdebatan, terutama terkait status hukumnya, mekanisme perdagangan, serta implikasi ekonomi yang mungkin timbul dari penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas serta kesesuaian Cryptocurrency dengan prinsip-prinsip hukum Islam di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif untuk menelaah posisi Cryptocurrency sebagai instrumen investasi dalam perspektif keuangan Islam. Data penelitian diperoleh dari sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, buku referensi, fatwa, serta berbagai dokumen regulasi yang berkaitan dengan aset kripto dan sistem keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa Majelis Ulama Indonesia menetapkan penggunaan Cryptocurrency tidak diperbolehkan dalam perspektif hukum Islam. Selain itu, dalam sistem hukum Indonesia, Cryptocurrency tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah, sehingga penggunaannya sebagai mata uang dinilai tidak legal.
Konsep Modal Sosial dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits Haikal Ghazali (Universitas Siliwangi); Fadlan Rizki Fauzi (Universitas Siliwangi); Sri Devi Mulyasari (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 03 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v1i03.3877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep modal sosial dalam perspektif Al-Qur'an dan hadits dengan menitikberatkan pada tafsir Surah Al-Hujurat ayat 10 serta hadits-hadits terkait. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analitis berdasarkan tinjauan pustaka, yang merupakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep modal sosial dalam Islam memiliki landasan normatif yang kuat, ditandai dengan prinsip ukhuwah (persaudaraan), ta'awun (tolong-menolong), dan ishlah (perdamaian). Surah Al-Hujurat ayat 10 menegaskan bahwa sesungguhnya orang beriman itu bersaudara, sehingga mendamaikan pihak yang berselisih menjadi kewajiban kolektif. Hadits-hadits Nabi juga memperkuat konsep ini dengan menekankan solidaritas dan kepedulian sosial, yang sejalan dengan teori social capital dalam ilmu sosial modern. Dengan demikian, Islam menawarkan dasar moral-spiritual yang memperkuat jaringan sosial, kepercayaan, dan norma kebersamaan, sekaligus relevan dengan analisis empiris kontemporer. Kajian ini menegaskan bahwa modal sosial dalam Islam tidak hanya berfungsi sebagai instrumen sosial, tetapi juga sebagai ibadah dan tanggung jawab spiritual yang berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang adil, harmonis, dan sejahtera.
Analisis Akad Tabarru’ dan Pengelolaan Dana Peserta dalam Asuransi Syariah Rindu Wirdhatusifa Wass (STAI Nurul Falah Air Molek); Novri Susanti Suparman (STAI Nurul Falah Air Molek)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 03 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i03.5334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akad tabarru’ dan mekanisme pengelolaan dana peserta dalam asuransi syariah berdasarkan prinsip syariah dan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Akad tabarru’ merupakan akad hibah yang menjadi fondasi utama dalam sistem asuransi syariah, di mana peserta secara sukarela menghibahkan sebagian kontribusinya ke dalam dana bersama untuk tujuan tolong-menolong. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan melalui analisis jurnal, fatwa DSN-MUI, dan literatur ekonomi syariah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana peserta dilakukan secara terpisah antara dana tabarru’, dana perusahaan, dan dana investasi peserta. Pengelolaan dana dilakukan dengan prinsip amanah, transparansi, dan keadilan melalui akad wakalah bil ujrah. Dana tabarru’ digunakan untuk pembayaran klaim, cadangan teknis, reasuransi syariah, dan surplus underwriting. Dalam kondisi defisit underwriting, perusahaan memberikan qardh sebagai pinjaman sementara yang wajib dikembalikan dari surplus berikutnya. Temuan ini menunjukkan bahwa akad tabarru’ efektif dalam menciptakan perlindungan finansial berbasis ta’awun serta mendukung tujuan maqashid syariah dalam menjaga harta dan jiwa peserta.
Perkembangan Dalam Pembagian Sistem Perekonomian Dimas Trinando (UIN Raden Intan Lampung); Rivanza (UIN Raden Intan Lampung); Istia Ilga Okriani (UIN Raden Intan Lampung); Anas Malik (UIN Raden Intan Lampung)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4180

Abstract

Sistem perekonomian merupakan fondasi utama yang menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan suatu negara, termasuk Indonesia, yang berlandaskan nilai-nilai PancasiladanUUD1945. Secara konseptual, sistem ekonomi adalah jaringan relasi antara rumah tangga, produsen, dan pemerintah dalam produksi, distribusi, dan konsumsi barang/jasa. Perkembangan historis didominasi oleh pergeseran global dari model ekstrem Komando dan Pasar murni menuju Sistem Campuran. Sistem Komando terbukti tidak efisien dan menghambat inovasi, yang memicu keruntuhan dan transisi pasca-1991. Sebaliknya, meskipun efisien, sistem Pasar murni rentan terhadap kegagalan pasar dan ketidaksetaraan ekstrem. Oleh karena itu, Sistem Campuran muncul sebagai model dominan saat ini , menggabungkan efisiensi pasar bebas dengan intervensi pemerintah yang bertujuan untuk stabilitas, pemerataan, dan mengatasi tantangan modern seperti perubahan iklim dan kesenjangan digital. Prospek masa depan menegaskan dominasi model Campuran yang adaptif danberkelanjutan.
Analisis Pemikiran Ekonomi Islam dalam Madzhab Baqr As-Sadr, Madzhab Alternatif, dan Madzhab Mainstream Tita Anita (Universitas Siliwangi); Neneng Shinta Putri (Universitas Siliwangi); Zahra Laila Salsabila (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4903

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemikiran ekonomi Islam dalam tiga madzhab: Baqir As-Sadr, Mainstream, dan Alternatif. Tujuannya untuk memahami perbedaan asumsi, metode, dan fokus masing-masing madzhab serta kontribusinya terhadap pengembangan teori ekonomi Islam modern. Metode penelitian menggunakan kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan komparatif. Hasil menunjukkan Madzhab Baqir As-Sadr menekankan keadilan distribusi, nilai ideologis, dan peran negara dalam kesejahteraan sosial; Madzhab Mainstream mengakui kelangkaan namun tetap berpegang pada prinsip syariah; sedangkan Madzhab Alternatif menekankan sikap kritis, pengujian ilmiah, dan relevansi konteks. Kesimpulannya, ketiga madzhab berbeda dalam pendekatan, namun sama-sama bertujuan membangun ekonomi Islam yang adil, etis, dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

Page 11 of 15 | Total Record : 150