cover
Contact Name
Rizki Rahmawati Lestari, S.KM. M.Kes
Contact Email
nurlailynurlily08@gmail.com
Phone
+6281266432727
Journal Mail Official
nurlailynurlaily08@gmail.com
Editorial Address
Bangkinang, Kampar Riau, Indonesia
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Integrated Knowledge and Innovation
ISSN : -     EISSN : 30906377     DOI : https://doi.org/10.31004/jiki.v2i1.35
Core Subject :
Journal of Integrated Knowledge and Innovation adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 2 kali dalam setahun yaitu Mei, dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Rancang Bangun Box Makanan Berkuah Panas Berbasis Esp32 dengan Kontrol Suhu Otomatis dan Monitoring Blynk Muhammad Nico Rinaldi; Okta Andrica Putra; Sepsa Nur Rahman
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.38

Abstract

Perkembangan layanan pengiriman makanan berbasis aplikasi meningkatkan kebutuhan akan sistem yang mampu menjaga kualitas makanan berkuah panas selama proses distribusi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun box makanan berkuah panas berbasis ESP32 dengan kontrol suhu otomatis dan monitoring menggunakan aplikasi Blynk. Sistem memanfaatkan sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu di dalam box, kemudian data diproses oleh ESP32 untuk mengendalikan heater dan kipas DC secara otomatis berdasarkan batas suhu minimum 60°C dan maksimum 65°C. Selain itu, sistem dilengkapi dengan aplikasi Blynk untuk monitoring suhu secara real-time dan pengiriman notifikasi ketika suhu mencapai batas yang telah ditentukan maupun saat box terbuka. Pengujian dilakukan pada beberapa kondisi, yaitu box tanpa heater, box dengan heater menggunakan air panas, box dengan heater menggunakan air bersuhu normal, serta pengujian monitoring dan notifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanpa heater suhu air panas menurun dari 78,5°C menjadi 49,3°C dalam waktu 30 menit, sedangkan dengan heater aktif suhu hanya menurun hingga 60,7°C. Pengujian menggunakan air bersuhu normal juga menunjukkan peningkatan suhu dari 27,9°C menjadi 40,3°C selama 30 menit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu memperlambat penurunan suhu, meningkatkan suhu secara bertahap, serta melakukan monitoring dan pengiriman notifikasi melalui aplikasi Blynk sesuai dengan perancangan. Dengan demikian, sistem yang dirancang dapat membantu mempertahankan kualitas makanan berkuah panas selama proses pengiriman.
ANALISIS KETIMPANGAN GENDER DALAM FILM LEMBAYUNG (2024) KARYA BAIM WONG: (SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Rita Annisa Dewi; Suci Shinta Lestari; Fenny Anita
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.39

Abstract

Ketimpangan gender masih menjadi permasalahan sosial yang terjadi di Indonesia. Meskipun Indeks Ketimpangan Gender (IKG) menunjukkan tren penurunan, perempuan masih menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan dalam aspek sosial, budaya, pendidikan, dan relasi kekuasaan akibat kuatnya budaya patriarki. Fenomena tersebut juga direpresentasikan dalam media film, salah satunya film Lembayung (2024) karya Baim Wong yang menampilkan pengalaman perempuan dalam menghadapi subordinasi, kekerasan, dan dominasi laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi ketimpangan gender dalam film Lembayung menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Data primer berupa film Lembayung, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan konsep denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Lembayung merepresentasikan berbagai bentuk ketimpangan gender, seperti subordinasi, kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, kekerasan psikologis, beban reproduksi, dan penyalahgunaan kekuasaan oleh tokoh laki-laki. Pada tingkat denotasi, film menampilkan tindakan pelecehan, ancaman, dan kekerasan terhadap perempuan. Pada tingkat konotasi, tindakan tersebut mencerminkan relasi kuasa yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan. Sementara pada tingkat mitos, film menggambarkan kuatnya ideologi patriarki yang melanggengkan ketidakadilan gender dalam kehidupan sosial.
Penerapan Digital Image Processing Dalam Mendeteksi dan Pengenalan Penggunaan Masker Pada Laboratorium Obat Kimia Farma Okta Andrica Putra; Sepsa Nur Rahman; Mhd Irfandi
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.40

Abstract

Laboratorium Obat Kimia Farma merupakan lingkungan kerja yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan bahan kimia, partikel berbahaya, serta potensi kontaminasi biologis sehingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya penggunaan masker, menjadi aspek yang wajib dipatuhi. Namun, pengawasan penggunaan masker masih dilakukan secara manual sehingga kurang efektif dan berpotensi menimbulkan kelalaian. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Digital Image Processing dalam mendeteksi dan mengenali penggunaan masker pada Laboratorium Obat Kimia Farma menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan memanfaatkan kamera sebagai media akuisisi citra untuk melakukan deteksi wajah dan klasifikasi penggunaan masker secara real-time. Model CNN dilatih menggunakan dataset citra wajah bermasker dan tidak bermasker sehingga mampu mengidentifikasi kondisi penggunaan masker secara otomatis..
Melampaui Tokenisme, Belum Sampai Kemitraan: Kualitas Partisipasi Anak dalam Kebijakan Kota Layak Anak di Kota Mojokerto Alfiana Dwi Astuti; Hikma Muhaimin; Tri Ratna Rinayuhani
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.43

Abstract

Partisipasi anak merupakan salah satu indikator utama keberhasilan kebijakan Kota Layak Anak (KLA), namun kualitasnya kerap berhenti pada tataran prosedural dan simbolis. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi anak dalam kebijakan KLA di Kota Mojokerto serta faktor pendukung dan penghambatnya, dengan menggunakan teori Tangga Partisipasi Anak (A Ladder of Children’s Participation) Roger Hart (1992) sebagai pisau analisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kasus di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat serta staf Dinsos P3A dan anggota Forum Anak, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anak telah melampaui kategori bukan partisipasi (tokenisme) dan berada pada tingkat “ditugaskan tetapi diinformasikan” (level 4) hingga “dikonsultasikan dan diinformasikan” (level 5), dengan satu kegiatan mencapai “inisiasi orang dewasa dengan keputusan bersama anak” (level 6). Partisipasi belum mencapai kemitraan setara (level 7–8) karena peran ganda Dinsos P3A sebagai regulator, implementor, sekaligus fasilitator menempatkannya pada posisi yang dominan. Dengan demikian, relasi yang terbentuk lebih tepat digambarkan sebagai relasi protektif-partisipatif, bukan kemitraan setara.
Implementasi Robot Cerdas Untuk Pendeteksian Kebocoran Gas dan Kualitas Udara Pada Dapur SPPG Chalid Nurkhairi; Okta Andrica Putra; Riska Robianto
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.48

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan sistem keamanan dan pemantauan kualitas udara mendorong pengembangan teknologi yang mampu mendeteksi kebocoran gas secara otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun robot cerdas pendeteksi kebocoran gas dan pemantauan kualitas udara menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560. Sistem memanfaatkan satu sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan, tiga sensor MQ-135 untuk mendeteksi konsentrasi gas dan kualitas udara, serta tiga sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi rintangan. Data sensor diproses oleh Arduino Mega 2560 untuk mengendalikan motor DC melalui driver L298N, mengaktifkan LED, buzzer, dan DFPlayer Mini sebagai indikator peringatan, serta menampilkan informasi pada OLED. Sistem memberikan prioritas pada pembacaan sensor gas, sedangkan navigasi menggunakan sensor ultrasonik dilakukan pada kondisi normal. Pengujian dilakukan pada kondisi normal, kebocoran gas, suhu tinggi, pendeteksian rintangan, dan reset sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa robot mampu mendeteksi kebocoran gas, memantau kualitas udara, menampilkan data sensor, memberikan peringatan visual dan suara, serta menghindari rintangan secara otomatis sesuai logika yang dirancang.
Differences In Hemoglobin Levels In Whole Blood Before and After 14 Days Of Storage Wisnu Suseno; Christina Roosarjani; Kunti Dewi Saraswati
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.49

Abstract

Whole blood (WB), also known as complete blood, is a complete product of blood that contains all its components, such as platelets, erythrocytes, leukocytes, and plasma. The use of whole blood is justified only when the oxygen-carrying capacity and volume expansion required are provided for conditions such as acute bleeding, hypovolemic shock, and major trauma with bleeding of more than 1500 ml. The goal is to find out if whole blood at the Indonesian Red Cross Serang Regency Blood Donation Unit (BDU) has different haemoglobin levels after a 14-day storage period. Using total sampling with a sample size of 40, this study employs an observational analytical type with a quantitative approach and a population of 40. Microsoft Excel and IBM SPSS version 26 were then used to process the data, and the outcomes are displayed as frequency distribution tables, graphs, and percentages. The T-test computation produced a P value of 0.007. The haemoglobin levels in whole blood before storage (day 1) and after storage (day 14) differ significantly, as indicated by the value being less than 0.05. The whole blood (WB) components at the BDU Indonesian Red Cross Serang Regency had different haemoglobin levels before and after 14 days of storage.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Oleh Akun Tiktok “@Palingkuliner” di Pekanbaru Muhammad Hanif Ahda; Ananda Asha Rizki; Fenny Anita
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran digital yang diterapkan oleh akun TikTok @Palingkuliner dalam mempromosikan bisnis kuliner di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) sebagai landasan analisis. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola akun serta audiens yang berinteraksi dengan konten @Palingkuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital @Palingkuliner dilakukan dengan menyesuaikan konten terhadap karakteristik audiens lokal. Pada tahap Attention, akun memanfaatkan visual makanan yang menarik, audio yang sedang tren, serta konsistensi unggahan untuk menarik perhatian audiens. Tahap Interest dibangun melalui penyajian informasi mengenai rasa, harga, lokasi, menu, dan suasana tempat makan secara sederhana dan informatif. Pada tahap Search, audiens terdorong mencari informasi tambahan melalui kata kunci, hashtag, komentar, media sosial lain, maupun lokasi usaha. Tahap Action ditunjukkan melalui keputusan audiens untuk mengunjungi atau mencoba produk kuliner. Sementara itu, tahap Share dilakukan melalui komentar, rekomendasi, dan pembagian konten kepada pengguna lain sehingga memperluas jangkauan promosi secara organik.
Strategi Komunikasi Orangtua dalam Mengurangi Penggunaan Youtube Kids Pada Anak Kelas 1 SD Negeri 119 Pekanbaru Kec.Rumbai Pesisir Fenny Anita; Siti Noraini; Suci Shinta Lestari
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.51

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi memberikan kemudahan bagi anak dalam memperoleh hiburan dan informasi melalui media digital, salah satunya YouTube Kids. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial dan menimbulkan reaksi emosional ketika penggunaan dibatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi orangtua dalam mengurangi penggunaan YouTube Kids pada anak kelas 1 SD Negeri 119 Pekanbaru Kecamatan Rumbai Pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan dengan menggunakan Family Communication Patterns Theory yang mencakup orientasi percakapan dan orientasi konformitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orangtua menerapkan komunikasi terbuka dan dua arah, memberikan penjelasan secara edukatif, melakukan pendampingan dan pengawasan, membatasi durasi penggunaan, memilih konten sesuai usia, serta menerapkan aturan dan konsekuensi secara tegas dan konsisten. Strategi tersebut membantu anak memahami alasan pembatasan dan secara bertahap menyesuaikan diri terhadap aturan penggunaan media digital.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Peserta Prolanis di Puskesmas Wire Aliyuan Vika Arianseri; Binti Yunariyah; Roudlotul Jannah; Wahyuningsih Triana Nugraheni
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.52

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak menular dan mengalami angka peningkatan baik di tingkat internasional maupun domestik. Di Kabupaten Tuban, kasus hipertensi masih tinggi dan pengendaliannya belum optimal. Penyebab yang berkaitan mengenai penyakit tersebut yakni kualitas tidur. Masalah tidur dapat memengaruhi pengaturan tekanan darah lewat perubahan sistem saraf dan hormonal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis hubungan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada peserta Prolanis di puskesmas Wire. Penelitian ini menerapkan pendekatan analitik korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Pada penelitian ini kualitas tidur sebagai variabel independen dan kejadian hipertensi sebagai variabel dependen. Populasi mencakup keseluruhan anggota Prolanis di Puskesmas Wire pada tahun 2025 yang berjumlah 40 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling, sehingga diperoleh 40 responden. Pengumpulan data memanfaatkan tensimeter beserta kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), yang selanjutnya diuji secara statistik menggunakan analisis korelasi Spearman Rank. Berdasar dari hasil penelitian diketahui hampir seluruhnya (80%) peserta Prolanis Puskesmas Wire memiliki kualitas tidur kurang dan sebagian besar (72,5%) teridentifikasi hipertensi derajat 2. Uji Spearman Rank memperoleh nilai r = 0,553 dan p < 0,001 yang artinya ada hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan sedang. Sebagian besar (67,5%) peserta dengan kualitas tidur kurang mengalami Hipertensi derajat 2. Buruknya kualitas tidor berbanding lurus dengan meningkatnya tekanan darah. Peserta Prolanis di Puskesmas Wire disarankan menerapkan pola tidur yang teratur, menghindari faktor yang dapat mengganggu tidur, rutin mengontrol tekanan darah, dan mematuhi terapi yang dianjurkan.
Sedentary Lifestyle dengan Kejadian Hipertensi pada Warga Beresiko Hipertensi di Kelurahan Latsari Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Johan Rizki Saputra; Titik Sumiatin; Binti Yunariyah
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiki.v2i1.55

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi. Kabupaten Tuban termasuk wilayah dengan jumlah kasus hipertensi yang cukup tinggi, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Tuban. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan sedentary lifestyle dengan kejadian hipertensi pada warga berisiko hipertensi di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 140 warga dewasa RT 02 RW 02 Kelurahan Latsari, dengan sampel sebanyak 58 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sedentary lifestyle diperoleh melalui Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki sedentary lifestyle kategori sedang (62,1%), sedangkan 43,1% responden mengalami hipertensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value <0,001 yang menandakan adanya hubungan bermakna antara sedentary lifestyle dan kejadian hipertensi. Semakin tinggi tingkat perilaku sedentari, semakin besar kecenderungan terjadinya hipertensi. Oleh karena itu, pengurangan perilaku sedentari dan peningkatan aktivitas fisik perlu menjadi bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi di masyarakat.